Nekophilia

Nekophilia
Bab 15 : Harapan Rachel


__ADS_3

kraakk... pintu belakang kantor kilang minyak dibobol oleh sesuatu yang tidak terlihat. anehnya pengawas monitor tidak melihat pintu belakang yang terpental.


tidak lama kemudian orang yang berjaga di depan ruang cctv ambruk dengan sendirinya. si pengawas terkejut mendapati temannya tergeletak di lantai.


untaian rantai menjerit leher orang itu sampai hampir mati. si teror*s ambruk dengan kepala membentur lantai dengan keras. sebelum pingsan dia sempat melihat wujud sang penyerang yang bukan manusia.


[halo... kambing satu satu ganti, kambing satu ganti, ] ketua teror*s memanggil bawahan yang berjaga di ruang monitor.


tidak terdengar jawaban di walkie talkie. si ketua teror*s pun mengirim bawahannya untuk memeriksa kesana.


selang beberapa detik kemudian sang bayangan menampakkan wujudnya di hadapan si ketua. bayangan mencekik ketua teror*s dan menahan tangannya yang hendak menembak.


si bayangan teringat perintah tuannya, 'tangkap penjahat yang sebenarnya'. karena teringat perintah itu si bayangan batal membunuh ketua teror*s. dia menggunakan kekuatannya untuk mengubah isi kaset video yang akan segera diputar di layar tancap.


saat video ditayangkan semua orang terkejut karena yang muncul bukanlah bukti kejahatan jenderal polisi melainkan video rekaman ceo kilang minyak yang berkomplot dengan teror*s.


video itu berasal dari kemampuan retrokognisi si bayangan yang memperlihatkan konspirasi di ceo kilang minyak.


tak lama setelah itu satu persatu teror*s ambruk dengan sendirinya. para sandera terbebas dan diselamatkan oleh regu gerilya. drama penyanderaan itu pun berakhir dan serangan teror*s berakhir tanpa bertambah korban jiwa.


si bayangan kembali ke tempat nein. ia menjelaskan kalau tugasnya sudah selesai kemudian kembali ke nein.


nein melirik wajah senang rachel. lalu menutup matanya.


***


keesokan harinya entah kenapa rachel tiba-tiba ingin membelikan kasur untuk kucingnya. setelah mengangkat semua jebakan beruang rachel pergi keluar untuk membeli nasi goreng.


sekembalinya dari membeli nasi goreng rachel bertemu drone nya arqan. di drone itu terkait bungkus nasi goreng dari warung yang sama dengan yang dikunjungi rachel.


rachel melambaikan tangan ke drone arqan, untuk menyapa arqan yang mengendalikan drone. arqan menurun naikkan drone nya seolah drone itu sedang mengangguk.


tidak lama setelah rachel kembali rumahnya kurir pengantar barang datang. rachel memberi kasur itu secara cod. saat barang diterima rachel kaget karena barang itu tidak sama dengan yang ada di aplikasi.


motif selimutnya berbeda dan lebih polos, padahal rachel ingin selimut bermotif singa seperti di aplikasi. inilah risiko berbelanja cod.


rachel hendak mengembalikan barang itu tetapi nein mencegahnya dengan cara meniduri kasur itu.


"kau suka kasur itu..? tapi barang yang aku pesan lebih bagus dari itu." ucap rachel.


"miaw~ (tidak apa-apa. tidak perlu ribut hanya karena motif selimut berbeda)." ucap nein dengan bahasa kucing.


melihat kucing kesayangannya itu berguling guling manja di kasur yang ia kembalikan, rachel pun membatalkan niatnya. selama nein nyaman-nyaman saja tidak ada alasan untuk ribut dengan toko online.


rachel membuka bungkus nasi goreng lalu menyalakan tv menonton channel yang menayangkan tentang dunia fauna, bernama tv savanna. ini adalah aktivitas rachel sebelum berangkat kerja jam 10.


tiba-tiba rachel merasa mual. bergegas ia ke kamar mandi untuk memuntahkan makanannya. rachel syok saat melihat sebuah paku picik berada di antara muntahannya.


rachel baru saja menelan paku yang terselip di dalam nasi. mengetahui hal itu rachel menjadi marah dan berencana meminta pertanggungan jawaban kios warung.


di kios nasi goreng, rachel segera mendatangi si penjual lalu menunjukkan paku picik yang terselip di dalam nasinya.


