
Rey saat ini sedang berada di lautan manusia berdasi dengan bunga bermekaran disampingnya mengaitkan tangan tanpa rasa malu menandai kepemilikan.
Pesta yang dirayakan dan menjadi trending ini digadang-gadang akan menjadi pesta perayaan perusahaan yang termewah dan terbesar di kotanya.
Rey sedang berbicara dengan rekan bisnisnya, walau didalam hatinya ingin segera pulang karena risih akan tatapan mereka seolah ingin memangsanya.
"Terimakasih pak, nanti kita lanjutkan di kantor "ucap Rey menyudahi pembicaraannya dengan sedikit datar dan dingin karena ia tidak suka di pesta malah ngomongin bisnis. Pastinya bosan dong. Setiap jam bisnis dan bisnis. Ia butuh udara segar.
"Terimakasih, maaf mengganggu Pak Rey" ucapnya yang diangguki Rey lalu permisi pergi mencari keberadaan asisten lak*nat nya.
Agar bisa diajak untuk menemui si pemilik acara agar tidak di goda lagi karena datang tidak membawa pasangan. Walau salah satu anaknya dekat dengan dia tapi tetap aja dong dia gengsi sendirian.
Rey mengedarkan pandangannya mencari sosok lak*nat tersebut walau tatapan orang-orang kaum awam secara terang-terangan mengaguminya membuat si jantan mereka melemparkan tatapan tak suka.
Rey menghampiri sosok yang sedang tertawa bersama tunangannya itu membuat Rey kesal. "Khemm, potong gajih" deheman keras dibelakangnya membuat Chan menoleh dengan tersenyum lebar.
Pantesan aja dari tadi punggung gue dingin, ada beruang kutub sih batin Chan
"Selamat Malam Pak Rey"ucap tunangannya dengan senyum manis. Membuat Chan mencubit pipi tunangannya karena sudah berani tersenyum manis ke bosnya. Ya walau Rey sendiri di senyumi kayak gitu semua mental.
"Malam" bales Rey. "Anterin saya ke pak Nugraha" ucap Rey lagi menarik tangan Chan tak memperdulikan Chan pamit atau tidak dengan tunangannya karena Rey sangat kesal.
"Rey jangan ditarik-tarik malu dikira kita ada apa-apanya lagi" tungks Chan membuat Rey berhenti lalu melepaskan tarikan tangannya.
"Oke" bales Rey lalu berjalan yang diikuti Chan dibelakangnya.
Mereka menghampiri Pak Nugraha yang sedang bersama Nyonya Nugraha terlihat sedang berbicara.
"Selamat Malam Pak Nugraha" salam Rey membuat mereka mengalihkan perhatiannya dan menatap Rey dengan tatapan yang sulit diartikan.
"Malam Rey" sapa keduanya. "Baru sampai Rey? "tanya Nyonya Nugraha tersenyum hangat dan yang diangguki oleh Rey.
Melihat sosok Nyonya Nugraha mengingatkan Rey akan sosok perempuan pertama yang ia sebut namanya dan menopangnya di setiap perjalanan hidupnya. Namun, saat umurnya memasuki masa ekstrim ia pulang ke tempat awal ia terlahir.
"Papa kamu nggak ikut Rey" ucap Pak Nugraha.
Owh.. iya jangan lupakan Chan hanya diam saja melihat interaksi mereka seolah-olah ia adalah aksesoris dalam pesta.
"Nggak Pak, Papa lagi meeting keluar kota" jawab Rey yang diangguki oleh Pak Nugraha.
"Chan tunangan kamu mana? " tanya Nyonya Nugraha yang baru menyadari Chan.
__ADS_1
"Tuh lagi ngobrol sama temennya"tunjuk Chan pada tunangannya yang sedang asik mengobrol dengan teman-temannya.
"Owh,,,, kalau Rey kamu kesini nggak ngajak pasangan" tanya Nyonya Nugraha menggoda membuat Rey melihatnya dan sedikit tersenyum, Pak Nugraha sudah senyum penuh arti saat melihat ekspresi yang ditampilkan oleh Rey.
Rey hendak menjawabnya dialihkan dengan suara yang cempreng tanpa malu berjalan kearah sini, dengan dress hitam yang terlihat sangat elegan dan cantik.
"Mama!!!" ucapnya dengan tangan disembunyikan dibelakang punggungnya, membuat yang dipanggilnya menautkan alisnya bingung dan malu tentunya.
"Ups....!!" ucapnya saat sampai dan melihat bahwa ada sosok yang selama ini selalu ada disekitarnya.
"Kamu ini jadi cewek nggak ada alim-alimnya ya, malu Cira malu"ucap Mamanya yang melihat tingkah anaknya. Iya itu adalah Cira.
"Biarin, nih!, aku kembalikan! "ucapnya menyerahkan high hills kepada mamanya membuat Chan dan Rey tersenyum malu.Sedangkan Pak Nugraha melihat tingkah anaknya tertawa.
Cira yang ditertawakan mencebikkan bibirnya kesal lalu menatap tajam kearah Rey "Apa lo!! "tungkas Cira melihat kearah Rey yang sedang tersenyum dengan gelengan kepala.
Suara dari MC menghentikan interaksi mereka, karena keluarga dari Nugraha diperintahkan untuk menuju atas podium.
Acara dibuka dengan sapa salam dari pemilik perusahaan yaitu Pak Nugraha yang dihadiahi tepukan tangan yang meriah.
"Di ulang tahun perusahaan ini saya akan memberikan tiga kabar entah itu suka maupun duka tergantung kalian menanggapinya"ucapnya membuat para hadirin penasaran "Saya akan menyerahkan jabatan saya kepada anak tertua saya yaitu Wisnu Nugraha karena saya akan beristirahat menikmati masa tua saya bersama sang istri" ucapnya dengan lantang.
