My Girl Serena

My Girl Serena
BAB 25


__ADS_3

" Eve katanya kan semalem lo mimpi, mimpi apaan kan lo belum ceritain tadi cuman ceritain saat ke kerumah ortu lo aja kan " Ujar Ailen sembari mengerjakan soal tersebut


" Iya Eve ceritain dong gue penasaran nih " Sambung Fika


" Kerjain dulu napa, cuman lima soal kan ini setelah selesai gue ceritain jadi ayo cepet kerjain ini biar cepet selesai nya dan bisa cerita juga "


" Ahh lo mah gak asik " Gumam Fika namun tak urung ke tiganya mengerjakannya bersama dengan cepat saat yang satu tak mengerti mereka bertanya dan ad ayang paham makan di jelaskan jika ketiganya memang tidak mengerti tugas Eve dan Ailen yang bertanya pada guru, dan dengan cepat mereka dapat mengerjakan soal latihan tersebut, terakhir tugas Fika yang mengumpulkannya pada guru, setelah mendapatkan nilai Fika kembali duduk dan memberikan dia buku pada temannya,


" Nih buku kalian, nilainya sama 80 cuman ada yang salah di caranya katanya caranya bener tapi penerapan dan jawabnnya salah jadi ya salah " Jelas Fika karena saat mengumpulkan tadi langsung di nilai dan di jelaskan sekalian.


" Hmmm makasih " Jawab keduanya


" Lanjut dong ceritanya udah selesai kan sambil nunggu pelajaran selesai " Punya Ailen


" Hehh gak sabaran banget sih, "


" Hehehe biasa " Cengir Fika dan Ailen pada Eve dan Eve hanya menatap keduanya dengan menggelengkan kepalanya saja, lalu Eve pun melanjutkan ceritanya pada kedua temannya itu.


" Ya jadi semalem tuh gue mimpi di bully sama gengnya Rosetta, gue di bully habis habisan tahu di dalam gudang sekolah sama tiga temannya itu tapi belum juga mimpi nya selesai udah buyar karena di bangunin sama Pak Dimas tadi jadi selesai deh "


" Sampek di bangunin emang biasanya lo bagun sendiri ya "


" Ya biasanya gue yang bangunin Pak Dimas tapi tadi gue yang di bangunin karena gak bangun bangun dan udah siang juga, emang kemaren sih gue capek bener, minggu pagi di ajak joging keliling komplek, terus nemenin Mamah belanja dan makan siang sama Papah juga dan Pak Dimas, malem kita pulang ke rumah " Terang Eve


" Ehh ya udah seminggu kan ya lo nikah sama Pak Dimas ? " Tanya Fika


" Seminggu, kurang lebih sih iya kenapa emang "


" Lo gak ada perasaan gitu sama Pak Dimas, secara kan Pak Dimas itu ganteng, pinter, kaya, dan sempurna deh juga idaman para wanita dan ciwi ciwi di sekolah juga "


" Iya emang lo gak ada perasaan sama Pak Dimas Eve gue aja suka "

__ADS_1


" Awas lo sampek suka sama suami gue " Sergah Eve tak terima kalau Ailen mengatakan suka pada Dimas


" Wess tenang mbak bro tenang jelasin dong " Jawab Ailen tersenyum jumawa


" Ya kalo Pak Dimas sendiri udah bilang suka sama gue katanya udah cinta tapi gue gak tahu sih perasaan gue ke dia yang pasti gue nyaman sama Dia dan gue rasa gue juga udah mulai suka "


" Waahh, wahh, waahh ada yang jatuh cinta nih "


" Cieeee Eve jatuh cinta "


" Kalian nih ya ihh udah cerita gue sekarang gantian kalian yang cerita dong " Ujar Eve menahan malu dengan kedua temannya yang terus menerus menggoda dirinya yang jatuh cinta dengan Dimas


" Sensi dia Fik udahlah kita ganti topik aja dari pada dia jadi marah nanti " Ujar Ailen


" Hmmm gue gak ada topik buat di ceritain tapi kemarin sih sepupu gue pulang dan tinggal di rumah gue tanya sepupu gue kesini katanya mau lanjut sekolah disini "


" Sepupu lo yang dari luar negri itu ? " Tanya Eve dan juga Ailen pada Fika


" Terus dia sekolah di mana bukannya seumuran ya sama kita "


