
" Kak emang masih keburu udah mepet, paling Mami sama Papi pesen makanan kalo lupa buat makan malam " Ujar Reta pada Eve
" Keburu kok, mereka mungkin lupa karena keasukan ngobrol tadi, kita masak yang simpel dan mudah aja jadi cepet selesainya " Terang Eve semua ari menyiapkan bahan bahannya
" Reta kamu bisa bikin minumannya ? " Tanya Eve pada Reta
" Bisa sih kak kopi atau teh "
" Biasanya apa kan kakak belum tahu "
" Kalo Papi sama Kak Angga sih minun kopi tapi kalo Mami minun teh kak " Jelas Reta
" Ya sudah kamu bikin kopi satu, teh nya empat nanti buat Mas Dimas biar kak Eve yang buat " Ucap Eve dan di angguki oleh Reta.
Sementara Reta menyiapkan minumannya Eve pun memasak makan malam nya, ia hanya memasak orak arik tahu kangkung dan juga telur, serta tempe dan terong goreng lalu di penyet dengan sambal yang sudah ia buat, setelahnya ia menyiapkan wadah untuk masing masing makanan untung saja nasi nya cukup untuk makan malam mereka.
Lalu Reta pun yang shdah selesai membuat minumannya menyajikannya di meja makan serta menyajikan makanan yang di masak Eve yang sudah di pindahkan dari wajan ke wadah mangkuk dan piring , ke meja makan serta nasinya juga.
Selanjutnya Eve membuatkan kopi untuk Dimas, setelah ia menyeduh kopinya ia menunggu beberapa saat agar ampas kopi teredam dan Eve pun menyaring kopi ke gelas lain dan gelas yang kotor pun ia mencucinya dan menaruhnya kembali ke tempat semula.
Pas sudah selesai menata makan malam waktu makan malam pun tiba, setelah semuanya menunaikan kewajibannya karena mereka umat muslim, selanjutnya mereka pun makan malam bersama.
" Sayang maaf ya tadi Mami lupa jadi Mami tadi tidak sempat bantuin kamu siapkan makan malam " Ujar Mami Mira pada Eve
__ADS_1
" Gak papa Mi lagian tadi Eve di bantu sama Reta " Jawab Eve tersenyum
" Emang kamu bisa masak, apa jangan jangan kamu hanya nonton Eve masak lagi kan kamu gak bisa masak, masak telur ceplok aja Gosong dan bisanya cuman rebus air aja kan " Ledek sang Papi pada putrinya itu
" Papi mah, ya Reta bantuin kak Eve buat minumnya kali Pi, tuh kopinya sama teh nya buatan Eve Mi, Pi " Terang Reta yang sudah mau kesal
" Wahh kemajuan Pi sekarang Reta akan sering bantuin Eve masak biar sekalian ia belajar masak sama mantu Mami " Goda Mami Mira pada Reta
" Ishh Mami mah gitu "
" Terus kopi nya Kak Angga kamu juga yang buat Dek ? " Tanya Dimas pada Reta
" Bukan kalo punya kak Angga sih kak Eve sendiri yang buatin khusus buat suami tercinta " Goda Reta sembari tersenyum menatap Eve, Eve pun njadi malu sendiri dan ia segera menghabiskan makan malamnya, sementar Dimas ia nampak senang, lalu melanjutkan makannya begitupun dengan mereka Mami dan Papi serta Reta juga melanjutkan makan mereka.
Sedangkan Dimas dan Eve mereka menemani Mami dan Papi mereka sembari bercanda, kadang kala Dimas menggodanya dan Eve pun menjadi sedikit jahil pada Dimas.
Tidak terasa hari semakin malam, kedua orang tua mereka pun sudah tidur di kamar nya kini tinggal Dimas dan Eve yang ada di ruang tengah sembari menikmati tayangan tv yang belum selesai mereka tonton.
" Mas katanya kamu mau cerita yang tadi siang di kantor mana, sekarang kok gak cerita sih " Tagih Eve pada Dimas, ia mengikuti penjelasan dari Dimas tentang pertanyaannya yang tadi siang .
" Kita ke kamar dulu baru kita bicara lagi " Ajak Dimas pada Eve untuk kembali ke kamar terlebih dahulu
" Enggak di sini aja bicaranya, nanti kalo di kamar tahunya Mas nyuruh tidur gak jadi cerita gak mau ah " Tolak Eve
__ADS_1
" Enggak, Mas akan jawab semua pertanyaan kamu nanti setelah di kamar, lihat ini juga udah malem kan semuanya udah istirahat
" Tapi... "
" Elva " Panggil Dimas dengan nada yang tidak mau di bantah sedikitpun, sehingga Eve pun diam dan mengikuti Dimas kembali ke kamar mereka.
Setelah kembali ke dalam kamar juga setelah selesai menjalankan kewajiban mereka, Dimas pun berbaring di ranjang kasur kamar nya, sedangkan Eve masih duduk menyenderkan pada kepala ranjang
Dimas yang tahu Eve masih menunggu jawabannya pun ikut duduk dan meminta Eve untuk menjadi dekat padanya
" Elva mendekatlah sini " Perintah Dimah pada Eve tetapi Eve menggelengkan kepalanya tidak mau mendekat ke arah Dimas
" Yaahh baiklah sekarang kamu boleh bertanya apapun pada saya, akan saya jawab semuanya selama saya bisa menjawabnya " Ucap Dimas kemudian , Eve yang mendengar ucapan Dimas langsung berbinar matanya, tak lama Eve menanyakan se runtutan pertanyaan pada Dimas
" Benarkah, kalo gitu Eve mau tahu certa Mas Dimas sama mantan Mas dulu, terus kenapa bisa putus, lalu gimana perasaan Mas Dimas saat pertama kali bertemu Eve dan sekrang apakah Mas Dimas punya perasaan pada Eve, Eve mau tahu semuanya " Ujar Eve semangat semua sembari mendekat dan memegang lengan suaminya itu bertanya dengan senyum dan mata yang berbinar ingin mengetahui itu semua.
" Elva, kalo tanya satu satu sayang terus ini Mas mau jawab yang mana dulu " Ucap Dimas merasa ia harus menjawab semua pertanyaan itu
" Semuanya Mas, semua " Mohon Eve dengan pupy eyes nya dan menekan kata semua yang membuat Dimas tidak bisa menolak untuk menjawab semua pertanyaan dari Eve karena tatapan berbinar Eve nampak sangat imut, lucu dan lembut sehingga Dimas tidak bisa menolaknya
" Baiklah, baiklah, Mas awal bertemu dengan mantan Mas saat kuliah semester akhir, dia sering mengejar dan mendekati saya, sampai pada waktunya ia menyatakan perasaannya pada saya, saya tidak menyangka dan tidak tahu harus mengatakan apa, dan menjawab iya, hubungan kami berlangsung dengan baik meskipun saya cuek dan dingin padanya sampi akhirnya dia mengatakan bosan lalu memutuskan dengan saya dan pergi " Jelas Dimas pada Eve ia menerawang dulu saat ia bertemu dengan Lora antan kekasihnya dulu.
Tak lama Dimas pun melanjutkan ceritanya pada Eve dan Eve sejati adalah mendengarkan semua cerita suaminya tanpa menyela sedikitpun karena membuat Eve ingin mengetahui semua tentang Dimas suaminya tidak adil jika hanya Dimas yang tahu semua tentang dirinya tapi tidak dengan dirinya yang belum mengetahui semua tentang Dimas, ua hanya mengetahui sebagian dari Dimas melalui Reta yang berbalas pesan dengannya satu kali saja.
__ADS_1