My Girl Serena

My Girl Serena
BAB 23


__ADS_3

Keesokan harinya pagi pagi sekali Dimase mengajak Eve joging di sekitar komplek, sebenarnya Eve sangat malas hari ini , tapi apalah buat jika Dimas sudah berkata maka tidak bisa di bantah atau jika tidak Dimas akan terus menerus mengusilinya mulai dari bangun tidur tadi tak hentinya Dimas meminta Eve ikut olah raga


Dan hasilnya Eve mau tidak mau ia pun ikut Dimas joging pagi ini,


" Haaahh Mas Dimas tunggu napa sih cepet amat larinya " Teriak Eve sambil berlari kecil mengejar Dimas yang ada di depannya


" Ayo dong semangat biar sehat bentar lagi sampek rumah " Balas Dumas dengan senyum meremehkan


" Ihh awass ya nanti , hah cepek banget perut ku ohh sakit sekali rasanya padahal gak makan tadi duhh keram kayaknya gara gara Mas Dimas pokoknya ihh nyebelin " Geretu Eve ua mengomel ngomel lalu berganti berjalan karena dikit lagi sampek rumah ia malas berlari kembali karena perutnya kaku dan sakit meskipun ia tidak makan tadi tetapi terlalu kaget sebab biasanya Eve hanya berlari kecil di taman belakang tidak seperti tadi yang hampir lari seluruh komplek makanya sakit.


" Elva ayo udah sampek ini " Ujar Dimas lalu ia melihat kebelakang dan ternyata ia lihat Elva berada jauh di belakang dan sedang berjalan santai


" Astaga tuh anak bukannya ikut lari tadi malah jalan padahal dikit lagi sampek ya udah lah, mungkin capek " Monolog Dimas lalu ia menunggu sampek Eve sampai


Sesampainya Eve ia langsung masuk ke dalam rumah tanpa menyapa Dimas ia melenggang begitu saja dan membiarkan Dimas yang sedang membujuknya atau berbicara padanya


" Elva kamu tadi jalan, kenapa gak bilang kan bisa aku tungguin "


" Kamu mau kemana sih "


" Elva ayo dong jangan gini ya udah deh aku minta maaf sama kamu "


Serentetan sapaan dan ucapan Dinas Eve abaikan begitu saja, ia memilih untuk segera membersihkan dirinya, setelah itu ia turun ke bawah, masih mengabaikan suaminya itu ia meminun segelas air putih dan setelahnya ia duduk di kursi yang ada di meja makan


" Elva kamu jangan mengabaikan ucapan aku lah, kan aku udah minta maaf " Iba Dimas memohon tetapi tak ada gunanya, sebab Elva memilih untuk membiarkan Dimas dan mendengarkan lagu pop kesukaannya.


" Kalian berdua ngapain yang satu udah tapi yang satu masih belum " Panggil Mamah Sofi pada keduanya


" Iya Dimas kamu habis joging tadi pagi bukan " Lanjut Papah Andrian


" Heheh Iya Pah, Mah ya udah kalo gitu Dimas mau bersih bersih dulu " Balas Dimas lalu secepat kilat ia langsung pergi ke kamarnya dan ke kamar mandi dan membersihkan dirinya


" Eve suami kamu kenapa itu? " Tanya Mamahnya


" Biasa merajuk, merayu karena tadi ia sempet ajak joging terus disuruh lari cepet cepet tapi perut ku sakit karena keram, lari terus dan aku kan jalan Mah ke rumahnya, ehh sampek rumah ia malah gak bisa Diem omong terus ya aku abaikan lah secara aku udah risih banget dan laper juga, jadi aku milih diem dan bersih bersih, selanjutnya seperti yang Mamah sama Papah Lihat " Jelas Eve dengan bibir yang sedikit di majukan ke depan tanda ia masih kesal dengan Dimas


" Owalah gitu terus tadi Mamh sama Papah denger Dimas udah minta maaf ke kamu sayang " Ucap Mamah


" Ya sudah tapi aku males jawab capek banget Mah Pah bayangin di suruh lari muter hampir seluruh komplek Mah capek tahu " Kesal Eve lalu ia mengambil minum lagi dan meminumnya setelah itu ia beranjak ke dapur untuk membuat kopi untuk Dimas.

__ADS_1


Ke dua orang tuanya hanya bisa menggelengkan kepalanya saja dengan membatin masalah anak muda jaman sekarang ada saja ulahnya, begitulah isi fikiran batin mereka.


