Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 44


__ADS_3

Xiuwa kemudian kembali bekerja dan berpamitan ke Xian.Vyu yang sudah selesai kemudian pamit juga untuk kembali ke cafe.


"Hahh...aku juga pamit....rekanku menghubungiku..."ucap chenzu.


"Iya...kalian hati hati ya"ucap Xian.


"Sayang aku juga pamit.."kata xiuwa.


Cup....


"Jika ada apa apa hubungi aku"kata xiuwa.


Xiuwa dan yang lainnya kemudian pergi.Kini hanya tinggal Xian di rumah.


Xian kemudian pergi ke kamar mandi dan mandi.Seketika Xian langsung berendam.Kakinya mulai kembali menjadi ekor ikan.


"Hahh...aku akan sangat merindukan ekor ikan ini.... semuanya seketika berubah"gumam Xian.


"Aku tidak menyangka hal ini"


Xian langsung mengusap ekornya.


"Aku seperti merasakan bayinya bergerak"gumam Xian.


Xian kemudian mengeringkan ekornya dan bangkit.


"Wajahku seperti ada yang aneh...(bulu mataku mulai lentik....bahkan kulitku semakin putih dan merah.... bahkan aku tidak sedang merasakan kekeringan)"pikir Xian sambil menatap cermin.


"Bibirku juga memerah....ahh astaga apa ini"gumam Xian.


"Aku seperti merasa lebih muda..... apakah ini yang membuat Xiuwa jatuh cinta padaku....dan kenapa aku baru menyadarinya?"


Xian langsung pergi ke kamar Xiuwa sambil membaca buku yang ada di lemari Xiuwa.


Seketika seseorang pria asing masuk kedalam rumah xiuwa.


"Direct 3 ambil posisi dan jaga jarak denga direct 4 lalu bawa pria itu keluar dari rumah"ucap Steve pengawal pribadi keluarga Ruo.


"Baik.."


Segerombolan orang tiba tiba langsung mengepung Xian yang sedang membaca buku.Xiannterkejut melihat orang orang asing yang masuk ke rumahnya.


"Si...siapa kalian!!!"sentak Xian.


Seketika para gerombolan itu menangkap Xian dan menarik tangan Xian.


"Aghh....to...tolong aku tidak bisa berjalan seperti ini"sentak Xian yang terus memberontak.


"Nak lebih baik jaga dirimu sendiri.... jika kamu berani memberontak lagi....bayimu tidak akan selamat"Ucap orang itu.


Xian seketika ketakutan melihat orang orang itu.Xian kemudian dimasukkan ke dalam mobil sedan hitam.


Didalam mobil sedan itu Steve mengendarai mobilnya.Xian dan Steve bertemu secara langsung.


"Apakah kamu seorang omega?"tanya Steve.


"Ungh aku ...aku tidak mengerti maksudmu....a..apa itu omega?!"tanya Xian dengan ketakutan.


"Kau sudah hamil berapa lama?"tanya Steve.


"A...aku hanya hamil sekitar 3 hari...."ucap Xian.


"Jadi sebelumnya kalian pernah berhubungan intim satu sama lain?"tanya Steve lagi.


"I...iya..maaf tuan a...anda siapa"tanya Xian.


Steve seketika mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi.


"Tu...tuan apa yang kau lakukan..."

__ADS_1


"Aku tidak mengerti bagaimana omega rendahan seperti dirimu mendapatkan seseorang petinggi seperti tuan Zu"kata Steve sambil merokok di dalam mobil.


"Ughh...tu..tuan....aku tidak mengerti maksudmu"ucap Xian.


Seketika Xian pingsan di dalam mobil.


Sesampainya Xiuwa di kantor xiuwa disambut dengan kedatangan renxu.


"Xiuwa aku menyerah...."kata Renxu sambil menepuk pundak xiuwa.


"Aku akan mendatangi surat perceraian ini"kata Renxu.


"Kau ingin bercerai denganku?"tanya xiuwa yang tiba tiba bingung.


