Menikahi Pria Laut

Menikahi Pria Laut
Bab 16


__ADS_3

Xiuwa mematikan teleponnya tanpa berpikir.Xian yang melihat wajah xiuwa yang kesal seketika menyuapi xiuwa dengan hotpot miliknya.


"Jangan marah marah.....aku akan takut jika kamu seperti itu"ucap Xian.


"Umh...aku hanya khawatir dengan papaku....mau bagaimanapun dia papa kandungku...dia yang tersisa di keluargaku"kata xiuwa sambil memakan hotpot yang disuapi Xian.


"Bagaimana dengan kakakmu?? yang tadi ada di telepon mu itu bukankah kakakmu yang pernah ke sini???"tanya Xian.


"Dia bukan kakakku.... sebaiknya kamu cepat selesaikan makanannya"ucap xiuwa.


"(Xiuwa sudah dari kemarin seperti ini....dia juga mulai suka melamun....nada berbicaranya padaku mulai berubah...aku seperti melihat Xiuwa yang awal ketika pertama kali kita bertemu)"pikir Xian.


"Xiuwa aku akan tidur di ruang tamu"ucap Xian seketika membuyarkan lamunan xiuwa.


"Kenapa kamu mau tidur di ruang tamu?"tanya xiuwa.


"Mau bagaimanapun aku menumpang di rumah ini...."ucap Xian.


"Apakah kamu masih tidak mengerti perkataanku....kamu tinggal disini bebas tanpa biaya... jadi kenapa kamu masih mengucapkan kamu menumpang "ucap xiuwa.


"Tidak tahu... tapi aku ingin tidur sendiri...."


"Kamu tidur di kamar sendiri atau tidur bersamaku??"tanya xiuwa.


"Mhhmm kenapa kamu bertanya tentang pertanyaan yang tidak bisa aku jawab "ucap Xian gerutu.


"Hahahaha.....kamu hanya perlu memilih "


"Aku akan tidur denganmu "ucap Xian.


"(Sebenarnya apa yang xiuwa sembunyikan)"pikir Xian.


Setelah makan malam Xiuwa dan Xian pergi tidur ke kamarnya.Xiuwa mematikan lampunya tetapi Xian menyalakan kembali lampunya.


"Kenapa?"tanya xiuwa.


"A..aku belum memakai pakaianku...."kata Xian sambil menutupinya dengan jubah mandi yang dia kenakan.


"Haishh...."


Xiuwa menarik tangan Xian.Xian sulit menjaga keseimbangan kemudian jatuh tersungkur di atas kasurnya.


"Apakah masih dingin???"kata xiuwa sambil memeluk Xian dan menarik selimutnya.Xiuwa kembali mematikan lampunya.


"(Aku sangat tidak nyaman)"batin Xian.


"Xian kamu hari ini sangat wangi.... baunya juga tidak menghilang..."kata xiuwa sambil mengigit leher Xian.


"Xiuwa....umhh.... jangan mulai ayo tidur"kata Xian sambil memeluk erat xiuwa.


Mereka tidur bersama.Matahari kembali terbit.Xiuwa seketika bangun dan melihat Xian yang masih pulas tidurnya.Xiuwa mencubit cubit pipi Xian.


"Xian..."


"Umhh.... xiuwa kamu sudah bangun??"ucap Xian sambil mengucek matanya.


"Ayo nanti kamu akan terlambat...ayo bangun"Ucap xiuwa sambil membangunkan Xian.


Tok ...Tok...

__ADS_1


Pintu rumah berbunyi berkali-kali.Xiuwa segera membukakan sambutan dari renxu seketika membuat xiuwa terkejut dengan kedatangan renxu.


"Ka...kau!!!"ucap xiuwa sambil menutup pintu rumahnya.


"Xian melihat dari atas balkon kamar melihat Xiuwa sedang mengobrol dengan wanita cantik.


