
Xian segera keluar dari ruang karyawan dan terlepas dari Tay.Xian segera menolong Chiwa dan vyu.
"Nona vyu.... apakah Chiwa baik baik saja..."
"Dia sepertinya sangat shock.... sebaiknya dia harus di istirahatkan sejenak...aku yakin selang beberapa menit dia kembali normal seperti biasanya"ucap vyu.
Xian dan Tay membopong tubuh Chiwa dan di istirahatkan sejenak di ruang karyawan.Xian merasa sangat bersalah karena tidak menolong Chiwa seharusnya dia yang sudah di cekik mati oleh renxu.
Jam makan siang kembali lagi.Xiuwa datang ke cafe seperti biasanya.Xiuwa menemui Xian.Xian duduk didekat pintu sambil makan siang.Xiuwa terkejut setelah melihat Xian yang sudah makan duluan.Padahal Xiuwa membawa makanan seperti biasanya.
Xiuwa menghampiri Xian sambil menaruh makanannya.Seketika Xian bangkit dan pergi seperti menghindari xiuwa.Xiuwa langsung memegang tangan Xian.Wajah Xian sangat datar tanpa ekspresi.
"Aku sibuk....bisakah kamu tidak mengganguku saat ini...aku banyak pekerjaan yang harus dilakukan"ucap Xian sambil melihat ke arah xiuwa.
"Ahh..ohh baiklah"xiuwa melepaskan tangan Xian.
Vyu yang melihat itu langsung menghampiri xiuwa.
"Kenapa??"tanya vyu sambil bersandar.
"Apakah hari ini ada kejadian.... wajah Xian kenapa seperti itu...."
"Aku bertanya padamu kenapa kamu datang kesini??? apakah kamu benar benar menyayangi Xian??"tanya vyu.
"Apa maksudmu aku sangat menyayanginya"balas Xiuwa.
"Apakah suatu saat nanti kamu akan bersama Xian selamanya??? seumur hidupmu??"tanya vyu kembali.
"(Pertanyaan bodoh macam apa ini)"
"Jujur saja aku akan menikahi dia dan membawa dia pergi dari sini... sejauh mungkin dari sini "ucap xiuwa dengan percaya diri.
"Aku sudah pernah bilang padamu jangan pernah memanfaatkan kebodohan Xian"ucap vyu.
"Apa maksudmu?? kenapa kamu tidak langsung menjelaskannya padaku saja...apa perlu basa basi seperti ini"ucap xiuwa dengan nada tinggi.
Xian tiba tiba datang dan tidak sengaja mendengar perkataan vyu dan xiuwa.
"Xiuwa...ayo kita putus "kata Xian sambil memegang tangan Xiuwa.
"A...apa...?? Xian kamu bercanda bukan??"tanya xiuwa sambil memegang erat tangan Xian.
"Aku serius.... xiuwa aku harap kamu bisa menghargai keputusanku....bahwa kita memang tidak seharusnya memiliki hubungan seperti ini...."ucap Xian.
"Xian...kita baru saja melewatinya beberapa hari.... Xian kamu jangan bercanda lagi...ini semua tidak akan terjadi bukan??? bukankah kamu mencintaiku??"ucap xiuwa sambil tersenyum tak percaya.
"Xiuwa aku ulangi lagi...aku benar benar serius...aku juga masih memiliki kakak dan kehidupanku sendiri....aku tidak akan pernah bisa bersatu denganmu"ucap Xian.
"Xian... kita putus hanya karena kakakmu?? apakah itu masuk akal??"
"Xiuwa aku bukan orang pandai seperti dirimu...maaf tapi ini keputusanku...."ucap Xian sambil meninggalkan xiuwa sendiri.
__ADS_1
Xiuwa berlari dan memeluk Xian dengan kuat.
"Xian kamu tidak akan meninggalkan aku sendiri bukan???"tanya xiuwa.
"Kamu masih memiliki keluarga yang cintailah keluargamu... bukankah ayahmu satu satunya keluarga bagimu??? xiuwa aku juga memiliki keluarga yang sama seperti kamu...ini demi kebaikan bersama"ucap Xian sambil melepaskan pelukan Xiuwa.Seketika Xian pergi ke ruang karyawan.
"Xian!!!"teriak Xiuwa seketika membuat heboh Seisi cafe.Vyu langsung membawa xiuwa keluar dari cafe untuk tidak membuat kegaduhan.
"Xiuwa sebenarnya salah satu keluarga Ruo datang kesini..."ucap vyu.
"Salah satu?!!"
"Dia tunanganmu bukan??? xiuwa apa kamu tunangannya??dia sepertinya sangat marah setelah tau kamu berselingkuh.... tapi untung saja dia salah orang....dan beruntungnya saja itu bukan Xian....rekan kerja Xian sampai dicekik seperti itu karena dia mengira bahwa kamu berselingkuh dengannya"ucap vyu menjelaskan kronologi ceritanya.
"Syukurlah..."
"Xiuwa aku memperingati dirimu mulai dari sekarang...jaga tunanganmu urus saja kehidupanmu.... karena kehidupanmu itu menghancurkan banyak orang lain"ucap vyu.
"Aku tahu hidupku akan merepotkan bagi orang lain...aku kesepian....aku hanya merasa takut sendirian... kehidupanku sangatlah konyol"ucap xiuwa sambil memalingkan pandangannya.
"Aku tahu...itu berat untukmu....dia hanya perlu waktu untukmu"ucap vyu sambil pergi meninggalkan xiuwa.
"(Keputusan Xian memanglah tepat... dengan begini tidak ada yang tersakiti ataupun menyakiti)"batin vyu.
