Musim Semi Di Tiansheng

Musim Semi Di Tiansheng
Bab 45


__ADS_3

Mereka kemudian melewati ruang penjara yang berisi para wanita berwajah rusak. Semua wanita itu menatap mereka dengan harapan mereka juga diselamatkan. Namun mereka hanya diam tak mengatakan apa-apa karena tahu keluar dari tempat ini merupakan hal yang mustahil.


Mereka bukannya tidak pernah mencoba melarikan diri namun pelarian mereka semua selalu berakhir mengerikan.Mereka tertangkap lagi dan disiksa dengan lebih kejam atau mati dimakan ikan pemakan daging manusia.


" Kalian tidak akan bisa keluar dari sini kecuali kalian berhasil menyeberangi sungai penuh ikan pemakan daging manusia." Wanita yang tadi menunjukkan ruang operasi tiba-tiba angkat bicara.


Semua orang menghentikan langkahnya, semua orang terkejut kecuali Hua Chunran dan Dan Yin yang telah mengetahui tentang ikan pemakan manusia ini sebelumnya.


"terima kasih atas pengingatnya, kami akan keluar dari tempat awal kami sampai ke gua ini." sahut Hua Chunran.


" Bagaimana kalian bisa naik ke atas jika tempat tidur yang membawa kalian ke bawah hanya bisa digerakkan dengan tombol yang berada di atas ? " wanita itu menggeleng bahkan dia lebih merasa kasihan pada para pendatang baru yang tidak tahu apa-apa ini.


Semua orang tercengang mendengarnya begitu juga Hua Chunran. Apakah jalan satu-satunya mereka benar-benar harus menyeberangi sungai penuh piranha ?


" Penjaga Zhao bagaimana ini ? Dari yang aku dengar dari mereka tadi ,Tabib Wang sengaja memelihara ikan piranha pemakan daging manusia di sungai luar gua ini. Sungai itu adalah jalan satu-satunya kita bisa keluar. " Hua Chunran juga merasa kebingungan.


Zhao Xifeng berpikir keras ,disaat seperti ini dia tidak bisa berkomunikasi dengan penjaga bayangannya. Ini sangat menjengkelkan.


Tiba-tiba Hua Chunran mendapatkan ide,dia ingat di zaman modern banyak orang membunuh ikan di sungai dengan racun.


"penjaga Zhao turunkan aku dulu." bisik Hua Chunran lirih . Mendengar permintaan Hua Chunran, Zhao Xifeng lalu menurunkan Hua Chunran perlahan .


"Penjaga Zhao bukankah tabib Wang adalah master racun, dia pasti punya banyak racun. Kita bisa membunuh ikan itu dengan racun." Ujar Hua Chunran bersemangat setelah turun dari gendongan Zhao Xifeng.


Zhao Xifeng berpikir sejenak begitu mendengar ide Hua Chunran.


" Tapi bukankah jika sungai di racuni, akan berbahaya juga bagi kita jika berenang menyeberangi sungai beracun? " Zhao Xifeng tak bisa menahan diri untuk tidak mengernyitkan dahi.

__ADS_1


Yang lain juga merasa ide Hua Chunran cukup bagus tapi sama berbahayanya dengan ikan pemakan daging .


" Setahuku sungai akan bersih dari racun setelah tiga sampai empat hari. Tapi karena aku tidak begitu yakin mungkin kita harus menunggu selama seminggu sebelum menyeberangi sungai."


"lalu kita harus tetap berada di gua ini selama satu minggu? " Zong Yue yang selalu pendiam dan tak banyak bicara tak bisa menahan diri untuk tidak mengernyitkan dahi.


" ya apa boleh buat...kita tidak punya pilihan. Atau apakah ada yang punya ide lain? " Hua Chunran juga merasa idenya sangat sulit diterima.


Semua orang sangat ingin segera keluar dari tempat mengerikan ini, tak terbayangkan jika mereka harus tetap berada disini sehari saja apalagi satu minggu.


" Bukankah akan lebih baik kita langsung berenang menyeberangi sungai , hanya ikan belaka, kita bisa membunuhnya dengan kekuatan kita." Han Sen yang bertubuh kekar dan selalu mengandalkan kekuatan angkat bicara.


Hua Chunran menggeleng " tidak semudah itu, ikan pemakan daging sangat ganas , mereka suka menyerang secara bersama-sama dan gerakan mereka sangat cepat.Mereka bisa memakan daging korbannya sampai habis dalam hitungan menit atau bahkan detik."


