
Meninggalkan Dion yang tertawa terbahak-bahak melihat kedua sahabatnya yang sedang mendekati bapak berkepala botak untuk menuruti keinginan si kecil di perut sang istri.
Di ruangan Tania merias juga tak kalah heboh di mana di sana Tania, Chika, Dita dan Vina serta baby Maurer (putra Vina yang memiliki kembaran Maurel yang sedang di gendongan Ryan di ruangan acara), dan baby Alfa(salah satu dari anak kembar tiga Zidan)
Sedangkan Rendi di mana? Jangan tanya hal itu.
Rendi sudah undur diri dari semenjak Dita dan Vina memasuki ruangan tersebut.
Dita juga cukup bisa bergaul dengan Chika. Sahabat baik Tania yang sangat mudah bergaul itupun membuat Dita dan Vina nyaman akan ocehannya.
Dua bayi yang ada di gendongan mereka juga tak kalah senang, mereka anteng banget.
“selamat ya Tan,, akhirnya.. doaku terkabul” ujar Dita
“kemarin aku mendoakan agar kamu jodohnya sama Dion, karena aku tau Dion itu orang baik, keluarganya juga baik kok. Jadi aku berharap kamu bersama Dion” tambah Dita
Baiik?? Benarkah keluarganya baik? Batin Tania
*Flashback
Dihari orang tua dan kerabat Dion datang ke rumah Tania untuk memulai acara pertunangan secara resmi.
Di hari itu juga mama Ami sendiri yang memasangkan cincin tunangan pada jari manis Tania.
Setelahnya mama Ami memeluk Tania. Tentu saja Tania menerimanya dengan baik. Namun apa yang terjadi….
“jangan kau pikir aku sudah merestui hubungan kalian, aku mengalah agar putra kesayanganku itu tidak membenciku. Aku tau jalan otak busuk mu itu, kamu hanya mengincar harta keluargaku saja.
Aku sudah berpengalaman dengan wanita ******* sepertimu. Karena kamu berani bermain denganku, aku akan menuruti keinginan mu itu. Kita lihat saja, seperti apa endingnya nanti” bisik mama Ami pada Tania.
Tania berusaha menampilkan wajah yang biasa tanpa menampakkan wajah takut akan ancaman mama Ami.
“Kuatkan aku ya Tuhan,, lindungi aku. Maafkanlah atas kebencian mama mertuaku ini” batin Tania.
*Flashback End
Sedari tadi itulah yang terngiang-ngiang di pikiran Tania.
Kali ini Chika kecolongan, ia tidak tau apa yang dipikirkan Tania. Chika fikir mama Ami benar-benar tulus pada Tania.
Jadi dia membuang semua pikiran-pikiran buruk terhadap mama Ami.
Tania tersenyum menanggapi ucapan Dita.
“Mbak Tika mana mbak? Mbak Rina juga, sedari tadi aku tidak melihatnya”
Dita dan Vina menghela nafas.
“biasalah Tan, mereka akan mengelus kepala pria botak terlebih dahulu”
Tania tertawa mendengar ucapan Vina. Sedikitnya ia tau mengenai ngidam yang di alami Tika dan Rina.
“apa mereka sedang hamil?” tanya Chika penasaran.
__ADS_1
“Iya Chi.. mereka selalu melakukan hal itu di manapun di saat ada pesta” jawab Dita.
Chika pun ikut tertawa. “sepertinya anak mereka ingin mengerjai ayahnya” balas Chika membuat mereka tertawa bersama.
Kembali ke ruangan acara✨✨
“tante bagaimana sih? Katanya aku yang akan menikah dengan Dion.” Ujar Adelia dengan cemberut
“ kenapa malah jadi wanita kampung itu?” tambahnya lagi
“Sayang.. dengarkan tante..pernikahan ini tidak akan bertahan lama. Percaya tante.. tante akan membuat wanita ular itu meninggalkan Dion. Kamu tunggu saja, tante sudah menyusunya dengan baik”
“tapi.. jika nanti tante gagal lagi gimana dong? Tanya adelia
“kamu tenang aja sayang.. kali ini tante tidak akan gagal”
“janji ya tante?”
“iya sayang.. apa sih yang gak buat kamu. Yang penting itu kamu selalu ingat, kalau hanya kamu yang berhak menjadi menantu tante, wanita ular itu tidak akan pernah mendapatkannya. Sampai kapan pun tante tidak akan pernah setuju dengan wanita ular itu”
“uh… tante… adelia sangat sayang sama tante” ujar adelia memeluk mama ami
“Kau lihat saja Ja*lang aku akan menghancurkan mu. Kau pikir kau memiliki pendukung. Kau akan merasakan rasa sakit yang luar biasa. Setelah aku berhasil menikah dengan Dion, maka kau akan mati” batin Adelia.
“kau tunggu saja wanita tidak tau diri, kau pikir aku rela menikahkan anakku yang kaya dan tampan itu dengan wanita kurang ajar seperti mu.
