My Girl Serena

My Girl Serena
BAB 35


__ADS_3

" Permisi, Tuan klien sudah datang " Ujar Aryo masuk karena pintu memang masih terbuka


" Ya kamu duluan aja Yo kita bentar lagi nyusul " Jawab Dimas dengan auranya nyang sudah berubah tegas dan dingin


" Baiklah jangan lama awas lo " Ujar Aryo, ya bukanlah Aryo adalah asisten pribadi dan sekertaris pribadi Dimas juga sahabat, namun Aryo lebih ke sekertaris karena Dimas tidak butuh asisten pribadi jika di hari biasa hanya hari tertentu saja sebab pekerjaan nya Aryo yang menjadi asisten pribadi jarang sekali di berikan kecuali saat di butuhkan.


" Hmmm " Jawab singkat Dimas setelah meletakkan tas kerjanya ia mengambil berkas berkasnya, kemudian Eve mengikutinya sampai pada mereka di ruang meeting tiba.


" Maaf saya terlambat apa anda sekalian sudah menunggu lama " Dalam Dimas ketika sudah masuk dan duduk di tempat nya, laku Eve duduk di samping Dimas dengan kursi yang ia geser, dan ayo juga duduk di tempat biasanya .


" Tidak Tuan kami baru saja datang " Jawab klien itu dengan sekertaris nya


" Baiklah kalo begitu bisa kita mulai pembahasannya " Ujar Aryo


" Baik jadi kita mau bekerja sama dengan perusahaan anda dan ini berkasnya jika deal bisa langsung di tanda tangani Tuan Dimas "


" Hmm Aryo ambil map nya " Ujar Dimas


" Udah " Jawab singkat Aryo


" Baik akan saya beritahu saat sudah saya baca dan konfirmasi " Jelas Dimas


" Baiklah kalo begitu kami permisi lebih dulu sebab pekerjaan saya juga masilhla banyak "


" Baik, maaf tidak bisa mengantar " Balesnya kembali, setelah klien tersebut pergi Dimas nampak geram apakah yang terjadi...


" Kenpa lo habis meeting malah marah kesambet apa lo Ga "


" Enak aja lo omong kesambet, lo kali " Timpal Dimas


" Mas, kenapa atuh kan kita gak tahu kalo Mas gak beri tahu ya kan Bang " Ujar Eve memanggil Aryo dengan sebutan Abang


" Hmmm bener banget aneh tuh suamimu Eve " Jawab Aryo


" Hehh, emang lo gak sadar tatapan mata sekertaris nya yang senyum smirk itu, berasa kayak kita lagi di bohongi gitu " Ujar Dimas


" Ohh senyum jelek yang tadi sempat Eve lihat itu kah "

__ADS_1


" Enggak gue gak lihat "


" Coba baca berkasnya " Titah Dimas


Setelah nya Aryo baca berkas kerjasama yang akan mereka laksanakan dan berapa terkejutnya mengetahui isi dalm berkas tersebut


" Sial bisa bisa kemereka sama kita Ga " Ujar Aryo kesal dan marah


" Kenpa emang "


" Mereka mau bekerja sama dengan syarat mereka membagi ke untungkan lebih besar milik mereka dari kita sekitar 80% dan kita 69% rugi banyak dan juga kalo gk Terima harus bayar denda pula, gimana kerja sama kayak gitu " Jelas Aryo


" Mana Bang lihat " Ucap Eve laku Aryo memberikan nya pada Eve


" Ohhh ini, ini sih berkas palsu, sebenarnya keuntungan di bagi rata 50 % semua nya, gak ada denda juga, dan mereka berniat ingin menanamkan saham mereka di sini tetapi jika perusahan ini terkena masalah dan rugi mereka minta ganti rugi juga " Terang Eve


" Lah gimana bisa lawong tulisannya jelas itu maksudnya giman Eve gue gak paham suer "


" Maksudnya itu berkas ada yang malsuin, dan ketikannya itu terbalik dan salah, seharusnya sekertrisnyabyang buat berkasnya tanpa selengatun atas, yang benar benar sesungguhnya ada juga, lo gk lihat galak belakang, dia gk hati-hati juga masukin berkas benarnya di sini, bidoh banget orangnya " Jelas Dimas, ya memang sejak tadi Dimas juga melihat berkasnta yang di lihat oleh Eve mereka melihatnya bersama dan ketahuan deh


" Gue gak paham Ga maksud kalin terus tentang kerja samanya batal atu lanjut "


" Baiklah, hari udah mau sore lanjut sampek pulang kanit atuboulang sekarang Tuan Angga " Ujar Aryo


" Pulang, kamu lanjutkan pekerjaan jika ada masalh bisa hubungi saya " Balas Dimas


" Baik, selamat jalan Tuan saya kembali bekerja sekarang "


Setelahnya Aryo pergi dari sana, Eve mendengarkan percakapan mereka yang kadang santai kadang profesional pun merasa sedih aneh, tapi memng begitulah keduanya saat profesional makan keduanya juga formal bahasanya jika santai ya makan bahasa yang mereka gunakan juga santai .


