Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 18


__ADS_3

Xian memandangi wajah xiuwa dengan tajam.Tatapan tanpa ekspresi.


"Xian sebaiknya sementara waktu kamu istirahat disini aku akan pergi dari sini....aku...a"


"Untuk apa kamu menjelaskannya...semua sudah terjadi malam ini...."ucap Xian sambil memakai bajunya dan segera pergi dari rumah itu.


"Xian... apakah tidak ada rasa cintamu sedikit saja untukku...."ucap xiuwa sambil memegang tangan Xian.


"Maaf xiuwa aku harus pergi.... ucap Xian sambil melepaskan tangan Xiuwa dengan halus.


Xian pergi dari sana tanpa perkataan apapun.Wajah xiuwa hanya menggambarkan kekesalan.


"Apakah kehidupanku menyakitinya??"gumam Xiuwa.


"Xiuwa mulai saat ini berhenti mengejarku...dan jaga jarak kita...ini demi kebaikan bersama"ucap Xian sebelum pergi.


Xiuwa seketika terdiam dan mulai membereskan barang barangnya dan segera pergi dari rumah itu.Xian berlari ke tepi pantai.Seketika dia menangis sambil menatap pasir pasir pantai.


"Aku tidak mengerti...aku tidak mengerti kenapa aku bisa seperti ini...."gumam Xian sambil memukul kepalanya sendiri seolah olah dia menyesal berhubungan dengan manusia.Pikiranya hanya dilaruti dengan lamunan lamunan.


"Huhu...aku tidak mau seperti ini...."ucap Xian sambil terus menangis.


"Apakah kehidupan manusia begitu rumit dari yang aku bayangkan..."ucap Xian.


Drzttttt...... Drzttttt......


Xian mengangkat teleponnya.


"Nona vyu...."


"Xian apakah kamu akan hadir hari ini??"tanya vyu.


"Aku tidak akan bekerja lagi mulai kedepannya.... nona terimakasih atas semuanya"ucap Xian sambil menutup teleponnya.vyu seketika kebingungan dengan perkataan Xian.


Xian menceburkan dirinya sendiri ke laut dan kembali ke habitatnya.Xian berenang dengan tenang dan kembali ke tempat asalnya.Sesampainya  Xian di dasar laut Xian disapa kakaknya yang sedang sakit.


"Adik??kamu kembali??"


"Kakak...aku akan kembali ke tempat tinggalku"


"Bagaimana disana apakah menyenangkan??? kakak juga ingin kesana tapi kakak tidak bisa merubah diri menjadi manusia..."ucap kakaknya Xian.


"Kakak kamu tidak boleh ke sana ....itu berbahaya... manusia memanglah jahat"ucap Xian sambil meyakinkan kakaknya.


"Adik kamu sangat cantik.... bagaimana manusia bisa jahat padamu?"tanya kakaknya Xian.


"Kakak.....aku akan disini menjagamu selamanya"ucap Xian sambil memeluk kakaknya.


Chiwa yang sedang asyik mengobrol seketika bertanya pada vyu.


"Nona vyu apakah Xian tidak hadir hari ini???"Tanya Chiwa.


"Dia mengundurkan diri"ucap vyu tanpa ekspresi.


Semua terdiam setelah mendengar perkataan vyu.Xiuwa terus melamun memikirkan xian.renxu yang tiba-tiba datang langsung merangkul bahu xiuwa.


"Xiuwa sayang.... apakah tidak ada pekerjaan yang harus aku lakukan??"tanya renxu.


"Tidak"


"Xiuwa aku mau..."

__ADS_1


"Tidak"


"Xiuwa tadi aku melihat perusahaan yang..."


"Tidak bisakah kamu diam!!!aku sedang sibuk memikirkan proyek ini"sentak xiuwa.


"Ataukah aku perlu meneriaki telingamu agar tidak tuli?!!"lanjutnya.


"Xiuwa....aku cuma mau kamu itu perhatiin aku...aku cuma mau itu dari kamu bisakah kamu sedikit lebih lembut"ucap renxu.


