
Wajah Tay seketika memerah.Pandangannya mulai kabur kabur dan mual.
"(Ughh.....ini feromon omega yang sudah terikat dengan Alpha lain.... mungkinkah ini aroma Xian)"pikir Tay.
Seketika Tay menegang keras.
"(Aku harus pergi dan menyelesaikannya....)"
Tay kemudian berlari ke arah toilet.
"Tay pekerjaanmu!!"teriak Chiwa.
"Haih....ada apa dengan Tay?"tanya Vyu.
"Aku juga tidak tahu nona"balas Chiwa.
Tay langsung menutup pintu rapat-rapat.
"(Tidak..... tidak mungkin aku masturbasi..)"
Tay kemudian menghela nafasnya dan muntah di toilet.
Xian dirumah sudah tertidur pulas di kamar.Xiuwa kemudian menghubungi chenzu.
"Halo....."
"Hah.....apa!"
"Chenzu hari ini kau bisa tidak mengurus perusahaanku untuk sementara waktu.....aku akan pergi berlibur dengan Xian ke luar negeri"ucap xiuwa.
"Hah??! kenapa jauh sekali....."
"Mungkin sampai bayinya lahir aku akan kembali ke rumah...."ucap xiuwa.
"What?!!!maksudmu meninggalkan semuanya?"
"Kejadian hari ini sangat membuatku takut....hari ini Xian diculik keluarga Ruo...dan papanya Renxu meninggal dunia.... selama Xian masih mengandung aku yakin Wang Lee akan memburunya....bukan hanya kematian papanya....tapi Renxu juga mengalami kecacatan"kata xiuwa.
"Astaga....berita ini sangat mengejutkan aku....(Xiuwa tidak mungkin melakukan hal konyol itu pasti ada yang membantunya)"pikir chenzu.
"Umhh.... Xiuwa sekarang bagaimana keadaan Xian.... apakah dia..."
"Xian baik baik saja.... untuk mencegah terjadinya hal yang buruk aku akan membawa Xian ke Amerika..... untuk menjamin keselamatannya...."ucap xiuwa.
"Xiuwa aku hanya ingin mengatakan hati hati ya.."kata chenzu sambil menahan air matanya.
"Chenzu aku tahu ini berat....tapi untuk...."
"Hah?!!kau pikir aku menangis karena kamu akan pergi jauh.....aku menangis karena pekerjaan sulit yang kamu berikan "kata chenzu.
Seketika Xiuwa terdiam dan langsung mematikan teleponnya.
"Halo?...halo???aghhhhh Xiuwa sialan "chenzu langsung membanting ponselnya.
"Haishh....."xiuwa menepuk kepalanya.
"(Mungkin aku akan memperketat penjagaannya....)"pikir xiuwa.
"Joy siapkan kapal ke Amerika.....yha sekarang juga.."xiuwa kemudian menutup teleponnya.
Xiuwa kemudian mengepak beberapa barang.Xiuwa kemudian menggendong Xian yang tertidur dan membawanya ke mobil.
"Semua pimpin depan dan belakang kemudian jaga sisi kanan dan kiri...."ucap xiuwa kepada pengawalnya.
"Baik..."
Xiuwa kemudian berjalan dan mengendarai mobilnya menuju pelabuhan.Xian seketika terbangun mendengar suara mesin.
"Unghh Xiuwa"
"Sayang...."
"Kita akan kemana....."
"Kita akan pergi dari negara ini"ucap Xiuwa.
"Hah??!!"Xian terkejut mendengar perkataan xiuwa.
__ADS_1
"Xiuwa aku belum berpamitan dengan kakakku..."ucap Xian.
"Tenang aku sudah mempersiapkannya.."kata Xiuwa sambil tersenyum.
"Kita akan melewati laut...jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan"lanjut Xiuwa.
"Hummm kamu terlalu baik"ucap Xian sambil memalingkan wajahnya.