Tidak lama Dimas dan Eve pun juga pulang namun sebelumnya mereka akan membeli beberapa bahan yang akan Eve pakai untuk membuat kue untuk Mamahnya yang berulang tahun malam ini


Sesampainya di supermarket Dimas dan Eve pun masuk lalu membeli bahan tersebut


" Mas Dimas ayo ke sana di bagian tepung dan bahan lainnya juga ada coklat itu " Ujar Eve sembari menari tangan Dimas menuju rak yang ada di San sekalian Dimas mengambil tas keranjang nya


" Wahh banyak banget, tepung udah, telur udah, buah juga udah, coklat udah apa lagi ya, oohh iya susu, Mas kita ke sana yang rak susu " Panggil Eve dengan sangat antusias lalu Eve langsung mengambil dua susu kotak yang ukuran tanggung itu setelah semua bahan lengkap mereka pun menuju kasir dan membayarnya.

__ADS_1


Tanpa diketahui ada pertemuan tidak sengaja antara Dimas dan mantanya Lora hanya saja Dimas tidak mengetahuinya dan tak melihatnya , Lora yang melihat Dimas bersama seorang wanita di sampingnya nampak geram, ia ingin kembali bersama Dimas setelah Iama putus dengan kekasihnya yang berselingkuh dan kasar tetapi kini ia melihat Dimas bersama wanita lain.


Ingin ia menghampiri nya sekarang juga dan ingin meminta Dimas kembali bersama dengan dirinya lagi, ia pun tidak jadi membeli apapun di dan ia mengembalikan yang di bilnya ke tempat semula lalu keluar dari supermarket dan menunggu Dimas keluar dari dalam.


" Mas giliran kita " Panggil Eve yang melihat Dimas sibuk dengan ponsel hya dari tadi karena ia melihat beberapa email yang di kirim oleh Aryo


" Ohh iya Dek, ayok " Jawab Dimas kemudian mematikan ponselnya , keduanya ke depan kasir dan membayar brang belanjaannya tersebut, setelh membayar merekapun keluar dari supermarket.


Namun Dimas dan Eve terkejut ketika Lora tiba tiba dan memeluk Dimas danengagakn bahwa ia merindukannya.


" Sayang, aku merindukan mu maaf aku baru kembali " Ucap Lora sangat mantan pacar Dimas dengan suara yang di buat buat membuat Dimas dan Eve merasa jijik dengan perkataan nya


" Lepas " Sengak Dimas hingga pelukan itu pun lepas


" Sayang, kok gitu sih kamu gak kangen apa sama aku " Ujar nya kembali dengan sedih yang ia buat buat itu


" Maaf siapa ya kami tidak kenal " Ucap Eve dengan tenang nya


" Siapa lo, wanita murahan gue kekasihnya dan lo yang siapa ! " Bentak Lora pada Eve


" Ke- kekasih, Mas dia kekasih Mas " Ujar Eve yang belum tahu sual dia


" Mantan Dek, namanya Lora " Jelas Dimas tanpa ada yang di tutupi dari Eve


" Ohh mantan toh kirain, bukannya mantan Mas ada sama kekasih baru nya ya kok bisa di sini pelukan lagi panggil sayang lagi ihh, itu jas lepas kotor gak mau " Ujar Eve kesal sekarang, sedangkan Dimas hanya tersenyum saja menuruti perkataan Eve untuk melepaskan jas nya


" Sudah kan, kita pergi " Ucap Dimas lalu mengacak pucuk kepala Eve , dan Lora yang di abaikan merasa marah dan juga malu ia dia abaikan dan di tinggal begitu saja oleh Dimas dan Eve dari depan supermarket


" Awas tuh cewek gue bakal hancurin hubungan kalian lihat aja " Gumamnya laku pergi dari sana, disisi lain Dimas dan Eve masuk ke dalam mobil dan pulang ke rumah, Eve nampak cemberut setelah bertemu mantan kekasih Dimas tadi ia memejamkan matanya untuk mengurangi rasa kesalnya.


Hingga sampai rumah pun Eve tak berbicara pada Dimas, ia meninggalkan Dimas sambil membawa barang belanjaannya, dan menuju dapur, setelahnya Eve membersihkan dirinya ke kamar mandi untuk mencuci kaki dan tangannya laku langsung membuat kue untuk Mamhnya di dapur


Dimas pun beralih ke kamarnya guna untuk mandi dan berganti pakain dengan T-sert nya yang panjang dan celana panjang nya,setelah nya turun ke bawah menyusul Eve yang membuat kue di dapur.


" Elva, sayang " Panggil Dimas namun tak di hiraukan oleh Eve rupanya Eve memasang earphone di telinganya sembari mendengarkan musik kesukaannya.


Tak lama Reta pulang dan ia melihat kakaknya sedang berbicara pada Eve tetapi tak di sabuti oleh Eve salam Reta pun juga di abaikan hingga Reta langsung menuju kamar dan membersihkan diri nya.

__ADS_1


" Dek, sayang maafin Mas ya,AS minta maaf sama kamu Elva, beneran deh tadi Mas gak tahun kalo dia ada di sana " Ujar Dimas meminta maaf pada Eve berkali-kali namun tak ada sahutan dari Eve, karena kehabisan akal Dimas pun memeluk Eve dari belakang .


dan adegan itu pun sempat di lihat okeh Reta yang baru saja pulang hanya saja Reta mengabaikan keduanya dan langsung menuju ke kamar ia tidak ingin ketahuan di saat ia melihat adegan mesra darubkedya pasangan yang sedang di mabuk asmara tersebut.


__ADS_2