Musim Semi Di Tiansheng

Musim Semi Di Tiansheng
Bab 51


__ADS_3

Setelah lolos dari bahaya, semua orang tidak bisa menahan untuk menghela nafas lega.


Meski panjang lorong-lorong gua ini tidak terlalu panjang, masih sulit untuk berjalan menuju ruang obat dan ruang penyiksaan dengan kondisi mereka yang semua terluka.


Hanya dalam waktu singkat, pakaian semua orang basah oleh keringat dan darah. Luka mereka tidak ringan.


Meski terluka Han Sen yang bertubuh kekar tetap menggendong Xu Feng yang terluka parah dan kakinya patah .


"Han Sen bagaimana keadaanmu ? apakah kamu masih bisa menggendong Xu Feng?" tanya Zhao Xifeng .


Han Sen mengangguk, "Jangan khawatir, meskipun aku menderita beberapa luka, sebagian besar lukanya tidak dalam. Itu tidak akan mempengaruhiku."


"Baguslah." Zhao Xifeng memandang yang lain, "Mari kita ke ruang obat terlebih dahulu untuk mengobati luka semua orang terutama cedera kaki Xu Feng, baru ke ruang penyiksaan."


Semua orang mengangguk. Menyembuhkan luka mereka memang sangat penting.


Pada saat ini, Hua Chunran dan semua orang merasa sedikit lega. Untungnya, ada ruang obat di gua bawah tanah ini. Jika tidak, luka yang mereka derita akan sangat mempengaruhi mereka.


Hua Chunran dan yang lain terus bergerak maju. Setelah berjalan sekian lama, mereka akhirnya sampai di ruangan obat. Mereka bergegas mencari obat yang bisa menyembuhkan luka mereka.


Zhao Xifeng kemudian dengan sedikit tenaga dalam mengembalikan posisi tulang kaki Xu Feng yang patah ke tempat semula sehingga menimbulkan sedikit suara retakan.


" kraakkk!!!" Xu Feng tampak pucat menahan sakit tapi tidak ada suara keluhan yang keluar dari mulutnya. Hua Chunran mengagumi ketahanan Xu Feng yang bisa menahan rasa sakit.


Kemudian Zhao Xifeng yang sedikit banyak mengenali tanaman obat berjalan ke tumpukan tanaman obat dan memilih beberapa diantaranya. Dan Yin lalu berinisiatif menghaluskan tanaman obat itu dan membalurkannya ke kaki Xu Feng yang patah.


Saat Dan Yin hendak membalut kaki Xu Feng yang patah , Hua Chunran mencegahnya.


" Tunggu..." semua orang menoleh ke arah Hua Chunran dengan heran.

__ADS_1


"Beri kayu di kedua sisi kakinya agar tulangnya tidak bergeser lagi. " Hua Chunran lalu berjalan ke sisi Dan Yin sambil membawa dua buah kayu papan yang didapatkannya setelah mencari di seluruh ruangan. Hua Chunran lalu membalut kaki Xu Feng yang telah diberi papan .


Tatapan mata Xu Feng menjadi rumit. Sikapnya buruk pada Hua Chunran setelah mendengar pengakuannya yang membohongi mereka semua. Tapi Hua Chunran sudah membantunya menyelamatkan nyawanya dua kali dalam pertarungan melawan mayat hidup tadi. Sekarang Hua Chunran juga menolong membalut kakinya. Nona bangsawan yang manja itu tak seburuk yang dia kira. Xu Feng merasa malu di hatinya.


" terima kasih nona sudah menyelamatkan hamba dan membantu membalut kaki hamba." Ujar Xu Feng pelan .


Hua Chunran tersenyum " jadi apakah penjaga Xu tidak marah lagi padaku?"


Wajah Xu Feng memerah malu, dia menggelengkan kepalanya. " maafkan kelancangan hamba sebelumnya."


Hua Chunran hanya tersenyum dan tak menjawab lagi. Hati semua orang menghangat menyaksikan adegan ini. Hua Chunran lalu berdiri dan tanpa sadar berjalan ke sisi Zhao Xifeng. Zhao Xifeng tersenyum merasakan Hua Chunran sepertinya tanpa sadar sudah mengandalkannya di hatinya.


Semua orang juga menyadari kedekatan Hua Chunran dan Zhao Xifeng, tatapan semua orang menjadi rumit, nona mereka sudah memiliki tunangan, terlebih dengan statusnya sebagai putri kesayangan seorang menteri membuat Hua Chunran bukanlah sosok yang berani untuk orang seperti mereka mendambakannya.


