My Wife, My Life

My Wife, My Life
Eps 36. Main di Kantor


__ADS_3

#hati hati ya readers, eps ini 18+++ bgt😆# yang nggak suka di skip aja episode ini ya...


"I love your p*ssy, honey" ucap Albi takjub Melihat milik istrinya merah merekah di bawah sana.


"Sayang" ucap Kay malu malu sambil mera patkan pah*nya.


"Buka sayang, aku belum pu as melihatnya." pinta Albi sambil tangannya membuka lebar kedua pa ha istrinya.


Tanpa aba-aba Albi langsung menengge lamkan wajahnya ke bagian inti istrinya itu, menji*ati dan mengh*sap milik istrinya dengan begitu kuat.


"Akhhh...." desah Kay ke enakan saat sapuan lidah suaminya di bagian inti nya, apalagi saat lidah panjang tak bertulang itu mengenai klit*risnya membuatnya langsung mengge linjang karena geli


Albi terus memai nkan milik istrinya dengan menggunakan lidah nya, dan Albi memasuk kan dua jarinya kedalam milik istrinya yang sudah sangat basah.


"sayang, ahh.... " panggil Kay dengan suara mende sah, mendengar istrinya begitu membuat Albi semakin semangat memainkan inti istrinya.


Albi megge rakan jarinya keluar masuk di bagian inti istrinya, Kay menjerit-jerit akibat permainan suaminya.


Semakin Kay menjerit Albi semakin memper cepat gerakan jarinya di bawah sana.


Albi mele paskan bibir nya dari inti istrinya, dia berdiri dan mel*mat bibir istrinya dengan begitu rakus, Kay yang sudah di liputi kabut gairah pun membalas permainan lidah Albi di rongga mulutnya.


Kay mengulurkan tangannya dan membuka gesper milik suaminya hingga terdengar dentingan gesper yang jatuh ke lantai.


Lalu dia membuka resl*ting celana suaminya dan membuat celana itu terlepas.


Kay mem*jit milik suaminya yang sudah menge ras.


"Euummmhhhttt..." Lenguh mereka berdua di sela-sela ci*mannya


Gerakan jari Albi di bawah sana semakin cepat.


"Sayang...aku mau sampai" teriak Kay setelah melepaskan tautan bib*rnya.


"Keluarkan sayang" ucap Albi menyeringai.


"Akhhh... ".jerit Kay saat merasakan gelombang cinta keluar dari inti nya.


Tubuh Kay langsung lemas, padahal Mereka belum ke permainan inti.


Tak ingin menyianyiakan waktu, Albi langsung membuka boxernya dan langsung mema suki milik istrinya dengan sekali hent akan.


Jlebb...


"Akhh...honey" desah Kay dengan mata memejam saat tiba-tiba Milik suaminya masuk kedalam miliknya.


Albi langsung menghe ntakan miliknya di liang istrinya, dia memo mpa milik istrinya dengan begitu kuat.


*****


Usai melakukan adegan panas di pagi hari, Kay terlelap di ruang pribadi suaminya.


Albi membiarkan istrinya istirahat usai melayaninya, dia kembali memfokuskan matanya ke layar laptop mengerjakan pekerjaannya.

__ADS_1


Hingga pukul dua belas siang Kay terbangun, dia masuk kedalam kamar mandi membersihkan bekas percintaannya tadi.


Tiga puluh menit berlalu akhirnya Kay keluar dari dalam kamar mandi.


Ceklek...


Albi masuk sambil membawa papper bag di tangannya.


"Kamu sudah bangun sayang" ucap Albi menghampiri istrinya dan mencium singkat bibir istrinya.


"Sudah, mana bajuku Bi" ucap Kay.


"Pakailah, setelah itu kita makan siang bersama" ucap Albi sambil memberikan papper bag yang berisi pakaian baru kepada istrinya.


Kay mengambil papper bag itu dari tangan suaminya dan membalikkan tubuhnya masuk kedalam kamar mandi.


Albi keluar dari kamar pribadinya, dia duduk di sofa sambil menunggu istrinya.


Tak lama Robby masuk kedalam ruangannya sambil membawa makanan yang di pesan bosnya tadi.


"Ini tuan makanannya" ucap Robby sambil meletakkan makanan tersebut di atas meja.


"Terima kasih Rob" sahut Albi tanpa mengalihkan tatapannya dari ponselnya.