" Ya dia lebih tua setahun sama kita maunya sih sekolah bareng gue jadi dia pindah sekolah di sini tempatnya di sekolah kita, kalo gak salah dua hari lagi dia masuk karena dia masih ngurus berkas berkasnya buat pindahan "


" Enak dong sekolah sama sepupu bisa di jagain lo "


" Iya gue juga pengen sih pasti seru tuh ya kan Ai " Lanjut Eve, begitulah obrolan ketiganya sampai jam pelajaran habis dan berganti pelajaran lainnya, setelah pelajaran kedua seledai dan istirahat mereka pun kekantin seperti biasa.


Namun siapa sangka saat Eve sedang ke kamar mandi Rosetta dan gengnya ternyata juga ada di sana, Rosetta juga menyukai Dimas ia tidak suka dengan Eve yang saat ini dekat dengan Dimas apalagi sekarang Eve berangkat dan pulang bersama dengan Dimas kali ini Rosetta ingin membuat pelajaran untuk Eve


" Ehh ada cewek gatel nih " Sindir Rosetta


" Iya nihh sungguh tak tahu diri " Lanjut Megan

__ADS_1


" Udah kasih pelajaran aja Ta biar tahu diri " Sambung Lala dan Fiona


Sedangkan Eve hanya menghiraukan mereka dan dengan cepat menyelesaikan nya ia hendak pergi dari sana, namun sayang Rosetta menghentikannya dengan menjegal Eve hingga jatuh ke lantai


" Aduhh " Ucap Eve pelan saat ia jatuh karena terhalang kaki Rosetta


" Ups sengaja, Fio, La bawa dia ke gudang! " Perintah Rosetta


Lalu Fiona dan Lala pun menarik Eve berdiri dan membawanya ke gudang,


" Lepas, Rosetta lepaskan gue, lepas lo mau apa sih " Teriak Eve memberontak dari cekalan Fiona dan juga Lala


" Gue mau main sama lo " Ucap Rosetta dengan senyum smirk nya ia merencanakan sesuatu pada Eve


" Lepas, sakit tahu "


" Ehh mending lo diam deh nurut sama kita ya kan Ta " Ujar Megan


" Iya, nih nurut aja lo kita cuman mau main main aja kok, gak akan sakit juga ya kan "


" Hmmm bener banget kalian, Megan lo bawa tali itu kita ikat dia " Ujar Rosetta kala ia melihat tali tergeletak di kursibisang saat ingin masuk ke gudang


" Kalian mau apa hah, lepas, jangan macam macam lo sama gue Rosetta, asal lo tahu gue bisa bales lo " Ancam Eve tapi ancaman itu tak berguna bagi Rosetta dan kawan kawannya


" Lo ngancem kita, hahahaha ya bener aja ya kan gayss udah kalian ikat dia di kursi itu dengan kencang jangan sampai lepas awas kalo lepas " Ucap Rosetta pada ketiga temannya itu, Fiona dan Lala memegang Eve dan mendudukkanya ke kursi yang ada di sana tangannya di tarik ke belakang kursi lalu Megan mengikatnya dengan tali yang ia bawa tadi, tangan dan kakinya serta tubuh Eve di tali di Kursi tersebut dengan sangat kencang sampai Eve merasa kan sakit di pergelangan tangan dan kakinya yang di ikat.


tangannya di tarik di belakang kursi laku di ikat dengan kencang, setelah itu kakinya juga di ikat dengan kencang dan tubuhnya juga.


" Lepas Ini sakit Rosetta lepas, lepas sakit " Teriak Eve tapi mereka tak menghiraukannya karena kesal Rosetta dan ketiga temannya itu bergantian menapar pipi kanan dan kiri Eve sampai merah tetapi sebisa mungkin Eve tidak mengeluarkan air matanya ia menjadi diam seketika mereka secara bergantian terus menampar Eve sampai sudut bibir Eve mengeluarkan darah karena robek .


Di tempat lain Fika dan Ailen yang menunggu Eve di kantin mereka sampai gelisah karena Eve tak kunjung balik juga, sampai makanan keduanya habis di sana tetapi Eve belum juga kembali dari toilet.

__ADS_1


__ADS_2