"Ada saatnya renxu... apakah kamu buta aku sedang bekerja saat ini jangan membuatku sangat marah padamu!!sekarang kamu pergi!!!"sentak xiuwa.


"Xiu..."


"Pergi!!!"


"Hic...hick..."


Renxu keluar sambil menangis.Semua karyawan kantor memperhatikan Xiuwa hancur dalam seketika.Bayangannya tidak berhenti memikirkan Xian.


Jam makan siang kembali.Xiuwa datang kembali ke cafe tapi hanya mengamati dari jauh.Vyu yang tidak sengaja melihat Xiuwa berdiri di dekat pepohonan halaman cafe langsung menghampiri xiuwa.


"Apa yang sedang kamu lakukan"kejut vyu.


"Ka...kau .. bagaimana kau...aghh bagaimana keadaan Xian"tanya xiuwa.


"Dia keluar kau puas??"ucap vyu tanpa penjelasan apapun.


"Ke.. keluar??!!"


"Pagi ini dia mengundurkan diri...."ucap vyu.


Ugh..


"Xiuwa... lakukan saja kehidupanmu...aku akan membantumu menyatu dengan Xian kembali"ucap vyu meninggalkan xiuwa sendiri.


"Aku tidak tahu ternyata kau wanita yang sangat kasar"ucap xiuwa sambil memegang punggungnya.


Xiuwa kembali ke kediaman Zu.Xiuwa disambut dengan raut wajah zinwen yang marah.Seketika zinwen menarik tangan Xiuwa dan membuat xiuwa duduk terdiam.


"Apa yang kamu lakukan pada renxu pagi ini...."ucap zinwen sambil mengepalkan tangannya.


"Dia mengadu padamu???kamu begitu menyayanginya??? kenapa kamu tidak memohon kepada papa kau menginginkannya..."


Plakk......


Seketika wajah xiuwa ditampar keras oleh zinwen.Xiuwa kemudian menghajar zinwen dengan pukulannya.


"Jangan pernah kamu merasa tinggi.... zinwen kamu tahu kenapa kamu tidak dijodohkan dengan renxu.... karena aku pemegang semua warisan jika papa meninggal bukan??dan itu alasannya kamu memojokkan aku sejak awal"ucap xiuwa sambil berdiri.


Zinwen yang terhempas karena pukulan keras xiuwa kemudian membalas pukulan xiuwa kembali.


Bugg...


"Xiuwa apakah kamu sedang membanggakan dirimu...hahaha.... xiuwa kita belum lihat akhirnya jangan membuatku sangat marah...."


"Kamu mencintai seseorang kenapa kamu tidak berjuang untuknya....kamu hanya mau aku mundur?? seorang pecundang seperti apa dirimu... zinwen kamu mau aku dibenci oleh semua orang karena tidak bertanggung jawab... Dan disaat seperti itu kau memanfaatkan pengalihan warisan itu??? apakah kamu pikir aku bodoh??"ucap xiuwa dengan tegas.


Zinwen terdiam dengan sendirinya.Suasana itu dipenuhi dengan kedinginan yang mendalam.


"Zinwen siapa kau yang tiba tiba masuk ke dalam kehidupan kami.... zinwen punya hak apa kamu mengambil semua warisan itu...bahkan kamu bukan anak kandung dari papaku"ucap xiuwa.

__ADS_1


"Zinwen aku berterimakasih atas perlakuanmu yang kamu lakukan untukku.... tapi aku benar benar tidak butuh"ucap xiuwa sambil meninggalkan zinwen sendiri.


"(Siapa aku?? kenapa aku tinggal disini??)"


Xiuwa masuk ke kamarnya.Kamar lama itu membuat xiuwa mengenang mamanya kembali.Suasana kamar itu masih sama sebelum xiuwa pergi ke rumah barunya bersama Xian.


Dilemari xiuwa masih tersimpan banyak sekali pakaian pakaian mamanya yang lama.Album album foto mamanya masih tertata rapi.