Kay keluar dari ruangan suaminya dengan rambut yang masih basah dan baju yang sudah berbeda dari yang ia kenakan tadi pagi saat datang ke kantor.


"Astaga, memangnya semalam tidak mendapat jatah atau gimana, kenapa harus melakukannya di kantor kan mereka tadi datang dari rumah" Batin Robby heran dengan bos nya itu.


"Apalagi Rob? Kenapa kamu masih berdiri di sini" tanya Albi.


Kay duduk disebelah suaminya.


"Makan dulu, Bi" ucap Kay.


"Sebentar lagi sayang, nanggung"


Sahut Albi yang masih memainkan salah satu game yang ada di ponselnya.


Meskipun seorang CEO Albi masih bermain game untuk melepas penatnya.


"Lihat apa sih" tanya Kay kesal.


"Lagi main game sayang" jawab Albi.


Kay menghela nafas sabar mendengar jawaban suaminya,


Mau tidak mau Kay akhirnya menyuapi suaminya makan.


Kay menyuapi suaminya dan juga dirinya sendiri hingga makanan itu habis.


"Bi, aku pulang dulu ya"


"Kamu tidak mau nunggu aku pulang aja sayang"

__ADS_1


"Tidak, aku bosan disini tidak ada kerjaan"


"Pulang sama sopir tidak apa-apa? Perkerjaanku masih banyak jadi tidak bisa di tinggal" ucap Albi.


"Tidak apa-apa" sahut Kay tersenyum sambil mengusap rahang tegas suaminya.


"Ayo aku antar kamu ke depan" ucap Albi.


Albi dan Kay keluar dari ruangan dan masuk kedalam lift menuju ke lantai dasar, di depan sopir perusahaan Albi sudah menunggu Nyonya nya.


Ting


Albi keluar sambil merangkul pinggang ramping istrinya, mereka berdua nampak begitu serasi dan terlihat mesra.


Banyak karyawan Albi memperhatikan kemesraan bosnya dan istrinya itu.


"Maaf, aku tidak bisa mengantar kamu pulang sayang" ucap Albi dan mengecup kening istrinya.


"Tidak apa Bi,aku bukan anak kecil yang harus di antar-antar" sahut Kay dan Albi terkekeh. Dia memang selalu lebay kalau berurusan dengan istrinya itu.


"Hati-hati. Kalau sudah sampai rumah kabarin" ucap Albi di sambut anggukan oleh Kay.


Albi membuka pintu mobil di bagian penumpang dan mempersilahkan masuk kedalam mobilnya.


Saat memastikan istrinya masuk dan duduk dengan nyaman Albi menutup pintu mobil itu.


Lantas ia mengetuk kaca mobil bagian depan, sopir pun menurukan kaca jendela mobilnya.


"Pak bawa mobilnya pelan-pelan aja ya" ucap Albi kepada sopirnya.


"Iya tuan" sahut sopir Albi.


Albi mundur dan sopir menginjak pedal gas dan mobil pun dengan perlahan mulai melaju.


Kay melambaikan tangannya begitu juga dengan Albi, setelah mobil istrinya sudah tidak terlihat, Albi kembali naik ke lantai atas menuju ke ruangannya.


"Apa jadwalku hari ini Rob" tanya Albi ketika sudha berada di ruangannya.


"Tidak ada tuan, hanya menandatangani berkas yang ada di atas meja tuan" ucap Robby.


Albi melihat kearah mejanya yang sudah terdapat banyak tumpukan berkas dia atas mejanya.


"Kenapa banyak sekali, perasaan tadi tidak sebanyak itu" protes Albi.


Robby menghela nafas panjang, gimana tidak banyak, di saat jam kerja bukannya kerja malah main adegan orang dewasa," batin Robby.


"Itu pekerjaan hari ini tuan, tadi anda belum sempat mengerjakannya" ucap Robby menyindir sedikit bosnya, Albi menghembuskan nafas kasar,


untung tadi sudah di charger sama istrinya, jadi dia lebih semangat mengerjakan pekerjaannya.


la membuka satu persatu berkas yang ada di depannya dan menandatanganinya.


Tak lama ada orang yang masuk kedalam ruangannya.

__ADS_1


"Ada apa lagi sih Rob" omel Albi kesal tanpa melihat orang yang masuk kedalam ruangannya.


__ADS_2