"Xian apakah kamu sudah tidak merasa panas?"tanya xiuwa.
"Panas? maksudmu....aku yang berubah menjadi ikan?"
"Ya....aku sudah jarang sekali melihat kamu kepanasan dan meminta air.... apakah mitos yang kamu katakan waktu itu benar?"tanya xiuwa.
"Ini masih mitos bukan berarti dia terbilang cukup benar....aku memang masih bisa merubah diri menjadi Shireen.... tapi aku juga sudah mulai sulit bernafas di dalam air...."ucap Xian.
"Mungkin memang ini bukan mitos"lanjut Xian.
"Apakah kamu sering merasa kesakitan selepas itu...."
"Tidak hanya daya nafasku mulai menurun ketika aku menyelam ke air"jawab Xian.
"Kita sudah sampai..."
Xiuwa dan Xian turun memasuki sebuah kapal pesiar mewah.
"Wahhh...."
"Jika kamu ingin memanggilnya kamu bisa memanggilnya disini hanya ada kita berdua dan kapten kapal...."
"Ka...kapal sebesar ini??ha...ha.. hanya kita berdua?"Xian ternganga mendengar itu.
"Hahahah...kamu terkejut....ayo kita kesana dan memanggil kakakmu"
"Ayo..."
Xian kemudian berlari dengan ria sambil melompat lompat.Xiuwa yang melihatnya hanya tersenyum senang melihat tingkah laku Xian.
"(Seperti anak kecil saja)"pikir xiuwa
Alunan seperti seruling keluar dari kerang itu.Xiuwa yang melihatnya terpukau.Seketika dari bawah kapal muncul ekor besar.
"Adik...."
"Kakak....hahahah..."
"Xian ini kakakmu??"
Kakaknya Xian seketika terkejut melihat Xiuwa yang berdiri di samping Xian.
"Di...siapa kamu?!!!!"sentak kakaknya Xian.
"Kakak dia baik....dia orang yang aku maksud.... namanya Xiuwa dia kekasihku"ucap Xian.
"Ahh...oh.."
"Maaf....ahh aku Xiuwa salam kenal"
"Kenapa dia mirip seperti ikan buntal"ucap kakaknya Xian.
"(Sabar Xiuwa dia kakak iparmu)"pikir xiuwa.
"Aku mau mengucapkan terima kasih karena telah menjaga dia....dia orangnya sangat cantik jadi hanya dia harta satu satunya yang kumiliki....jadi kumohon jaga dia walaupun aku akan pergi meninggalkan dia selamanya"ucap kakaknya Xian.
"Kakak....aku mau berpamitan denganmu untuk pergi ke luar negeri.... apakah kamu setuju?"tanya Xian.
"Yha tidak apa apa... Adik aku mau berbicara hal penting pada kekasih kecilmu.... bisakah kamu beri kesempatan untuk aku berbicara..."
"Ya..aku akan pergi dan duduk di sana"
"Aku mau bertanya padamu.... apakah kamu benar benar mencintai dia dengan wujud Shireen.....apa kamu benar benar tulus?"tanya kakaknya.
"Aku tulus mencintainya.....anda tidak perlu lagi khawatir aku akan selalu mempertemukan kalian.....aku tidak berniat merebutnya darimu.... tapi aku minta maaf saat ini aku harus membawanya pergi jauh darimu....."ucap xiuwa.
"Aku hanya ingin melindungi dirinya setelah bayinya lahir aku akan kembali ke China...."
"Memang selama dia hamil apa yang terjadi?"tanya kakaknya Xian.
__ADS_1
"Hanya saja masalah keluarga"ucap xiuwa.
"(Aku sebenarnya tidak ingin mencampuri urusan orang lain...tapi bagaimana dengan adikku)".
Xiuwa kemudian melemparkan sebuah koin emas.Kakaknya Xian yang melihat itu langsung mengambil barang itu.
"Koin?"