"Bibi Lu sangat hebat membersihkan ini semua..."gumam Xiuwa setelah memasuki kamar lamanya.


"Aku berharap Xian juga dapat tidur di sini bersama mama dan aku"lanjutnya.


Xiuwa kemudian berbaring di kamarnya.


Malam kembali hadir.Suasana sangat sepi dan sunyi di pinggir pantai.Xian duduk termenung dipantai sambil melihat bulan yang benderang di langit.Xian mengerak gerakan ekornya naik turun.


"Xiuwa maaf"ucap Xian berkali kali.


Seketika xiuwa mendengar suara suara aneh dari pikirannya sehingga membuat dia terbangun.Dia mendengar suara suara itu bercampur suara mamanya dengan Xian.Xiuwa langsung terbangun dan pergi mandi.


Papanya xiuwa kemudian datang dan masuk ke kamar xiuwa.Xiuwa terkejut setelah mandi melihat papanya yang sudah duduk di atas kasurnya.


"Xiuwa..."


"Papa..."xiuwa memalingkan pandangannya.


"Ada apa papa kesini"tanya xiuwa.


"Papa hanya mengingatkan dirimu bahwa besok adalah hari pernikahanmu dengan renxu....kamu jangan melupakan hal itu.."


"Aku ingat.."ucap xiuwa dengan dingin.


"Xiuwa kamu masih mengenang semua peninggalan mamamu??kamu pintar merawatnya..."ucap papanya kepada xiuwa.


"Yhaa...aku memang anak kebanggaan mama itu masih sampai saat ini"ucap xiuwa.


"Xiuwa aku bukan membuat dirimu trauma untuk selamanya tapi...."


"Kau menganggap dirimu sendiri tidak berdosa apakah semuanya akan menjadi lebih baik???aku sangat membencinya"ucap xiuwa sambil menuangkan anggur merah ke gelasnya.


"Xiuwa aku adalah seorang yang jahat dimatamu bukan.... xiuwa aku hanya memintamu untuk melupakan semua itu demi mamamu"ucap papanya xiuwa


"Kamu selalu saja berkata bahwa ini semua demi mama...kau orang terjahat yang pernah aku temui"ucap xiuwa sambil minum.


"Apakah kau berpikir aku orang yang kotor... xiuwa aku memang kotor tapi setidaknya kamu dengarkan penjelasanku..."


"Berhenti... cukup kata katamu membuat diriku muak..."ucap xiuwa.


"Xiuwa..."


"Tuan CEO wasn ingin berbicara dengan Anda"kata salah satu pengawal.


Papanya xiuwa pergi dari kamar xiuwa.Xiuwa hanya melamun mengamati gelas anggurnya.Tetap saja bayangan Xian yang muncul.Xiuwa tidak pernah mengira bahwa Xian akan mengakhiri hubungan ini.Xiuwa masih berharap banyak pada Xian.Karena Xian dia bisa mengingat kehangatan mamanya.


Xiuwa hanya dididik keras oleh papanya.Mamanya sakit sakitan  tidak bisa berbuat banyak hal untuk xiuwa.Xiuwa dari kecil sudah melihat papanya yang berselingkuh ketika mamanya sedang sakit keras.Xiuwa melihat zinwen sejak pertama kali dia masuk ke sekolah.Setelah xiuwa tahu selingkuhan papanya adalah mamanya zinwen.Xiuwa bersikeras menjauh bahkan hingga menghalalkan segala cara agar dia tidak bertemu zinwen selamanya.Xiuwa hanya anak yang pendiam.Xiuwa hanya memiliki masa lalu yang buruk.Kehidupannya hanya dipenuhi dengan warna kelabu yang pekat.


Xiuwa hanya memikirkan masa lalunya yang seharusnya tidak dia ingat.Semua menjadi ramai dan hangat kembali karena adanya Xian dihati xiuwa.


Xiuwa mengusap bingkai figur yang ada lukisan wajah mamanya sambil menahan air matanya dengan tertawa.


...****************...

__ADS_1


__ADS_2