Musim Semi Di Tiansheng

Musim Semi Di Tiansheng
Bab 50


__ADS_3

Tak berapa lama Xu Feng terlihat terdesak dan keadaannya sangat berbahaya ketika beberapa wanita mayat hidup berhasil mengepungnya.


" Penjaga Han selamatkan penjaga Xu !!" teriak Hua Chunran panik.


Mendengar teriakan Hua Chunran, Han Sen yang posisinya paling dekat dengan Xu Feng langsung mempercepat serangannya pada mayat hidup didepannya. Setelah berhasil menyingkirkan lawannya Han Sen bergegas menuju ke arah Xu Feng untuk menyelamatkannya.


Tepat disaat salah satu mayat hidup itu akan menggigit Xu Feng, Han Sen datang menerjang dan langsung menebas leher mayat hidup itu. Kepala mayat hidup itu menggelinding ke tanah dan langsung diam tak bergerak tak bangkit lagi.


Han Sen , Xu Feng dan Hua Chunran langsung tercengang melihat mayat hidup itu tak bangkit lagi.


Sejak tadi tidak perduli bagaimana melukai dan berusaha membunuh para mayat hidup ini tapi tidak berhasil Mereka terus bangkit dan bangkit lagi.


Meski mereka sudah tidak memiliki tanda-tanda kehidupan lagi para mayat hidup ini sangat beringas dan tak kenal rasa sakit.


Hua Chunran segera pulih dari keterkejutannya.


" Semuanya tebas leher mereka sampai putus !! itu kelemahannya !!. " teriak Hua Chunran gembira .


Sebelumnya Hua Chunran sama sekali tak pernah membayangkan bahwa suatu hari dia akan dengan senang hati memerintahkan orang untuk menebas leher orang sampai putus.


Memikirkan ini Hua Chunran sedikit ngeri tapi juga senang akhirnya mereka mengetahui kelemahan para mayat hidup ini.


Mendengar perintah Hua Chunran semua orang bergegas menebas leher semua mayat hidup itu tanpa ampun. Pertempuran hebat terjadi dalam sekejap .


Adegan selanjutnya menjadi adegan paling mengerikan yang pernah dilihat Hua Chunran.Kepala para wanita itu terputus jatuh menggelinding dan berserakan di mana-mana.Tapi tidak ada darah sama sekali yang keluar dari leher mereka yang putus.


Zhao Xifeng dan yang lain melakukan yang terbaik untuk menebas leher semua mayat hidup itu.


Menyaksikan pemandangan itu Hua Chunran tak bisa untuk menahan agar tidak bergidik ngeri. Belum lama dia sempat satu ruangan di penjara bersama beberapa wanita mayat hidup ini.

__ADS_1


Para wanita ini juga sangat membantu dengan memberikan informasi yang berguna. Hua Chunran awalnya ingin membantu menyelamatkan mereka setelah keluar dari gua ini.


Sayangnya kali ini mereka semua harus dibunuh. Hua Chunran sedikit merasakan kesedihan dan ketidak berdayaan didalam hatinya. Tabib Wang benar-benar kejam menggunakan para wanita tak berdaya dan tak berdosa ini untuk menjadi senjata dan tamengnya.


Ini adalah pertarungan antara manusia dan mayat hidup seperti zombie dan itu adalah pertarungan yang terjadi dalam sekejap.


Meskipun Xu Feng terluka, dia dan Han Sen bekerja sama untuk melawan mayat hidup tersebut.


Jelas sekali, para penjaga sudah terbiasa saling membantu. Ada tingkat pemahaman diam-diam tertentu di antara mereka.


Zhao Xifeng memegang pedang berwarna biru di tangannya dan menyalurkan energi utamanya ke dalam pedang. Setelah mendengar perintah Hua Chunran , dia tidak lagi membuang waktu melawan para mayat hidup itu. Zhao Xifeng langsung menyerang kepala mayat itu .


Selama pertarungan, dia juga semakin menyadari bahwa tidak peduli jika lengan , kaki atau tubuh mayat hidup itu ditebas tidak akan menimbulkan efek apapun , akan segera pulih dan menyambungkan kulitnya kembali.


Pemandangan yang begitu menakutkan dan aneh .sungguh menyeramkan!!


