
Lalu Eve pun dengan perlahan berdiri dari tempatnya menuju kamar mandi, karena ia ingin buang air kecil sekalian ia mengganti pakaiannya dengan pakaian santai, setelah itu ia kembali ke kasur nya untuk tidur kembali, tetapi ia malah tidak bisa tidur sama sekali, saat ia ingin pergi dan hendak keluar tangannya di tarik oleh Dimas jadi kini mereka berbaring sembari Dimas memeluk Eve.
" Astaga, kenapa jadi gini sih, niatnya mau ke bawah malah di peluk, " Gumam Eve sambil memejamkan matanya sebentar lalu membukanya kembali, tetapi saat membuka matanya lagi ia merasakan berat dan mengantuk.
" Kok jadi ngantuk, bukannya tadi gak bisa tidur sama sekali karena terbangun dan gak ngantuk lagi " Bingung Eve ia bergumam lirih, sebenarnya Dimas terbangun saat merasakan pergerakan Eve yang ingin pergi dari sana namun secepat kilat ia menariknya lagi masuk ke dalam pelukannya.
" Tidur Elva " Ujar Dimas masih dengan memejamkan matanya juga memeluk Eve lalu membalikkan nya hingga kini ia memeluk Eve dari belakang.
" Ma Mas Dimas " Ucap Eve gugup salah tingkah dan juga jantung kini berdetak kencang
" Tidur sayang " Kata Dimas lagi lalu Dimas memeluk Eve lebih erat lagi, tak sampai sepuluh menit Elva pun larut dalam pelukan hangat Dimas jadi kini ia tertidir kembali, sedangkan Dimas yang tidak merasakan pergerakan Eve saat ia memeluknya, ya dari tadi memang Eve ingin melepaskan dirinya dari pelukan Dimas namun tidak bisa dan akhirnya membiarkannya saja.
Dimas pun tersenyum hangat lalu kembali tidur lagi hingga sore baru lah kedua insan yang tertidir dengan berpelukan itupun bangun dari mimpinya.
" Eughh " Lenguh Eve yang terbangun dari tidurnya, ia membuka matanya tetapi masih belum sepenuhnya sadar, lalu Dimas ia juga terbangun karena merasakan pergerakan dari Eve, ia bangun tetapi masih setia memejamkan matanya
" Udah sore " Gumam Eve lakubia berusaha untuk melepas pelukan Dimas padanya namun lagi lagi ia gagal
" Ishh Mas lepasin udah sore tahu " Kesal Eve karena ia tidak bisa melepaskannya meskipun sudah berulang kali melepaskan pelukan tersebut
" Iya, saya lepas " Balas Dimas, kemudian Dimas pun melepaskan pelukannya lalu terduduk bangun dari tidurnya.
" Udah bangun tapi pura pura tidur, ishh nyebelin " Gerutu Eve, tanpa basa basi Eve langsung menuju kamar mandi dengan membawa handuk juga pakaian gantinya, sedangkan Dimas ia terkekeh lucu dengan tingkah imut istrinya itu, Eve sudah tak malu malu lagi juga sekarang Eve sudah tidak secanggung dan kaku seperti sebelumnya, lebih ke sedikit terbuka saja .
Lima belas menit kemudian Eve sudah keluar dari kamar mandi dengan pakaian gantinya yaitu kemeja panjang warna putih polos dengan celana kain panjang warna hitam juga rambut yang di gerai karena basah sebab Eve keramas tadi.
Lalu Eve pun menuju meja riasnya untuk mengeringkan rambutnya dan mengusir rambutnya yang setengah kering .
__ADS_1
Dimas setelah Eve keluar ia langsung masuk ke dalam kamar mandi, tak lama ia juga keluar dengan kaos hitam polos nya juga celana panjang nya sama ia juga keramas tadi, setelah keduanya siapa mereka pun turun kebawah sambil menunggu makan malam tiba dan bersiap siap untuk masak makan malam.
" Mi, Pi, Reta " Panggil Dimas dan juga Eve hampir bersamaan
" Anak dan mantu Mami udah turun sini sini " Ujar Mami Mira laku Wve oun duduk di antara Mami dan Reta sedangkan kedua lakiblakibitu duduk bersama sembari membicarakan bisnis, apalagi kalo bukan bisnis, maka keduanya akan memucarakn tentang laki-laki.
