
Xiuwa keluar dari mobil dan membeli Dimsum dan takoyaki.Xian hanya diam didalam mobil dan mengecek kembali ke bawah mobilnya tempat dimana Xiuwa menyimpan botol botol alkohol.
"Sudah bersih.... apakah xiuwa sudah membuangnya??"Gumam Xian.
Xiuwa datang sambil membawakan makanan.
"Xian???"
"Eh..."
"Ini makanan milikmu.... haishh maaf tadi mengantri sedikit"ucap xiuwa.
"Xiuwa apakah botol botol bir itu sudah kamu buang???"tanya Xian.
"Kamu melihat botol botol bir milikku?!!"kejut Xiuwa.
"Sudah sangat lama aku menemukan botol botol bir itu.... sebelum kita putus... xiuwa apakah kamu memiliki banyak masalah??"
Xiuwa hanya terdiam tanpa merespon apapun.
"Xiuwa..."
"Aku akan menceritakannya nanti...aku sudah berjanji padamu bukan?"ucap xiuwa dengan raut wajah murung.
Xiuwa menjalankan mobilnya.Xian hanya diam sambil memakan makanan yang Xiuwa bawakan.
"(Xiuwa sampai sekarang masih saja cuek seperti itu)"pikir Xian.
"(Apakah dia benar benar ingat???) lanjut pikir Xian.
Seketika xiuwa memberhentikan mobilnya tepat di depan rumah lamanya.
"Xiuwa kamu tidak mau makan...."
...
Seketika xiuwa mencium Xian dengan kuat.
"Umh....xiu..."
Xian tidak bisa melepaskan tangan Xiuwa yang terus memegang erat tangannya erat erat.
"Xiuwa....."
"Xian.."seketika xiuwa melihat wajah Xian yang yang memerah.
"Panas....aku sangat panas tolong..."
"Ka..kamu kekeringan?!!"kejut Xiuwa langsung keluar dari mobilnya dan membawa Xian masuk ke rumahnya.Xian langsung direndam di dalam bak mandi.
"Untung saja.... apakah kamu baik baik saja??"tanya Xiuwa.
"Aku yang seharusnya bertanya kepadamu... apakah kamu baik baik saja?"tanya Xian kembali dengan wajah memelas.
"Sekarang kamu ceritakan... kamu berjanji kepadaku untuk mengatakannya.."ucap Xian sambil memegang wajah Xiuwa.
"Maaf jika kehidupanku menyakiti dirimu...."ucap xiuwa.
"Kenapa kamu meminta maaf kepadaku???"tanya Xian.
"Aku hanya terlahir seperti ini....tidak memiliki mama dan hanya memiliki papa yang sibuk dengan pekerjaannya... hampir setiap hari aku tidak pernah melihat papa disisiku...."
"Apakah sebab itu kamu jadi anak nakal seperti ini?? xiuwa jujur aku juga sedikit iri dengan kehidupanmu... kenapa kehidupan manusia itu sangat indah"ucap Xian.
"Dan kau tahu aku juga baru mengerti arti kehangatan cinta...itu semua berkat dirimu"lanjut Xian.
Xian mencium bibir xiuwa dengan lembut.Xiuwa seketika terkejut dan langsung membalas ciuman xiuwa.
"Xian...aku membenci orang orang yang selalu merebut kebahagiaanku"ucap xiuwa.
Xian terus memeluk xiuwa dengan erat.
"Sahabatku yang ku kira anaknya pemurung sekarang dia kakak tiriku....Dan papaku yang aku kira sibuk bekerja untuk membiayai rumah sakit mamaku ternyata malah berselingkuh..."ucap xiuwa sambil memeluk erat Xian dan menangis.
"(Xiuwa sangat rapuh dari yang ku kira)"pikir Xian.
"Xiuwa... jangan takut aku akan menemanimu..."ucap Xian.
__ADS_1
Xiuwa dan Xian kemudian pergi ke kamar setelah mengeringkan ekor.
"Xiuwa kamu sangat tampan bagaimana kamu bisa setampan ini....kamu benar benar lucu"ucap Xian.
"Haha...kamu tahu ini sama seperti yang aku pikirkan ketika aku hilang ingatan"kata xiuwa sambil menyelimuti tubuh Xian.
"Xian menurutmu aku bisa melihat dirimu seperti ini??? untuk selamanya"tanya xiuwa.
"Tentu...aghh... xiuwa kamu..."
"Xian apakah nyaman jika aku menggerakkan milikmu seperti ini (aku semakin sulit mengendalikan diri)"batin xiuwa.
"Ughh...umhh.... xiuwa ini sangat..."
"Wajahmu sangat lucu kau tahu???dan kau sudah basah dalam hitungan detik"ucap xiuwa terus meraba ke dalam Xian.
"Ah..."
"Suaramu sangat cantik....."ucap Xian.
"Xiuwa....umhh...kamu tunggu pembalasanku"ucap Xian sambil menyentuh bagian bawah Xiuwa.
"Xian kamu semakin nakal"
"Ahhh..."
Suara suara burung berterbangan terdengar diluar jendela kamar Xiuwa.Xiuwa seketika membangunkan Xian dari Tidurnya.
"Umh..jam berapa ini??"
"Sekarang hari libur....jadi agar tidak malas kamu harus bangun pagi"kata xiuwa.
"Aghh...aku anak pemalas... punggungku masih sakit sepertinya.... berapa ronde kamu melakukannya"ucap Xian sambil memeluk erat bantal.
"Heiii..... Xian jika tidak aku akan memberimu hukuman jika tidak bangun...aku akan menambahkan rondenya"kata xiuwa.
Seketika xiuwa langsung bangun dan membuka matanya lebar lebar.
