
Xiuwa terkejut setelah tau apa yang dikatakan vyu.Pandangan xiuwa seketika membatu.
"Xiuwa.... walaupun aku ini pembunuh..tapi aku bukanlah orang jahat"kata vyu
"Xiuwa Xian hanyalah anak polos yang aku temui di bar...aku membawanya agar dia tidak menjadi seperti itu"ucap vyu.
Xiuwa hanya fokus pada rokoknya dan memikirkan perkataan vyu.
"Nona aku akan segera ke kantor....aku titipkan Xian kepadamu"
"Tidak perlu sungkan"kata vyu sambil menyalakan motornya dan pergi meninggalkan xiuwa.
Xiuwa tiba di kantor.Disana sudah mendapat sapaan renxu dan zinwen yang duduk di atas sofa.
"Aghhh sialan"gumam Xiuwa.
"Xiuwa renxu datang untuk menemanimu"kata zinwen sambil merangkul pundak xiuwa.
"Xiuwa jangan sampai kamu berbuat ulah lagi"bisik zinwen.
Xiuwa hanya memandangi zinwen dengan sinis.Zinwen menatap kearah xiuwa dengan renxu dengan ekspresi wajah cemburu.Dan lalu zinwen keluar dari kantornya xiuwa.
"Kamu mau makan apa??aku akan memberikannya untukmu...."ucap renxu sambil merangkul pundak xiuwa.
"Kamu mau menemaniku atau mau menggangguku... bisakah kamu duduk manis dan tenang di sana.."
"Xiuwa dilehermu ada....."
"Ada apa"kata xiuwa dengan tegas
"(Xiuwa memiliki tanda ditubuhnya siapa orang yang ditiduri xiuwa kemarin malam.....)"pikir renxu kesal.
"(Tanda ini...) seketika xiuwa melihat ke lehernya yang berwarna merah itu.
xiuwa langsung menutupi tanda di lehernya.Renxu yang sedari tadi kesal langsung pergi ke luar dari kantor.
"Cari orang yang tidur dengan xiuwa kemarin malam"kata renxu kepada bodyguardnya.
"Baik nona"
Xiuwa hanya diam memandangi tanda merah itu.
"Hahmm Xian ternyata menandaiku.,. sangat lucu"gumam Xiuwa sambil tersenyum.
Renxu yang mengintip dari balik pintu ruangan Xiuwa.Dia melihat Xiuwa yang tertawa sendiri di ruangannya.
Semua itu membuat renxu semakin kesal dan marah lalu dia pergi dari sana.
Hari semakin malam.Lampu lampu di pinggir jalan mulai menyala.Malam itu tepat hujan sangat lebat dan deras.Xian tidak bisa keluar dari cafe sebelum hujan itu reda.Xiuwa yang yang sudah sampai di rumah melihat Xian yang masih belum pulang kerumahnya.
Xiuwa kemudian menghubungi Xian.Ekspresi khawatir setelah melihat hujan mulai turun.
Drzttttt..... Drzttttt.....
"Halo xiuwa?"jawab Xian.
"Xian.... apakah kamu baik baik saja.... saat ini hujan apakah kamu berada di tempat yang aman??"tanya xiuwa.
"Sebenarnya aku mau ke supermarket awalnya.... tapi sepertinya hujan aku tidak bisa meninggalkan cafe..."kata Xian.
"huft... akhirnya kamu diam disana aku akan menjemputmu nanti...kamu tunggu sebentar"ucap xiuwa sambil menasehati Xian.
"Umh"ucap Xian sambil menutup teleponnya.
Xiuwa segera menjemput Xian di cafe.Xian menunggu xiuwa di depan pintu cafe sambil duduk.Sesekali dia menyentuh air hujan dengan tangannya.Dia mengamati air hujan dengan ekspresi wajah datar.
"Xian aku mencintaimu"
Kata kata itu selalu terlintas di benak Xian.Dia selalu mengingat kejadian dimana dia berubah tepat di depan xiuwa.
