Musim Semi Di Tiansheng

Musim Semi Di Tiansheng
Bab 39


__ADS_3

Di dalam setiap ruangan berterali masing-masing berisi sekitar sepuluh orang. Hua Chunran tidak yakin apakah orang-orang itu pria atau wanita karena semuanya dalam posisi meringkuk sambil membenamkan wajah mereka di lututnya.


Sementara di sebelah kanan ada dinding luas yang digantung banyak benda aneh. Setelah semakin dekat dan memperhatikan lebih jelas Hua Chunran dan Dan Yin terpekik merasakan kengerian yang luar biasa.Sekujur tubuh mereka yang sudah gemetar sejak tadi semakin lunglai seolah tak bertulang.


Bagaimana tidak ,mereka dengan jelas bisa melihat bahwa benda asing yang tergantung di dinding adalah kulit wajah manusia, seperti topeng kulit , tapi sangat jelas bekas sayatan tidak rapi di sekelilingnya dan bekas darah menghitam di tepi kulit wajah itu.


Hua Chunran tidak bisa mengerti bagaimana cara tabib Wang mengelupas kulit wajah manusia hingga bisa utuh seperti itu. Tabib Wang sepertinya benar-benar iblis yang kejam.


Mendengar suara teriakan , beberapa orang di balik terali mengangkat kepalanya ingin melihat siapa yang akan menjadi korban kali ini. Begitu mereka mengangkat wajah secara langsung menampilkan wajah mengerikan mereka.


" Hua Hua Hua Hua !!!!" Baik Hua Chunran maupun Dan Yin berteriak histeris, kulit kepala mereka seolah tertarik dengan keras menyaksikan kengerian yang tak bisa di toleransi akal sehat dan otak mereka.


Semua orang di balik terali memiliki wajah hancur tanpa kulit wajah hanya meninggalkan lapisan kulit membusuk , bernanah dan menghitam.Darah tidak berhenti menetes dari kulit wajah mereka. Entah bagaimana bisa orang-orang ini tidak mati dalam kondisi seperti itu.


Tatapan semua orang kosong dan tanpa harapan. Mereka seperti menanggung kesakitan yang luar biasa. Sementara itu tubuh mereka juga kurus kering dan menghitam. Beberapa orang bahkan tubuhnya ada luka membusuk dan bernanah. Mungkinkah ini akibat racun yang diberikan oleh tabib Wang ke tubuh mereka?


Dalam mimpi terburuknya baik Hua Chunran dan Dan Yin tidak pernah bermimpi akan mengalami kejadian mengerikan ini. Tubuh mereka sudah lunglai tanpa daya dan hampir pingsan, mereka hanya bisa membiarkan penjaga itu menyetet mereka ke salah satu ruangan berterali. Di dalam ruangan itu terdiri dari delapan orang. Mereka menatap ke arah Hua Chunran dan Dan Yin dengan mata tanpa kelopak yang sangat mengerikan. Mereka seperti mayat yang sudah dikubur ditanah berminggu-minggu.


Hua Chunran dan Dan Yin dilemparkan dengan kasar ke dalam penjara yang beralaskan jerami. Penjara itu berbau busuk dan jerami yang menjadi alas lantai juga tampak sudah membusuk .Bau darah yang menyengat tercium di ruangan penjara itu .


Bau busuk darah dan nanah dari luka semua orang bercampur dengan jerami busuk sungguh membuat perut Hua Chunran dan Dan Yin mual dan mereka akhirnya muntah-muntah tak terkendali.

__ADS_1


Bau busuk dan dikelilingi orang yang seperti mayat hidup adalah hal paling mengerikan yang pernah dialami Hua Chunran dan Dan Yin. Setelah selesai muntah-muntah mereka terduduk lemas di sudut ruangan. Meringkuk tak berani menatap ke arah para mayat hidup didepan mereka.


Tapi anehnya dengan kondisi mereka yang sangat mengenaskan , tak ada satupun dari mereka yang terlihat kesakitan. Tatapan mereka kosong seolah mereka benar-benar mayat hidup tanpa perasaan dan pikiran. Mereka semua hanya menatap ke arah Hua Chunran dan Dan Yin dalam diam. Tak ada satupun yang membuka suara.


Hati Hua Chunran dan Dan Yin benar-benar tenggelam, apakah hidup mereka akan berakhir dengan begitu mengerikan?.Apakah mereka akan mengalami nasib sama seperti orang-orang ini? .


Zhao Xifeng dimana kamu selamatkan aku Hua Chunran berteriak putus asa didalam hatinya. Meski dia sangat ketakutan, Hua Chunran lebih merasa bersalah jika Zhao Xifeng dan semua pengikutnya mati karenanya.