"Ya.... mungkin aku terlalu memaksakan kehendakku...ya setidaknya aku bisa belajar bertahan dan bersabar"Kata Renxu.


"Renxu aku juga minta maaf jika selama ini aku bersikap kasar padamu....aku bukan bermaksud untuk..."


"Aku tahu kau masih membenci wanita karena kematian mamamu.... Xiuwa aku tahu semuanya.... mungkin memang sikapku saja yang kekanakan tapi xiuwa aku yakin kamu pasti bisa melupakannya"kata Renxu.


Pandangan Renxu seketika seperti menaruh harapan besar ke Xiuwa.


"Aku hanya ingin mengatakan jika seandainya kita tidak bersama bisakah kita berteman...aku hanya meminta satu permintaan untuk itu"kata Renxu.


Xiuwa kemudian berpikir.Wajahnya seketika tersenyum.


"Yha baiklah....aku akan berusaha semampuku"kata xiuwa.


Renxu terkejut melihat respon Xiuwa yang menyenangkan.Renxu langsung memeluk xiuwa.


"Haha janji ya....aku juga selalu menepati janjiku"ucap Renxu.


Xiuwa seketika mengangkat telepon dari Vyu.


"Xiuwa!!!!!"teriak Vyu.


Suara teriakan Vyu terdengar oleh Renxu.


Seketika dada Xiuwa sakit dan terasa sesak.Ponsel Xiuwa seketika jatuh dari genggaman tangan Xiuwa.


"(Xian?siapa wanita yang menghubungi Xiuwa dan berteriak Xian...nama itu seperti tidak asing)"pikir Renxu.


"(Dadaku kenapa sesak sekali....) ughhh..."


"Xiuwa kamu baik baik saja?ayo bangun...."kata Renxu sambil memopong Xiuwa.


Vyu kemudian mencari ke sekeliling rumah Xiuwa hasilnya tetap tidak menemukan Xian.


"(Firasatku ternyata benar terjadi.... mana mungkin Xian pergi bahkan Xiuwa telah melarangnya karena dia hamil)"pikir vyu.


Sebelum Vyu pergi kembali ke cafe.Vyu sempat bertemu dengan mobil sedan hitam yang melaju cepat dari rumah xiuwa.Vyu kemudian berbalik dan kembali ke rumah xiuwa.Dan sampai saatnya Vyu mengetahui bahwa Xian telah menghilang.


"Aku mengerti sekarang.... semuanya sudah terbaca....."gumam Vyu.


Xian kemudian diseret kesebuah pabrik minyak tua.Tempat itu sangat kotor.


"Heii anak muda merenunglah disana...aku akan memberikan kejutan untukmu"kata Steve.


"Hah..."


Xian terdiam dengan tangan terikat.Wajahnya memucat seketika.Vyu kemudian langsung pergi ke kantor Xiuwa dengan cepat.


Vyu menaiki motornya dengan kecepatan tinggi.


Sesampainya di tempat Vyu ingin menemui Xiuwa.Tiba tiba dari dalam Xiuwa berlari keluar.Seketika mobil sedan lainnya langsung membekap mulut dan hidung Xiuwa sehingga membuat xiuwa pingsan.


Setelah melihat Xiuwa yang dibawa pergi Vyu melihat Renxu yang berusaha mengejar Xiuwa tetapi Xiuwa malah menghilang.Vyu langsung gerak cepat dan membekap Renxu.Seketika Renxu langsung pingsan.


Posisi kantor sangat sepi.Vyu kemudian langsung membawa pergi Renxu.

__ADS_1


Xiuwa kemudian sampai di pabrik yang sama dengan Xian.Xiuwa terbangun dari terbangun dan melihat kearah sekeliling.Tempat kumuh dan kotor yang hanya dia lihat.Xiuwa mencoba membuka pintu ruangan itu untuk keluar.


Diruangan yang gelap xiuwa hanya memberontak melepaskan diri.


