My Girl Serena

My Girl Serena
BAB 43


__ADS_3

Keesokan harinya Eve bangun lebih dulu ia menyiapkan sarapan dengan Mami Mira di dapur, dengan riang


" Lalala lalala lalala... " Nyanyi Eve sambil ia menggoreng tempe dan juga bala bala


" Kamu bisa nyanyi juga Eve " Ujar Mami Mira


" Kalo di bilang bisa ya bisa aja sih Mi tapi sura Eve tuh jelek pas pasan kadang juga nadanya tuh buyar semua " Jawab Eve santai


" Sama dong Mami juga gak bisa nyanyi suaranya jelek " Balas Mami Mira


" Masak sih Mi, enggak ahh Mami tuh suaranya bagus " Elak Eve pasalnya ia belum pernah mendengar Mami Mira bernyanyi


" Mami sudah siap, sana bangunkan suami mu biar ini Mami yang siapin di meja makan "


" Iya Mi kalo gitu Eve bangunkan Mas Dimas dulu ya Mi " Ujar Eve, setelahnya Eve pun membangunkan Dimas di kamar


" Mas, bangun mas, udah pagi, biasanya kamu udah bangun, Mas " Panggil Eve sembari menghilangkan tangannya yang ada di balik selimut


Tetapi tidak ada respon sama sekali, tidak biasanya Dimas tidur sampai siang, biasanya Dimas bangun juga pagi setelah subuh ya memang Dimas tidur tetapi saat di bangunkan akan langsung bangun, tapi ini Dimas belum bangun juga , Eve pun berniat menyingkap selimutnya dan menggoyangkan tangan Dimas kembali.


" Mas, Dimas bangun Mas ... Astaga... Mas Dimas " Panggil Eve sembari menggoyangkan tangan Dimas kembali namun ia terkejut saat mendapati tangan Dimas yang panas


Akhirnya ia mengecek suhu tubuh Dimas dengan tangan yang ia tempelkan di dahi Dimas serta lehernya karena biasanya suhunya tidak sama leher lebih panas dari pada dahi atau mungkin dahublebih panas dari leher.


" MasyaAllah Mas Dimas badannya panas banget " Gumam Eve tak lama ia menyiapkan pakain ganti Dimas dengan kaus oblong yang tipis dan celana pendek,


" Mas bangun dulu yuk " Panggil Eve lagi pada Dimas


" Hmm sayang " Jawab Dimas dengan mata yang sayu


" Mas ganti baju dulu ya, Eve kebawah dulu buat bubur, dan ambil obat penurun panas " Kata Eve lakubia ke bawah dengan cepat


Sedangkan Dimas ia bangun dengan sempoyongan karena kepalanya sangatlah pusing berputar putar, Dimas berlalu ke kamar mandi untuk mencuci muka dan membasuh tangan serta kakinya, tak lama ia keluar lalu berganti dengan baju yang sudah di siapkan oleh Eve .

__ADS_1


" Sayang mana Dimas bukannya kamu bangunin ya " Tanya Mami Mira, Ya Mami Mira sedang menyiapkan sarapan buat Kali Bagas yang vs udah rapi dan Reta juga sedang sarapan setelah di panggil Mami Mira turun untuk segera sarapn dan berangkat sekolah.


" Mas Dimas sakit Mi ini Eve mau buat bubur sama ambil obat penurun panas buat Mas Dimas sekarang Mas Dimas lagi ganti baju di kamar " Terang Eve


" Ohh iya baiklah, tapi kamujuga jangan lupa makan biar gak ikutan sakit " Jelas Papi Bagas dan Eve menganggukkan kepalanya mengerti


Setelah itu Eve ke dapur kembali untuk memasak bubur buat Dimas, ia membuat bubur nasi laku ia juga menyiapkan lauknya yaitu telur yang ia goreng dadar laku di iris seperti mie juga sosis goreng serta bawang goreng agar lebih enak tak melupakn kerupuknya.


Selama setengah jam ia berkutat akhirnya ia pun selesai membuat bubur ala Eve, ia memindahkan bubur yang ada di manci kecil ke dalam mangkuk beserta lauk pauknya tadi dan kerupuknya, lalu Eve mengambil air putih dingelas ukuran sedang, dan mengambil obat penurun panas di dalam laci obat obatan setelah itu ia membawa nampan yang berisi bubur , dan air itu serta obat ke kamar nya.


" Mas, makan dulu nanti minum obatnya " Panggil Eve lalu meletakkan nampan di nakas samping tempat tidur, lalu membantu Dimas bangun dari tidurnya


" Sayang, maaf jadi ngerepotin kamu " Ucap Dinas lirih


" Jangan bilang gitu ini udah kewajiban Eve buat urus Mas kan Eve istrinya Mas Dimas, sekarang ayo makan Eve suapin " Balas Eve dan Dimas hanya tersengym samar, wajahnya pucat tetapi bibirnya sangat merah karena memang sangat panas suhu badan Dimas.