" Gimana sekolah kamu lancar kan " Ujar Mami pada Eve
" Lancar kok Mi " Balas Eve sambil tersenyum
" Ohh ya kak gimana kak Angga sama kak Eve apa ada perubahan atau kalian udah itu, tahukan pengantin baru ya ka Mi " Ucap Reta
" Ishh kamu ini, iya sih Mas Dimas berubah sejak tadi pagi " Jujur Eve pada Mami dan Reta
" Berubah gumana kak Eve kan dia dingin kayak es kutub " Penasaran Reta pada kakaknya yang bisa berubah dalam waktu semalam
" Aihh Mami tahulah nikah sih iya tapi kalo itu mah Eve mental tempe kali Mi jangan dulu lah biar waktu yang menjawab " Monolog Eve ia tidak tahu lagi harus menjawab apa dan ia malu sekali dengan ucapan sang Mami nya
" Mental tempe apaan Mi? " Tanya Reta tak mengerti
" Anak kecil gak usah ikutan " Serah dang Mami
" Ayo kak ceritain dong tentang kak Angga yang berubah, kok bisa dalam semalam ya kan Mi aneh banget kan "
" Hmm iya iya, kemarin sih Mas Dimas masih dingin kayak biasanya, tapi sejak tadi pagi berubah jadi hangat dan perhatian, apalagi sekarang jadi nyebiln tahu Mi " Ujar Eve pada Mami dan Reta sembari mengerucutkan bibirnya lucu
" Iyakah setahu Mami anak Mami yang satu itu dari dulu emang dingin tapi gak sedingin setelah dinoutin mantannya, tetapi setelah ketemu sama mantu Mami yang cantik ini perlahan sikapnya emang berubah sih mulai hangat ya meskipun masih dingin dan cuek tapi sudah mendingan " Jelas sanga Mami
__ADS_1
" Jadi apakah es nya mencair kak, emang Kak Angga bisa nyebiln ya orang nya kan dia cuek gak banyak bicara lagi "
" Hmmm dari tadi tuh ya kakak mu bilang sayang terus ke aku, dan gombal gombalin aku mulu tahu nyebelin kan " Terang Eve ia menjadi sedikit kesal saat mengingat hal tersebut.
" Mi denger kan sekarang kak Angga bisa merayu juga Mi, hihihi " Ucap Reta sembariengan tawanya
" Lhah iya Mami juga baru tahu Reta, kakak mu sekarang udah gak dingin lagi " Ujar maminya senang jika Dimas sudah mulai berubah menjadi hangat tidak seperti dulu yang dingin dan cuek tak banyak bicara lagi .
" Ehh kalian bicarain apa nih seru banget " Sambung Papi Bagas setelah selesai bicara dengan Dimas
" Bicarain aku kali pi lihat tatapan mata mereka yang seakan menusuk mau introgasi aja " Serah Dimas yang tahu karena tatapan mata mereka sekan meminta penjelasan padanya
" Yahh kak Angga tagu Mi padahal kan kita gak bicara " Keluh Reta pada siang Mami
" Maklum diakan kakak mu " Bisik Maminya
" Emang kamu bikin masalah apa sih Ga sampek mereka kayak gitu " Tanya sang Papi penasaran
" Pi Anak mu itu udah gak dingin lagi lihat mukanya bisa kesal juga itu bibirnya di monyongin " Jelas Mami Mira pada suaminya dan menahan tawa agar tidak menyembur keluar tawanya karena lucu melihat Dimas yang sedang kesal sembari mengerucutkan bibirnya, ya mereka melihat putra mereka kesal dan itu sangat lucu menurut nya
" Ishh Mami " Rajuk Dimas lalu menatap istrinya yang sedang menahan senyum sembari menundukkan kepalanya
" Heii kenapa nunduk, kalo mau ketawa ya ketawa aja sih Elva " Ujar Dimas pada Elva
" Hmm enggak, gak papa, Mi, Pi aku mau ke dapur dulu Reta ayo temani ke dapur " Ujar nya menghindar dan di angguki oleh semuanya sedangkan Dimas merasa bingung dengan tingkah Eve
Di dapur ternyata Eve sedang menyiapkan makan malam bersama Reta, awalnya ia ingin menghindar tetapi sesaat ia setelah melihat jam sudah mau waktunya makan malam dan ia pun ke dapur mengajak Reta.
__ADS_1