"bagaimana sih mas..!! untung saja saya makannya pelan-pelan. kalau tidak gusi saya pasti sudah berlubang..!!" rachel marah-marah dengan nada suara pelan supaya tidak menarik perhatian pelanggan lain.


pemilik kios pun meminta maaf atas kejadian itu. akhirnya masalah itu berakhir damai dan rachel kompensasi uang untuk biaya berobat. rachel menolak uang itu karena dia datang untuk protes bukan untuk cari untung.


namun keputusan rachel untuk tidak menerima uang itu membuat para pelanggan yang melihatnya menjadi salah paham. ada beberapa orang yang sadar dan merekam kejadian itu. mereka mengunggahnya ke media sosial dengan caption, "viral! mbak cantik ini temukan paku di dalam nasi. pemilik warung ketar ketir pas dilabrak sus* gede."


berita berisi video dengan caption cabul seperti ini biasanya ada di pemberitaan chrome. jika rachel melihat ini dia pasti akan marah besar.


malam harinya arqan sedang chill scroll berita di uc browser. disaat menjelajahi jenis berita random arqan menemukan artikel yang berisi video rachel marah-marah ke pemilik warung nasi goreng.


"rachel..?" arqan mengerutkan dahi saat membaca judul artikel itu lagi. ia pun segera mengirimkan temuannya itu ke rachel. rachel pun marah besar melihat dirinya dijadikan bahan untuk artikel tanpa seizinnya. apalagi judulnya melecehkan seperti itu.

__ADS_1


[apa yang harus aku lakukan?]


rachel bertanya ke arqan.


[coba kirimkan feedback ke pemilik artikel itu. di akhir beritanya ada akun email si pembuat.]


rachel mengikuti saran arqan. email si pembuat ia temukan. dengan ketikan keras penuh kemarahan rachel meminta kepada si pembuat artikel untuk menghapus artikel itu. rachel menunggu balasan dengan sabar, karena memang hari sudah malam.


"mungkin orang itu sudah tidur." pikir rachel. rachel pun melewati hari dengan tidur.


keesokan harinya belum juga ada tanggapan dari si pembuat. email yang dikirim rachel hanya ia baca tidak ia respon. rachel pun frustasi dan meminta bantuan arqan.


arqan yang saat itu sudah menyelesaikan turret berjalannya pun dengan bangga menunjukkannya pada rachel. melihat arqan tengah bergembira rachel pun membatalkan niatnya sebentar.


"lihatlah..! aku memasang 3 buah pistol berperedam suara. harga bahan untuk merakit senjata api ini kisaran 25 juta rupiah. harga itu jauh lebih murah jika dibandingkan dengan harga senjata api asli di pasaran." terang arqan.


rachel sedikit takut melihat keberadaan senjata api itu. tapi dia juga penasaran seberapa bagus turret buatan arqan.


total biaya yang dikeluarkan arqan dalam pembuatan satu turret itu adalah 40 juta rupiah. senjata api rakitan, kamera penangkap gambar super cepat, mekanisme penggerak, serta cangkang besi dan lensa kamera untuk menutupi pistol. dengan kamuflase seperti itu sekilas turret itu terlihat seperti kamera di atas tripod. selain itu turret ini juga bisa berjalan dan bisa merekam dengan kamera yang telah di pasang di tengah antara pistol yang disusun segitiga.


"wahh.. canggih sekali.."


rachel mencoba mengangkat turret itu. bobotnya lebih berat dari bobot tas belanjaan yang penuh. tentu saja karena bobot senjata api itu besar apalagi ada 3. ditambah cangkang besi yang membuat turret itu makin berat. berat itu berguna untuk menahan turret agar tidak mudah jatuh saat menabrak sesuatu.


rachel hendak mencoba menjalankannya. arqan pun menyerahkan remot kontrol penggerak turret.