"Aku mencintaimu"ucap Xian sambil menundukkan kepalanya.
__ADS_1
Xiuwa sampai di depan pintu cafe dan melihat Xian yang tertidur di kursi dekat pintu.Vyu terdiam setelah melihat Xian tertidur pulas.
"Aghh bocah ini sepertinya kelelahan"kata Tay sambil membersihkan kaca jendela dekat pintu.
"Hmmm... menurutmu?"
"Wahh apakah ini Xian??? kenapa dia sangat imut ketika tertidur"kata Chiwa sambil menusuk nusuk pipi Xian.
"Apakah hari ini banyak pekerjaannya untuknya??"tanya xiuwa sambil menghampiri Xian.
"Ya... hari ini lumayan padat"jawab vyu.
"Tu...tuan...aku minta maaf soal yang lalu...."kata Chiwa sambil gemetaran melihat Xiuwa.
"Pftt... tidak perlu dibawa hati....aku memang seperti itu"ucap xiuwa.
"Sebentar.... apakah kamu yang dimaksud pacar Xian??kau tau dua hari yang lalu aku menemani dia mencarimu"ucap Tay.
Xiuwa terdiam membatu setelah mendengar perkataan Tay.
"Tuan dia sepertinya sangat menyayangimu....dia sampai berjalan sendiri mencarimu...."ucap Tay.
"(Dia sangat menyayangiku?)"
"Kau tidak pernah bercerita padaku"kata Chiwa.
Xian yang seketika bangun terkejut setelah melihat semua orang mengerumuni dia termasuk xiuwa.
"Heiii...dia bangun"kata Chiwa sambil mencubit Tay.
"Xiuwa.... kenapa kalian disini...."
"Aku tidak memukulmu heiii..."kata Tay yang berpura pura tidak terjadi apa apa.
"Ayo..."kata xiuwa.
"Tapi hu... hujannya.."
"Pasangan ini.. astaga gemasss...."kata Chiwa sambil menepuk pundak Tay.
"Dasar tukang pamer!!!"teriak vyu.
Xiuwa melambaikan tangannya ke semuanya dan pergi.
"Mhmm ..."
"Kenapa??"tanya xiuwa.
"Kenapa kamu tidak membangunkan aku tadi....kamu pikir tidak malu tertidur dilihat semua teman temanku"ucap Xian sambil menundukkan kepalanya.
"Hahahaha...."
Xiuwa tertawa terbahak bahak.Wajahnya seketika memerah melihat Xian kembali.
"Hasilnya kamu bangun.... aku juga punya pertanyaan padamu... apakah kamu tidak malu saat aku menggendongmu di depan teman temanmu??"tanya xiuwa sampai memperhatikan Xian dengan tajam.
"Xiuwa...jangan membuatku memikirkannya"ucap Xian sambil membalikkan wajahnya.
"Heii.. lihat aku... tidak ada yang berani menyentuhmu selain aku.... selama aku masih hidup di dunia ini.... kamu hanyalah milik Zu Xiuwa"ucap xiuwa sambil mengendarai mobilnya.
"Apa maksudmu hanya kamu menyentuhku....teman temanku bersalaman denganku.... mereka menyentuhku"
"(Jangan bilang kamu sudah konyol kembali)"batin xiuwa sambil mengusap kepalanya.
"Kenapa apakah aku salah pengertian?? xiuwa kamu jangan mengkhawatirkan aku berlebihan itu akan membuatmu merasa tidak nyaman...."ucap Xian sambil memegang bahu xiuwa.
"Haisss.... sudah ikut aku saja"kata xiuwa.
Xiuwa memberhentikan mobilnya tepat di depan supermarket.Hujan mulai reda.Xiuwa dan Xian turun dari mobilnya.
Mereka membeli persediaan persediaan rumah.Xian mencari barang barangnya yang ingin dia beli.Xian mencari sabun mandi yang cocok dengannya.
__ADS_1
Xian mencium sabun mandi yang benar benar cocok dipakai untuknya.Xiuwa mencari barang barangnya yang dia butuhkan di tempat persediaan sayur sayuran dan daging.