"Sial bagaimana aku ada di sini"gumam Xiuwa.


"(Aku sepertinya terlalu gegabah... bagaimana keadaan Xian saat ini....aku tidak tahu bagaimana kabarnya)"pikir xiuwa.


Seketika lampu pabrik tua itu menyala.Xiuwa seketika terkejut melihat kondisi Xian dengan keadaan telanjang dan lengan di ikat.


"Xian!!!!!"teriak Xiuwa.


"Brengsek!!!!siapa kau!!! keluar!!!!!"sentak xiuwa.


"Mphhh...mphhh"


Xian terus memberontak melepaskan ikatannya.


Mulutnya tertutup tidak bisa mengatakan satu katapun.Xiuwa sangat marah melihat Xian yang seperti itu.


Seseorang kemudian datang dari samping Xian di ikuti Steve.


"Zu Xiuwa akhirnya aku bertemu denganmu"kata papanya Renxu.


Seketika mata xiuwa terbelalak melihat papanya xiuwa yang tepat berdiri di depan Xian.


"Permainan ini baru saja dimulai.....aku sudah menemukannya... sayang sekali Xiuwa kamu terlalu detail.... mungkin ini tidak sesuai prediksimu bukan?"kata papanya Renxu sambil menjambak rambut Xiuwa.


"Bagaimanapun aku tidak akan melepaskannya....kau pikir seseorang bisa dijadikan bahan pertaruhan...."ucap xiuwa.


"Xiuwa kamu tidak tahu alasan aku menculik dia?apakah kamu benar benar yakin tidak tahu?"tanya papanya Renxu.


"Brengsek!!! lepaskan dia...."


"Ohhh....siapa yang ada  di dalam sini....unghh apakah embrio zigot?"tanya papanya Renxu sambil mendekat ke arah Xian.


"Bahkan kamu sudah melanggar aturan pernikahanmu....dan apa yang aku temukan.??hah dia istrimu juga bukan??"kata papanya Renxu sambil memenggal kepala xiuwa.


"Ka...kau persetan...."


"Sebelum kamu mati aku akan memberikan sedikit pertunjukan yang sangat menarik"kata papanya xiuwa.


"(Jika seperti ini bagaimana aku membebaskan Xian..... bahkan untuk lari dari sini aku tidak bisa berbuat banyak)"pikir xiuwa.


Seseorang pria liar seketika keluar dari belakang Xian dengan keadaan sama seperti Xian.


"(Kenapa....apa ...apa ini)"


"Brengsek lepaskan dia jika ingin membunuhku kau tidak perlu basa basi untuk membuat pertunjukkan"kata xiuwa sambil memberontak.


"Aghh ini akan sangat menarik.... kenapa kamu tidak menyukainya....aku bahkan sangat menyukai ini.... Xiuwa orang yang keras kepala seperti dirimu tidak akan cukup dengan membunuh....ini sangat menegangkan bukan?"kata papanya Renxu.


Pria itu kemudian mulai menyentuh Xian.


"Brengsek!!!!"


"Hoi...hoii..... lihat siapa yang aku bawa... apakah ini tidak cukup penting?"kata suara dari atas atap mengikat dan menggantung Renxu.


"Renxu!!!"wajah panik papanya seketika muncul


"Umh?? jika kalian menembak aku akan menjatuhkan dia dari sini...."ucap Vyu yang menggunakan jubah dan topeng hitam.


Pandangan semua orang mengarah ke Renxu.Xiuwa gerak cepat mengambil pisau dari kantung anak buah papanya Renxu.


Semua menodongkan pistol ke arah Xiuwa seketika.Dengan gerak cepat Vyu menembak salah satu anak buah yang ada didekat papanya Renxu.


"Hahh...."


"(Penembak jitu)"mata papanya Renxu seketika mengecil.

__ADS_1


"Ahhh aku tidak pernah main main.... lepaskan mereka berdua maka aku akan melepaskan bocah ini...."ucap Vyu.


...***************...


__ADS_2