Diam-diam mereka merasa sedikit kasihan pada Zhao Xifeng. Jiang Zhen bertekad saat mereka bisa selamat dari tempat terkutuk ini dan kembali ke kediaman menteri, dia akan menasehati Zhao Xifeng agar tidak berharap terlalu jauh, berharap hal yang tidak mungkin. Sekarang bukan saat yang tepat memberi tahu Zhao Xifeng.


Begitu Zhao Xifeng membuka kunci dan rantai yang membelenggu pintu ruangan penyiksaan, wanita mayat hidup yang mereka kunci didalam tadi langsung menerjang ke arah Zhao Xifeng. Zhao Xifeng sudah memperkirakan hal ini jadi dia langsung mengayunkan pedangnya menebas leher perempuan itu tanpa ampun. Hua Chunran hampir terbiasa dengan adegan ini meski masih ada rasa ngeri dihatinya.


Segera setelah itu mereka memasuki ruangan penyiksaan..Hua Chunran dan yang lainnya melihat sekeliling. Mereka telah memeriksa semua tempat yang dapat diperhatikan tetapi mereka tidak menemukan apa pun. Ini adalah jalan buntu.


Hua Chunran mengerutkan alisnya. Mereka pasti melewatkan sesuatu. Hua Chunran terus melihat kesekeliling , itu masih dinding gua yang sama .


" tempat ini aneh sekali!" Jiang Zhen terus melihat sekeliling dengan cermat. Dia tidak bisa menahan diri untuk berkata, "semua dinding gua ini bentuknya sama tidak ada yang berbeda . Mungkinkah wanita tadi berbohong pada kita?"


"Mustahil.Tidak ada gunanya wanita itu membohongi kita." Sangkal Dan Yin yang berada di dekat Jiang Zhen.


Zhao Xifeng mengangkat alisnya, "Itu berarti cara untuk menemukan jalan keluar pasti ada di ruangan ini. Semuanya, perhatikan baik-baik dan lihat apakah ada tanda khusus."


Mendengar kata-kata Zhao Xifeng , semua orang tidak menunda lagi dan mulai mencari.

__ADS_1


Setelah pengalaman sebelumnya , semua orang tidak lagi ceroboh seperti sebelumnya. Sebaliknya, semua orang mampu menenangkan diri dan memperhatikan dengan teliti dinding ruangan di sekitar mereka.


Bahkan titik sekecil apa pun bisa menjadi kunci untuk keluar dari ruangan ini maka mereka harus sangat berhati-hati.


Setelah beberapa lama mencari dengan teliti , Hua Chunran menunjuk ke sebuah batu yang menonjol dan berkata, "Apakah menurut kalian ….batu ini adalah mekanisme pembuka pintu yang kita cari?"


Mendengar kata-kata Hua Chunran, pandangan semua orang tertuju pada batu itu.


Memang batu itu jelas menonjol.


Meski sekilas mustahil menemukan keberadaannya, namun setelah dilihat lebih dekat, seseorang akan bisa menemukannya.


“Jika ini…..bukankah ini terlalu sederhana?” Han Sen tidak bisa menahan diri untuk tidak menggaruk kepalanya. Setelah mati-matian mencari , pembuka pintu seharusnya sangat rumit. Jika mekanisme penbuka pintu begitu jelas, maka rasanya sedikit berbeda dari apa yang mereka bayangkan…..


Semua orang saling memandang dan untuk sesaat tidak dapat mengambil keputusan.


Zhao Xifeng berjalan ke depan mekanisme pembuka pintu itu dan setelah memeriksanya dengan cermat, dia tidak dapat menahan diri untuk tidak berkata, "Mekanisme pembuka pintu ini benar-benar terlalu jelas. Mungkinkah ini bukan mekanisme pembuka pintu , tetapi mekanisme jebakan yang berbahaya?"


Semua orang terdiam. Hua Chunran dan yang lain merasakan hal yang sama dengan yang di pikirkan olej Zhao Xifeng.


Ini memang sangat mungkin terjadi. Dengan mekanisme yang begitu jelas, siapa pun yang memperhatikannya dengan cermat akan dapat menyadarinya.


Dibandingkan dengan situasi sebelumnya, ini terlalu sederhana.


“Mengapa kita tidak melihat-lihat dulu apakah ada mekanisme lain. Jika kita tidak menemukannya, kita bisa mencoba mekanisme ini. Bagaimana menurut kalian?” Saran Hua Chunran kemudian.


"Baiklah!"


Semua orang setuju. Ini adalah metode yang paling bisa di gunakan saat ini demi keamanan mereka semua.

__ADS_1


__ADS_2