
Xiuwa terdiam dan menaruh kembali figur itu.Xiuwa hanya memikirkan suara yang dia dengar ketika dia bangun.Suara itu hanya samar samar terdengar mamanya dan Xian.Suara itu hanya singkat terdengar kata"Maaf xiuwa".
"Suara itu....maaf?? apakah semua ini bertuliskan kata kata maaf??hahaha bodoh aku... xiuwa kamu hanya sendiri apa yang kamu pikirkan"ucap xiuwa sambil menepuk kepalanya.
Xiuwa pergi keluar rumah.Zinwen menatap xiuwa yang sedang menuruni tangga.Xiuwa hanya mengabaikan zinwen dan terus berjalan.
"Mau kemana kamu malam malam begini...papa masih diruang kerja..."ucap zinwen sambil membaca koran.
"Untuk apa kamu kamu perlu tahu...ini urusanku"ucap xiuwa sambil meninggalkan zinwen pergi.
Xiuwa menyalakan mobilnya dan pergi dari rumah.Xiuwa berjalan menuju ke pantai.Sesampainya dipantai xiuwa melihat Xian yang tertidur di balik pohon kelapa.Xiuwa melihat Xian yang masih dengan wujud Shireen.Xiuwa duduk disamping Xian sambil memandangi wajah Xian.
Xian terbangun dan terkejut melihat Xiuwa yang tepat di sebelahnya.Xian mendorong xiuwa dan Xian bergerak maju.Xiuwa menarik tangan Xian.Xian melepaskannya dan cepat cepat pergi dari xiuwa.Xian langsung menceburkan diri ke laut.
Xiuwa hanya melihat Xian dari pinggir pantai.Xian membalikkan badannya dan menatap wajah xiuwa dan pergi menjauh dari xiuwa.
"Xi... Xian....!!!"teriak Xiuwa sambil berlari menuju ke laut.Seketika tubuh xiuwa terombang ambing dan terbawa ombak ke tengah laut.
Xian yang sedari tadi masih memperhatikan xiuwa segera menolong xiuwa yang tenggelam.Xian membawa xiuwa ketepi.
"Xi..Xian jangan pergi"ucap xiuwa sambil menangis.
"Xiuwa...cu.. cukup....kamu tidak boleh seperti ini terus...."balas Xian sambil memeluk xiuwa.
"Kauu berjanji kepadaku untuk tidak pergi...."
"Xiuwa....kamu tidak akan sendirian lagi"ucap Xian sambil menutup matanya xiuwa dan mencium xiuwa dengan lembut.
Xian meniupkan sebuah suling kecil dari kerang dengan alunan melodi merdu.Alunan melodi itu sehingga membuat xiuwa tertidur pulas di pinggir pantai.
Xian langsung meninggalkan xiuwa sendiri.
Pagi telah tiba.Xiuwa dibangunkan oleh beberapa pengawal pribadi.Pengawal pengawal itu menjemput dan mencari xiuwa karena pernikahan akan berlangsung saat ini.Xiuwa bangun dengan linglung.Xiuwa tidak bisa mengingat apa yang terjadi kemarin.Xiuwa hanya berpikir bahwa dia kemarin tenggelam.
Xiuwa tidak bisa mengingat kejadian itu.Semuanya hilang begitu saja dari ingatan xiuwa.
"Tuan muda anda ditunggu nyonya renxu di kediaman Zu... pernikahan anda akan berlangsung di sana"
"Apa??aku akan menikah hari ini???"tanya xiuwa kebingungan.
"Silahkan tuan"ucap para pengawal sambil membawa xiuwa pergi.
Xiuwa kembali ke kediaman Zu dengan keadaan basah.Semua pelayan langsung membantu xiuwa untuk bersiap siap.
"Kakak zinwen kenapa xiuwa seperti itu??"tanya renxu sambil memegang buket bunga.
