My Ex Suamiku

My Ex Suamiku
Mr. Sweet


__ADS_3

"Selamat Datang" ujar Tania ramah kepada seseorang pengunjung kafe yang baru saja masuk


Pria itu hanya tersenyum dan mengangguk kepalanya


Tania segera menghampiri pelanggan nya dan menggiring ke kursi untuk duduk


Pria itu mengikut saja, berjalan di belakang tubuh Tania


"Silahkan dilihat menunya dulu" ujar Tania sopan


"Iya baik, terimakasih" balas pria itu dengan tersenyum manis dilengkapi dengan dua lesung pipinya


Tania sempat terpesona dengan keindahan wajah pria itu


"Dia sangat manis" batin Tania


Tania segera menuju kasir kembali ketika melihat ada orang yang ingin membayar tagihan makanannya


"Saya permisi dulu, silahkan di lihat dahulu. Nanti jika sudah di putuskan panggil saja" pamit Tania pada orang itu


Pria manis itu hanya mengangguk dan kembali tersenyum manis seperti sebelumnya


"Akhirnya aku menemukan dirinya. Sudah sangat lama aku mencarinya" gumam pria itu menatap Tania dari jauh


Chika dari tadi memperhatikan pria itu dengan seksama


"Sepertinya aku pernah melihat wajah itu, tapi dia siapa?" Chika sedang berpikir keras siapa pria itu.


Chika merasa wajah pria itu sangat familiar


Seakan tau sedang di perhatikan, pria itu meliputi ke arah Chika. Chika kegelagapan dan segera memutuskan pandangan


"Kenapa seperti seram saja ketika dia melihat ku?" gumam Chika sembari merapikan meja di belakang pria itu


Chika hanya mengedik bahunya, ia merasa merinding dengan tatapan pria itu


Setelah 10 menit berlalu, akhirnya pria itu memanggil Tania untuk memesan makanannya


Tania mendekat dan mencatat semua pesanannya, setelah nya mengundurkan diri dari hadapan pria itu


Chika yang sudah berada di posisi kasir nampak kembali memandang. Pria itu lagi lagi mengetahui pandangan Chika padanya.


Pria tersebut tersenyum manis pada Chika barang sesaat, setelah itu pria tersebut kembali fokus pada laptopnya. Chika membola matanya tak percaya


"Ya Tuhan.. senyumannya sangat sangat manis, di tambah lagi dengan kedua lesung pipinya itu. Aku gemas sekali, membuatku meleleh saja" ujar Chika pelan sambil terpana

__ADS_1


"Oi!!" ujar Tania mengibaskan ngibaskan tangannya di depan wajah Chika


"Ish.. apaan sih,, aku sedang mengambil jatah vitamin ku Tan" ucap Chika sebal karena Tania mengganggu


"Vitamin,,, tuh si Wildan" ujar Tania membuat Chika menoleh ke pintu dan tidak ada Wildan di sana


"Cih.. kau menipuku?"


Tania tergeletak melihat muka tak bersahabat dari Chika


"Abis lucu kamu Chi,, ternyata kamu takut juga dengan Wildan"


"Iyalah.. kalau sampai dia tau aku suka melihat lelaki lain habis sudah diriku


By the way, cowok itu siapa Tan?"


"Aku juga tidak tau. Aku tidak mengenalnya"


"Dia dari tadi memperhatikan dirimu loh, dari tadi aku perhatikan begitu. Apa mungkin dia mantan mu yang tidak kamu anggap Tan?"


"Ish.. kau ini ada ada saja pemikirannya"


"Hehehe.. mana tau kan. Kau jangan gitu Tan, cowok semanis itu jangan di jadikan mantan harusnya di jadikan suami. Aku yakin jika dia menjadi seorang suami dia pasti sangat lembut dan penuh kasih sayang"


"Jangan terlalu banyak memikirkan yang tidak tidak masuk akal Chi. Aku tidak mengenalnya dan bagaimana bisa dia sudah menjadi mantan pacarku"


"Hehehe.. aku cuma membantu mu mengingat kan mungkin kau lupa" balas Chika dengan tertawa renyah


"Tapi kan Tan,, dia sangat manis kan.. apa lagi ketika dia tersenyum dan menampilkan kedua lesung pipinya itu"


