Menunggu Jandamu

Menunggu Jandamu
Khawatiran Cuko


__ADS_3

Surti dan seniornya melihat, tuan mudanya dan Nyonya mudanya berciuman kembali. Hmmm...dasar pengantin baru, apa tidak malu ditonton asisten rumah tangga sedang berciuman di tempat yang terbuka. Lihat-lihat tempat donk.


#


Kata orang ikatan batin suami istri itu sangat kuat, mungkin karena itu Cuko Sukatmaja sangat gelisah saat berada di kantor. Cuko Sukatmaja tidak bisa berkonsentrasi saat bekerja, seperti ada yang mengganjal di hatinya. Tapi dia sendiri pun tidak tau entah apa yang menyebabkannya.


Kegelisahannya semakin menjadi-jadi saat gelas berisi kopi yang dipegangnya terjatuh dan pecah ketika dia ingin mengambilnya dari meja kerjanya untuk diminum. Firasat buruk mulai muncul di benaknya. Cuko Sukatmaja segera meraih gagang telpon kantornya memerintahkan Seketarisnya memanggil office girl untuk membersihkan lantai. Setelah selesai office girl tersebut meninggalkan ruangan Cuko Sukatmaja. Mario bertanya kepada Cuko Sukatmaja karena melihat raut kegelisahan yang terbaca dengan jelas di wajah Cuko Sukatmaja.


" Cuko, apakah ada yang mengganggu pikiranmu? Kau terlihat gelisah seperti memikirkan sesuatu yang sangat berat untuk kau tanggung." Mengernyitkan keningnya membaca Cuko.


Cuko Sukatmaja yang tadinya berdiri saling berhadapan dengan Mario, menyadari Mario sedang membaca isi pikirannya. Sehingga sebelum menjawab pertanyaan Mario, Cuko Sukatmaja membalikkan tubuhnya membelakangi Mario.


"Aku teringat istriku!" Cuko Sukatmaja Berucap dengan nada datar sambil memijat pangkal hidungnya.


"Apa? Pendengaran aku tidak sedang eror, kan? Sepertinya aku harus ke dokter THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan) sepulang kerja untuk mengecek pendengaranku!" Candaan Mario.


"Aku tidak sedang ingin bercanda, Mario!" Berucap dengan nada datar.

__ADS_1


"Benarkah? Kau tampak tidak seperti dirimu hari ini." Meyelidik.


"Aku resah memikirkan istriku, sepertinya istriku masih mencintai mantan kekasihnya! Aku khawatir kalau istriku ada main dibelakangku dengan mantan kekasihnya!"


" Jadi, apa yang dapat kulakukan untukmu?" Tampak serius menanggapi perkataan Cuko.


"Mario." Berhenti sejenak menarik napas dalam-dalam baru memulai lagi berbicara.


"Utus orang kepercayaan kita untuk mengikuti istriku!" Memberikan perintah yang tidak terbantahkan.


"Cuko Sukatmaja sedang khawatir diselingkuhi oleh istrinya. Apa matahari terbit dari sebelah barat pagi ini?" Berucap sambil bersungut-sungut.


Cuko Sukatmaja yang tidak senang mendengar perkataan Mario, langsung membalikkan tubuhnya sehingga mereka berdua menjadi saling berhadap-hadapan. Kemudian Cuko Sukatmaja berucap dengan nada yang kental dengan ancaman.


"Sudah kukatakan Mario, aku tidak sedang bercanda kali ini. Apa kau sudah bosan hidup di dunia ini, Mario? Tampak menatap tajam ke arah Mario yang membuat bulu kudul Mario menjadi berdiri.


'huuuu... dari pada aku menjadi sasaran amukannya pagi ini. Lebih baik aku melaksanakan perintahnya saja. Biar cepat selesai, menghadapi Cuko Sukatmaja yang sedang senang saja cukup sulit. Apalagi ini, menghadapi Cuko Sukatmaja yang sedang galau karena takut istrinya ada main di belakangnya.' Gumam Mario dalam hati.

__ADS_1


"Baiklah, aku akan mengutus orang kepercayaan kita yang handal!" Memasang tampang serius.


'Puas.' Gumam Mario dalam hati.


"Segera beri aku kabar, walaupun berita sekecil apa pun. Katakan pada orang suruhan kita berikan aku kabar setiap satu jam sekali selama istriku melakukan kegiatan di luar rumah!" Memberikan perintah yang tidak terbantahkan.


'Dia benar-benar gila, menyuruh memberikan kabar setiap satu jam sekali!" Kenapa tidak sekalian setiap detik saja.' Jengkel yang tidak bisa diungkap hanya bisa menggerutu dalam hati.


Mario menyetujui perintah Cuko Sukatmaja agar tidak terkena masalah, yang bisa saja akan menjadi panjang kalau dia membantah perintah Cuko Sukatmaja.


"Baik." Membungkukkan badannya sedikit lalu pergi meninggalkan ruangan kerja Cuko Sukatmaja.


#


Satu jam kemudian, orang suruhan Mario pun memberikan kabar melalui telpon genggam. Mario tampak cemas, karena mendengar kabar bahwa....


#Jangam lupa like, vote, dan komentari setiap episodenya ya 😍😍😍

__ADS_1


__ADS_2