
" Setelah dia memutuskan hubungan dan pergi selama satu minggu saya menyadari bahwa saya mulai menyukainya tetapi saat itu hubungan kami sudah putus saya merasa menyesal tidak menyadarinya lebih awal, lalu Aryo kenal dengan salah satu teman di sekolah kamu dia adalah Bu Aisyah ternyata dia adalah teman Aryo, dan ingin pensiun juga masih mencari orang untuk menggantikannya, lalu Aryo menawari saya untuk mengajar dan melupakan mantan saya. " Lanjut Dimas menceritakan awal ia masuk dan mengajar sebagai guru baru di sekolah Eve.
" Saya pun dengan senang hati menerimanya hitung hitung untuk mencari suasana baru dan memperbaiki hati saya yang sedang sedih, lalu pertama kali masuk saya dapat pujian dan sambutan dari banyak orang dan guru permpuan juga murid murid di kelas tetapi saya tertarik pada satu orang di sana yang tidak terlalu memedulikan kehadiran saya juga tidak minat dalam sesi perkenalan, itu adalah kamu " Terang Dimas pada Elva sembari tersenyum dan mengusap kepala Eve
" Ihh Mas Dimas, lanjutin ceritanya " Pinta Eve sembari menarik tangan Dimas yang mengusap pucuk kepalanya itu membuat rambutnya berantakan
" Hahaha, iya iya saya lanjut, lalu saat malam bertemu dengan kamu saat makan malam keluarga saya semakin tertarik dan penasaran sama kamu, lalu orang tua menjodohkan kita, saya tidak ada alasan untuk menolak dan mungkin ini yang terbaik pikir saya "
" Terus sekarang perasaan Mas Dimas gimana "
" Sekarang, Mungkin dari awal bertemu dengan kamu Mas sudah suka dan tertarik, lalu setiap mengajar Mas juga selalu merhatiin kamu tetapi kamu tidak sadar, dan sedikit demi sedikit sifat dingin dan cuek saya mulai menghilang, dan saat pernikahan semalam Mas merasa senang, mungkin kamu belum bisa menerimanya karena sangat mendadak dan membuat mu terkejut, tetapi semakin Mas sadari bahwa perasaan Mas sudah yakin sebab Mas sudah menyukai mu sejak saat itu dan dan untuk pertama kali bertemu dengan kamu serta rasa itu semakin besar hingga menjadi rasa sayang dan juga cinta, ingin menjaga nya, jadi Mas sudah suka sama kamu Elva bahkan sekarang Mas sudah cinta sama kamu " Terang Dimas sembari tersenyum dan menarik Eva ke dalam pelukannya, ia merasa sangat lega bisa mengatakan tentang perasaannya pada Eve, walaupun pertemuan mereka di bilang singkat dan serba dadakan tidak memungkiri rasa tersebut bisa hadir pada nya
" Hmm Eve sih emang terkejut karena pernikahan nya dadakan kayak kejutan, tapi Eve gak tahu tentang perasan Eve sekarang, tapi Eve senang kalo Mas suka sama Eve " Jelas Eve pada Dimas sembari menyembunyikan wajahnya ke dada bidang Dimas karena ia malu
" Tidak masalah, kamu bisa mengatakan nanti jika sudah saatnya Mas mengerti " Ucap Dimas lembut pada Eve
" Hmmm " Balas Eve hanya dengan deheman saja
" Sudah kan saya sudah menjawab semua pertanyaan kamu " Ujar Dimas dan Eve menganggukkan kepalanya, setelah itu mereka pun tidur dan memasuki alam mimpi.
Keesokan harinya kedua orang itu yang sedang bergelung di dalam selimut membuka matanya karena sudah pagi matahari juga sudah nampak bersinar terang di sana.
" Mas bangun udah pagi " Panggil Eve sembari menggoncangkan tubuh Dimas
" Hmm udah pagi " Balas Dimas ia bangun dengan malas, Eve pun pergi mandi terlebih dahulu, setelah selesai barulah Dimas, saat Dimas di kamar mandi Eve keluar untuk membantu Mami menyiapkan sarapan pagi mereka.
" Pagi Mi, Pi " Panggil Eve lalu menyusul Maminya di dapur
" Pagi sayang " Jawab keduanya
__ADS_1
" Reta mana Mi? " Tanya Eve karena tidak melihat Reta di sana
" Dia lagi joging pagi biasa akhir pekan, terus suami kamu kamu mana "
" Masih mandi Mi, kalo Reta joging kenapa Mas Dimas gak joging Mi " Ucap Eve penasaran
" Kalo Reta akhir pekan joging nya kalo Angga setiap hari minggu , kalo akhir pekan begini dia pasti lagi ngegim di ruangan gim yang ada di kamarnya " Jelas Mami Mira
" Di kamar kin Eve gak tahu Mi "
" Tanya aja sama suami kanu pasti di tunjukin " Ujar Mami sembari tersenyum, ya ruangan Dimas memang khusus ada ruangan tersembunyi di balik tempat tv yang ada di kamar tersebut, tetapi tidak ada yang tahu hanya Mami nya saja yang tahu ruangan itu karena kebetulan melihatnya.
