
Suasana heboh juga kembali terdengar hingga di mansion Malik. Zidan membawa istri dan anaknya pulang hari itu juga. awalnya Zidan menolak keinginan istri untuk pulang, karena sang istri baru saja melakukan operasi Caesar.
Dita yang membujuk bujuk Zidan, ia ingin pulang karena kurang betah di rumah sakit lama lama.
Ibu Zidan menyetujui jika Dita bersedia tinggal di mansion besar itu bukan di rumah mereka. Dita menyetujui yang penting menurut nya dia bisa keluar dari rumah sakit.
Zidan akhirnya menyetujui permintaan Dita setelah dia berbicara dengan dokter yang menangani Dita operasi tadi.
Zidan memboyong semua orang untuk beristirahat sejenak di mansion Malik tersebut. Tak terkecuali Tania dan Dion.
Dion mengikuti tapi dia tidak akan menginap di sana malam ini. sedangkan Tania menginap.
Suasana rumah tidak sepi karena ocehan cucu cucu Malik yang memunculkan gelak tawa bagi yang mendengar kannya.
Mereka makan malam bersama dan setelah itu kembali ke kamar masing-masing untuk tidur dan beristirahat.
Tania termenung di kamar yang telah di siapkan oleh keluarga Malik.
Tania di minta oleh Dita untuk tinggal selama Tiga hari di rumah mereka, tapi Tania menolak karena ada pekerjaan yang harus dilakukan nya. Sehingga hanya sehari saja dia menetap di sana dan akan kembali besok.
__ADS_1
"Keluarga ini sangat penuh kasih dan cinta, apa aku akan mendapatkan kehangatan keluarga seperti ini nantinya" lirih Tania.
"Aku sangat takut jika hubungan kontrak antara aku dan Dion menjadi boomerang untukku nanti. aku takut jika aku kembali bersama dengan Dion maka Tante Ami akan kembali menyerang keluargaku. Kejadian delapan tahun lalu masih sangat sakit, mengingatkan saja aku tidak sanggup bagaimana jika hal tersebut terulang kembali jika aku kembali bersama dengan Dion"
"Aku sangat takut jika aku kembali jatuh cinta kepadanya, Tuhan.. tolong hamba mu ini. Tolong bentengi hati hamba agar tidak jatuh cinta kembali kepada Dion mantan Hamba. Meskipun aku sangat masih mencintainya, tapi aku tidak ingin kejadian menyakitkan itu kembali terjadi"
"Maaf kan aku Dion jika perasaanku membuat dirimu terluka. Aku terlalu banyak menoreh luka untukmu. Aku minta maaf" ucap Tania dengan tangisnya terdengar sangat pilu.
Ia merasakan sesak, ia sangat takut jika ia memang tidak bisa melepaskan Dion dari hatinya. Dia sangat takut, tapi ia juga tidak bisa memaksa diri untuk tidak mempedulikan perasaannya. Ia akan mencoba melupakan perasaan cintanya itu.
Tania tidak mengetahui jika Tika mendengar semua ucapan Tania dari pintu yang telah terbuka. Tika sangat terkejut pasal nya dia mengetahui tentang masa lalu Tania tapi ia tidak mengetahui siapa lelaki yang menjadi pemilik hatinya saat itu. Namun sekarang Tika sudah mengetahui nya.
Tika menutup mulutnya yang terkejut, ternyata Dion lah orang nya.
Tika menghapus air matanya, ia ikut juga merasakan sesak yang di alami oleh Tania. Bagaimana tidak, mereka bahkan harus meninggalkan suami mereka demi kebaikan dan kebahagiaan dari sang ayah mertua. sehingga ia memahami apa yang di rasakan oleh Tania.
Tika menutup kembali pintu kamar Tania yang sedikit terbuka tadi, ia kembali ke kamar nya.
Di rumah Dimas.
__ADS_1
Dion bisa saja memesan kamar hotel untuknya tapi karena Dimas memaksa. akhirnya mau tidak mau Dion akan menginap di rumah Dimas dan Rina.
Dion yang sedang di rumah Dimas terlihat sedikit melamun memikirkan Tania. Ia merasa iri dengan kasih sayang di antara Dimas dan Rina. Ia juga ingin merasakan hal tersebut dari orang yang di cintai nya.
Namun.. lagi lagi Dion menepis semua khayalannya itu mengingat akan luka yang di torehkan oleh Tania begitu dalam untuknya.
"Aku membencinya tapi aku juga mengharapkan kehadiran dirinya. aku tidak tau apa yang seharusnya aku lakukan. Hatiku menginginkan dirinya tapi otakku menolak akan apa yang di inginkan hatiku"
"Aku sangat masih mencintai mu Tan, tapi luka itu masih membekas, basah dan belum kering. Aku sangat sesak Tan, aku sangat menginginkan kamu tapi aku tidak ingin kembali terluka"
"Aku benar-benar menginginkan dirinya kembali" lirih Dion kembali sembari mengusap wajahnya.
"Ya sudah.. lebih baik aku tidur saja. daripada aku lelah memikirkan hal tentang Tania"
Dion melangkah menuju ranjang, menyibakkan selimut, mencari posisi nyaman untuk tidur dan mencoba untuk memejamkan matanya agar tidur.
Ia harus tidur karena besok pagi pagi ia akan kembali ke kota M.
...****************...
__ADS_1
...Happy Reading semuanya β€οΈβ€οΈ...
...Author Hadir Kembali membawa lanjutan cerita Dion, jangan lupa untuk meletakkan kembali hadiah kecilnya dari para reader untuk cerita author iniππβ€οΈ...