Nekophilia

Nekophilia
Bab 52 : Prestasi Yang Diabadikan


__ADS_3

Lalatina terus mengikuti Arqan. Dia membuat skenario seolah Arqan menyelamatkannya dari kecelakaan. Hal unik dan lucu tapi menyakitkan untuk dirinya sendiri. Dia sengaja memantik cabai ke matanya saat di kantin, dan disana dia minta bantuan pada Arqan.


Arqan yang terkejut pun panik dan segera membawa Lalatina ke uks. Kejadian itu membuat anak anak heboh.


Rencana Lalatina berjalan lancar, dia terus melakukan hal hal yang membuatnya semakin dekat dengan klub IT di sekolah itu.


Setelah 2 minggu dia akhirnya berhasil menjadi anggota klub IT.


Lalatina sedang bicara dengan Arqan setelah menyelesaikan pelajaran di laboratorium.


"bagaimana progres radar nya? " tanya Lalatina frontal memberitahukan tujuannya masuk sekolah ini.


"apakah kau suruhan Milor Smith. Jangan jangan kau tidak berasal Rusia? "


"aku tidak bohong soal Rusia. Selain itu ada yang mau kukatakan... Kau mempunyai aura yang kuat. Wajah dan bakatmu hanya sampingan saja, yang membuatmu populer adalah aura positif yang terpancar dari dirimu. "


"aku bertaruh kau sudah punya pacar. "


"kau benar. Oh ya, jawaban pertanyaanmu tadi adalah 80 persen. "


"boleh aku melihatnya? "


"tidak boleh. Aku ingin mengejutkan tuan Smith dengan penemuanku. " Arqan menolak dengan lemah lembut, tapi...


"beritahu aku dong... "


"tidak. "


Kemanapun Arqan pergi Lalatina selalu mengikutinya sampai pandangan anak anak ke Lalatina sedikit berubah. Karena kelakuan Lalatina dianggap mengganggu komite pendisiplin pun memanggilnya ke ruang bk.


Kehadiran Lalatina membuat semangat bersekolah Arqan menurun. Dia tidak hanya mengikuti kemana mana, tapi terus meminta hal yang sama sampai suaranya terngiang ngiang di kepala Arqan.


Tapi rasa kesal itu seketika hilang saat Arqan mengemasi barang barangnya. Yup hari ini saatnya dia pindah. Arqan menyukai rusun itu karena luas tapi sekarang waktunya pindah.


Dengan bantuan Lauroe Arqan berhasil menemukan rumah semen yang ada halamannya. Tidak seperti Rachel yang menyewa, Arqan membeli rumah itu dengan harga 600 juta. Dia tidak perlu khawatir soal perabotan karena dia sudah membelinya dengan total 15 juta rupiah.


Jadi sisa uang Arqan dari hasil penjualan emas adalah


"aku memberikan 1 miliyar ke ibu. Jika aku gagal membuat radar ini maka uang modalku tidak akan kembali dan aku akan rugi. Oleh karena itu aku harus menyelesaikan ini dan membuat Pindad terkesan. "

__ADS_1


Singkat cerita Arqan berhasil membuat radar itu 3 hari sebelum deadline. Dia juga sudah menguji cobanya dan itu berfungsi dengan baik. Selain itu Arqan menambahkan sebuah robot tarantula besar yang berfungsi untuk menghancurkan ranjau.


Pertemuan dengan Milor Smith berlangsung di tepi ladang ranjau buatan.


"sekarang buktikan kerja kerasmu Sir Arqan Kencana. Maaf aku memanggilmu Sir, aku tidak tahan menyematkan gelar kepada orang jenius. "


"anda terlalu memuji. Semoga saja barang ini dapat digunakan untuk kebaikan. "


Arqan menunjukkan radar buatannya yang berukuran sangat kecil. Milor Smith terkejut dengan desain radarnya. Pasalnya itu adalah sebuah jam tangan besar dengan 3 lapis fungsi.


Arqan cemberut saat melihat jam berteknologi radar buatannya. Itu adalah jam canggih yang sebelumnya dia berikan kepada Rachel.


Ceritanya setelah Arqan menceritakan pertemuannya dengan Milor Smith hari itu kepada Rachel dan Tahta, Rachel langsung menyerahkan jam itu.


"gunakan jam ini untuk membuat barang yang lebih berguna lagi Arqan. " (Rachel)


"apa, tidak! Aku memberikan senjata itu, maksudku jam itu untuk melindungimu! " (Arqan)


"tidak apa apa. Cukuplah Allah sebagai pelindungku, aku memberikannya untuk membantumu meraih kesempatan yang mungkin tidak akan datang dua kali. " Rachel memaksa Arqan menerimanya.