"Yah....anggap saja itu permohonan maafku untukmu...."kata xiuwa sambil tersenyum.
"Pftt....hahaha....kamu memang cocok menjadi kekasih adikku..... kalau begitu tolong panggil dia kesini.."ucap kakaknya Xian.
"Xian...."
"Ya...
"Kakak akan pulang.....kamu jaga dirimu baik-baik di sana.... jangan membantah perkataan kekasihmu....oh iya jika kamu sudah lahiran jangan segan segan untuk memanggil kakak"ucap kakaknya ke Xian.
"Iya....kakak juga"
Kemudian kakaknya seketika pergi dan menghilang ke dasar laut.
"Bagaimana??"
"Apa yang kamu bicarakan dengannya?"tanya Xian.
"Hanya sedikit pesan singkat"balas xiuwa.
Xiuwa kemudian merangkul pundak Xian.Xian membalas Xiuwa dengan pelukan hangat.Wajah yang berseri seri hadir mengelilingi mereka.
Zinwen yang sampai dirumah seketika melihat pemandangan papanya yang duduk di sofa ruang tamu.Raut wajah yang dingin membuat suasana semakin mencekam.
"Xiuwa sekarang menghilang..... apakah kamu tahu saat ini dia pergi kemana?"tanya papanya.
"Kenapa papa bertanya padaku....aku sungguh tidak tahu menahu soal xiuwa"kata Xian.
"Coba papa hubungi chenzu..."kata zinwen.
Papanya langsung mengambil ponselnya dan menghubungi chenzu.Ponsel chenzu kemudian berdering.Chenzu hanya melihatĀ ponselnya yang berdering dan tidak pergi untuk mengangkatnya.
Papanya xiuwa terus menghubungi Chenzu walaupun chenzu masih tidak mengangkatnya.Akhirnya papanya xiuwa menyerah dan memilih mengerahkan pengawalnya untuk mencari xiuwa.
"Aku tidak mengerti apa yang terjadi"gumam papanya sambil menepuk kepalanya.
"(Sebenarnya aku juga tidak mengerti.... tapi dengan luka Renxu dan luka papanya..... pasti ini berhubungan dengan keluarga Ruo)"pikir Zinwen.
"Aku mengerti.....papa... sepertinya saat ini Xiuwa sedang melarikan diri....apa tidak sebaiknya kita juga melarikan diri"ucap Zinwen.
"Melarikan diri dari siapa?!"tanya papanya.
"Ya...aku melihat keluarga Ruo yang terluka parah... kecuali Ruo Wang Lee"ucap Zinwen.
"Apa?!!!"
"Sepertinya xiuwa berhasil mengalahkan keluarga Ruo..... tetapi tidak dengan Wang Lee.. "lanjut zinwen.
"Yha.... sekarang papa mengerti (xiuwa pasti melarikan diri karena kekasih pria kecilnya itu....mana mungkin Xiuwa lari Wang Lee kalau bukan melindungi kekasihnya itu)"pikir papanya xiuwa.
"Sebaiknya kita berkemas sebelum Wang Lee menemukan kita..."ucap papanya.
Papanya xiuwa langsung menghubungi semua pengawalnya untuk berjaga ketat.Papanya xiuwa langsung menghubungi istrinya yang sedang di luar negeri.
"Halo... sebaiknya kamu tidak perlu pulang situasi dirumah sedang rawan"
"Apa maksudmu?!"
"Dengarkan aku!!!aku tidak punya waktu untuk basa basi"
Papanya xiuwa langsung menutup teleponnya.Zinwen kemudian membantu papanya berkemas dan langsung pergi.
"Ayo pah..."
Zinwen dan Papanya kemudian terburu buru keluar dari kediaman Zu.Seketika dari arah samping pistol ditodongkan ke kepala papanya xiuwa.
"Mau lari kemana.....jalan buntu"kata Wang Lee yang menodongkan pistol ke arah papanya xiuwa.
...******************...
__ADS_1