My Girl Serena

My Girl Serena
BAB 42


__ADS_3

Tidak lama Dimas dan Reta juga pulang, Eve membantu Mami Mira yang menyiapkan makan siang nya sementara itu Papi Bagas, Reta dan juga Dimas membersihkan diri mereka dan berganti pakain.


" Eve itu ada kukis banyak sekali kamu beli kah ? " Tanya Mami Mira yang melihat ada dua toples kukis di meja makan dan Mami Mira juga melihat ada teh delima di dalam kulkas


" Heheh Mami nanti juga tahu kukis nya bukan beli Mi tapi buat " Jawab Eve


" Ohh baiklah, sekarang kamu siapkan piring sama minumannya ya Mami mau taruh yang sudah jadi di meja makan "


" Baik Mi " Eve pun menata piring dan sendok lalu ia meletakkannya di meja makan sesuai dengan pesan Mami lalu ia mengambil beberapa gelas dan ia mengambil teh delima yang ia buat tadi yang sudah dingin dan segar karena ia menaruhnya di kulkas ke meja makan.


" Wahh apa itu kak kayaknya enak deh " Ucap Reta saat melihat Eve membawa teh delima nya tersebut


" Ini teh delima enak deh pokoknya " Balas Eve sambil tersenyum, Mami dan Papi Dimas hanya menganggukkan kepalanya karena keduanya belum pernah mencoba atau mendengar nama teh delima atau bisa juga di sebut dengan teh buah


" Teh buah " Gumam Dimas yang di dengar oleh Eve saat ia sedang mengambilkan Dinas makan siang


" Mas Dimas tahu teh buah? " Tany Eve pada Dimas


" Pernah denger tapi Mas belum pernah coba soalnya gak bisa buatnya, yang jual pun jarang dan sulit di cari juga " Terang Dimas


" Ohh kalo gitu Mas harus coba teh delima buatan Eve nanti " Balas Eve senang dan tersenyum, setelah mengambilkan makan siang untuk Dimas dan teh nya, lalu Eve juga mwngambik untuk dirinya.


Mereka pun mulai makan siang nya dan sesekali Eve menambah makannya karena ia sangat lapar, ya memang tadi Eve menyiapkan makan siang jadi tinggal menghangtkannya dan Mami membuat lauk nya saja dan juga sambal.


Setelah habis mereka mencoba teh buah delima yang di buat Eve karena penasaran akan rasanya dan tanpa di duga merek nampak senang sebab rasa teh buah delima yang di buat Eve sangatlah enak dan segar, manis buah delima dan rasa tehnya menyatu dengan sempurna.


Reta pun ketagihan dengan rasa tehnya hingga ia menghabiskan dua cangkir teh kecil itu, setelahnya Eve meminta mereka untuk mencoba kukis nya juga.


" Kalian gak coba kukis nya, barangkali kalian suka " Tawar Eve


" Baiklah Mami akan coba kukis nya "


" Begitu juga Papi "


" Reta juga mau Mi "


" Mas Dimas giman mau coba "

__ADS_1


" Boleh "


Akhirnya mereka mencoba kukis nya yang di buat Eve tadi saat tidak ada orang di rumah


" Waahh kak ini enak banget kak beli di mana? " Tanya Reta pada Eve sambul memakan kukis yang ia ambil


" Iya sayang kamu beli di mana, katanya di buat, siapa yang buat " Ujar Mami Mira


" Ohh ya, siapa yang buat Eve ? " Tanya Papi Bagas


" Ini , sepertinya Elva Mi yang buat soalnya Elva suka cerita ia suka buat jajanan camilan kue atu kukis saat bosan, " Terang Dimas yang memang tahu karena Eve sempat menceritakn nya beberpa hari lalu seblum menjelang tidur.


" Ohh ya, kamu yang buat sayng ini enak sekali kamu belajar di mana " Ungkap Mami Mira pada Eve


" Syukurlah kalo kalian suka, emm dari resep lah Mi Eve memang suka melihat cara masak-masak di ponsel juga resep l-resep makan dan kue-kue, lalu Eve coba deh, biasanya Eve suruh Mamh yang cobain kalo Eve lagi masak atau buat sesuatu " Jelas Eve oada Mami Mira dan dalam seketika satu toples kukis lin habis tak bersisa tinggal satu toples saja


" Astaga Reta kamu habisnya semuanya " Ucap Papi Bagas ya meskioun Mami Mira dan Papi Bagas hanya memakan beberap tapi sebagian kukis di makan oleh Dimas dan juga Reta


" Masih ada setoples Pi tenang saja kalo habis besok akan ada lagi " Jawab Eve santai ia memang ingin membuat lagi besok dengan ke dua temannya karena mereka sudah janjian besok akan masak bersama di rumah Eve


" Enggak Mi besok rencana Eve mau masak bersama teman-teman Eve di rumah "


" Ohh kalo kamu suka buat saja Mami tidak masalah " Balas Mami Mira, setelah selesai makan dan minum juga menghabiskan setoples kukis dan setengah nya lagi mereka pun istirahat siang .