Setelahnya Mamah dan Eve pun menyiapkan sarapan pagi mereka, mereka menyiapkan nasi goreng mawut, telur ceplok dan juga tempe penyet saja, sebab bahan masakan di rumah sedang menipis.


Dimas yang sudah rapi turun ke bawah dan mendapati Papah mertuanya membaca koran di meja makan dan ada dua cangkir kopi di atas meja


" Pah, lagi baca koran " Panggil Dimas


" Ehh Dimas, iya sambil nunggu mereka masak sarapan sini duduk " Balas Papah Andrian


Kemudian Dimas pun duduk ia menyeruput satu gelas kopi yang hitam ternyata rasanya pahit tidak seperti biasanya


" Kok pahit " Ujarnya


Tak lama Paph Andrian menoleh dan mendapati ternyata yang di minum Dimas adalah kopinya jadi Papah Andrian hanya bisa menahan tewanya jelas jelas dua kipi ini beda yang satu terlihat hitam namun agak bening karena tidak ada ampasnya sedangkan punya Papah Andrian memang kopi hitam yang sedikit pahit


" Jelas saja pahit itu kopi saya yang kamu minum Dimas " Ujar Papah Andrian yang menahan tawa namun tak lama Eve dan Mamahnya selesai dan mereka menaruhnya di meja makan, Eve yang melihat Dimas sepertinya menunduk sedikit ia rasa ada sesuatu dengan nya dan Papah nya yang berusaha menahan tawanya itu.


" Mas Dimas kenapa Pah? " Tanya Eve pada Papahnya


" Dia salah minum kopi Eve yang di minum milik Papah ya kepahitan lah "


" Ya Maaf Pah gak terlalu memperhatikan tadi " Ucap Dimas meminta maaf


" Gak masalah, tidak perlu minta maaf saya tahu kok itu sudah di buatkan lagi sama Eve " Ujar Papah Andrian sembari tersenyum


" Pah nanti Mamah sama Eve mau belanja bahan masakan menipis " Kata Mamah Sofia


" Nanti belanja sama sama sembari makan siang di kafe sama menantu Mah " Jawabnya


Tak lama Eve kembali dengan satu gelas kopi baru untuk Papahnya, kemudian mereka memulai sarapan paginya bersama.


Selesai itu Papah Andrian dan Dimas pun berbincang bincang di sofa ruang tengah sedangkan Eve menemani Mamahnya di taman belakang


" Gimana apa sudah ada rasa kamu sama Dimas " Ujar Mamahnya


" Rasa, rasa apaan sih mah, kalo suka mungkin iya kalo cinta gak tahu, tapi belum lama ini emang sih Mas Dimas bilang kalo Dia udah cinta sama Eve " Terang Eve


" Bagus dong Mamah lihat kalian tuh cocok lo serasi tambah mesrah aja "

__ADS_1


" Apaan sih , asal Mamah tahu Mas Dimas sekarang tuh orangnya jadi jahil, usil suka gombal receh banget deh kalo sama Eve "


" Ya mungkin cuman kamu yang bisa buat Dia gitu "


" Nah kan aneh kenapa juga harus Eve "


" Tanya lah Eve, tapi kenpa murung gitu "


" Eve takut aja sih Mah kalo mantan kekasihnya balik lagi habis itu deketin Mas Dimas lagi gimana "


" Ya di lawan lah emang mau suamimu di rebut sama orang "


" Ya jangan lah Mah, masak baru nikah udah jadi janda ya gak maulah enak aja "


" Makanya di jagain Eve biar gak kemana mana "


Setelah percakapan tersebut kedua laki-laki yang tadinya di dalam menyusul mereka di taman katanya mereka tak ada teman di sana bukannya mereka berdua tadi asik ngobrol kenpa cari teman sekarang.


" Kalian asik bener bicarain apa nih " Panggil Papah Andrian


" Gak bicarain apa apa, Papah kepo deh " Balas Eve


" Emang gak boleh "


" Tanya Mamah aja kali Pah " Jawab Eve


" Apa Mah "


" Biasa lah kaum wanita, bukannya Papah tadi juga asik sama mantu mu Pah "


" Heheh biasa Mah "


" Terus kenapa kalian kemari "


" Gak ada temennya kata Dimas jadilah kita kemari "


" Dasar Mas Dimas maunya tuh deket deket, Pah udah yuk masuk di sini juga udah panas " Balas Eve yang sekarang lengannya sudah di Apit oleh Dimas.


Kemudian mereka pun masuk ke dalam rumah, dan menunggu jam siang dan pergi belanja sekalian makan siang.

__ADS_1


__ADS_2