My Ex Suamiku

My Ex Suamiku
Dia Kekasihku


__ADS_3

Dion memasuki rumah utama dengan berjalan pelan dan penuh karisma.


Dion menghampiri sang ibu yang tengah duduk di ruang keluarga, memeluk tubuh sang ibu.


Pernah terbesit di hati mama Ami jika suatu saat Dion mengetahui apa yang di lakukan mama Ami di masa lalu terhadap keluarga Tania, apa kah Dion tetap bersikap hangat seperti ini jika menyapa ibunya.


Karena tidak ingin kehangatan itu menghilangkan maka mama Ami menutup rapat kejadian yang terjadi beberapa tahun lalu.


"Kamu pasti capek ya abis melakukan perjalanan, kamu naik dulu kemudian mandi. Setelah itu kita makan bersama, mama akan menunggu di sini sembari menunggu papa" ucap mama Ami.


"Iya ma, ya udah.. Dion naik dulu ya ke kamar" balas Dion.


Mama Ami mengangguk saja.


Tak lama pulanglah sang Tuan Besar Zain yang tersenyum menatap sang istri. Mama Ami juga membalas senyuman itu dengan tersenyum hangat dan segera menghampiri sang suami.


"Hai sayang.. udah pulang"


"Iya ma"


"Papa naik dulu bersih bersih setelah itu kita makan bersama"


"Iya sayang.."


"Apa putra kita ada di rumah?"


"Ada. Dion sedang di kamarnya, di sedang mandi sepertinya"


"Ok.. aku ke kamar dulu" ucap tuan Zain lalu mengecup puncak kepala istrinya dengan sayang.


✨Di kamar Dion


Dion sedang duduk di ranjang mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil.


Ting!!!


Dion menoleh pada benda pipih miliknya yang berbunyi. Ia melihat pesan dari sang sekretaris Wildan yang mengabari tentang Tania yang sudah di antarkan hingga rumahnya.

__ADS_1


Wildan yang menjemput mereka di bandara, kemudian Dion menyuruh Wildan mengantarkan Tania. Sebenarnya ia ingin mengantar Tania tapi di urungkan ketika ada pesan dari sang mama.


Dion sangat menyayangi sang mama. Apapun akan ia dahulukan jika bersangkut paut dengan mama nya.


Hal ini jugalah yang membuat Tania mundur dan tidak mempertahankan cintanya untuk Dion.


Tania takut merusak hubungan ibu dan anak itu.


Tak lama terdengar lah suara sang mama yang memanggil untuk makan malam bersama.


"Dion.. ada hal yang ingin mama tanyakan pada mu" ujar mama Ami membuat Dion menoleh pada sang mama.


Mereka tidak berdua saja tapi ada juga tuan Zain di sana.


"Apa ma? mama mau tanya apa?"


"Apa benar kamu kembali bersama dengan Tania?"


Deg!!


Tetap saja hal itu membuat jantungnya berdetak lebih kencang. Dion sedikit takut jika jawaban yang dia berikan akan melukai hati mamanya.


Dia tau persis bahwa sang mama tidak akan mudah merestuinya tapi mau bagaimana lagi.


Jika diantara dirinya dan Tania adalah sepasang kekasih.


Meskipun itu merupakan sebuah kesepakatan di depan Adelia maka di depan mamanya Ini juga harus menjadi sesuatu yang benar benar terjadi.


Ia harus melanjutkan aktingnya agar sang mama percaya dan membatalkan perjodohan nya dengan Adelia.


"Iya ma. Bukan hanya itu, aku juga berniat akan menikahinya"


Mama Ami terasa nafasnya tercekat di tenggorokan.


"Ya ampun sayang,, kenapa kamu mau kembali dengan perempuan itu? Dan apa kamu bilang?? manikahi wanita ular itu? mama tidak akan setuju" tanya mama Ami mencoba untuk tidak meledak.


"Aku tidak tau ma, aku masih tetap mencintai nya ma"

__ADS_1


"Kamu terlalu naif Di.. Bagaimana bisa kamu kembali mencintai wanita yang telah meninggalkan kamu dulu dan memilih selingkuhan itu yang jelas jelas adalah sahabat mu"


"Aku tau ma.. Tapi aku tidak bisa membohongi diri ku. Aku masih sangat mencintainya. aku sangat marah jika dia dimiliki oleh orang lain. Aku akan menganggap itu hanya sebagai masa lalu. Lagian Tania dan Rendi sudah putus ma, mereka bukan lagi sepasang kekasih. Aku masih sangat mencintainya Tania" balas Dion dengan serius.


Kali ini pernyataan Dion memang berasal dari hatinya.


"Tapi mama tetap tidak setuju kamu kembali pada perempuan ular itu!" teriak mama Ami.


"Maaf ma, aku tidak bisa memenuhi permintaan mama. Mama tolong mengerti perasaanku"


"Aku tetap dengan keputusan ku bahwa Tania sekarang adalah kekasihku. Dia Kekasihku ma dan calon istri ku" ujar Dion.


"Mama tidak tau apa yang sedang ada di pikiran mu. Mama mohon jangan dekati wanita itu. Kamu menikah dengan Adelia saja ya sayang" ujar mama Ami kembali dengan suara lembut.


"Maaf ma .. Dion tidak bisa" kekeuh Dion.


"Jika kamu masih bersikeras maka mama juga akan tetap tidak merestui hubungan kalian!! camkan itu Dion" ujar mama Ami dengan menggebu dan meninggalkan Dion dan sang papa.


"Kamu yang sabar, mungkin mamamu belum bisa menerima semua ini" ujar tuan Zain yang sedari tadi diam melihat perdebatan anak dan istrinya.


"Papa mendukung ku?" tanya Dion.


"Papa akan tetap mendukung mu apa pun keputusan mu. Lagian papa juga kurang setuju dengan perjodohan yang di lakukan mamamu itu"


"Kenapa? papa tidak menyukai Adelia?" tanya Dion.


"Karena papa tau di dalam hatimu masih ada nama Tania. Memang seperti itu jika kita mencintai seseorang dengan dalam. Di hati kita sudah di penuhi dengan namanya"


"Tapi papa harap juga jika keputusan yang kamu ambil ini benar benar akan membuat kamu bahagia Dion"


"Terima kasih pa. Terima kasih papa telah mendukung Dion" ujar Dion memeluk tubuh sang ayah.


"Iya.. ya sudah papa ke kamar dulu. Papa akan melihat mama mu" ujar tuan Zain menyusul sang istri.


...Happy Reading semuanya ❤️❤️...


...Author Hadir Kembali membawa lanjutan cerita Dion, jangan lupa untuk meletakkan kembali hadiah kecilnya dari para reader untuk cerita author ini💕...

__ADS_1


__ADS_2