Menunggu Jandamu

Menunggu Jandamu
Cemburu yang Tak Seharusnya


__ADS_3

Meilink tidak mengingat lagi bahwa dia sedang berusaha menghindari Samuel dan mencoba melupakannya. Meilink terus saja berlari ke kelas Samuel untuk menemui Samuel dan ingin menunjukkan pada Samuel bahwa dia berhasil lulus dengan hasil yang sangat memuaskan. Meilink ingin sekali orang yang pertama kali mendapat berita kelulusannya adalah Samuel. Orang yang sangat dirindukannya saat ini. Kaki Meilink tak mau berhenti melangkah menuju ruang kelas Samuel. Saat sampai di depan kelas Samuel, kaki Meilink terhenti melangkah secara mendadak. Mata Meilink berkaca-kaca melihat pemandangan yang ada di hadapannya. Meilink menahan rasa sakit di dadanya, rasanya dia ingin menangis sejadi-jadinya di depan kelas Samuel karena melihat pemandangan yang tidak seharusnya dilihatnya saat ini. Pemandangan yang sekarang ada dihadapan Meilink merusak kebahagiaan Meilink yang baru saja diperolehnya beberapa menit yang lalu. Hancur sudah kebahagiaan yang akan dibaginya dengan orang yang paling dirindukannya.


Meilink melihat Samuel sedang bercanda tawa dengan seorang gadis cantik. Gadis itu adalah Adira Winata. Meilink pun mengurungkan niatnya untuk menemui Samuel dan memutuskan untuk bersembunyi di balik dinding sekolah. Tapi dari tempat dia bersembunyi saat ini dia masih bisa melihat apa yang terjadi di dalam kelas Samuel, namun tidak bisa mendengarkan apa yang sedang dibicarakan Samuel dengan Adira Winata saat ini.


Adira Winata adalah gadis yang sangat menyukai dan mencintai Samuel sejak mereka masih duduk di SMP yang sama dengan Meilink dan Samuel. Tapi, Adira Winata memutuskan untuk tidak mengungkapkan perasaannya kepada Samuel selama ini karena Samuel sudah menjalin hubungan kasih dengan Meilink. Samuel selama ini tidak tau bahwa Adira Winata menaruh hati padanya. Karena Adira Winata menyembunyikannya dari samuel. Adira Winata tidak ingin pertemanannya dengan samuel hancur berantakan jika Samuel mengetahui perasaan Adira Winata terhadap samuel. Karena Samuel hanya menganggap Adira Winata sebagai temannya selama ini tidak lebih.


Sedangkan, Meilink yang mengetahui bagaimana perasaan Adira Winata terhadap Samuel, tentu saja akan merahasiakan perasaan Adira Winata terhadap kekasihnya. Sebagai wanita yang peka, Meilink tentu tau bagaimana perasaan Adira Winata terhadap Samuel hanya dengan melihat cara Adira Winata menatap Samuel dan memperlakukan samuel dengan sangat istimewa. Bahkan Meilink saja yang seorang kekasih Samuel tidak dapat memberikan perhatian istimewa kepada Samuel seperti Adira Winata. Meilink tidak pernah bisa menemani samuel di hari-hari spesial Samuel seperti Hari ulang tahun Samuel. Itu dikarenakan Meilink tidak diizinkan oleh kedua orang tua Meilink untuk keluar dari rumah selain pergi ke sekolah


dan ke tempat leses private. Kalau pun Meilink pergi ke tempat selain ke sekolah dan ke tempat les private dia harus pergi dengan orang tuanya. Mana mungkin Meilink merayakan hari spesial Samuel dengan orang tua Meilink, sedangkan orang tua Meilink tidak mengetahui kalau Meilink sedang pacaran dengan teman sekolahnya yaitu Samuel.


Di saat-saat hari spesial Samuel itu hanya Adira Winata yang bersama samuel untuk merayakan hari ulang tahun samuel. Meilink hanya bisa mengucapkan selamat ulang tahun dengan cara menelpon Samuel saja. Itu pun Meilink sembunyi-sembunyi jangan sampai orang tua Meilink tau.

