My Ex Suamiku

My Ex Suamiku
Penjelasan Tania


__ADS_3

"Ayo masuk sayang" ujar Dion


Saat ini Tania dan Dion sudah berada di Apartemen mewah milik Dion


Setelah kejadian yang tidak mengenakan dialami oleh Tania, maka Dion membawa istrinya ke apartemen mewah tersebut guna melindungi istrinya dari gangguan mamanya


Tania melangkah masuk dengan tergopoh-gopoh, ia masih lemas dengan keadaan tubuhnya.


Dion melihat itu dengan segera menggendong kembali tubuh istrinya hingga ke kamar


"Eh!!!" pekik Tania terkejut


"Apa sayang?? mengapa kau sangat terkejut? kamu melamun ya?" tanya Dion


"Eh... tidak kok, aku hanya kepikiran mama saja"


"Sudahlah sayang,,, urusan mama kita pikirkan nanti saja"


"Iya Mas"


"Ya sudah.. sekarang kita istirahat dulu ya"


"iya.. kita istirahat di sini dulu"


Dion mengajak istrinya untuk beristirahat terlebih dahulu. Ia tau betul kalau sang istri saat ini sedang tidak baik baik saja.


Banyak hal yang sedang di pikirkan oleh istrinya.


Tak lama terlihat Tania sudah sangat terlelap dalam tidurnya. Dion masih diposisi yang pertama yaitu merengkuh hangat tubuh istrinya


sesekali Dion mengelus lembut rambut Tania. "Maafkan aku sayang, aku gagal melindungi mu. Aku tidak menyangka kalau orang terdekatku lah yang sudah sangat menyakiti kamu. Aku minta maaf sayang, maafkan aku" ucap Dion dalam hati sembari menatap sendu wajah istrinya.


"Bahkan aku tidak menyadari luka tempo hari, seharusnya aku langsung mengerti kalau luka kemarin disebabkan oleh wanita yang ku sebut dengan istilah Ibu. Aku memang suami yang tidak becus untukmu sayang. Namun, sekarang aku akan berjanji akan menjaga mu dari apapun. Aku akan melindungi mu dari bahaya siapapun" lanjut Dion


Dion benar benar marah pada dirinya sendiri karena gagal melindungi istrinya. Apalagi tadi Wildan sudah mengirimkan beberapa Video penyiksaan yang dilakukan oleh mama Ami pada istrinya.


Dion benar benar geram dengan kelakuan jahat mamanya.


Sekarang Dion hanya memandang wajah manis istri nya yang sedang terlelap. Sesekali Dion menerbitkan senyuman yang sangat bahagia kala mengingat wajah bahagia istri nya. Namun, ada kalanya dia juga menerbitkan wajah sedih kala mengingat kejahatan mamanya sendiri pada Tania.


Matahari sudah berganti pada cahaya bulan yang sangat cantik. Dua insan manusia juga sudah bangkit dari tempat tidur dan sekarang sedang menikmati makan malam bersama

__ADS_1


Setelah makan malam selesai keduanya nampak sedang berbaring di ranjang mereka dan saling berpelukan


"Yank... "


"Iya sayang, ada apa?" jawab Tania yang harap harap cemas, ia tau sekarang sudah waktunya dia menceritakan semua yang terjadi di masa lalu antara dirinya dan mama Ami


"Seperti yang aku ucapkan tadi, aku ingin penjelasan. Aku ingin mengetahui semuanya, aku mohon kamu menceritakan semua nya dengan jujur tanpa ada yang kamu tutupi" ucap Dion tenang tapi tegas


Tania menghela nafasnya. "Seperti nya aku harus mengatakannya" batin Tania


"Baiklah.. aku akan menceritakan semua nya, tapi aku mau kamu janji satu hal dulu" ujar Tania mendongak ke arah Dion


"Janji?? janji apa?"


"Aku ingin kamu berjanji tidak akan marah atau benci dengan mama"


"Aku tidak bisa jika hal tersebut sudah sangat keterlaluan" tolak Dion


"Tapi.. aku ingin semuanya berlalu ya.." pinta Tania


Dion menatap lama wajah istrinya dan kemudian mendesah. Dion menarik istri hingga sekarang mereka bersandar di dashboard ranjang.


"Sekarang cerita semuanya" lanjut Dion


"Baiklah... Kamu tau alasan kita putus dulu karena apa?"