"Kemarin dia pergi dan aku tidak bisa menemukannya....pagi ini dia ditemukan di pinggir pantai dengan keadaan seperti itu....tapi jika dia ada yang menolongnya ketika dia tenggelam pasti orang itu langsung menghubungi kami"ucap zinwen.
"Jadi maksud kakak"
"Ada orang yang menolongnya tapi dia merahasiakan dirinya"ucap zinwen.
"Asalkan xiuwa selamat aku lega"ucap renxu.
Zinwen seketika terdiam mendengar perkataan itu keluar dari mulut renxu sendiri.Pandangannya seketika kosong.
__ADS_1
Semua keluarga xiuwa sudah berkumpul kecuali mamanya zinwen tidak bisa hadir di acara pernikahan xiuwa dengan renxu.
Ketika xiuwa dan renxu ingin mengucapkan ikrar pernikahan tiba tiba vyu datang dengan menggunakan topeng wajah.Vyu terkejut setelah melihat Xiuwa yang sudah berdiri di atas bersama Renxu.Vyu segera mencari Ruo Wang Lee yang tidak lain kakak dari Ruo renxu.
Pengawal pengawal segera menangkap vyu dengan cepat.Vyu menodongkan senjatanya setelah tahu Ruo Wang Lee tidak hadir di acara pernikahan adiknya.
Xiuwa terus melanjutkan ikrarnya.Vyu masih tidak percaya apa yang dia lihat saat ini.Seketika vyu kabur dari kejaran para pengawal.Vyu menatap tajam ke arah xiuwa.Xiuwa yang tidak sengaja melihat tatapan itu langsung menatap kearah vyu dengan dingin.
"Gilaaa..... xiuwa apa benar benar bodoh...dia akan menikah dengan berandalan renxu"gumam vyu setelah berhasil kabur.
Vyu langsung meninggalkan kediaman keluarga Zu.
Pernikahan akhirnya berjalan dengan sempurna.
"Kepalaku sakit sekali...aku seperti melupakan sesuatu tapi apa"gumam Xiuwa sambil duduk di sofa pengantin.
"Xiuwa kita belum keliling menyapa para tamu...kamu sudah lelah saja"ucap renxu.
"(Xiuwa aku mencintaimu)"pikir xiuwa.
"Xiuwa?? xiuwa??"panggil renxu.
"Ah... kenapa kamu tidak bisa berkeliling sendiri sekarang kepalaku Sangat sakit"ucap xiuwa.
"Xiuwa...."rengek renxu.
"(Siapa yang berkata aku mencintaimu kepadaku??)"pikir xiuwa.
"Xiuwa apakah kamu akan membiarkan Renxu berkeliling sendiri???"tanya zinwen.
"Papa..."
"Apakah kalian sudah berbaikan?"tanya papanya xiuwa.
"(Tidak ada jalan maaf untukku)sudah"jawab zinwen dengan sigap.
"Syukurlah kalau seperti itu"ucap papanya xiuwa sambil mengelus rambut zinwen dan pergi.
Malam kembali.Rumah kediaman Zu bersinar dengan indah.Renxu yang sedang mempersiapkan dirinya untuk malam pertama dengan xiuwa segera mencari xiuwa ke ruang tamu.
"Xiuwa apakah ini cocok untukku??"ucap renxu.xiuwa hanya diam tanpa merespon ucapan renxu.
"Apakah sebelumnya kamu pernah berkata aku mencintaimu??"tanya xiuwa.
Renxu terdiam setelah mendengar perkataan xiuwa.
"Iya ...aku pernah mengucapkannya...aku mencintaimu xiuwa"ucap renxu.
"(Entah kenapa jika wanita ini yang mengucapkannya terasa berbeda)"pikir xiuwa.
"Xiuwa apakah kamu mau makan malam???aku akan mengambilkannya untukmu..."ucap renxu sambil memegang tangan Xiuwa.
"Tidak perlu kamu pergi makan saja"ucap xiuwa dingin.