Tidak sengaja saat Dimas membuka ruangan tersebut Mami Mira masuk ke dalam kamarnya, rencananya mau manggil di anak untuk sarapan tapi saat masuk ia melihat Dimas membuka sesuatu akhirnya Mami Mira mengikuti Dimas sampai dalam dan Dimas terkejut karena ada Mami nya di sana, alhasil Mami nya tahu ruangan itu adalah ruangan olahraga Dimas yang berada di kamarnya.
" Masak apa Mi " Ujar Eve melihat Mami nya masih menyiapkan bahannya dan bingung mau membuat apa
" Gak tahu nih Mami bingung, maunya sih bikin sayur lodeh terong sama kacang dan tahu " Ujar Mami Mira
Ya sudah kalo gitu mari kita memasak " Balas Mami Mira senang
Akhirnya kedua perempuan itu sibuk dengan masakan mereka, setelah seledai memasak dan membuat minuman untuk semuanya mereka pun menyatukannya di meja makan.
Pas banget setelah mereka selsai menyiapkan sarapan di meja makan Reta pulang dari joging nya dan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan Dimas yang turun setelah olah raga pagi nya seme tara Papi Bagas ia masih sibuk membaca koran di meja makan sembri menunggu sarapan siap sejak tadi.
" Waahh kayaknya enatak betul ini Mi, Mami yang masak kah " Ujar Reta yang sudah selsai dan duduk bersama mereka, Dimas juga
" Hmmm iya Mami yang masak "
" Tahu aja kalo Reta kepingin sayur lodeh "
__ADS_1
" Ya tahu dong kan Mami "
Setelah itu mereka pun makan sarapan bersama, tanpa adanya percakapan, biasanya memang ada sedikit percakapan namun kali ini tidak karena terlalu asik dengan makanan mereka sendiri sendiri.
Setelah selesai makan mereka pun bersantai, Dimas dan Papinya seperti biasa maslh kantor jika berdua makan tidak akan ada habisnya membacakan hal tersebut dan lainnya, Reta pergi karena ada janji dengan teman sekolahnya, sekarang Eve bersma dengan Mami Mira berasa di halaman belakang rumah menikmati pemandangan serta menyiram bunga yang di tanam di sana.
" Gimana perkembangan kamu sama Angga sayang, apa Angga kasar saat di ranjang " Tanya Mamu Mira sekalian menggoda sangat menantu
" Ishh Mi kita belum ngelakuin itu Mi masih mau pacaran dulu Mi " Ujar Eve ia juga belum siap jika dun suruh melakukan hal tersebut karena masih takut danemang belum siap sepenuhnya
" Ohh, terus perasaan kalian gimana apa Angga pernah kasar sama kamu "
" Enggak Mi, Alhamdulillah hubungan kami baik, Mas Dimas katanya sih udah sayang sama Eve tapi gak tahun kalo Eve "
" Bagus itu, tenang saja waktu akan menjawab semuanya yang penting Angga sekarang sudah tidak memikirkan mantan kekasihnya lagi "
" Emang kekasih nya dulu cantik ya Mi "
" Cantik tapi karena make up nya tebel banget, dari pada dia kamu lebih cantik menurut Mami "
" Mami apaan sih Mi, udah yuk masuk panas Mi juga tanamannya udah di siram semuanya "
" Iya ayok kita temuan dia laki-laki yang gak ada habisnya bicara bisnis kalo udah ketemu "
Setelahnya mereka pun masuk ke dalam rumah, keduanya menuju ke ruang tengah di sana ternyata ada Papi dan Dimas yang menonton tv
" Hai kalian enak sekali nonton tv berdua " Panggil Mami Mira mengagetkan keduanya "
" Ishh Mami ngagetin kita aja sih Mi " Ujar Dimas
__ADS_1
" Heheh mau gabung lah , yuk Eve kita duduk "
Ajak Mami sembari terkekeh berhasil mengerjai mereka yang tadinya anteng anteng bae hihihi, setalah duduk Dimas melihat raut wajah Eve yang tidak ada senyum sepertinya suasana hati Eve sedang buruk, setelah dari taman bersama Mami.