"Kau sangat kejam"ucap Xian.
Xian langsung bangkit dan berjalan sempoyongan menuju ke kamar mandi.
"Ughh..."Xian kemudian duduk di atas toilet.
"Xiuwa lain kali biarkan aku istirahat sebentar.... tubuhku sepertinya sakit"ucap Xian.
Xiuwa kemudian membungkuk dan menempelkan kepalanya di perut Xian.
"Hahaha...itu sangat geli"sentak Xian.
"Aku hanya ingin merasakan apakah kamu sudah hamil"kata xiuwa.
"A...apa?? bukankah kamu mengatakan itu hanya sebuah dongeng...dan itu berlaku untuk wanita"ucap Xian sambil berdiri.
"Ya... walaupun begitu aku ingin sekali punya anak darimu"ucap xiuwa sambil merangkul Xian.
"Xiuwa aku tidak bisa memahami perkataanmu...."ucap Xian.
Xiuwa hanya terdiam sembari menatap wajah Xian dengan serius.
"Aku mohon...kita belum mencobanya aku yakin pasti ada keajaiban"kata xiuwa sembari memohon.
"Ahh.... baiklah"ucap Xian sambil merendam ekornya.
Renxu terus mencari cari Xiuwa ke sekeliling rumah.Zinwen menghampiri Renxu yang sibuk bolak-balik di kamar xiuwa.
"Kenapa kamu bolak balik tidak jelas di depan sana"ucap zinwen sambil memegang kopi dan koran.
"Sudah tentu jelas aku menunggu suamiku"jawab Renxu.
"Xiuwa tidak ada di rumah....dia pindah rumah"kata zinwen.
"Apa?!!!"Renxu terkejut mendengar perkataan zinwen.
"Apa kamu tidak diberitahu olehnya?"tanya zinwen.
"(Aku menyesal membuat keputusan itu)"pikir Renxu tercengang.
__ADS_1
"(Sepertinya xiuwa tidak memberitahu Renxu....aku bisa melihat wajahnya seketika itu langsung pucat)"batin zinwen.
Renxu segera turun dan menghubungi xiuwa.
Drzttttt... Drzttttt...
Xiuwa masih asik mandi bersama Xian daOn tidak mengangkat teleponnya.
"Sial!!!"Renxu berteriak.
Zinwen mengikuti Renxu yang turun.Pandangan zinwen sangat tajam mengamati Renxu.Ekspresinya terlihat sangat kesal melihat Renxu yang terus berteriak.
"Aghhh.... dasar Xiuwa bajingan!!!!"
"(Berani sekali kamu meneriaki xiuwa di kediaman Zu)"pikir Zinwen.
Mamanya zinwen seketika keluar dari kamarnya dan datang menghampiri Renxu yang sedari tadi berteriak.Mamanya menampar Renxu.
Plakkkk
"Dasar wanita ******!!!"kata mamanya seusai menampar Renxu.
Renxu tercengang melihat mama tirinya xiuwa menamparnya.
"Bisakah kamu tidak berteriak teriak disini?!!! apakah kamu pikir ini rumahmu??!!!"sentak mertua tirinya itu.
Zinwen yang melihat itu langsung segera turun.Zinwen langsung menghentikan mamanya yang sedang memarahi Renxu.
"Ma berhenti...mau bagaimanapun dia istrinya xiuwa"ucap zinwen.
"Dia tidak punya adab harus dikasih pelajaran....dia belum tahu tata Krama"ucap mamanya.
Renxu berlari ke kamarnya dan mengunci dirinya.Zinwen hanya memperhatikan Renxu.
Xiuwa mengeringkan rambut Xian yang masih basah.
"Xian kamu sangat wangi... Apakah masih sama menggunakan sabun mandi itu"ucap xiuwa
"Sabun itu aku membawanya ke laut... tapi ternyata sabun itu bisa mencemari laut....ikan ikan disana pada mati karena aku"jawab Xian.
Xiuwa langsung menepuk kepalanya.
"Kau tahu sabun itu mengandung bahan kimia jadi jangan memakai sabun ketika kamu dilaut itu akan membuat hewan disekitarmu mati"ucap xiuwa.
"Xiuwa apa itu kimia??"
"Dia itu obat obat yang berbahaya yang manusia ciptakan untuk kepentingan manusia sendiri.... tapi obat itu melewati uji klinis dan aman untuk manusia.... tetapi tidak untuk lingkungannya"ucap xiuwa.
"Xiuwa kenapa kamu pintar??"tanya Xian.
"Karena aku belajar...oh iya apakah kamu mau jalan jalan...aku akan mengajakmu jalan jalan berkeliling kota ini"kata xiuwa.
"Kau mau mengajakku berkeliling??"tanya Xian.
"Xiuwa aku sangat senang "ucap Xian.
"Bolehkah aku menciummu?"tanya xiuwa.
"Kamu biasanya tidak bertanya saat kamu menciumku tapi kenapa kamu sekarang...."
Cup..
"Bertanya..."Xian terkejut tiba tiba Xiuwa menciumnya.
"Umhh... bibirku..ahh xiuwa kamu"
"Kamu mengatakan hal seperti itu bukankah kamu memperbolehkan aku??"ucap xiuwa.
"Aku terkejut tadi"ucap Xian sambil memukul dada xiuwa.
"Lehermu menampakkan banyak bintik merah.... dan itu sangat indah"ucap xiuwa sambil memeluk Xian.
"Bukankah kamu yang membuatnya seperti ini?? tanya Xian.
"Hmm...kau sangat lucu dan pintar seperti lumba lumba"ucap xiuwa tersenyum sambil memeluk Xian dengan erat.
"Ayo sekarang....."ucap Xiuwa
__ADS_1
...******************...