Tapi meskipun mereka sudah membunuh banyak mayat hidup , jumlah mayat hidup yang datang dari lorong gua seperti tidak ada habisnya. Apalagi jumlahnya sepertinya terus bertambah.


"Ya Tuhan, berapa banyak mayat hidup yang ada?" Hua Chunran tercengang saat melihat jumlah mayat hidup yang terus menerus muncul dari lorong gua dan jumlah mayat hidup terus bertambah.


"lagi dan lagi?" Jiang Zhen tidak bisa menahan diri untuk tidak mengerutkan kening.


"Sebanyak apa mayat hidup ini?" teriak Xu Feng putus asa. Kakinya yang patah benar-benar tak bisa tertahan lagi. Dia jatuh tersungkur. Hua Chunran panik dan bergegas menjauh dari Zhao Xifeng berlari ke arah Xu Feng.


Perhatian Zhao Xifeng pecah melihat tindakan Hua Chunran. Dia juga segera bergegas mengejar Hua Chunran sambil tetap bertarung.


Tepat disaat seorang mayat hidup akan menerkam Xu Feng, Hua Chunran merebut pedang di tangan Xu Feng dan menebaskannya sekuat tenaga ke leher mayat hidup itu sambil berteriak keras dan memejamkan mata ngeri.


Seumur hidup Hua Chunran belum pernah melakukan hal mengerikan ini, dia bahkan tak pernah bermimpi dalam mimpi terburuknya sekalipun akan menebas leher seseorang.

__ADS_1


Kepala mayat hidup itu jatuh menggelinding ke kakinya. Hua Chunran berteriak histeris dengan tubuh gemetaran. Xu Feng dan semua orang tercengang melihat tindakan Hua Chunran.


Zhao Xifeng yang sudah sampai di dekat Hua Chunran langsung menopang tubuh Hua Chunran yang lunglai dan hampir pingsan.


" Han Sen tetap bersama Xu Feng!! " perintah Zhao Xifeng keras.


Han Sen segera kembali bergegas ke arah Xu Feng . Hua Chunran kemudian melihat Han Sen menggendong Xu Feng di punggungnya.


Zhao Xifeng dan yang lain segera membentuk lingkaran kecil lalu menempatkan Hua Chunran dan Dan Yin di tengah dalam perlindungan mereka .


Xu Feng yang sudah pulih dari keterkejutannya melihat Hua Chunran menyelamatkannya kembali bekerja sama dengan Han Sen bergabung dengan yang lain membentuk lingkaran untuk melawan mayat hidup itu.


Mata semua orang sedikit berkilat ketakutan karena jumlah mayat hidup jauh melampaui imajinasi mereka.


Untung saja kultivasi setiap penjaga sangat kuat. Serangan berbagai teknik ilmu beladiri terus menerus dikeluarkan dan banyak kepala mayat hidup itu dengan cepat ditebas.


Setelah pertarungan hidup dan mati yang sangat melelahkan dan menguras tenaga entah berapa lama akhirnya semua mayat hidup itu musnah seluruhnya.


Pemandangan mengerikan tercipta, didepan mereka ratusan tubuh tanpa kepala dan kepala yang terpisah berserakan di lantai Gua.


“Ketua bukankah jumlah mayat hidupnya terlalu menakutkan?” Mata Han Sen dipenuhi keheranan. "Berapa banyak mayat hidup yang ada di sini?!"


Zhao Xifeng menggelengkan kepalanya. Dia juga sangat terkejut dengan hal ini. Saat mereka di depan penjara dan memberi makanan semua wanita itu , mereka tidak terlalu memperhatikan jumlah mereka karena terlalu banyak. Sekarang mereka menyadari jumlah korban Tabib Wang sangat luar biasa banyaknya.


" ayo keluar dari sini, kita cari lagi jalan keluar di ruang penyiksaan. Jika kita terus disini kita tidak tahu bahaya apa lagi yang akan menyerang kita." ujar Zhao Xifeng dengan suara dalam.


Semua orang mengangguk setuju dan bergegas pergi dari lorong kematian itu.


Zhao Xifeng kembali menggendong Hua Chunran yang sudah hampir mati ketakutan. Hua Chunran membenamkan wajahya ke dada Zhao Xifeng agar tidak melihat pemandangan mengerikan itu lagi sambil mempererat dekapan tangannya di tengkuk Zhao Xifeng.

__ADS_1


__ADS_2