
Dion segera berdiri dari duduknya setelah melihat sang istri keluar dari kamar mandi.
Dion kembali terpaku melihat istri kecilnya yang sangat seksi dan menggemaskan.
Bagaimana tidak, Tania memiliki tubuh mungil yang hanya memiliki tinggi badan 148 cm, berbanding terbalik dengan kimono yang di kenakannnya itu untuk ukuran wanita yang memiliki tinggi badan 160 cm.
Meskipun begitu tetap saja Tania terlihat seksi sekaligus menggemaskan di mata Dion.
Tatapan bergairah juga di sematkan di sana.
Melihat dion memberikan tatapan berbeda dari biasanya membuat Tania malu sekaligus gugup.
Entah apa yang akan terjadi setelahnya pikir Tania.
“emmm…. Aku sudah selesai mandi Dee, sekarang kamu yang mandi” ujar Tania dengan sangat gugup.
“sepertinya aku tidak perlu mandi, nanti saja mandinya” saut Dion dengan pelan bergerak ke arah Tania yang masih berdiri di dekat ambang pintu kamar mandi.
“Emm… Dee.. mandi dulu ya, kan kita abis acara pasti berkeringat” balas Tania mulai berjalan mundur ketika Dion berjalan mendekatinya.
Dion yang seolah tidak mendengarkan apa yang di bicarakan oleh Tania.
Ia kembali berjalan mendekati Tania hingga akhirnya Tania mentok ke dinding dekat pintu kamar mandi.
Tatapan Dion pada Tania membuat Tania gugup dan susah menelan salivanya.
“Dee…. Mandi dulu” cicit Tania
Dion tersenyum melihat wajah istrinya yang terlihat memerah karena sangat malu terhadap yang dilakukan oleh Dion.
“Kamu sayang menggemaskan sayang” ucap Dion seketika membuat Tania menoleh ke arahnya.
Dion membelai pipi Tania dan tersenyum penuh cinta pada Tania.
Tania menatap tajam pada Dion, ia baru sadar ternyata dari tadi Dion mengerjai dirinya.
“hahahaha… wajahmu yang takut itu sangat lucu” suara gelak tawa dion memenuhi kamar tersebut.
“ish.. gak lucu” sarkas Tania.
“hehehe… ya sudah.. kamu duduk dulu di sana, tunggu aku ya sayang. Aku mandi dulu” ujarnya segera berlalu memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri.
“kenapa kepala ku memikirkan yang kotor-kotor begitu? Seakan aku menginginkan Dion menciumku?” rutuk Tania kesal dengan otaknya sendiri.
Tania menelusuri koper yang di bawanya untuk menggantikan bajunya.
Ia membuka isi koper yang ada di sana, alangkah terkejutnya Tania ternyata banyak sekali baju dinas malam dengan berbagai gaya, dan warna yang terdapat dalam koper tersebut.
Tania membulatkan matanya dengan sangat terkejut. Ia mengangkat salah satu baju tersebut.
“ini bukan baju tidur, ini seperti jaring ikan”
Baju yang sangat tipis sekali dengan pola jaring-jaring.
Terlihat di sana ada secarik kertas, Tania yang penasaran akhirnya membuka surat tersebut
“Tan.. baju nya di pakai ya, biar dion makin klepek-klepek sama kamu. Yang merah ya tan biar makin hottttttt!!!😂😂😂"
__ADS_1
Ternyata yang memberikan semua baju dinas itu adalah sang sahabat jahilnya Chika.
“Dasar Chika,, benar-benar dia” gerutu Tania kesal, namun sesaat kemudian dia tersenyum geli membayangkan dirinya menggunakan baju tersebut.
“aku tidak ingin memakainya”
“Tapi.. jika tidak memakainya, bagaiamana dong. Emmm… “ Tania menghela nafasnya sejenak
“Baiklah Tania, kamu harus memakainya untuk menggoda suamimu. Kamu harus membuat suamimu jatuh dalam pesonmu demi keutuhan rumah tangga” ujar Tania untuk dirinya sendiri.
Tania memantapkan tekadnya. Ia segera memakai baju yang direkomendasikan oleh Chika.
Tania juga mengeringkan terlebih dahulu rambutnya yang basah.
“Semangat!!... kata mbak Tika akan sakit di awal namun menyenangkan setelahnya. Semangat membuka segel Tan!!” Tania kembali menyemangati dirinya.
Ceklek..
Bunyi pintu kamar mandi di buka.
Dion melihat Tania dengan terkejut, istri kecilnya sudah membungkus dirinya dengan selimut hingga hanya bagian kepalanya yang terlihat.