"Sepertinya aku pernah melihat wanita itu....pertama kali kalau tidak salah"


"aku tunangannya xiuwa "


"Wanita ini juga pernah datang ke sini....."gumam Xian sambil melihat ke arah bawah.


"Xiuwa aku hanya ingin berangkat ke kantor bersamamu apakah tidak boleh"ucap renxu sambil merangkul tangan Xiuwa.


"Kita bisa langsung bertemu di kantor .... kenapa kamu selalu merepotkanku.... bisakah kamu bertingkah seperti wanita yang mempunyai harga diri...."ucap xiuwa sambil mendorong renxu.


"Harga diriku hanya padamu xiuwa"ucap renxu dengan sabar.


"(Xian masih disini jika renxu tahu pria itu masih belum pergi Renxu akan curiga dan memburu Xian)"batin xiuwa.


"Sebaiknya kamu pulang ke rumah dan bersiap siap untuk ke kantor aku akan menunggu....."ucap xiuwa sambil mengusir renxu.


"Xiuwa.... biarkanlah aku menemanimu saat ini"ucap renxu sambil memeluk xiuwa.


"Lepaskan apa yang akan tetangga pikirkan jika kita seperti ini...ingat renxu aku tidak suka ada orang yang ikut campur urusan pribadiku"kata xiuwa sambil melepaskan pelukan renxu dan menutup pintunya.


Xian menghampiri xiuwa.


"Ada apa diluar???"tanya Xian.


"Tidak apa apa hanya temanku datang kesini...."kata xiuwa.


"Sudah tidak perlu banyak tanya bersiaplah"lanjut xiuwa sambil menarik Xian.


Seperti biasanya xiuwa mengantar Xian bekerja di tengah perjalanan xiuwa dan Xian bertemu Chiwa yang sedang menunggu bus di depan halte.


Xian menyuruh xiuwa berhenti dan mengajak Chiwa


"Chiwa ayo.."


"Xian.... terimakasih"kata Chiwa sambil membuka pintu mobilnya.


Dari arah belakang pengawal pribadi renxu melihat Chiwa masuk ke dalam mobil xiuwa.


"Wahh... ternyata kau bersama pacarmu ... kenapa tidak bilang dari tadi...aku akan turun segera dan tidak mengganggu kalian"ucap Chiwa dengan canggung.


"Tidak apa... tujuan kalian sama bukan?"ucap xiuwa.


"Iyha.... terimakasih"


Seketika mereka sampai di depan cafe.Chiwa seketika keluar dari mobil.Pengawal pribadi renxu yang sedari tadi mengawasi seketika memotret Chiwa dan langsung pergi meninggalkan cafe itu.Xian seketika turun dari mobil xiuwa dan melambaikan tangannya ke xiuwa.Xiuwa melambaikan tangannya kembali ke Xian dan pergi dari cafe.


"Chiwa kamu biasanya bersama Tay tapi kemana dia...dia tidak hadir??"tanya Xian.


"Tay sepertinya agak terlambat sedikit....dia bilang dia harus menjenguk kakeknya yang sedang sakit..."balas Chiwa.


Xian dan Chiwa mulai bekerja seperti biasanya.Vyu datang ke cafe untuk menghitung setoran kemarin.Beberapa saat setelah vyu datang Tay datang sambil membawa oleh oleh.


"Tadaa.... lihat aku membawakan apa.."ucap Tay sambil mengejutkan semua orang.

__ADS_1


"Wahh Dimsum...."kata vyu sambil melihat lihat isi tas yang Tay bawah.


"Tay kau tidak liburan bukan saat bekerja..."kata Chiwa sambil menyodorkan kain pel ke wajah Tay.


"Tidak...tapi ini buatan nenekku...dia membuatkan ini khusus untuk kalian...maaf aku sedikit terlambat tadi jalanan sudah mulai macet"ucap Tay sambil membuka bingkisan Dimsum neneknya.


"Tay ini sangat enak....sama seperti ibuku yang membuatnya"kata vyu sambil memakan Dimsumnya.


