My Girl Serena

My Girl Serena
BAB 34


__ADS_3

Di tempat lain di sekolah Fika dan Ailen ketika istirahat menjalan apa yang sudah mereka rencanakan yakni meminta vidio cctv pada keamanan Sekolah setelah berhasil mereka pun mengedit nya agar seperti apa yang dinkatakannokegbeve sebaik mungkin se asli mungkin, butuh waktu memang sampai hasil itu sempurna.


Setelah bell masuk keduantanbrkum masuk dan izin akan masuk terlambat, Dimas yang mengajar kelas mereka setelah istirahat tentu tahu kemana mereka pergi tapi hanya diam sembari mengagukkan kepala saat ada teman sekelasnya memberikan alasan padanya karena ketidak hadiran kedua teman Eve tersebut.


Hingga jam pelajaran habis keduanya pun belum masuk, Dimas yang sudah selesai menganar pun pergi dari sana karena sudah waktunya pulang sekolah juga, semua murid juga bubaran sekolah,


Tak lama setelah Dimas keluar dari kantornya Fika dan Ailen selesai mengerjakan apa yang mereka kerjakan dengan cepat mereka masuk ke dalam kelas mengambil tas mereka dan pulang ya mereka memang membawa laptop dan di sembunyikan agar tidak ketahuan, setelah berhasil barulah mereka pulang sampai waktu pulang mereka mengerjakan hal tersebut.


Di perjalanan pulang Dimas menerima pesan dari Eve meminta untuk di belikan bakso urat, karena Eve sedang ingin makan bakso urat begitupula dengan Mami dan Papi yang sekarang sudah pulang, sekalian untuk Reta yang belum pulang, selesai beli bakso urat Dimas pun kembali melajukan mobilnya hingga sampai di rumah.


" Assalamu'alaikum Mi Angga pulang " Ucap salam Dimas pada penghuni rumah yang betulan sedang kumpul bersama di ruang tengah hanya saja Reta belum pulang karena ada kegiatan di sekolahnya hari ini


" Waalaikumsalam " Jawab mereka bersamaan , langsung saja Eve berlari kecil menyambut suaminya itu, dan bersalaman setelah itu mengambil tas dan juga kantong kresek yang berisi bakso pesanan Eve dan mereka juga tanpa kata Dimana di buat melongo tak percaya dengan tingkah Eve saat ini


" Astaga, " Gumam Dimas pelan, lalu dengan cepat Dimas menuju ke kamar nya untuk membersihkan diri dan berganti pakaian sementara Eve setelah meletakkan tas kerjanya di ruang kerja Dimas ia menyisakan makan siangnya yang berupa bakso urat di meja makan, dengan senyum mengembang, entah hati ini suasana hati Eve sedang senang tanpa ada yang merusaknya dan juga suasana hati Eve sedang baik hingga ia menjadi sangat aktif sekali hari ini.


" Mi, Pi Angga ke atas dulu " Sapa Angga pada Mami dan Papinya yang duduk di sofa ruang tengah itu


" Iya Ga " Jawab keduanya setelah itu Angga berlalu ke kamarnya di atas dan membersihkan dirinya dan berganti pakaian santai rumahan


" Pi, Eve kenpa ya Pi Mami perhatiin dari pagi dia kayaknya seneng banget Pi nafsu makannya juga bertambah gak sungkan lagi kayak biasanya "


" Lagi seneng aja kali Mi, suasana hatinya lagi baik dan bahagia biarkan saja siapa yang tahu tiba tiba dia murung lagi kan lebih baik biarkan dia seneng Mi " Jelas Papi Bagas pada istrinya itu


" Iya kali, Pi yaudah yuk ke meja makan kayaknya udah di siapin sama Eve "


" Hmmm yuk " Balas dsang Papi, tidak lama Dimas turun ke bawah dan langsung ke marna makan begitupula dengan Mami Mira dan Papi Bagas mereka juga ke meja makan, setelah semuanya ada dan Evev pun juga sudah menyiapkan semuanya mereka pun makan siang bersama

__ADS_1


Yang biasanya ada sedikit canda tawa atu obrolan pada mereka kali ini makan siang mereka menjadi hening dan tidak ada percakapan sedikit pun. Setelah selesai makan siang dan membersihkan tempat nya kedua orang tua Dimas pun istirahat siang, sedangkan Dimas dan juga Eve tidak, karena siang ini Dimas akan ke kantor lalu Eve juga ingin sekali ikut pergi ke kantor, walau Dinas melarang nya tapi Eve tetap ingin ikut, akhirnya mereka berdua pergi ke kantor.