"Iya sih Chi, tadi aku juga sempat terpesona dengan senyuman indahnya itu. serasa pengen tukar tambah pipinya biar punya lesung pipi gitu juga" ujar Tania gemas dan di angguki oleh Chika yang memiliki pemikiran yang sama


"Jika dia sering datang ke sini akan semakin bagus. Kafe kita akan semakin membuat kita semakin muda karena memandang pria pria tampan" lugas Chika membuat Tania geleng-geleng kepala


"Karena kita tidak tau namanya aku akan memanggilnya dengan sebutan Mr. Sweet"


"Terserah padamu Chi"


Tania dan Chika yang sedang becanda tidak luput dari pandangan pria itu.


"Aku tidak tau kalau dia akan terlihat sangat cantik dengan wajah bahagia seperti itu" ucap Pria itu sembari melihat sekilas pada Tania


"Aku akan sering berkunjung ke sini agar bisa melihatnya dan sepertinya tempat ini juga sangat nyaman" lanjut pria itu


Tania dan Chika kembali bekerja seperti biasanya.

__ADS_1


Sepanjang hari, pria itu juga sesekali melirik Tania yang sedang bekerja baik itu dia mondar mandir ke dapur, mencatat pesanan pelanggan dan menerima tagihan pelanggannya.


Pria itu terlihat sangat bahagia melihat kesibukkan Tania yang sangat sangat menarik untuk di lihat bagi pria itu


Namun tiba-tiba raut wajah pria itu terlihat tak bersahabat ketika ada Rendi yang datang menghampiri Tania dan Chika


Senyuman yang mengembang akhirnya lama lama surut


"Siapa pria itu? apa itu kekasihnya? kenapa mereka terlihat sangat akrab? apa aku datang terlambat? tidak.. tidak bisa.. Tania hanya milikku. Tidak boleh siapapun yang memiliki dirinya selain aku" gerutu pria itu dengan kesal hingga mengepalkan tangannya di bawah meja dan menatap tajam kearah Rendi


Rendi melihat kearah pria itu mengerutkan keningnya


"Ada apa dengannya? apa aku mengganggu nya? kenapa dia menatap ku seperti itu?" batin Rendi melihat pria itu dengan heran


"Siapa dia?" tanya Rendi pada Chika dan Tania.


Rendi menggerakkan dagunya ke arah pria dan


"Owh.. itu.. hanya seorang pelanggan" balas Tania, Chika ikut menganggukkan kepalanya


"Apa di sering ke sini?"


"Tidak ren,, baru hari ini" balas Tania


"Memangnya kenapa?" tanya Chika


"Tidak ada, aku hanya bertanya. Aku sedikit familiar saja dengan wajahnya" ucap Rendi asal saja


"Benarkan Ren.. aku rasa dia aktor Ren, lihatlah wajah tampannya itu. Wajah seperti dia itu lah yang sering muncul di drama drama negeri ginseng" ujar Chika berbinar-binar Rendi memutar matanya malas dengan ucapan Chika


"Kau sudah boleh sadar Chi, kau sekarang tidak jomblo jangan suka sekali melihat pria lain nanti pacar batu mu itu cemburu malah aku dan Tania yang pusing"


"Ih.. kau ini sama dengan Tania. Tidak bisa membuatku senang sebentar saja" ketus Chika.


"Kau tidak tau saja Chika saja ren" balas Tania tertawa, rendi pun ikut tertawa


Meskipun sedang bercanda dengan kedua temannya, Rendi tetap melihat pria itu yang sedang asik dengan laptopnya. Ia merasa ada yang ganjal dengan pria itu.


"Entah mengapa aku merasa ada yang aneh dengan pria itu. Aku merasa dia bukan pria yang baik" batin Rendi


"Ah.. mungkin hanya perasaanku saja" lanjut Rendi dalam hati dan kemudian menyeruput jus jeruk miliknya


...Happy Reading semuanya โค๏ธโค๏ธ...


...Author Hadir Kembali membawa lanjutan cerita Dion, jangan lupa untuk meletakkan kembali hadiah kecilnya dari para reader untuk cerita author ini๐Ÿ’•...

__ADS_1


__ADS_2