My Girl Serena

My Girl Serena
BAB 40


__ADS_3

Setelah keluar dari ruang Bk, Eve dan ke dua temannya langsung ke kelas dan merapikan tas mereka sebab mereka sekarang di scors selama tiga hari, sedangkan Dimas mengambil tas nya di ruang guru, begitu pula dengan Rosetta dan ke tiga temannya mereka di scors selama satu minggu untuk merenung.


Setelah nya Dimas menghampiri Eve di luar kelas dan Eve serta Ke dua temannya ke luar saat itu.


" Eve kita duluan ya " Ujar Ailen dan Fika laku di angguki oleh Eve


" Kita pulang sekarang " Ucap Dimas, Eve tak menjawab namun ia berjalan mendahului Dimas dan langsung menuju parkiran masuk ke dalam mobil.


Dimas pun mengikuti Eve ia juga masuk ke dalam mobil nya, menyalakan mesin dan mengendarainya, keluar dari area sekolahan dan melajukan nya hingga sampai di rumah.


Dalam perjalanan Eve yang masih ada rasa takut mengeluarkan air minumnya yang ia bawa saat di rumah ia menenggaknya hingga tersisa setengah dari botol, setelah itu ia mencoba untuk menenangkan dirinya, menyalakan musik kesukaannya dengan ponselnya lalu memejamkan matanya, tak terasa Eve tertidur di mobil.


Hingga sampai di rumah Dimas pun menggendongnya kekamar nya dan membaringkan Eve di ranjang, biasanya Eve saat di baringkan akan bangun tetapi kali ini Eve masih terlelap


Dimas pun memberanikan dirinya untuk melepaskan sepatu yang Eve pakai dan melepaskan dadi seragamnya setelah itu menyelimuti nya, namun selimut itu di tepis oleh Eve


Setelahnya Dimas membersihkan dirinya dan berganti pakaian dengan pakaian santai ala rumahan, lalu ia ikut membaringkan dirinya di samping Eve, dan menyusul Eve tidur.


Tak lama Eve terbangun dan mendapati Dimas yang tidur di sampingnya, perlahan ia bangun dari tempat tidur dan membersihkan dirinya juga mengganti pakaian lalu turun kebawah untuk memasak, ia kelaparan lagi.


" Aihh aku kelaparan lagi, padahal tadi udah makan siomay talu masih laper buat apa ye enaknya " Gumam Eve pada diri sendiri


" Kebetulan ada bahan bahannya bisa di pakek nih, ada tahu, juga ada kulit pangsit nya yeyy , sekalian masak makan siah ahhh " Senang Eve

__ADS_1


Ia akan membuat camilannya sendiri yaitu pentol tahu dan cilok, lalu memasak makan siang nya ia memasak, sayur sop dengan jagung, ada telur ceplok nya juga, lalu tahu goreng tidak lupa


Selama satu setengah jam ia berkutat akhirnya camilannya jadi juga, setelahnya ia beralih membuat makan siangnya, selama beberapa saat oun Eve selesai memasak, karena hari panas ia ingin membuat yang segar segar, dan Eve pun membuat lemon tea dengan madu dan mint


" Kayaknya seger banget dehh pas pula di minum siang siang ada cilok dan tahu pentolnya " Ucap Eve sembari tersenyum .


Di kamar Dimas masih tertidur, mungkin Dimas kelelahan hingga ia tidur dengan sangat kelak, yang biasanya saat Eve bangun Dimas terbangun, namun hari ini Dimas tidak terbangun karena saking lelahnya.


Setelah menyajikan cilok dan tahu pentolnya dengan bumbunya semakin, ia juga sudah menyajikan makan siangnya, lalu Eve kembali ke kamarnya untuk membangunkan Dimas .