"Apakah Dimsum ini termasuk makanan favorit nona vyu???"tanya Xian.


"Iya... dari dulu ibuku suka memasakan Dimsum ini untukku"kata vyu.


"Wahh... Tay nenekmu jago masak yaa"ucap Chiwa.


Seketika mereka semua tertawa.Semua kembali bekerja setelah memakan Dimsum itu.Xian membuatkan cofee untuk para pelanggannya lalu cofee itu diantar oleh Chiwa ke pelanggan yang memesannya.


Selang Xian tinggal ke ruang karyawan sebentar.Suara gelas jatuh seketika terdengar.Xian terkejut dan segera membalikkan badannya namun Tay menarik Xian dan menutup mulut Xian.


Klang....


"Aghh nyonya ada apa...."kata Chiwa sambil ketakutan menghadapi orang itu.


"Kamu selingkuhan dari tunanganku bukan?!!!"kata renxu sambil mencekik leher Chiwa.


Semua orang orang yang ada di dalam cafe seketika keluar dari cafe.Vyu yang terkejut melihat para pelanggannya berhamburan keluar dari cafe.Vyu lalu masuk ke cafe dan berhenti di depan pintu cafe.Vyu melihat di dalam cafe dipenuhi dengan pengawal pribadi.


"Cepat katakan!!!!!"sentak renxu sambil mencekik leher Chiwa dengan erat.


"Aku tidak berpacaran dengan siapapun....aku tidak tahu apa apa"balas Chiwa sambil menangis.


Xian tidak bisa bergerak karena ditahan Tay.Xian hanya bisa melihat Chiwa yang dicekik oleh renxu.


"(Wanita itu....dia orang yang mengaku sebagai tunangannya xiuwa.... wanita itu yang xiuwa temui pagi ini)"pikir Xian sambil memberontak.


"Xian disana berbahaya kamu tidak boleh keluar...."bisik Tay yang masih menahan Xian.


Vyu langsung masuk ke dalam cafe untuk menyelamatkan Chiwa.Seketika renxu terkejut dan mengamati vyu dengan sangat tajam.


"Aku pemilik cafe ini...apa yang kamu lakukan dengan pegawaiku"ucap vyu sambil tersenyum.


"Kamu sebaiknya tidak perlu ikut campur....aku bisa membeli cafe ini..."


"Tapi sayang nona aku tidak menjualnya...kau boleh keluar sekarang atau aku akan menghubungi kantor polisi atas tindakan kekerasan masal"ucap vyu sambil memegang hpnya.


Seketika dari arah belakang pengawal pribadi renxu mengambil HP milik vyu.Vyu menendang pengawal itu dengan gerakan cepat.Seketika HP vyu dan pistol pengawal jatuh.Vyu mengambil pistol dan hpnya.


Vyu menodongkan pistol ke arah renxu seketika semua para pengawal pribadi menodongkan pistol ke arah vyu.Vyu memegang hpnya dan mulai berpura pura menghubungi kantor polisi.


"Turunkan senjata kalian jika Boss kalian tidak mau mati dengan konyol"kata vyu memerintah pengawal.


Xian yang melihat dari balik ruang karyawan hanya bisa menangis melihat mereka berdua yang dalam situasi berbahaya.


"Turunkan senjata kalian!!!!apa kalian tidak dengar kata dia!!!"sentak renxu.


Semua pengawal menurunkan pistolnya.Seketika vyu menghampiri Chiwa dan menariknya dari renxu.


"Apa masih belum pergi sekarang ataukah aku harus menghubungi kantor polisi sekarang"kata vyu dengan santai.


"Semuanya ayo pergi"ucap renxu membawa pengawal pribadinya keluar.Suasana kembali aman Chiwa yang masih ketakutan memeluk vyu dengan erat.

__ADS_1


"(Ruo renxu ...aku belum memulainya)"batin vyu sambil melihat ke luar cafe


...***************...


__ADS_2