My Ex Suamiku

My Ex Suamiku
Terulang kembali


__ADS_3

Brukkk!!


Dengan Keras mama Ami melempar sebuah kertas tepat di wajah Tania.


Tania terkejut dan mengerjab matanya.


"Kamu Baca dan Tandatangan sekarang!!" titah mama Ami


Dengan gelisah Tania mengambil secarik kertas itu.


"Ma..." lirih Tania


Tania terkejut. "Maksud mama? aku??...." Tania terbata bata


"Tentu saja, tidak ada yang gratis di dunia ini. Kamu punya mata dan kamu punya otak, kamu mengerti kan syaratnya" tekan mama Ami menatap tajam Tania


"Tapi ma... Tania nggak bisa ninggalin mas Dion dalam keadaan sekarang, Tania akan melakukan apapun ma jangan pisahkan kami" ujar Tania memohon


"Heh... Jika kamu tidak bisa meninggalkan putra ku, maka saya tidak akan menolongnya. Kamu pilih yang mana?" ujar mama Ami


Mama Ami memberikan tatapan interogasi pada Tania.


"Kamu kan mencintai putraku, so.. pasti kamu akan menentukan pilihan yang terbaik untuk putraku kan?" ucap mama Ami


Tania yang sudah berkaca-kaca tidak tau harus bagaimana lagi.

__ADS_1


"Ya Allah aku harus bagaimana? jika aku menolak permintaan mama maka nyawa suamiku akan terancam juga. Bukan aku tidak percaya padamu yang Allah. Tapi.. ini terlalu sulit..." Batin Tania


"Kenapa diam?? apa kamu lupa, sekarang ini kamu harus cepat mengambil keputusan jika kamu terlalu lama mengulurkan waktu maka nyawa Dion menjadi taruhannya" Tekan mama Ami kembali membuat Tania gelisah dan gundah.


"Permisi Nyonya, silahkan ikut saya. Kita akan segera memulai pendonoran darahnya. Pasien sangat membutuhkan sekarang" ucap salah satu Perawat


"Baik, saya akan segera ke sana" ucap mama Ami ramah


"Jangan lama lama ya Nyonya" pamit perawat itu


Tani semakin gamang mendengar ucapan perawat itu. Bagaimana tidak, keputusan ada di tangannya.


"Saya rasa kamu tidak tuli, jadi kamu sudah bisa mendengarkan apa yang di ucapkan oleh perawat itu kan?" ucap Mama Ami


Dengan menghela nafas dan memejamkan matanya Tania akhirnya mengambil keputusan


"Maafkan aku mas, maafkan aku ya Allah" batin Tania


"Tania akan menuruti semua syarat mama" ujar Tania akhirnya


Mama Ami terlihat tersenyum miring melihat keputusan Tania.


"Begitu mudah mengancam wanita ular ini" batin mama Ami menatap remeh pada Tania


"Kamu mengambil keputusan yang tepat Tania. Sekarang cepat tanda tangan" ucap mama Ami kembali

__ADS_1


Dengan tangan gemetar Tania segera menandatangani Perjanjian itu.


Sekali lagi dalam hidup nya ia mengorbankan dirinya untuk orang tersayang, dimasa lalu demi keselamatan keluarga nya, di masa sekarang demi keselamatan suaminya dan juga demi kehidupan anak di kandungannya.


"Kuatkan aku ya Allah, maafkan aku.." ucap Tania Pelan


Setelah menyelesaikan tandatangan nya, Mama Ami Langsung melenggang pergi meninggalkan Tania sendiri.


Tania merosot jatuh ke lantai menangis meratapi keadaan rumah tangga nya.


"Maafkan aku mas, maaf... maaf mas... Mungkin aku akan di benci oleh mu lagi mas, Tapi aku tidak bisa melakukan apapun.. maafkan aku Mas, semoga kamu bahagia" lirih Tania dengan air matanya menatap ruangan operasi itu.


"Akhirnya setelah sekian lama aku bisa juga memisahkan Dion dengan wanita murahan seperti itu, Aku bahagia sekali" ujar mama Ami tersenyum


"Mama pastikan setelah semuanya berakhir maka kamu akan bahagia nak" ucap mama Ami tersenyum senang sangat bahagia karena Dion akan segera berpisah dengan istrinya.


...****************...


Like


komentar


Vote


and Kasih bintang juga ya 🙏🤗

__ADS_1


__ADS_2