" Mas ikut ya, " Ujar Eve ingin ikut pada Dimas


" Di rumah sayang kamu baru saja pulih nanti sakit lagi gimana "


" Enggak kan ada kamu mana mungkin sakit lagi, aku udah sembuh udah baik baik aja kan tinggal hilangin bekas merahnya aja paling besok juga hilang ya ya ikut ya " Eve tetap ingin ikut dan Dimad pun akhirnya menyetujui setelah melihat tatapan menggemaskan dari Eve


" Baiklah tapi nurut ya "


" Yeyyy asyikk, oky kalo guyu aku ganti baju dulu, Mas juga kan "


" Iya "


Kemudian keduanya pun berganti pakaian, Dimas dengan setelan kemeja dan jas nya, sedangkan Eve dengan kemeja juga celana panjang nya


Ya meskipun Eve masih duduk di bangku SMA tetapi tinggi Eve juga merupakan tinggi orang yang ideal dan lagi Eve bisa pun bisa mngerti walau ia hanya mengamatinya saja, itulah kelebihan Eve yang jarang di ketahui oleh orang lain.


" Sayang kamu kenpa senyum terus dari tadi bikin aku jadi merinding sendiri " Ungkap Dimas ya dari tadi Dimas sedikit merinding takut lihat Eve tersenyum sendiri


" Hehehe maaf Mas soalnya hari ini Mamh ulang tahun Aku seneng banget jadi senyum trus deh mau kasih kado tapi ngk Athu biasanya sih cuman masak makanan kesukaan Mamah tapi kali ini maunya yang beda gitu " Jelas Eve pada Dimas


" Hmmm gimana kali bikin kue, puding, atau apa gitu Dek " Ujar Dimas memanggil istrinya dengan sebuah Adek


" Dek, Mas panggil aku Adek ? " Tanya Eve


" Hmm iya Adek kecil istrinya Mas " Bals Dimas dengan tersenyum

__ADS_1


" Ihh aku udah besar kali Mas, tapi gak papa sih aku suka sama panggilan Mas hehe " Jawab Eve


" Ohh ya usulan Mas buat aku tahu sekarang mau buatain Mamah apa " Ujar Eve seneng


" Emang kamu mau buat apa? " Tanya Dimas lagi


" Hmmm mau buat cake rainbow yang atasnya ada puding nya, sama chinamon coklat karamel cake kayaknya enak deh Mas " Terang Eve


" Mau buat bkalan emang kan ulang tahunnya nanti sekarang kamu ikut Mas ke ka tit terus kamu masaknya sore di kirim malem "


" Hehehe iya kayaknya sore masaknya "


" Emang nutut "


" Hmmm nutut gak ya, gak tahu juga tapi buat nya cepet kok Mas paling juga satu dua jam selesai, malem dapet kita kerumah Mamh, nanti Mas berangkat ngajarnya jadi rumah Mamah aja bukannya besok aku juga udah mulai sekolah kan "


" Baiklah sesuainkeingan kamu sayangku, kita udah sampek ayo turun "


" Hmmm ayok " Ujarnya, kemudian mereka turun dari mobil, lalu berjalan ke dalam kantor, di dan banyak pasang mata yang menatap mereka , bukan hanya sekedar tatapan itu menuju juga ada tatapan benci dan tidak suka.


Eve yang sebelnya takut karena pertama. kali mereka datang banyak yang membicarakannya dan menatapnya tidak suka ya meskipun ada beberapa yang biasa saja dan suka suka saja tapi banyak yang tidak sukanya, namun kini tatapan mereka semakin tajam saja yang tidak suka padanya, dan yang suka juga ada meskipun beberapa, namun Eve sudah tidak terlalu peduli lagi ia juga tidak akan mudah di tindas bila mana mereka akan menindas nya nanti.


" Mas kita ke ruangan Mas kan "


" Iya keruangan Mas dulusetesetelahnya ke ruang meeting karena Aryo mengabari akan ada meeting siang ini "


" Aku ikut "

__ADS_1


" Hmmm "


Setelahnya keduanya pun masuk ke ruangan Dimas dan tak lama setelah masuk Aryo datang ke sana untuk memberitahukan bahwa klien nya sudah datang untuk membicarakan bisnis mereka.


__ADS_2