
"Bagaimana keadaan menantu kesayangan Mami, Sayank!" Mami Cuko Sukatmaja setengah berbisik.
"Menantu kesayangan Mami baik-baik saja sekarang, Mi!" Ucap Cuko Sukatmaja sambil tertunduk.
"Tidak ada yang serius kan, Sayang?" Mami Cuko Sukatmaja mengelus-elus punggung putranya yang sekarang berada di sebelah kanannya.
"Bagaimana tidak ada yang serius? Kita telah kehilangan calon cucu kita." Papa Cuko Sukatmaja bersungut-sungut dadanya naik turun.
"Apa?" Mami Cuko Sukatmaja berteriak karena terkejut mendengar perkataan suaminya.
"Mi, pelankan suara mami. Jangan berteriak!" Cuko Sukatmaja memegang erat lengan maminya.
"Ups, maaf. Mami tidak sengaja. Mami terkejut mendengar perkataan papamu. Tapi, apa yang dikatakan papamu tidak benarkan, Sayang?" Tanya Mami Cuko Sukatmaja kepada putranya dengan memasang wajah serius.
Cuko Sukatmaja hanya dapat menganggukkan kepalanya.
"Apa maksud anggukanmu? Jangan buat Mami penasaran donk!" Mami Cuko Sukatmaja menatap lekat ke arah putranya.
"Papa benar, Mi. Calon cucu Papa dan Mami sudah tidak ada di rahim istriku!" Cuko Sukatmaja memalingkan wajahnya ke arah yang berlawanan dengan maminya agar maminya tidak melihat mata Cuko Sukatmaja sudah berkaca-kaca menahan tangis.
__ADS_1
Mami Cuko Sukatmaja meraih wajah putranya dengan kedua tangannya dan meletakkan telapak tangannya di pipi kiri dan kanan Cuko Sukatmaja.
"Tidak apa-apa, Sayang! Besok kalau menantu kesayangan Mami sudah sembuh betul, kamu gaspol aja langsung. Hahaha..." Mami Cuko Sukatmaja tertawa terbahak-bahak sambil meninjukan kepalan tangannya ke lengan putranya.
"Mami suara tawanya kecilin donk, nanti istriku terganggu. Mami ini selalu tidak pernah lihat-lihat situasi kalau bercanda. Semua dijadikan bahan candaan." Cuko Sukatmaja berucap sambil berbisik.
"Maaf, Sayang." Mami mengatupkan kedua telapak tangannya dan membuat wajah memelas supaya dimaafkan untuk yang kesekian kalinya. Haduuuhh ada orang kayak Mami Cuko Sukatmaja.🤭
"Seperti biasa sayang Mami keceplosan ketawanya. Tapi, mengapa menantu kesayangan Mami tidurnya kayak mayat sich. Suara mami sudah cetar membahana gini kok anteng aja tidurnya seperti tidak terganggu sama sekali. Bergerak sedikit pun tidak." Mami Cuko Sukatmaja mendekati ranjang perawatan Meilink dan meraih tangan kanan Meilink dan menggenggamnya dengan kedua tangannya.
"Mungkin efek obat biusnya belum habis, Mi. Oleh sebab itu, istri Cuko belum sadarkan diri juga sampai sekarang." Cuko Sukatmaja berbicara sambil berjalan menuju sofa yang bersebelahan dengan Papanya.
"Apakah kau sudah menghubungi mertuamu, Cuko?" Tanya Papa Cuko kepada Cuko Sukatmaja.
"Sudah, Pa. Mungkin mertua Cuko masih dalam perjalanan ke sini." Ucap Cuko.
"Sayang. Mengapa tidak mengatakan pada Mami kalau kamu sedang hamil sebelumnya? Kalau kamu katakan pada Mami, Mami pasti menjaga kamu dengan baik sayang." Mami Cuko Sukatmaja menciumi tangan Meilink dengan penuh kasih sayang.
"Mi, menantu kesayangan Mami juga tidak tau kalau dia sebenarnya hamil. Kalau Meilink tau tidak mungkin Meilink tidak mengatakannya padaku. Apalagi setelah Cuko mengatakan..."
__ADS_1
Kata-kata Cuko Sukatmaja terhenti, karena dia tersadar bahwa dia hampir saja mengatakan kalau dia memaki istrinya dengan kata-kata yang menyakitkan.
"Mengatakan apa?" Papa dan Mami Cuko serentak bertanya kepada putra mereka.
Cuko Sukatmaja bingung ingin mengatakan apa kepada kedua orang tuanya. Dia takut kalau orang tuanya mengetahui perkataan kasarnya kepada menantu kesayangan orang tuanya akan murka padanya.
Karena Mami Cuko Sukatmaja terus saja mendesak putranya untuk menjawab pertanyaannya. Mau tidak mau Cuko Sukatmaja terpaksa harus mengungkapkan kebenarannya, daripada dia menyembunyikan sesuatu yang pasti akan ketahuan juga suatu hari nanti.
"Mengatakan..." Ucapan Cuko Sukatmaja terpotong.
Ucapan Cuko Sukatmaja terpotong karena
# Pemberitahuan sedikit aja.
Hai kakak readers singgah juga yok ke ceritaku yang berjudul "Mendadak Menikahi Orang Asing." Masih episode 1 kalau banyak yang like dan komentar, saya lanjutkan juga. Terima kasih kakak 😍.
#
Jangan lupa like, vote, dan komentari setiap episodenya ya 😍
__ADS_1