"(Hari ini aku akan memasakkan makanan yang spesial untuk Xian)"batin xiuwa.
Xiuwa mengambil bahan bahan yang dia perlu.
Mereka kembali bertemu di titik pembayaran pada kasir.
"Apa saja yang kamu beli??"tanya xiuwa yang melihat Xian sudah membawa bungkusan belanjaan.
"Umhh.. hanya barang barang biasa"kata Xian sambil berjalan keluar supermarket.
"Pftt..."
Xian menunggu xiuwa di dalam mobil.Di dalam mobil Xian melihat banyak rokok dan botol botol bir.
"Aku pernah melihat benda benda ini sebelumnya...."gumam Xian sambil memegang botol bir itu.
"Botol botol ini banyak sekali....bervarian bir setahuku bir ini tingkat alkoholnya tinggi.... xiuwa suka meminum minuman keras ini"gumam Xian.
Xian menaruh kembali botol itu ketempat semula.xian terus memikirkan hal itu.
Xiuwa kembali ke mobilnya dan melanjutkan perjalanan ke rumah.xian ingin menanyakan soal botol botol bir itu ke xiuwa tapi Xian takut xiuwa akan marah karena Xian menyentuh barang barangnya.
Xian hanya terdiam sepanjang perjalanan.Xiuwa hanya memperhatikan jalan tanpa menoleh ke arah Xian.Sesampai dirumah Xian langsung pergi ke kamar mandi tanpa menoleh kearah xiuwa.
Xiuwa hanya memandangi belanjaannya yang dia bawakan.Dia langsung pergi ke dapur.Xian mulai merendam ekor ekornya.Xian memakai sabun yang baru saja dia beli.
Xiuwa mulai memasak untuk makan malam ini.Wajahnya sangat bersemangat untuk memberikan hadiah ini kepada Xian.
Xian yang baru saja keluar dari kamar mandi hanya mengenakan jubah mandi dan mencium aroma yang sangat enak dari dapur.
"Xiuwa..."Xian terkejut melihat Xiuwa yang sedang memasak.
"Haha... bagaimana?? apakah aku sangat tampan mengenakan celemek ini??"tanya xiuwa.
"Umh.... xiuwa kamu lebih dari tampan kamu benar benar luar biasa"kata Xian sambil mengacungkan jempol.
"Hahaha terimakasih.....Xian silahkan coba"kata xiuwa.
"Wahh... pastanya ada dagingnya...aku sangat suka"kata Xian sambil memakan pastanya.
"Xian aku membuatkan makanan yang pernah kamu inginkan...."kata xiuwa sambil menyuguhi hotpot yang pedas.
"Xiuwa sepertinya ini sangat membara untukku"kata Xian takut melihat hotpot yang super merah.
"Haha...itu untukku...ini untukmu"
"Wahh... ehhh kenapa porsiku banyak sekali...dan porsimu sedikit?"tanya Xian.
"Umhh..aku lagi diet kamu makanlah yang banyak agar tidak sakit"kata xiuwa sambil mencuci tangannya.
"Kamu pasti sangat lelah maaf aku terlalu merepotkanmu"kata Xian sambil mengelus rambut Xiuwa.
"Tidak apa"ucap xiuwa sambil melihat handphonenya.
Drzttttt...... Drzttttt....
"Xiuwa... bagaimana kabarmu?"ucap bibi Lu menyapa xiuwa duluan.
"Baik...bi apakah di kediaman Zu baik baik saja...."ucap xiuwa sambil makan hotpotnya.
"Tadi...."
"Halooo xiuwa....ada apa kamu menanyakan hal yang bukan urusanmu ke bibi Lu??"ucap zinwen yang tiba tiba ada di panggilan.
Zinwen merebut ponsel bibi Lu dan membalas panggilan xiuwa.
"Apakah kamu mulai khawatir dengan keluarga Zu?"kata zinwen sambil tersenyum geli.
"(Brengsek)"
__ADS_1
...*****************...