Kau sudah tidak tau diri dengan beraninya kau menentang ku. Kau menganggap ancaman ku itu hanya sebuah isu burung. Kau tunggu saja, aku akan menjadi pemenang di akhir.
Hingga detik pernikahan akan tiba, mama Ami tidak akan merestui hubungan mereka.
...heran deh sama mama Ami, sudah tua bukannya ikhlas aja sama pilihan Dion malah makin marah gk jelas gitu’ hadehhhh… ingat satu hal mama bahwa yang akan membuat ending nya itu Author bukan mama. xixixi🤣...
Akhirnya setelah ijab qabul terlaksana, disini lah Dion dan Tania berdiri bersama dan menyalami tamu satu persatu.
Pernikahan itu di gelar dengan sangat meriah atas permintaan Dion. Tamu undangan berasal dari kalangan-kalangan atas dan terpandang.
Meskipun begitu tidak ada media yang di perbolehkan untuk sekedar mengambil gambar atau meliput acaranya.
Terpancar raut bahagia keduanya, dengan senyum yang lebar dan sangat bahagia.
“akhirnya aku bisa menikahi mu sayang” bisik Dion
“ih.. masih ada tamu, aku kan jadi malu” balas Tania juga berbisik
“aku tidak sabar, rasanya aku akan membawa mu ke kamar kita sekarang” ucap Dion dengan tatapan mesyum nya pada Tania.
“jangan mesyummm ihh...” ujar Tania dengan muka memerah.
“makin gemas deh sama kamu” ujar Dion mencolek pipi Tania yang memerah.
Setelah acara salam-salaman selesai, kini tinggal kedua pengantin baru yang sedang menikmati hidangan, bagaimanapun mereka butuh energi.
Para tamu sudah pulang, tinggal kerabat Tania dan Dion tak terkecuali Malik Squad juga masih dengan formasi lengkap.
__ADS_1
“Yon.. lo mau gak tutorial malam pertama?” pertanyaan absurd dari angga membuat Dimas, Zidan, Ryan serta Rendi menggeleng-gelang kepala.
Angga mengatakan dengan sedikit berbisik.
Di sekitar tempat mereka duduk hanya ada para pria dari keluarga malik serta Rendi.
Zidan tau betul akal adik bungsu yang memang memiliki otak lebih mesyum dari mereka yang lain.
Bahkan ketika mereka melakukan pernikahan kedua mereka dulu, dengan sempat-sempatnya angga mengirimi mereka video pemersatu bangsa, padahal mereka sudah pernah melakukan hal itu.
“ngapain nonton gituan, ada ada aja” ucap Zidan
“ya gak apa apa dong, malahan baguslah” balas Angga
“kamu ini ya angga, masa nyaranin gitu sama Dion” tambah Ryan
Rendi mengangguk setuju. “harusnya bagi kita juga dong” tambah Ryan membuat Rendi melotot kan matanya tak percaya.
Rendi kira Ryan akan menyarankan hal yang dapat dilakukan agar menjadi suami yang bertanggung jawab pada istri atau hal-hal yang bersifat lebih positif lah, tetapi ternyata pikiran rendi salah.
Ryan 10 11 dengan Angga.
Sedangkan Dimas dan Zidan hanya tertawa menanggapi perkataan Ryan.
Mereka sama sama tau bahwa kedua anak manusia itu hampir sama sama somplak nya.
“hadehh… gini amat punya adik, saranin yang bagus dong. Yang baik, yang lebih positif untuk meningkatkan keharmonisan rumah tangga” ucap Zidan.
“ini juga bagus kok bang, malah lebih meningkatkan keharmonisan keluarga” balas angga.
“Udah dong,, jangan bahas rumah tangga kasian Rendi belum menikah” ujar Dimas.
“iya iya.. ternyata di sini masih ada pria polos” balas Ryan.
Rendi hanya tersenyum tipis mengedikkan bahunya.
“kalian tidak tau saja, pria polos yang kalian katakan itu sebenarnya mantan Casanova kelas kakap. Pria ini sudah banyak menjelajah wanita" Ucap Dion membuat semuanya melotot tak percaya.
Sementara Angga langsung bertepuk tangan tak percaya atas pendengarannya.
Rendi hanya menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. “Dia hanya sudah tobat ketika mendapat daun muda” tambah Dion
“wih… ternyata ada raja suhu di sini” ucap Angga membuat mereka tertawa.
Rendi hanya mengedikkan bahunya tampak acuh
...****************...
MOHON DUKUNGAN NYA UNTUK KARYA AUTHOR INI YA ⭐⭐🙏🙏
JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK LIKE, KOMENTAR, VOTE, RATE BINTANG DAN TIPS TIPS KECIL KECILAN🤣🤣
LOVE YOU SEKEBONN🌹❤️❤️❤️❤️💕
__ADS_1