Menunggu Jandamu

Menunggu Jandamu
Menerima dengan Tangan Terbuka


__ADS_3

Karena sudah kepalang tanggung Cuko Sukatmaja berhadapan dengan saingannya. Cuko Sukatmaja pun memutuskan untuk membuat suasana semakin menyakitkan bagi yang tersakiti. Tentu saja bukan dia yang merasa bakalan tersakiti di sini, tetapi saingannyalah yang yang akan tersakiti. Mantan kekasih Meilink yaitu Samuel.


Samakin sakit akan samakin baik untuk yang merasa tersakiti, dari pada masih memupuk rasa cinta di hati padahal tidak bisa memiliki. Akan lebih baik tersakiti lebih dalam dari sekarang dari pada terlanjur cinta lebih lama lagi. Ini sebenarnya cara yang ampuh untuk melepas kepergian orang yang kita cintai kalau memang orang yang kita cintai itu memang benar-benar tidak bisa menjadi milik kita. Cuko Sukatmaja berencana membuat Samuel tersakiti di sini agar dia tidak mengharapkan Meilink lagi untuk kembali kepadanya.


"Samuel, aku tau kalau kau tadi berbohong tentang tugas sekolah kalian kan?" Tuduh Cuko menatap Samuel dengan mata tajamnya pertanda Samuel tidak bisa mengelak akan tuduhan yang fituduhakn padanya.


"Aku tidak akan mengelak atas tuduhan yang Om berikan padaku. Karena apa yang Om tuduhkan padaku itu benar. Aku datang bukan untuk membahas masalah tugas sekolah. Tetapi aku datang mau membahas masalah hubungan kami. Aku masih mencintai Meilink dan tidak ingin berpusah dengannya." Samuel memberikan penjelasan dengan tenang sambil bersedekap tangan di dadanya seperti sedang tidak berhadapan dengan pesaing berat bahkan terlihat meremehkan.


Cuko Sukatmaja semakin menggeram dengan sikap yang ditunjukkan Samuel kepadanya. Ingin rasanya Cuko Sukatmaja merobek mulut Samuel agar koyak sekalian. Kalau Cuko Sukatmaja tidak menahan diri dan menyadarinbahwa dia masih berada di rumah calon mertuanya mungkin saja dia sudah menghajar Samuel sampai babak belur. Menyelesaikan urusan mereka berdua dengan cara jantan. Keberanian Samuel menyatakan bahwa dia masih mencintai Meilink semakin menyulut api kemarahan di mata Cuko Sukatmaja.


'Sialan. Baru kali ini aku diremehkan oleh seseorang. Selama ini tidak ada satu pun lelaki yang berani bersaing untuk mendapatkan seorang wanita dengan ku. Bahkan, jika ada seorang wanita yang kuinginkan dan wanita tersebut milik seseorang. Justru wanita tersebut yang jatuh langsung kepelukannya. Sedangkan lelakinya hanya pasrah menerima kenyataan bahwa dia tidak akan sanggup bersaing denganku. Tapi, kenapa lelaki ini sama sekali tidak gentar menghadapiku? Punya nyali juga lelaki ini. Pantas saja Meilink membangga-banggakan mantan kekasihnya ini. Sepertinya lelaki ini perlu diberi pelajaran supaya dia tau dia sedang berhadapan dengan siapa saat ini.' Gumam Cuko dalam hati.


Cuko Sukatmaja adalah seorang pengusaha sukses. Dia memiliki perusahaan parfum yang terkenal di dunia. Dia juga memiliki perusahaan parfum yang tersebar di seluruh dunia yang berkutat di bidang yang sama. Penghasilannya sangat luar biasa setiap harinya, yang membuat kekayaannya bertambah terus menerus. Diusianya yang terbilang masih sangat muda sebagai pengusaha yang sangat sukses, tentu saja banyak sekali para wanita yang menginginkannya. Segala macam cara digunakam para wanita tersebut untuk mencari perhatian Cuko Sukatmaja. Berbagai macam bentuk wajah wanita cantik yang mengaguminya selama ini, namun tidak ada satu pun dari para wanita tersebut yang dapat menarik perhatian seorang Cuko Sukatmaja.