"aku setuju dengan Rachel. Cukuplah Allah sebagai penolong dan pelindung untuk kita Arqan. "


Hanya lapisan pertama dan kedua jam itu diganti agar kamera nya memiliki fitur x-ray sejauh 10 meter dan sedalam 3 meter. Juga kontrol kendali robot tarantula untuk mentrigger ranjau jika diperlukan.


Uji coba lapangan di mulai. Arqan menarik lapisan kedua jam tangannya lalu melakukan x-ray menggunakan kamera hp nya.


"ranjaunya ada di kedalaman 5 sentimeter dalam tanah. Jumlahnya 20, arah jam 12 ada 6, arah jam 3 ada 5, arah jam 9 ada 2. "


Milor Smith terkesima dengan kinerja Arqan. Dia pun menerima radar itu lalu mengajak Arqan berdiskusi tentang harga di ruang tamu vila pribadinya.


"aku akan langsung ke intinya Arqan. Akan kuberikan 5 miliar untuk penemuanmu ini dan bergabunglah dengan pindad saat kau lulus nanti. " ajak Milor Smith.


Arqan menyeka wajah cemberutnya. "maaf tuan Smith, aku harus memikirkannya terlebih dahulu. "


"aku tahu kau anak yang pintar Arqan. Walaupun mengganggu Lalatina tidak pernah melakukan kecurangan saat menyampaikan informasi. Aku tahu kau memiliki janji menikah dengan seseorang tepat setelah kau lulus nanti. "


Arqan kaget Lalatina tahu sampai sejauh itu. Padahal dia tidak pernah mengatakannya kepada siapapun selain Tahta dan Rukaiyah.


"begitulah pak. Aku rasa pekerjaan yang berhubungan dengan militer itu berbahaya. "

__ADS_1


Milor Smith menyela ucapan Arqan, "setahuku kau sering membantu kepolisian setempat membuat barang barang seperti ini. Apa keamanan peneliti di negara ini tidak terjamin sampai kau tidak berani memasukinya? "


"tidak, bukan begitu pak. Aku hanya tidak suka bekerja di bawah orang lain. Lalu... Aku tidak suka mengemban tugas membuat senjata untuk keamanan publik. Maksudku aku tidak mau meletakkan nyawa orang lain di tanganku. Aku hanya ingin hidup bebas tanpa beban berat. "


Arqan mencurahkan isi hati yang tidak pernah dia katakan pada siapapun. Di balik mimpinya yang hendak menjadi seperti Tony Stark dia sebenarnya hanya menginginkan kehidupan yang damai setelah bekerja keras membuat berbagai barang yang dapat dia jual untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


"pria tanpa ambisi. "


"atau mungkin, pria dengan impian terbesar. "


"aku tidak tahu kau yang mana. Tapi satu hal yang aku tahu. Kekuatan yang besar mendatangkan tanggung jawab yang besar. "


"sama sepertimu, aku juga penggemar superhero marvel. "


Arqan menyahuti ucapan Milor Smith yang mirip Peter Parker dengan quotes lain.


"aku tidak punya musuh. " (Arqan)


"kau bisa mati sebagai pahlawan atau melihat dirimu sendiri menjadi penjahat. " (Milor Smith)


"banyak orang yang telah menjadi penjahat karena terlena dengan kekuatan yang dimiliki. Mereka mungkin akan menjadi musuhmu. "


"tapi aku yakin kau tidak akan jadi seperti mereka. Karena kau tidak tertarik mengeksploitasi kemampuanmu. "


"hubungi aku saat kau sudah memiliki jawaban, tuan Arqan Stark **. Anggap saja aku dan seluruh Pindad sebagai temanmu. " ucap Milor Smith dengan sombong sembari memberikan kartu namanya.


Arqan keluar menemui teman temannya.


"ayo kita pulang. Tugas kita disini sudah selesai. "


Di belakang kartu nama yang diberikan oleh Milor Smith terdapat kode pengambilan uang dari bank Drainness, bank internasional terbesar yang berpusat di Rusia.


Saat di cek ternyata Milor Smith membeli radar buatan Arqan dengan harga 5 miliar. Arqan merasa sangat bersyukur. Sekali lagi keberuntungan menyertai orang orang yang tabah beribadah.


...........................................................................


Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.


Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁

__ADS_1


...........................................................................


__ADS_2