My Girl Serena

My Girl Serena
BAB 01


__ADS_3

Sinar matahari telah bersinar terang dan seorang gadis pun terbangun dari tidurnya, dengan cepat ia pun bersiap-siap untuk pergi ke sekolahnya. Lima menit berlalu akhirnya ia selesai bersiap siap dan turun ke meja makan dengan menenteng tas ranselnya dan pakaian seragam yang sudah rapi ia kenakan.


" Pagi Mah, pagi Pah " Ucap gadis itu pada kedua orang tuanya yang sedang menyiapkan sarapan pagi mereka


" Pagi juga sayang, tumben udah rapi aja biasanya Mamah harus gedor-gedor kamar kamu dulu baru bangun " Balas Mamahnya pada putri nya


" Heheh ya masak harus gedor-gedor tiap hari sih Mah " Kata Eve sembari tertawa canggung


" Ya sudah kalo gitu kamu makan dulu, berangkat bareng Papah kan " Sambung sangat Ayah pada anaknya


" Iya Pah " Jawab nya singkat, lalu mereka pun makan bersama, tidak ada percakapan saat mereka makan hanya terdengar suara dentingan piring dan sendok yang ada.


" Aku udah selesai Pah ayo berangkat " Ujar Eve pada Papah nya


" Ya, sebentar Papah ambil kunci mobilnya dulu " Balas nya


" Mah Kita berangkat dulu ya Assalamu'alaikum " Ucap keduanya saat akan berangkat


" Waalaikumsalam kalian hati-hati di jalan, Papah jangan ngebut naik mobil nya " Balas sangat Mamah laku Papah Andrian dan Eve pun berangkat, setelah mengantarkan Eve ke sekolah Papah Andrian pun berangkat bekerja di kantornya yaitu Ard. Compani


Perusahaan yang lumayan besar di berbagai bidangnya. Sesampainya di sekolah Eve pun masuk ke dalam kelasnya ia di sambut oleh ke 2 sahabatnya yang bernama Ailen dan juga Fika.


" Hai semua " Sapa Eve pada ke 2 sahabatnya yang menunggunya di depan kelas


" Hmm tumben lo berangkat pagi biasanya siangan " Heran Fika


" Lagi seneng kali makanya pagi udah berangkat " Sambung Ailen


" Heee kalian ni ya gue berangkat siang di omelin, berangkat pagi juga, mending telat aja sekalian " Ujar Eve sembari berjalan masuk ke kelas dan duduk di bangkunya yang bersama dengan Ailen di depannya adalah tempat duduk Fika dan teman sebangku nya.


" Ya gak gitu juga kali Eve, ohh ya katanya nanti sih ada guru baru " Ujar Ailen pada mereka


" Ya dan katanya nih ya dia tuh ganteng banget idola para ciwi-ciwi " Kata Fika bersemangat dengan senyum jemawa


" Ye lakik mulu pikiran lo, tuh guru paling juga udah ada pasangan juga udah tua " Ujar Eve cuek ia tak begitu tertarik dengan guru baru tersebut


" Enak aja lo omong sekate kate ya lo, ya siapa tahu tuh guru masih muda "


" Iya sih... Tapi, gue gak tertarik tuh "


" Tak.... " Suara Fika menjitak kepala Eve


" Aduhh ngapain sih sakit tahu " Ucap Eve cemberut sambil mengusap usap jidatnya yang di jitak oleh Fika, tak lama bell masuk pun berbunyi dan semua siswa siswi pun masuk ke dalam kelas mereka masing-masing, kemudian Guru pengajar pun masuk ke dalam kelas.


" Pagi anak-anak " Sapa Guru tersebut yang masuk ke dalam kelas Eve yaitu kelas Bahasa


" Pagi Bu... " Jawab seluruh kelas tersebut


" Maaf ya anak-anak Ibu tidak bisa mengajar kalian lagi karena Ibu akan pensiun " Ujar nya pada para muridnya itu


" Yaaahhh Bu kok pensiun terus siapa yang ngajarin kita kalo Bukan Ibu " Ucap salah satu siswa

__ADS_1


" Tenang semuanya, Ibu ada pengganti nya kok sebentar lagi masuk " Lanjut nya lalu tak lama datang lagi seorang Guru laki-laki yang membawa tas kerja nya dan beberapa buku serta map map yang ada di tangannya.


" Tok... Tok... Tok... " Surat ketukan pintu di kelas tersebut


" Nah itu datang, masuk Pak " Ucap Ibu Guru


" Permisi, apa benar ini kelas Bahasa ? " Tanya orang itu setelah masuk ke dalam kelas dan berdiri di samping Ibu Guru yang tadi menjelaskan bahwa akan ada Guru yang akan menggantikannya mengajar.


" Ya benar, Bapak yang akan mengajar di kelas ini bukan "


" Ya betul "


" Ya sudah kalian jangan ada yang buat ylah, Ibu pamit dulu " pamitnya pada murid-murid nya, dan semua murid merasa sedih ketika salah satu Guru mereka pergi dan tidak mengajar lagi, tetapi setelah kepergian Guru tersebut mereka berkenalan dengan Guru baru yang merubah suasananya, yang awalnya melow menjadi senang karena Guru tersebut masih muda dan juga tampan.


Guru itu pun langsung memperkenalkan dirinya saat Guru yang sebelumnya pergi dari kelas tersebut.