"Dia adalah anak yang saya jaga sehingga hanya keluarga dan orang dekat saja yang tau anak saya itu. Langsung saja kita sambut anak perempuan saya CIRANIA NUGRAHA! "ucapnya membuat semua orang menatap seseorang yang sedang naik ke podium.
Pandangan mereka semua adalah pandangan kagum akan kecantikan seorang putri dari Nugraha grup yang disembunyikan itu.
"Pantas aja disembunyikan orang cantik gini" "Kalau tau pak Nugraha punya anak perempuan udah gue embat juga" ucap salah satu dari mereka dan masih banyak lagi omongan dari mereka tentang Cia.
Cira hanya mampu tersenyum saja, karena malu yang besar, membuat kakaknya menggodanya. "Cie... official ya sekarang" godanya "Siap-siap aja lo diserbu wartawan" ucapnya lagi membuat Cira mencebikkan bibirnya.
Saat hendak membalas kakaknya tiba-tiba saja keponakannya itu menarik bajunya. "Tante Cira, Iki haus, lapar" ucapnya merengek dan menepuk pelan perutnya menandakan ia lapar.
Cira gemas sendiri akan ponakannya yang sudah 6 tahun lalu menggandeng tangannya dan mengajaknya untuk mengambil makanan.
Kenapa bukan Ibunya? karena Ibunya alias kakak ipar Cira sedang menggendong adiknya yang berusia 6 bulan yang sangat cengeng dan cerewet.
Lagian keponakannya ini sangat suka kepadanya apalagi saat adiknya lahir ia jadi makin lengket dengan Cira, Oma dan Opanya.
"Hari ini tidak hanya perkenalan putri saya saja, tetapi juga perkenalan calon mantu saya" ucap Pak Nugraha membuat semua orang terutama kaum adam mencelos hatinya karena sudah tidak punya kesempatan lagi.
"Calon Mantu saya adalah anak dari sahabat saya dari masa SMA sampai saat ini"ucapnya menarik nafas "Sahabat saya silakan naik ke podium" ucapnya membuat semua orang cengo masalahnya sahabat pak Nugraha adalah Pak Aditama yang sangat kaya raya.
__ADS_1
Rey yang sedang minum dibuatnya tersedak karena Papanya naik di atas podium bersama Cia dengan setelan jas yang rapi dan Cia yang dress merah yang sangat cantik.
Rey tidak begitu mendengar ucapan dari Pak Nugraha namun saat melihat Papanya berada di atas podium membuatnya merasa dibohongi.
Mereka berjabat tangan dan berpelukan, sementara Cia sudah berada di gendongan Mamanya Cira. Membuat Rey dag-dig-dug akan apa yang akan terjadi.
"Kalian pastinya sudah tau kan siapa calon mantu saya" ucap Pak Nugraha melihat kearah Rey membuat Chan yang peka langsung menyikut Rey, membuat Rey kesal lalu menatapnya tajam.
"Apaan sih lo" ucapnya sinis
"Lo dipanggil nih, naik ke podium"ucap Chan membuat Rey melongo tak percaya akan apa yang diucapkan Chan.
Hingga sebuah tarikan ditangannya dan menyeretnya dengan kesal membuat Rey melihat nya"Ada apa Cia?" ucap Rey membuat Cia berhenti.
"Daddy nggak denger dipanggil tadi!" ucap Cia kesal.
"Eh,,?" ucapnya sedikit terkejut tetapi tetap menggendong Cia membuat semua pasang mata memuji aura kebapakable-an dari Rey.
Rey masih bingung dengan semua ini, karena semua ini terlalu cepat, sehingga ia hanya mengikuti apa yang akan terjadi saja seperti orang bodoh didalam pikirannya namun tidak dengan ekspresi yang datar, toh Papanya dan Cia ada disini kalaupun ada masalah diperusahaannya yang tinggal Papanya yang menghadapi pikir Rey.
Rey sudah berada di atas podium berada disamping Papanya, namun segera diseret oleh Pak Nugraha lalu merangkulnya.
Rey yang diperlakukan seperti itu serasa nyawanya melayang karena ini pertama kalinya ia naik keatas podium di pesta orang lain. Semua orang yang melihat itu semua tak kalah terkejutnya membuat banyak orang berkata 'WOW' dengan mata membulat sempurna dan memegang dadanya seolah tersakiti.
"Reyodra Aditama adalah calon SUAMI dari Cirania Nugraha" ucapnya lantang dengan menekan kata suami membuat semua orang syok. Bagaimana tidak kedua perusahaan besar akan bersatu menguasai dunia.
Prang......
Suara pecahan membuat semua orang menyibakkan diri untuk memperlihatkan pelaku yang menjatuhkan beling.
Cia berusaha mengendar kan pandangannya melihat sosok tersebut namun saat matanya bertemu ia langsung berlari dan berteriak.
"MOMMY!!!" teriak Cia keras berlari kearah Cira. Membuat semua orang bahkan media terkejut.
Semua media sibuk mengambil foto mereka, karena akan menjadi trending, dan bersiap aja akan ada salah satu kantor media masa yang mendapatkan untung berlimpah dengan adanya berita tersebut.
Minggu ini berita pertelevisian dan seluruh media informasi akan dihiasi dengan berita dari keluarga Nugraha dan Aditama.
Tunggu aja mungkin nanti beritanya akan sampai di ponsel kalian para reader's dan menjadi booming dan trending jadi biar tidak penasaran segeralah berikan like, vote, komentar dan share agar beritanya tetap menjadi trending di mangga. Hahaha.....
Berlanjut ngehalu .....💕
__ADS_1