Di dalam kamar Eve oun bercerita banyak pada Dimas karena dirinya yang bosan di rumah.


" Mas, tadi tuh ya aku bosen banget sendiri di rumah "


" Kenpa gak main sama teman mu kan kalian sam sma di hukum "


" Besok janjiannya, tadi aku buat teh delima karena kebetulan ada buah delima di kulkas, terus dari pada gak ke makan jadi tadi aku buat teh sama buat kukis "


" Ohh jadi gitu, terus besok kamu mau gak ikut Mas ke kantor biar gak bosen, setelah Mas pulang mengajar "


" Boleh dong, ihh ya besok Fika sama Ailen mau ke sini boleh ya, tadi sih udah bilang besok kita mau masak sama sama, "


" Boleh kenapa tidak "

__ADS_1


" Kata Fika sepupunya yang dari luar negri udah sekolah di sekolahan Mas ketemu gak sama dia, dia itu kaka kelas, cewek apa cowok " Tanya Eve yang memang penasaran dengan sepupu Fika yang baru masuk tadi tetapi karena mereka di hukum jadi tidak bertemu


" Mas gak tahu karena Mas hanya mengajar kelas kalian saja " Terang Dimas


" Ohh iya Eve lupa, terus kenspa tadi gak kekantor kan biasanya ke kantor "


" Hari ini Mas mau di rumah nemenin kamu, besok Mas akan ke kantor " Balas Dimas pada Eve


" Hmm gitu ya " Gumam Eve


" Sudah ayo tidur " Tegur nya tak lama Eve lun memejamkan matanya dan tertidur dengan pelukan Dimas padanya seperti biasa keduanya akan tidur sambil berpelukan


Dimas pun juga menyusul Eve tidur mengarungi alam mimpi, sampai sore mereka masih belum juga bangun, sampai pada waktunya hampir makan malam barulah keduanya terbangun dengan cepat mereka pun mandi dan menjalankan kewajibannya, pakain yang dikenakan oun sangatlah santai karena mereka hanya berada di rumah dan tidak keluar.


Selesai makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga dengan teh delima dan kukis yang masih tersisa kecuali Reta karena ia harus belajar untuk esok harinya


" kalian melihat tanya udah mesra banget ya, apa kalian sudah melakukan hal itu " Ceplos Papi Bagas


" Pi, belum Pi, lihat Elva aja masih sekolah Pi " jawab Dimas pada Papinya


" Lalu perasaan mu pada Eve gimana Ga "


" Tak perlu di pertanyakan itu sudah jelas kali Pi "


" Lalu kamu gimana Eve? " Tanya Mami Mira


" Biarkan waktu yang menjawab Mi " Jawab Eve dengan senyuman nya yang mampu membuat Dimas meleleh di buatnya, hingga Di mamas pun terpaku pada senyuman Eve padanya.


" Mas, Dimaaasss " Panggil Eve sedikit kencang hingga membuat Dimas sadar kembali dengan sekitar, sebelumnya ia terpesona dan terpaku pada senyuman Eve yang hangat itu setelah panggilan keras Eve barulah ia sadar kembali.


" Ya Elva kenapa? " Tanya Dimas pada Eve


" Di panggilin dari tadi gak nyahut, ayo ke kamar aku ngantuk berat " Ujar Eve cemberut


" Baiklah baiklah ayo ke kamar tidur kalo gitu " Balas Dimas dengan kekekahannya merasakan lucu dan gemas dengan tingkah Eve


Selanjutnya keduanyankun pergi kekamar untuk segera tidur, di dan tinggallah Papi Bagas dan Mami mira yang hanya menggelengkan kepalanya saja sambil tersenyum mencapai putra mereka yang bisa bucin juga ternyata, tak berapa lama mereka pun juga tidur.

__ADS_1


__ADS_2