Dion diam dia tidak ingin menjawab pertanyaan Tania. Yang Dion tau alasan mereka putus karena Tania selingkuh dengan teman baiknya Rendi


Melihat Dion diam, Tania melanjutkan kalimatnya.


"Kita putus dulu karena aku berselingkuh dengan Rendi bukan? namun, itu bukan alasan sebenernya. Kita putus karena mama tidak menyukaiku, mama mengancam ku agar aku memutuskan hubungan dengan mu. kata mama dia tidak bisa meminta mu meninggalkan aku. Jadi mama meminta hal itu padaku, jika aku tidak menyanggupi permintaan nya maka mama akan melukai keluarga ku. Awalnya aku menolak dan menganggap itu hanya sebuah ancaman belaka. Dan ternyata hal tersebut benar benar terjadi"


Dion membeliak matanya tak percaya begitu jahatnya sang mama, namun dia tetap memilih untuk diam


"Dan benar saja, setelah aku masih kekeh mempertahankan hubungan kita mama melukai ayahku dengan membayar orang lain agar bisa menghancurkan gerai ayah dan menusuknya.


Dion bernafas memburu mendengar ucapan Tania. "Apa?? mama Setega itu" ujar Dion


Tania mengelus lembut lengan suaminya. "Semuanya sudah berlalu" ujar Tania


"Tapi tetap saja, aku tidak akan melepaskan mama kali ini. itu bukan sebuah kesalahan semata, tapi sudah menjurus pada percobaan pembunuhan.

__ADS_1


"Dee .... aku sudah bilang, lupakan itu jangan di perpanjang" ucap Tania


"Tapi yank,..."


"Sudahlah... jangan diteruskan, anggap itu hanya masa lalu. Lagian itu terjadi beberapa tahun yang lalu"


"Tapi aku benar benar tidak bisa Tan, gara gara mama kamu dan keluarga kamu menderita"


"Sayang... sudahlah,, kami sudah mengikhlaskan semuanya, kamu lihatlah dengan keikhlasan dulu akhirnya aku bisa kembali membina rumah tangga denganmu. Lihatlah juga, kekuatan cinta kita masih bisa mengalahkan semuanya. Sekuat apapun mama mencoba memisahkan kita tetap saja aku akhirnya menikah dengan mu" terang Tania tersenyum


Dion membalas senyuman itu meskipun hati benar benar tidak bisa menerima kenyataan mengenai sang mama.


"Untuk Rendi apa dia yang mengetahui semuanya ini?" tanya Dion


"Iya. Rendi awal nya sama terkejut seperti mu, Rendi tidak menyangka mama akan begitu. permintaan ku pada Rendi juga tidak langsung di setuju oleh Rendi. Rendi sangat sangat tidak menyukai ide tersebut namun aku memaksa nya. Dan akhirnya Rendi menyetujui permintaan ku. Aku minta maaf karena dulu aku menyakiti perasaan mu"


"Iya sayang, aku tidak menyalahkan kamu. Semuanya ini terjadi karena aku. Meskipun aku masih kesal karena kamu dan Rendi menutupi semua ini padaku. Tapi aku memaklumi semua ini. Maafkan aku yang sempat membenci mu dulu" ujar Dion mengelus lembut lengan Tania


"Iya sayang, aku juga minta maaf dan kamu harus kembali berhubungan baik dengan Rendi. Jangan memusuhinya lagi" ujar Tania


"Hemm.. baiklah sayang aku akan menuruti mu" ujar Dion


Jam sudah menunjukkan pukul 12 malam. Dion dan Tania telah tidur, lebih tepatnya hanya Tania bukan Dion.


Dion masih terjaga dan memikirkan apa yang di katakan Tania mengenai sang mama.


Dion masih tidak habis pikir dengan pikiran mamanya yang begitu jahat dan kejam


Dion benar benar bingung ingin memenjarakannya sang mama, namun Tania dengan keras menentang hal tersebut karena mereka sudah mengikhlaskan semuanya.


"Semoga ini menjadi yang terakhir, setelah ini tidak terjadi yang menyakitkan lagi" ujar Dion dalam hati


...****************...


Hai.. hai..


Author kembali update karena jemuran Author udah kering😂😂😂


Semoga Suka dengan cerita ini❤️


lope you all SEKEBONN kelapa😍

__ADS_1


__ADS_2