Lalu Eve pun menyuapi Dimas dengan bubur yang ia buat, setelah buburnya habis Eve memberikan obat dan air putih pada Dimas, Dimas pun meminumnya dengan cepat, setelah itu Dimas berbaring kembali.


Di sana Mami Mira sudah ke keluar karena acara ibu ibu biasa dan Papi Bagas serta Reta juga sudah berangkat , tinggal Eve sendiri di rumah


Ia pun mengambil baskom dengan air dingin juga handuk kecil setelahnya ia kembali ke kamar untuk mrngonprea Dimas


Eve juga menghubungi ke dua temannya karena janjian mereka di tunda lebih dulu sebab Dimas sedang sakit, Dimas juga sudah mengirim pesan pada teman gurunya di sana yaitu Pak Arga guru agama untuk menyampaikan bahwa ia izin sakit.


Dimas merasa dahinya dingin ternyata Eve mengomoresnya dengan ar dingin ia tidur kembali ya karena saat ini Dimas sangatlah lemah karena sakit, badannya sangatlah panas, kepala juga berat, pusing dan berkunang kunang


Sampai siang datang Eve ketiduran di sebelah Dimas ia duduk di bawah agar gampang sebab ia mengapresiasi Dimas tadi, Dimas pun perlahan membuka matanya pelan, mendapati Eve sedang tidur di sana


Jari tangannya ia mengambil handuk di dahinya mencelupkannya di air baskom, setelah itu ia memindahkan baskom di atas nakas


Eve yang merasa ada pergerakan ia pun terbangun dari tidurnya dan melihat, ternyata Dimas sudah bangun ia tersenyum menghadap Eve tak lama tangannya mengusap pucuk kepala Eve.


" Sudah bangun "

__ADS_1


" Sudah baru saja kamu tidur saja lagi " Ujar Dimas


" Hmm iya nanti, apa udah enakan Mas " Balas Eve ia sesekali mengecek nya lagi ternyata panasnya sudah turun


" Hmm hanya tinggal pusing nya saja sini naik " Ujar Dimas pada Eve


" Hmm, udah siang ternyata, Mami pasti bentar lagi pulang, Mas istirahat dulu Eve mau ke bawah sebentar " Ujar Eve mengabaikan ucapan Dimas


Sebelum ia melangkah keluar, tangan Eve sudah lebih dulu di tarik oleh Dimas, hingga ia terjatuh dan berbaring di ranjang berpelukan bersama Dimas


" Keras kepala, tidurlah aku tahu kamu pasti capek udah dari pagi kamu nunggu dan rawat Mas kan " Ujar Dimas badannya masih hangat tetapi sudah tidak sepanas tadi


Lagian Eve juga mengantuk tapi kini sudah siang ia harus menyiapkan makan siang nya juga mengambil bubur Dimas kembali dan obat agar suaminya itu segera sembuh, tetapi setelah di tarik oleh Dimas tadi dan jatuh berbaring di pelukan Dimas, Eve sudah tak kuat lagi matanya mendadak sangat berat ia pun tertidur


" Elva, sayang " Panggil Dimas karena tak me dapati jawaban dari Eve saat di lihat ternyata Eve sudah tertidur di pelukannya


" Tidur lah, sayang " Gumam Dimas ia pun ikut tidur kembali bersama Eve yang ia peluk


Mami Mira pulang tetapi rumah nampak sepi, Mami Mira kemudian melihat ke kmar Dimas


" Angga " Panggil Maminya


" Iya Mi bentar " Ujar Dimas dari dalam, ya Dimas tidak tidur beneran, baru saja ia memejamkan matanya ingin ikut Eve tidur kembali tetapi suara panggilan dari Mami membangunkan dirinya, dengan pelan ia melepas pelukan Eve lalu membukakan pintu untuk Maminya


" Ada apa Mi " Ucap Dimas


" Kamu sudah enakan badannya Ga, dimana Eve rumah sepi banget " Jawab Mami Mira


" Tidur Mi kasiahn kelelahan Dia udah rawat Angga dari pagi " Ujar Dimas pada Mami Mira


" Ya sudah kalo gitu kalian lanjutkan saja tidur nya Mami mau masak makan siang dulu " Ujar Mami Mira pada Dimas


" Ikut Mi, Angga udah gak papa cuman tinggal pusing aja, Angga juga mau kebawah balikin Baskom air sama ambil air putih " Jawab Dimas, lalu Mami Mira dan Dimas pun turun kebawah sambil Dimas membawa baskom air yang di gunakan untuk mengompres nya tadi.

__ADS_1


__ADS_2