" Dan Yin, yakinlah penjaga Zhao dan yang lainnya akan menyelamatkan kita." Hua Chunran mencoba berkata yang menenangkan Dan Yin, meski dia sendiri tidak yakin dengan kata-katanya.


" Tapi tabib Wang tadi mengatakan bahwa penjaga Zhao dan yang lain sudah mati." Dan Yin menjawab putus asa.


"Ka..Kalian jangan bermimpi lagi.Menyerah saja dan terima takdir kalian." Salah seorang wanita dengan wajah rusak yang berada satu ruang penjara dengan mereka tiba-tiba membuka mulutnya.


Hua Chunran dan Dan Yin menahan kengerian saat melihat wanita itu dan bertanya dengan gemetar.


" Apa maksudmu nona?" Hua Chunran yakin meski wajah wanita itu rusak parah hingga tak bisa dikenali tapi dari suaranya dia masih sangat muda.


" Kalian tidak akan bisa keluar dari sini, tidak ada jalan lain. Sebaiknya kalian berdoa saja agar tabib Wang bisa lebih lama menyelesaikan formula racun barunya jadi dia tidak akan buru-buru mengelupas kulit wajah kalian dan memberikan racun pada kalian." Wanita itu tampak berbicara dengan susah payah karena bibirnya jg hampir hancur.


Hua Chunran dan Dan Yin semakin kehilangan harapan saat mendengar kata-kata wanita itu. Pandangan Hua Chunran dan Dan Yin buram , airmata putus asa memenuhi kelopak mata mereka lalu turun mengalir menjadi hujan airmata di pipi mereka.

__ADS_1


" Menangislah sepuasnya sekarang,karena nanti saat kulit wajah kalian sudah dikelupas, kalian tidak akan bisa menangis, karena airmata yang menyentuh wajah yang rusak rasanya sangat pedih dan menyakitkan." Timpal wanita yang lain.


Hua Chunran merasa hidup sangat tidak adil padanya, baik dikehidupan modern dan kehidupan ini dia selalu menjadi orang tak beruntung. Dia merasa takdir mempermainkannya. Jika dia bahkan tidak bisa memiliki kesempatan mengubah takdirnya mengapa dia harus dilemparkan ke zaman kuno ini dan mengalami kejadian mengerikan ini? .


" Apakah benar-benar tidak ada jalan keluar?" tanya Hua Chunran lirih..


" Tidak ada seorangpun yang berhasil lolos dari gua ini. Beberapa dari kami pernah mencoba kabur tapi semua tertangkap lagi dan mereka disiksa dengan lebih mengerikan sampai mati." Salah seorang wanita menjawab sambil bergidik ngeri.


" Jalan satu-satunya keluar dari gua ini agar tidak ketahuan adalah melewati sungai yang dalam. Untuk menyeberangi sungai dalam dan luas akan sia-sia meski kamu bisa berenang. Belum lagi katanya disungai itu banyak ikan pembunuh yang bisa memakan daging manusia dalam sekejap mata."


"Ikan pembunuh yang bisa memakan daging manusia dalam sekejap mata? Ikan piranha? " tanya Hua Chunran tercengang.


" Aku tidak tahu apa nama ikannya. Tapi hanya ada dua nasib orang yang berniat melarikan diri dari tempat ini,pertama kembali ditangkap dan akan disiksa dengan lebih mengerikan dan kedua mati dimakan piranha di sungai depan gua." wanita itu melanjutkan.


"Bagaimana bisa ada ikan piranha disini? Setahuku disini bukan habitat ikan piranha?." Hua Chunran merasa bingung.


Sebagai orang modern Hua Chunran tahu habitat asli Piranha di Amerika Selatan, memang di zaman modern ada penemuan ikan piranha di sungai Liujiang yang menghebohkan masyarakat China. Sampai membuat pemerintah China membuat sayembara untuk menangkap piranha itu. Namun keberadaan Piranha di sungai Liujiang diduga karena diimpor secara ilegal dari habitatnya di Amerika Selatan. Tapi ini zaman kuno darimana ikan itu berasal??


" Entahlah kami juga tidak tahu darimana ikan itu berasal, tapi beberapa ada yang mengatakan ikan itu dipelihara secara khusus oleh tabib Wang untuk mencegah korbannya kabur." Ujar wanita itu lagi.


Hua Chunran tak bisa berkata-kata, sekarang bahkan jalan keluar mereka satu-satunya dijaga oleh piranha. Bagaimana mereka bisa lolos ? Sama sekali tak ada harapan.

__ADS_1


__ADS_2