"aku khawatir salah menekan jika memprogram pengendalinya di hp atau jam karena itulah aku modifikasi remot tv ku." tutur arqan.


arqan memberitahukan hal yang sangat penting ke rachel, "pistol akan otomatis terkokang setelah menembak. jadi jauhkan jarimu dari tombol menu yang sekarang menjadi tombol tembak." jelas arqan.


turret ini bisa melaju di bidang datar seperti keramik, semen, tanah dan lain-lain. di sediakan pula fitur pergantian ban untuk bidang menanjak. turret ini bisa bergerak dengan kecepatan tinggi hingga setara kecepatan sepeda yang digowes kencang.


turret ini bisa terjatuh, tapi akan sulit untuk. menjatuhkannya dalam pertempuran.


"bagaimana dengan artikel kemarin rachel..? apa sudah dihapus..?" arqan membahas masalah itu.


"belum. karena itulah aku ingin minta tolong padamu." rachel tertunduk lesu. lalu mengangkat kepalanya lagi, "kau kan jago IT bisa tidak kau meretas laptop orang itu..?"


arqan menggaruk kepalanya. dia memang bisa melakukannya tapi itu tindakan ilegal dan dia bisa dipenjara jika ketahuan.


"itu ilegal. kalau ketahuan kita bisa dipenjara." arqan secara tidak langsung menolak membantu rachel.


"kalau begitu akan aku report akun ini kalau perlu akan ku tuntut mereka ke pengadilan." rachel mulai beraksi.


"eh jangan..! baiklah, aku akan menbantumu menghapus artikel itu."


arqan tampak ketakutan saat rachel ingin membawa masalah itu ke pengadilan.


"kenapa, kau kelihatan takut..?"


"bagaimana tidak takut. aku tidak memiliki izin menggunakan senjata api. selain itu kalau kau menyeret masalah ini ke pengadilan kau pasti juga akan menyeretku. dan tak lama setelah itu orang-orang akan tahu bakatku."


singkatnya arqan khawatir bakatnya terekspos ke dunia luar. sedangkan selama ini arqan selalu beralibi ke masyarakat kalau semua barang buatannya adalah buatan guru-guru smk teknologi elit.


"kalau begitu bantu aku ya. nanti aku akan membalas kebaikanmu. lagipula kronologis sebenarnya aku adalah korban dari kecerobohan si penjual nasi goreng itu. pas aku makan kemarin malam aku menemukan paku terselip di antara nasi." rachel menjelaskan kronologisnya.


arqan meminta remot dari rachel. lalu mengajak rachel ke rumahnya.


"ayo kita marahi pembuat artikel tidak bertanggung jawab itu. berani-beraninya bilang susumu gede padahal aslinya standar saja." arqan keceplosan dia langsung menutup mulutnya dan membuang muka dari rachel.


rachel tidak tahu apakah arqan memuji ataukah menghina asetnya. bagi rachel aset dan berharganya dengan wajah. dia pun menanyakan hal memalukan ke arqan, "kau suka aset yang besar atau medium..?"


"hah..! kenapa kau menanyakan hal yang sensitif seperti itu..?!" arqan tidak menyangka rachel bisa mengucapkan hal vulgar seperti itu.

__ADS_1


"jawab saja. kebanyakan pria suka aset yang besar kan. apa kau juga..? kalau iya sepertinya kita tidak akan berjodoh." rachel menepuk asetnya.


aset milik rachel tidak terlalu besar tidak juga terlalu kecil. ukuran yang pas di tangan.


"aku suka yang ukurannya pas di tangan."


mendengar jawaban arqan, rachel pun menjadi lebih agresif menggodanya. rachel berpindah ke depan arqan lalu berpose manja.


"mau mengukurnya sekarang..?"


rachel menutup laptop arqan, lalu memasang ekspresi yang menggoda. arqan penasaran darimana rachel belajar berekspresi seperti itu. dia seperti model majalah dengan tatapan yang seksi.


rachel berhenti mendekat saat wajahnya berada di jarak jari telunjuk dari wajah arqan.


rachel kaget saat arqan meninju wajahnya sendiri. arqan melakukan itu agar tersadar dari fantasinya yang kian meliar.