Dion berjalan mendekat, ia terlihat khawatir dengan istrinya itu.
“Sayang… kamu sakit?”
Dion mengelus wajah istrinya itu. Tania mengedipkan matanya tak percaya.
“Bukan??”
“Aku… “
“Kamu menyembunyikan sesuatu?” tanya dion kembali
“Tidak.. aku… hanya…”
Hanya apa?” tanya Dion kembali dengan bingung.
“aku… aku…aku..” ucapan Tania terbata-bata
Dion yang tidak sabaran dan sangat ingin tau akhirnya menarik selimut tersebut dengan kuat.
Sekali hentakkan membuat selimut tersebut sudah teronggok di lantai.
“Sayang….”ujar Dion tak percaya.
Tak percaya dengan apa yang di lihatnya, Tania menggunakan baju dinas malam yang sangat seksi dan transparan menampilkan lekukan indah tubuhnya.
Dapat di dilihat tubuh Tania yang padat di tempat-tempat tertentu.
“Aku malu karena menggunakan baju ini” lirih Tania menunduk, ia sangat malu sekarang.
Hilang sudah semangatnya yang ingin kembali menggoda suami nya seperti yang di ucapkannya di awal.
Ternyata teori dengan praktek itu sangat berbeda.
“kamu menggodaku sayang? Kamu terlihat sangat seksi sekali” puji Dion membuat Tania sangat malu.
__ADS_1
“Jadi kamu siap melepaskan semuanya untukku?” tanya Dion.
Sebenarnya Dion sudah tidak sabar menyantap Tania. Apalagi Tania dengan berani menantangnya dengan baju dinas malam yang menggoyahkan iman Dion.
Namun, hatinya masih di dahului dari pada nafsunya. Ia tidak ingin membuat Tania terpaksa melakukan hal itu.
Jika di rasa Tania belum sanggup maka ia akan menundanya terlebih dahulu.
Dengan menahan malu Tania menganggukkan kepalanya.
“Aku ingin jawaban sayang”
“iya.. aku mau” cicit Tania membuat Dion bahagia.
“Kita mulai ya” ucap Dion.
Dion dengan terburu-buru membuka baju kaosnya dan meninggalkan handuk yang melilit di pinggangnya.
Tania menutup matanya melihat roti sobek Dion yang sangat menggoda.
“sayang.. jangan di tutupi, kamu harus melihat semuanya yang ada di tubuhku” ujar dion membuka kedua tangan Tania yang menutupi wajahnya.
“bahkan kamu belum bertemu dengan adik kecil ku” tambahnya membuat Tania mencebik malu.
Tania tau betul maksud dari Dion. “kita mulai ya” ucap Dion kembali.
Dion memulainya dengan melakukan ciu*man, melu*matkan dengan lembut bibir yang tidak tebal dan tipis yang di miliki Tania.
Awalnya Dion melakukan dengan cara yang lembut. Namun, sepertinya ia telah di selubungi oleh naf*sunya hingga tidak sadar ciu*man yang panas.
Dion mengabsen seluruh rongga mulut Tania. Tania sedikit kewalahan mengimbangi ciu*man tersebut, namun ia tetap berusaha mengimbanginya.
Setelah nya dion meraba tubuh indah istrinya dengan lembut, ia ingin memberikan kenyaman bagi sang istri karena ini pengalaman pertamanya.
Meskipun ini juga menjadi pengalaman pertamanya, namun kenyamanan istri menjadi prioritasnya.
Dion memberikan kec*pan demi kec*upan pada tubuh sang istri.
Tanpa ada satu hal yang terlewatkan dari tubuh istrinya.
“aku akan memulainya sayang” ucap Dion kembali meminta izin pada istrinya.
Karena terlalu malu menjawab, Tania hanya menganggukkan kepalanya tanda ia menyetujui apa yang akan dilakukan Dion pada tubuhnya.
Dan akhirnya sampai lah pada pergulatan panas di ranjang mereka untuk merasakan nikmat duniawi yang membuat keduanya melayang jauh ke langit.
Terdengar sudah suara-suara yang dapat membuat telinga geli bagi yang mendengarkan. Namun, bagi pasangan yang tengah menikmati malam pertama nya menjadi hal yang sangat luar biasa dengan saut-sautan desa*han yang terdengar dari keduanya.
...****************...
HAI.... HAI...
AUTHOR DATANG LAGI😃😃😃😂😂😂
semoga suka😂😂😂
Adegan nya gk hot hot banget ya, kalau mau yang hot pakek balsem aja 😂😂😂✌️
__ADS_1