"Tapi nona aku masih tidak mengerti maksud perkataanmu... apakah kamu menyukai Xian.."tanya xiuwa dengan tatapan tajam ke vyu.
Seketika vyu berhenti di depan cafe dan menoleh ke arah xiuwa.
"Aku hanya temannya tidak lebih"kata vyu.
Xiuwa berhenti di pinggir jalan untuk merokok dan sesekali dia minum.Zinwen yang tidak sengaja lewat dengan mobilnya seketika berhenti menemui xiuwa.
"Kamu sepertinya sudah banyak minum sedari tadi... wajahmu sudah memerah seperti itu..."ucap zinwen sambil menepuk pundak xiuwa.
"Kauu.... berhenti menggangguku!!!"ucap xiuwa sambil sempoyongan.
"Kau akan terjatuh nanti... xiuwa sekarang renxu sudah tahu kamu berselingkuh.... pernikahanmu akan diada besok lusa.... sepertinya dia sangat marah.."ucap zinwen sambil merokok memandangi langit.
"Pffttt.... konyol karena dia aku seperti ini??...apa masih tidak puas kalian merusak kehidupanku dengn merusak kebahagiaan orang lain...."kata xiuwa yang sudah mabuk parah.
"Aku tau dia salah orang bukan?? untung saja itu bukan kekasih kecilmu itu....hahaha.... xiuwa ada masanya dimana kita harus bertingkah seperti orang bodoh"ucap zinwen sambil memegang HP.
"Pengawal tolong bawa mobil tuan muda ke rumah"ucap zinwen sambil menelpon pengawalnya.
"Baik"
"Xiuwa ayo kita pulang dan mempersiapkan pernikahanmu...."ucap zinwen.
Zinwen membawa xiuwa pergi dalam keadaan mabuk berat.Zinwen membawa xiuwa kembali ke kediaman Zu.Sesampainya disana xiuwa disambut hangat oleh bibi Lu.Bibi lu sangat terkejut melihat keadaan xiuwa yang sudah mabuk berat seperti itu.
"Bi... apakah papa dan mama masih ada kerjaan di luar negeri?? xiuwa mulai hari ini akan tinggal bersama kita disini seterusnya "ucap zinwen.
__ADS_1
"Tuan xiuwa akan tinggal di sini seterusnya?!"ucap bibi Lu terkejut.
Malam pun tiba.Suasana sangat sepi.Xian berjalan pulang dia kembali ke rumah xiuwa untuk mengambil barang barangnya dan pergi kembali ke laut.
Xian memasuki rumah xiuwa yang tidak terkunci.Dia pergi ke kamar dan mengambil barang barangnya.Seketika dari luar bunyi suara mobil berhenti.Xiuwa kembali ke rumah juga hanya untuk mengambil barang barangnya.Xiuwa melihat bayang bayang Xian dari dekat.Seketika Xian membeku melihat Xiuwa.
"Untuk apa kau datang kesini?? bukankah aku sangat tidak penting bagimu..."ucap xiuwa.
"Aku hanya mengambil barang barangku dan pergi"kata Xian sambil melewati xiuwa.
Xiuwa langsung menarik Xian sehingga tas yang berisi barang barang Xian jatuh.Xiuwa melempar Xian di atas kasur.
"Xiuwa... berhenti bermain main..."ucap Xian.
"Kau mau aku berhenti bermain?? apakah kamu bisa menghentikan permainanmu??itu tidak lucu"ucap xiuwa sambil menekan tubuh Xian.
"Xiuwa...lepas..umh.."
"Apakah kamu ingin bermain main denganku??? Xian aku akan bermain untukmu"ucap xiuwa sambil menyentuh bagian depan Xian.
"Umhh...Ughh.. xiuwa hentikan sekarang juga aku mau pergi..."ucap Xian terengah engah.
"Apa yang kamu rasakan di sini hmmm...,"ucap xiuwa sambil tersenyum geli.
"Ughh ...xi... xiuwa jangan"
Xiuwa seketika membalikkan tubuh Xian dan mendorong Xian dengan miliknya dengan kuat.
"Aghhh... xiuwa saa..kit...kau jangan,.."
"Mau aku percepat sekarang Xian??ayo kita akhiri ini sebagai yang terakhir bagimu... agar kamu mengingat semuanya bahwa kamu hanyalah satu satunya milikku"kata xiuwa sambil mempercepat gerakannya.
Xian tidak bisa berbuat apa apa dan hanya terus menangis.Seketika tubuhnya itu penuh dengan noda noda kebusukan.
"Ughh...aghh... xiuwa aku mohon"kata Xian dengan suara pelan.
"Apakah aku masih kurang??"tanya xiuwa sambil mempercepat gerakannya.
"Umhh...Ughh..."
Xiuwa seketika melepaskan dorongannya dan memeluk Xian dengan erat.Xiuwa sesekali mencium Xian yang sudah dengan keadaan pingsan.
"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah melepaskanmu Xian Guo.... kamu satu satunya milikku"ucap xiuwa sambil memeluk Xian dan tidur.
Pagi kembali terbit.Xian yang terbangun sudah melihat dirinya yang penuh dengan tanda merah di sekujur tubuhnya.
"(Tubuh macam apa ini...)"pikir Xian.
Xian bangkit dari kasurnya.
"Aghh..awww..."jerit Xian merasakan sakit dipunggungnya.
__ADS_1
Xiuwa seketika terbangun mendengar itu dan membopong Xian kembali ke kasur.Tatapan merdeka kosong dan saling memandang satu sama lain.
...*****************...