My Girl Serena

My Girl Serena
BAB 24


__ADS_3

Siang harinya seperti yang sudah mereka sepakati selesai melakukan kewajibannya mereka langsung berangkat belanja kebutuhan dapur di supermarket , setelah belanja kebutuhan akhirnya mereka ke kafe terdekat untuk makan siang .


" Selamat siang mau pesan apa " Ujar pelayan tersebut yang melayani mereka


" Pesan apa Mah " Tanya sang Papah


" Samain punya Papah, minumnya es teh manis "


" Pesan apa kamu Elva " Tanya Dimas pada Eve


" Hmm apa ya, samain deh kayak Mas bingung soalnya Eve, kalo minumnya mau jus Alpukat aja "


Setelah nya Dimas dan Papah Andrian pun memesan makanan mereka setelah selesai barulah mereka memberi tahu pelayan tentang pesanannya


" Kami pesan dua soto betawi sama dua gule kambing dan minuman nya dua es teh manis, satu kopi moka dingin dan satu jus alpukat " Ucap Dimas pada pelayan tersebut setelah selesai memilih pesanan untuk nya dan istrinya juga Papah Andran dan Mamah Sofia


" Baik di tunggu ya " Ucap pelayan itu lalu pergi dari sana dan dengan membawa buku menunya kembali.


" Emang Mas mau minum kopi moka itu manis banget loh juga ada coklatnya " Ucap Eve ia tahu kopi moka itu pesanan Dimas karena hanya Dimas saja yang penyuka berbagai macam kopi, dia tahun karena sebelnya saat kenalan dulu dan kejadian Rata yang terus chat Eve ia jadi tahu bahwa Dimas adalah pecinta berbagai macam kopi .


" Hmmm ya pengeen coba aja sih, Mas belum coba yang moka , kamu kok tahun kalo itu ada coklatnya juga "


" Ya tahu lah secara aku pernah baca artikel tentang kopi, tapi cuman bisa buat kopi latte aja sih, " Terang Eve


" Hmmm jadi gitu, baiklah nanti buatin ya di rumah " Senyum Dimas mengembang begitu tahu Eve juga bisa membuat kopi latte


" Sukanya "

__ADS_1


" Iya dong kopi buatan kamu tuh selalu memikat tahu "


" Gombal deh "


Begitulah percakapan keduanya, sementara kedua orang tua Eve yang memerhatikan mereka pun hanya bisa menggelengkan Kepala nya saja, jarang sekali mereka bisa melihat Eve se asik itu saat berbicara dengan orang lain kecuali dengan teman teman dekatnya saja atau dengan mereka sendiri.


Malam harinya Dimas dan Eve pulang ke rumah karena besok sudah masuk sekolah dan Dimas pun juga mengajar dan bekerja di kantor nya.


Saat tidur Eve merasakan tidak nyaman sekali seperti ia tidak benar benar bisa tidur dengan nyenyak ia seperti bermimpi mendengar beberapa orang berbicara tetapi itu tidak jelas sama sekali, di tengah malam ia bermimpi saat sekolah ada geng dari Rosetta yang biasanya suka membuli adik kelas atau yang lemah, berganti membuli nya .


Ia tidak takut tetapi di sisi lain ia ada perasaan was was yang mungkin tidak ingin terjadi akan terjadi dan hal itu membuatnya sangat ketakutan entah apa ia juga tidak tahu, karena mimpi tersebut tiba tiba hilang dan lenyap sebab hari sudah pagi.


Ayam berkokok dan sinar matahari sudah terang, ya Eve bangun kesiangan jika saja ia tidak di bangunkan oleh Dimas lima menit yang lalu ia yakin ia akan telat berangkat ke sekolah hari ini.


" Aduhh kesiangan lagi ishh " Gumam Eve lalu ia cepat cepat merapikan buku pelajarannya dan turun ke bawah, di sana sudah ada Mami dan Papi juga Reta dan Dimas yang sedang menunggunya untuk sarapan di meja makan.