" pagi semua " Sapa nya dengan nada dingin


" Pagi... " Jawab semuanya


" Perkenalkan nama saya Dimas Anggara Sebastian kalian bisa panggil saya dengan Pak Dimas " Kenapa nya pada murid-murid di jelas itu.


" Apa ada yang ingin di tanyakan " Lanjut nya


" Umur Bapak berapa Pak? "


" Bapak udah nikah belom? "


Pertanyaan-pertanyaan tersebut di tanyakan ikeh beberapa siswa dan siswi


" Baik, saya belum menikah, umur saya masih muda sekitar 25 tahun, dan rumah saya tidak saya bawa " Jawabnya dengan sedikit tersenyum


" Ya pastinya rumah gak bisa dibawa kali " Gumam Eve ia nampak tak tertarik dengan perkenalan tersebut


" Huss tuh mulut kalo di denger gimana " Bisik Ailen kepada Eve di dekat telinganya


" Ya kan emang rumah gak bisa di bawa Ai " Balas Eve pada Ailen


" Sudah, jika tidak ada pertanyaan lagi Bapak akan kenalan dengan kalian, saya akan mengabsen satu-satu " Lanjut Pak Dimas si Guru baru yang baru saja perkenalan tersebut, lalu sesi perkenalan pun di lanjutkan.


" Sisil " Panggil Pak Dimas meng absen satu persatu siswa dan siswi.


" Ada Pak "


" Rini "


" Ada Pak "


" Santoso "


" Hadir Pak "

__ADS_1


" Dito "


" Saya Pak "


" Fika "


" Hadir Pak "


" Ailen "


" Saya Pak " Jawab Ailen dan kini tinggal giliran Eve dan karena sesi pertanyaan tadi Eve pun pergi tetidur setelah berbisik bisik dengan Ailen .


" Eve bangun, Eve giliran lo di absen tuh " Panggil Alin membangunkan Eve dan Eve oun terbangun dengan panggilan Ailen


" Hmm iya gue bangun " Jawabnya malas


" Serena " Panggil Pak Dimas pada Eve


" Ada Pak " Jawab Eve sembari mengangkat tangannya dengan malas Eve setelah itu ia kembali tidur iya merasa sangat lah bosan dengan gutu baru yang sekarang.


" Semuanya sudah saya absen sekarang kita mulai pelajarannya ya, kebetulan disini saya mengajat Bahsa dan sastra Indonesia " Ujar Pak Dimas


" Yahh Pak kok langsung pelajaran sih Pak " ujar Fika lemas karena belum juga puas dengan perkenalan Guru baru masak harus pelajaran langsung


" Iya Pak, kita santai aja cerita cerita gitu, kan masih perkenalan Pak, di kelas kita kalo ada Guru baru pasti perkenalan dulu, pelajarannya besok Pak " Sambung yang lainnya


" Iya, Pak bahkan kita belum luas kenalan sama Bapak " Lanjut Ailen


" Ai berisik gue mau tidur coba " Suara Eve yang terusik dengan berisik suara anak anak lain saat ia mencoba untuk tidur kembali dan itu di dengar oleh Pak Dimas juga


" Ya itu kalo Guru baru yang lain, saya tidak bisa seperti itu, di sini saya sebagai gitu yang mengajr kalian jadi kalian harus mengikuti aturan saya " Tegas Dimas Guru Baru itu setelah diam beberapa saat ia mendengar permintaan para siswa siswi nya itu dan suara dari Eve yang ingin tidur


" Yahh Pak, bapak gak seru " Ujar sebagian murid


" ishh kalian nih berisik tahu, kalonoelajaran ya orlanaran aja, kenalan ya kenalan gitu kok repot " Teriak kesal Eve, ia sudah kesal karena tidak bisa tidur lagi dan akhirnya ia pun membuka suaranya


" Jadi bagaiman apa kalian setuju " Ujar Dimas ia tidak menghiraukan perkataan perkataan tersebut hanya saja ia ada rasa penasaran dengan Eve yang tidak tertarik dengan perkenalan ini, saat ia masuk ia sempat melihat Eve yang nampak sangat malas itu.


" Setuju Pak... " Akhirnya mereka pun dengan sedikit tak rela menyetujuinya


" Dan satu lagi di kelas saya tidak ada yang boleh tidur jika saya tahu ada yang tidur kalian keluar kelas atau berdiri di depan " Tegas Dimas sekali lagi pada semuanya.


" Apa ada pertanyaan lagi, sebelum kita memulai pelajarannya " Lanjut Dimas ia kembali duduk di kursinya setelah perkenalan ia berdiri dan Absen pun ia juga berdiri kini Dimas duduk di kursi Guru


" Tidak ada, lanjutkan Pak " Bukan siswi lain yang menjawabnya namun Eve karena semuanya diam bersuaobubtuk mengikuti pelajarannya


" Eve lo berani juga sama tuh Guru " Bisik Ailen padanya


" Kenapa enggak udah siap-siap sana buka buku " Balas Eve datar


" Baik jika tidak, mari kita buka buku pelajaran halaman 15 , di situ ada cerita pendeknya kalian baca setelah itu buatlah cerita pendek di kertas lalu kumpulkan. " Perintah Dimas pada seluruh Murid kelas Bahasa itu .

__ADS_1


__ADS_2