"(Sedari tadi aku perhatikan xiuwa... sepertinya ada yang aneh dengan anak itu...apa yang dia pikirkan sedari tadi ...dia sepertinya hanya fokus dengan lamunan sendiri apakah itu sangat penting baginya dari pada renxu???)"batin zinwen.
__ADS_1
"(Dia juga sedari hanya diam ....dia mulai menjadi pendiam lagi.... sebenarnya apa yang terjadi di pantai tadi sehingga membuat xiuwa seperti ini... apakah aku harus menyelidikinya???)"lanjut pikir Zinwen.
Xiuwa melewati zinwen sambil menundukkan kepalanya.Zinwen hanya terdiam menatap kearah xiuwa.
"Dia benar benar sangat aneh hari ini"gumam zinwen.
"Kakak kenapa xiuwa masih menolakku bukankah dia sudah menikah denganku....tapi kenapa sifatnya semakin dingin kepadaku"tanya renxu.
"Dia hanya sedikit keras kepala di hari pertama dia menikah...mungkin sedikit demi sedikit dia akan mencoba menerimamu...."
"(Apakah karena wanita itu xiuwa menjadi seperti ini)"pikir renxu.
"Renxu??"
"Kakak aku akan pergi tidur"ucap renxu dengan ekspresi kesal.
"..?"
Renxu datang ke kamar xiuwa.Xiuwa terkejut melihat renxu yang tiba tiba masuk ke kamarnya.
"A..apa yang kamu lakukan disini?!!!"
"Xiuwa kamu sedari tadi hanya mengabaikan aku....kamu tidak biasanya seperti ini"ucap renxu.
"Ruo renxu...siapa yang sebenarnya mau menikah denganmu???apakah kamu pikir semua itu perkataan dari hatiku sendiri????itu semua karena papaku...jadi jangan kamu berharap lebih banyak dariku"ucap xiuwa.
Renxu terdiam dan membatu di tempat.Seketika bibi Lu datang ke kamar xiuwa.Bibi lu yang tidak sengaja masuk melihat perang dingin di depan matanya.
"Xiuwa apa yang kamu lakukan???nona renxu ini adalah istrimu..... kenapa kamu berbicara seperti itu"kata bibi Lu sambil menenangkan xiuwa.
"Tidak apa bi...hari ini aku tidak mau diganggu oleh siapapun...jadi bibi tolong bawa dia keluar dari sini... segera"ucap xiuwa.
"Xiuwa!!!!"sentak renxu sambil menangis keluar dari kamar xiuwa.
"Xiuwa jika tuan besar tahu kamu memperlakukan nona Renxu seperti itu.... pasti tuan besar akan sangat marah"kata bibi Lu yang memberi nasihat ke xiuwa.
"Aku perlu waktu bi....jadi bibi silahkan keluar dari sini"ucap xiuwa sambil mengusir bibi Lu dengan halus.
Bibi Lu pergi keluar dan membiarkan xiuwa sendiri di kamarnya.Xiuwa kembali melamun.Semua pikirannya kacau dia tidak bisa mengingat orang orang yang pernah bersamanya.Dia hanya mengingat keluarganya dan perjodohan itu.
Xiuwa pergi keluar dari rumah sehingga papa menegur xiuwa yang keluar dari rumah diam diam.
"Xiuwa...!"
"Papa.."
"Mau kemana lagi kamu sekarang... bukankah sekarang malam pertama kamu dengan Renxu?bisakah kamu dirumah saat ini?papa dengar kemarin malam kamu keluar rumah kan"tanya papanya xiuwa.
"Aku??aghhh... sebaiknya papa memberi nasihat pada menantu papa agar tidak terlalu banyak menggangguku..."ucap xiuwa sambil pergi.
"Xiuwa!!!"
Xiuwa tidak mendengarkan perkataan papanya dia hanya terus berjalan keluar dari rumah.
...***************...
__ADS_1