__ADS_1


Tak pernah disangka oleh Cuko Sukatmaja bahwa dia akan tertarik pada wanita yang biasa-biasa saja jika dilihat dari penampilannya. Meilink merupakan gadis remaja yang selalu berpenampilan polos tanpa make up yang berlebih-lebihan di wajah manisnya. Meilink hanya memakai make up hanya sekedarnya saja, dia selalu berpenampilan layaknya gadis remaja yang masih beranjak dewasa. Berbeda dengan sebagian temannya yang berpenampilan seperti tante-tante seksi yang tak sesuai dengan umur anak remaja SMA.


Jangankan dilihat dari umur, dilihat dari penampilan Cuko Sukatmaja dengan Meilink saja sudah terlihat perbedaan mereka yang terlalu jauh. Dari segi penampilan Cuko Sukatmaja selalu berpenampilan layaknya prua dewasa yang selalu berpenampilan formal di setiap kegiatannya. Sedangkan, Meilink selalu berpenampilan sederhana dengan gamisnya yang sesuai usia anak remaja. Meilink memang selalu mengenakan gamis tapi tidak mengubahnya menjadi berusia lebih tua dari usianya yang sekarang. Justru dia lebih kelihatan mengagumkan dengan berpenampilan islami. Meilink terlihat seperti seorang bidadari yang turun dari langit. Kecantikan yang terpancar dari dalam diri Meilink yang tak terbantahkan itu jugalah yang membuat Cuko Sukatmaja tidak rela jika Meilink direbut oleh matan kekasih Meilink dari tangannya. Cuko Sukatmaja sudah bersiap-siap untuk bertarung dengan mantan kekasih Meilink untuk mendapatkan Meilink. Cuko Sukatmaja akan melakukan apa pun untuk mendapatkan Meilink dan menjadikannya wanitanya selamanya. Melihat adegan roman picisan yang dilakukan Samuel dan Meilink dihadapan Cuko Sukatmaja membuat Cuko Sukatmaja menggeram marah.


"Hubungan yang mana lagi yang mau kau bahas lagi dengan Meilink? Bukanlah kalian sudah putus?" Hardik cuko kepada mantan kekasih Meilink tanpa basa - basi.


Samuel yang masih menaruh hati kepada Meilink merasa tidak terima dengan perjodohan yang dilakukan orang tua Meilink dan orang tua Cuko Sukatmaja. Samuel merasa ini tidaklah adil bagi dirinya. Mengapa dia yang menanam justru orang lain yang menuai hasilnya? ibarat kata orang, becinto diawak kawin diurang. Ini sungguh tidak adil, benar-benar tidak adil. Rasa cintanya yang besar membuatnya ingin menunggu Meilink sampai kapan pun.


"Kami memang sudah putus. Tapi, aku ingin mengatakan pada Meilink kalau aku tetap menantinya sampai kapan pun. Jika suatu saat Meilink berpisah dengan suaminya aku akan menerima Meilink dengan tangan terbuka. Tanpa melihat bagaimana masa lalunya dengan mantan suaminya. Aku akan menerima Meilink apa adanya." Samuel menjawab dengan mantap.


Meilink tidak menyangka betapa besarnya cinta Samuel padanya. Sampai-sampai Samuel akan menerima Meilink kembali jika suatu saat Meilink berpisah dengan Cuko Sukatmaja dengan tangan terbuka. Tanpa mempermasalahkan masa lalunya dengan mantan suaminya.


Cuko Sukatmaja memotong suasana terharu diantara sepasang mantan kekasih yang ada di hadapannya dengan ucapannya.

__ADS_1


"Jangan bermimpi sesuatu yang tidak akan mungkin terjadi, Samuel." sambil bersedekap.


"Aku sedang tidak bermimpi, Om. Siapa yang tau apa yang akan terjadi kedepannya? Tidak ada yang tau, Om. Bahkan, Om juga tidak tau kan?" Samuel tetap tenang dengan gaya dewasanya.


"Sudah cukup. Jangan berdebat lagi. hentukan semuanya." Meilink sedikit berteriak.


"Samuel. Kumohon relakanlah perpisahan diantara kita! Jangan menungguku lagi. Carilah gadis lain yang lebih baik dari diriku." Meilink berucp sambil senggugukan, air matanya mengalir tiada henti. Dadanya naik turun menahan sesak di dadanya. Pandangannya mulai berkabut dan mulai menggelap. Tiba-tiba saja ....


#


#


#

__ADS_1


Jangan lupa like, vote Dan komentari setiap partnya dengan ikhlas ya


__ADS_2