" Iya sayang tidak papa " Jawab Mami Mira pada Eve


" Ohh apa kak Angga yang buat Kak Eve jadi kesiangan kak " Ceplos Reta


" Ihh apaan sih Reta enggak emang pulang kemaren kak Eve capek jadi kesiangan deh "


" Kirain "


" Dek jangan mikir yang aneh aneh napa sih " Lanjut Dimas yang tahu isin pikiran Reta


" Hehehe kak Angga tahu aja sih " Cengir Reta lalu mereka melanjutkan makannya sedangkan Eve jangan mengambil sedikit ya biar cepat habis dan berangkat ke sekolah sebab bentar lagi juga akan masuk.

__ADS_1


" Mi, Pi Reta berangkat dulu ya udah di tunggu sama temen Reta di depan " Ujarnya pada kedua orang tuanya setelah selesai sarapan dan bersiap untuk segera berangkat ke sekolah bersama temannya yang sudah menunggu di depan rumah Reta


" Ya sayang hati hati jangan ngebut kalo naik kendaraan "


" Iya Mami ku sayang, Assalamualaikum "


" Waalaikumsalam " Jawab semuanya, tidak lama setelah Reta berangkat, di susul dengan Dimas dan Eve yang berangkat ke sekolah, juga Papi Bagas yang berangkat bekerja ke kantor.


Di dalam perjalanan Eve nampak diam tak berbicara sepatah katapun karena tadi ia kesiangan dan sekarang ia nampak panik sebab bentar lagi masuk dan upacara, sedangkan Dimas ia hanya fokus menyetir agar cepat sampai di sekolah biar tidak terlambat.


Sesampainya di sekolah dengan cepat Eve bersalaman dengan Dimas lalu ia keluar dari dalam mobil Dimas dan langsung menuju ke kelas nya karena memang sudah sangat telat dan satu menit lagi bell di bunyikan.


Dimas pun juga keluar dari mobil dan menuju ke kantor guru tak lama ia sampai dan baru saja meletakkan tas kerjanya di meja kantor bell pun berbunyi, semua siswa dan guru pun keluar untuk upacara bendara, di barisan tengah Eve dan juga kedua temannya itu mengikuti serangkaian upacara bendera dara pada hari senin .


" Tumben telat biasanya pagi terus semalam ngapain aja sama suami tampan lo Eve " Goda Fika


" Ya lo sendiri tahulah Fik panganten baru pastilah malam panjang berdua " Lanjut Ailen ikut menggoda Eve


" Kalian nih ya, gue semalem kecapean habis dari rumah ortu gue pulangkan malem terus habis makan malem gue tidur tapi tengah malem gue mimpi buruk ehh pas bangun udah siangan telat lah " Jelas Eve berbisik bisik pada kedua temannya itu agar tidak menggangu jalannya upacara.


Setelah upacara selesai mereka melanjutkannya saat di kelas, bercerita dan bercanda sampai guru masuk ke dalam kelas mereka dan menulis pelajaran nya.


" Selamat pagi anak anak " Sapa guru matematika itu pada murid murid di kelas


" Pagi Bu.. . " Jawab serentak semuanya.


" Kali ini kalian mengerjakan soal latihan di halaman 12 lalu jika sudah di kumpulkan, sebelumnya kemarin saya sudah jelaskan dan sekarang kalian mengerjakan soal latihan, jika ada yang belum jelas dan ingin bertanya silahkan " Ujar sang Guru, kemudian semua murid pun mengerjakan soal tersebut begitupula dengan Eve

__ADS_1


Dengan cepat ia mengerjakannya, kebetulan Eve dan kedua temannya itu mengerjakannya bersama jadi setiap pelajaran matematika mereka akan bersama sama mengerjaknnya.


__ADS_2