__ADS_1


Begitu jugalah kalau Meilink yang sedang ulang tahun. Mereka hanya bisa merayakan ulang tahunnya dengan cara yang sangat sederhana. Hubungan mereka berdua sangat jauh dari cara hubungan pacaran terlarang yang zaman sekarang sedang merebak. Mereka berdua menjalin hubungan pacaran hanya dengan cara saling mengenal, saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Namun, hubungan kasih yang seperti mereka jalani, bukannya membuat hubungan mereka berdua merenggang justru semakin mengikat erat hati mereka satu sama lain.


Tapi, hubungan manis yang mereka jalani itu sekarang harus kandas karena perjodohan yang dibuat orang tua Meilink dan orang tua Cuko Sukatmaja. Jalinan kasih mereka hancur seketika, bagaikan porselin yang jatuh ke lantai yang membuat porselin tersebut hancur berantakan tiada rupa lagi. Bahkan untuk memperbaikinya lagi supaya menjadi utuh kembali sungguh tidaklah mungkin terjadi. Sesuatu yang sudah hancur tidaklah mungkin dengan mudah untuk diperbaiki.


Kalau pun salah satu di antara mereka berdua ingin memperbaikinya sepertinya itu sangatlah mustahil. Walaupun kehancuran hubungan kasih sayang yang mereka bina selama ini menjadi hancur bukanlah karena ulah mereka berdua. Tetapi karena perjanjian orang tua Meilink dan orang tua Cuko Sukatmaja untuk menjodohkan anak-anak mereka. Meilink menyadari dia tidak pantas mengharapkan Samuel lagi karena dia sudah menerima perjodohan yang diinginkan orang tuanya dan orang tua Cuko Sukatmaja. Walaupun menyakitkan dia harus tetap tegar untuk menerima takdir hidupnya.


Di tempat persembunyiannya sekarang ini Meilink sedang menahan rasa sakit di dadanya. Ada rasa terbakar yang berkobar di hatinya. Meilink tidak suka melihat kebersamaan Samuel dan Adira Winata. Meilink mengetahui kalau dia sedang cemburu melihat Samuel dan Adira Winata sedang bersama sekarang ini. Ingin rasanya Meilink menepis rasa cemburu yang sedang merasuk ke dadanya saat ini. Karena Meilink tau kalau dia tidak berhak cemburu melihat Samuel dan Adira Winata bersama sekarang. Samuel bukanlah kekasihnya lagi, Samuel bebas mencari gadis lain yang lebih baik dari Meilink. Sesuai keinginan Meilink agar Samuel merelakan perpisahan mereka dan mencari gadis yang lebih baik dari Meilink. Tapi, bagaimana pun juga Meilink masih sangat mencintai dan menyayangi Samuel. Rasa cemburu yang tak seharusnya dan patah hati yang melandanya saat ini tidak bisa dikendalikannya dengan baik. Air matanya mengalir dengan sangat deras membasahi pipi putihnya tanpa henti. Meilink menutup mulutnya dengan telapak tangannya agar isak tangisnya tidak dapat didengar oleh orang. Meilink terus saja menangis tersedu-sedu menahan sekuat tenaga rasa sakit di hatinya. Tubuh Meilink merosot terduduk di lantai karena kakinya lunglai tidak bertenaga menopang tubuh langsingnya.


'Begitu cepat kau melupakanku Samuel. Hanya dalam hitungan beberapa hari saja kau sudah melupakanku. Apakah tidak ada lagi tempat untukku di hatimu saat ini? Semudah itukah kau melupakan semua kenangan manis yang pernah terjadi di antara kita? Sedangkal itukah perasaanmu padaku?' bisikan hati Meilink.


Semua pertanyaan yang berkecamuk di hati Meilink tak dapat diucapkannya dari bibir tipis nya. Saat hati dan pikiran Meilink berkecamuk dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak dapat diucapkannya tiba-tiba ada seseorang yang menyapa Meilink. Spontan saja Meilink terlonjak karena terkejut. Secepat kilat Meilink menghapus air mata yang menetes di pipi putihnya.

__ADS_1


"Sedang apa kau di sini, Meilink?"


Meilink menengadahkan kepalanya ke atas, melihat siapa yang sedang mengejutkannya.


#


#


#


Jangan lupa like, vote Dan komentari juga setiap partnya ya

__ADS_1


__ADS_2