Semua orang tercengang mendengar penjelasan Hua Chunran. Mereka belum pernah mendengar ada ikan seperti itu.


Setelah berhenti sejenak Hua Chunran melanjutkan penjelasannya " Selain itu ikan pemakan daging sangat sensitif terhadap darah, suara dan percikan. Ikan piranha memiliki kemampuan untuk mencium bau darah dari jarak jauh. Akan sedikit aman jika kita semua tidak ada yang terluka karena piranha tidak terlalu suka menyerang manusia hidup. Tapi kalian semua terluka dan berlumuran darah . Terlebih sekarang adalah musim panas, biasanya piranha akan lebih agresif saat musim panas karena suhu air lebih tinggi. Aku juga yakin tabib Wang sering memberi makan ikan-ikan itu dengan mayat jadi mereka pasti sudah sangat familiar dan suka makan daging manusia."


" Baiklah kita tidak punya pilihan lain,.ayo kita menggeledah tempat ini dan mencari persediaan racun tabib Wang." Zhao Xifeng segera mengambil keputusan setelah melihat tidak ada cara lain lagi.


Semua orang mengangguk meski dengan berat hati dan tidak puas.


Hua Chunran tiba-tiba mengingat sesuatu.


" Oh ya bukankah kalian belum berhasil membunuh tabib Wang? "


" Benar kita belum berhasil menangkap dan membunuh tabib iblis itu, kemana dia melarikan diri? Mungkinkah ada jalan keluar lain? " Xu Feng tiba-tiba bersemangat memikirkan kemungkinan ini

__ADS_1


" Benar pasti ada jalan lain ,kalau tidak kemana tabib itu lari." timpal Jiang Zhen.


" Ayo kita cari ke setiap sudut ruangan ini mencari racun dan jalan keluar lain." perintah Zhao Xifeng.


" Baik ..." sahut yang lain, mereka lebih bersemangat daripada tadi.


" Apakah tidak lebih baik jika kita berpencar mencarinya? " tanya Jiang Zhen.


Zhao Xifeng menggeleng. " Jumlah kita hanya sedikit ,jika ada serangan lagi aku takut kita tidak bisa menghadapinya."


Semua orang mengangguk setuju, apalagi dengan kondisi mereka yang penuh luka , kekuatan mereka hampir terkuras habis


Zhao Xifeng kemudian duduk berjongkok " nona naiklah ke punggungku ."


" tidak usah , aku bisa berjalan sendiri." Hua Chunran menolaknya karena merasa malu jika terus digendong Zhao Xifeng.


" Kita akan melewati ratusan mayat lagi, apakah nona yakin bisa melewatinya?" tanya Zhao Xifeng.


" Baiklah , nanti saja saat kita sampai di sana baru gendong aku." Hua Chunran masih bergidik ngeri jika mengingat ratusan mayat tergeletak berlumuran darah dengan luka-luka mengerikan di sekujur tubuh mereka.


Zhao Xifeng mengangguk, dia berdiri lalu tanpa disangka dia menggenggam tangan Hua Chunran sambil melangkah memimpin di depan. Hati Hua Chunran menghangat dengan kepedulian Zhao Xifeng.


Sementara itu yang lain segera bergegas mengikuti Zhao Xifeng..Kepergian mereka diiringi tatapan para perempuan berwajah rusak dari balik terali penjara.


Zhao Xifeng dan yang lainnya segera bergegas menggeledah setiap ruangan mencari apakah ada jalan keluar dan persediaan racun .


Entah gua ini buatan atau alami , gua ini sangat besar terdiri dari beberapa ruangan . Setelah beberapa lama mereka mencari akhirnya mereka menemukan gudang persediaan obat dan racun .

__ADS_1


Zhao Xifeng yang mengetahui sedikit banyak tumbuhan herbal beracun segera memilah-milah tumbuhan beracun. Zhao Xifeng tidak tahu darimana tabib Wang mendapatkan banyak tumbuhan beracun ini , beberapa diantaranya sangat ampuh meracuni ikan dan tidak terdapat di negara ini.


Zhao Xifeng kemudian memerintahkan semua orang untuk meracik racun dengan menghaluskan akar, daun dan biji tanaman beracun yang tersedia di tempat itu, tak terkecuali Hua Chunran dia juga dengan semangat berinisiatif membantu. Hati semua orang tersentuh melihat Hua Chunran mau bekerja sama dengan mereka.


__ADS_2