" Mas, Mas Dimas bangun Mas, Mas oii Mas Dimas ayo bangun.. " Panggil Eve dengan trus menggoyangkan lengan Dimas


" Hmmm kenapa sih Dek " Jawab Dimas dengan mata yang masih terpejam


" Astaga Elva, kamu bisa makan duluan sayang, Mas masih ngantuk " Balas Dimas


" Ihh Mas Dimas Mah, ayolah Mas temenin Eve makan di bawah ya " Bujuk Eve, akhirnya mau tak mau Dimas pun bangun dan membuka matanya lalu turun kebawah dengan lengan yang masih di peluk oleh Eve


" Wangi bener kamu masak apa sih Dek? " Tanya Dimas yang lansung berbinar saat mencium wangi masakan Eve saat mereka telah sampai di meja makan


" Ada dehh, mau di ambilin "


" Boleh sama minumnya sekalian kayaknya seger banget itu "

__ADS_1


Setelah beberapa saat Eve pun mengambilkan makanan dan minuman untuk Dimas, setelahnya ia juga mengambil miliknya


" Selamat menikmati paduka " Canda Eve pada Dimas lalu ia mulai menyantap makanannya


" Selamat menikmati juga tuan putri kesayangan " Bals Dimas menimpali candaan Eve ia juga mulai menyantap makanan yang telah di buat oleh Eve, setelah nya mereka memakan camilan yang di buat Eve, memang tak ada duanya rasanya sangatlah menggugah selera dan lebih enak buatan Eve dari pada yang di jual


Mantab kan tuh makanan Dimas sampek ketagihan makannya, setelah di rasa kentang dan cukup, mereka meminum lemon tes nya dan menyegarkan tenggorokan mereka, laku setelahnya Eve pun membersihkan piring, mangkuk dan gelas kotornya, camilan dan makan siangnya masih banyak karena Mami, Paling dan Reta belum sampai kemungkinan sebentar lagi.


" Semuanya udah selesai , oky deh sekarang mau tidur dulu ahh ngantuk " Gumam Eve lalu ia mengajak Dimas untuk tidur kembali sesaat ia sudah merasa cukup mencerna makanan yang ia makan tadi


Tanpa banyak tanya Dimas dan Eve tidur siang kembali setelah makan siang dan menjalankan kewajibannya, karena saat itu sudah masuk waktu sholat dzuhur, sesaat Dimas dan Eve tidur siang Mami dan Papi serta Reta pun pulang, lalu mereka membersihkan dirinya dan menjalankan kewajibannya, dan saat sudah selesai mereka turun kebawah dan melihat sudah tersedia makan siang juga ada camilan nya, mereka pun akhirnya makan bersama, karena mereka tahu saat ini Eve dan Dimas sudah berada di rumah.


Sebelumnya Dinas memang sudah mengabari Mami nya saat meteka pulang sekolah lebih awal karena ada masalah kecil di sekolah tadi, dan sekarang Dimas dan Eve sedang tidur di kamar mereka.


" Pi sepertinya Eve yang masak semuanya, Angga bilang mereka pulang awal karena ada insiden kecil, mungkin keduanya sedang tidur di kamar " Ujar sang Mami


" Iya Mi, Papi tahu tadi Angga juga sudah mengabari ku, hubungan mereka sepertinya aman aman saja, tetapi jika ada masalah Dimas akan di keluarkan dari sekolahan " Balas Papi Bagas


" Tapi kan Pi bukannya di sekolah hubungan Kak Angga dan Kak Eve hanya guru dan murid tidak akan ada masalah jika tidak ada yang cari masalah Pi, Mi " Sambung Reta


" Bener Ta, sudah sekarang kamu habiskan dulu makanmu setelahnya istirahat Mami dan Papi juga " Jawab Mami Mira.


Lalu mereka pun dengan cepat menghabiskan makan siang meteka, setelahnya istirahat siang. Di tempat lain di kamar Eve dan Dimas, Dimas yang sudah tidur lagi namun Eve tak bisa tidur juga, akhirnyan Eve pun memeluk guling dan mendengarkan musik kesukaannya melalui ponsel yang biasa dengan volume kecil, tak terasa lama kelamaan Eve juga tidur kembali mengarungi alam mimpi.

__ADS_1


__ADS_2