"kau mau kubantu atau tidak...! kalau tidak pulang sana...!" mendorong rachel dengan kasar. nampak sekali dia tidak suka dengan kelakuan rachel yang menawarkan tubuhnya disentuh orang lain.


"maaf, maaf, aku terbawa suasana. silahkan lanjutkan mengirim feedback."


rachel membukakan laptop arqan. arqan menulis pesan dari awal lagi. arqan mengirimkan feedback nya lalu pergi untuk mengambil susu di kulkas. saat arqan membeli terlihat balasan sudah masuk.


"cepat sekali..! kenapa denganku malah lambat."


rachel menunggu arqan membuka pesan itu. rachel tidak mau sembarangan menyentuh barang milik arqan, karena dia sendiri tidak suka saat orang lain melakukan itu.


isi balasan yang dikirim oleh si pembuat artikel seperti ini,


saya minta maaf atas kelalaian yang dilakukan pegawai saya. saya sudah menghapus artikel yang berkaitan dengan saudara dan saudari, dan kami memohon maaf yang sebesar besarnya kepada pihak yang dirugikan karena unggahan kami.


rachel tidak memercayainya begitu saja. dia masuk lagi ke link yang diberikan arqan, ternyata artikel itu benar-benar sudah dihapus.


rachel merebahkan diri di sofa, dia merasa lelah menjadi cantik. rachel tahu kalau mindset nya ini sangat buruk dan terdengar sangat tidak bersyukur. tapi masalah yang menimpa rachel karena wajah cantiknya memang serius dan bertubi-tubi.


mulai dari pak nam yang mengganggu nya karena mirip dengan mendiang istrinya. diincar oleh dua penguntit bejat yang mengincar dia karena tidak bisa mendapatkan tantenya. ditembak oleh siswa playboy yang temperamental. dan sekarang dilecehkan melalui tulisan.


satu-satunya pria yang tidak punya niatan seperti itu ke rachel hanyalah arqan. pria itu bahkan menampar dirinya sendiri saat digoda. sayang sekali arqan tidak tertarik pacaran sebelum lulus sekolah.


kekecewaan rachel menumbuhkan benih cinta yang lebih kuat. apakah cintanya itu bisa bertahan selama 3 tahun ke depan.


rachel berniat mempertahankannya asalkan sikap arqan sebagai pria baik dan lugu masih ada rachel pasti akan memperjuangkan arqan hingga mereka naik ke jenjang pernikahan.


untuk saat ini rachel berencana menjaga hubungan baiknya dengan arqan. tiba-tiba rachel diguyur air yang sangat dingin. rachel bangun dan melihat arqan dengan tatapan syok di depannya tengah memegang sebuah botol fanta.


arqan tidak sengaja menumpahkan fanta ke baju rachel gara-gara sebelum membuka tutupnya dia mengocoknya.


cukup lama arqan dan rachel saling tatap. arqan panik sampai membeku, sedangkan rachel dapat melihat ketidaksengajaan di mata arqan. pasti dia tidak sengaja membasahi badanku. pikir rachel.


"aku tidak sengaja..." ucap arqan singkat.


"aku bisa melihatnya. jangan menatapku dengan takut seperti itu."


arqan meminjamkan handuknya ke rachel. namun gadis itu menolak karena dia tidak mau memakai barang bekas arqan.


rachel beranjak dari rumah arqan. "pokoknya tidak perlu merasa bersalah. aku pulang dulu ya." rachel pamit.


baju sweater berwarna terang yang dikenakan rachel tembus pandang saat basah. rachel menutupi badannya dengan tangan. tapi arqan pasti sudah melihat aset mediumnya rachel. rachel senang hal itu terjadi.


"tanpa sengaja aku memberikan service yang sangat banyak hari ini. aku turut bahagia untukmu arqan." rachel tersenyum tipis.


.................................................................................


Jangan lupa like, komen, dan favoritkan novel ini biar author cepat naik level ke gold 😁 sekalian follow author juga ya.

__ADS_1


.................................................................................


__ADS_2