
"KYAAA....!!! "
Rachel tersentak mendengar teriakan pria yang seperti wanita. Suara itu tak lain adalah Arqan.
Rachel menyebelah secepat mungkin "ada apa teman?! "
Terlihat Arqan sedang tertawa girang, ada sebuah kartu berkilau emas di tangannya, dan dia tampak sangat bahagia.
"ada apa dengannya Taht?? "
Tahta memberitahu Rachel, kalau Arqan mendapat beasiswa di institusi teknologi yang ada di jawa barat.
Tertulis secara jelas di dalam buku beasiswa tersebut kalau Arqan akan dibiayai lebih dari sekedar kehidupan sekolahnya, tetapi juga akan diberi biaya hidup yang cukup untuk shopping barang bermerek bersama teman se institusi.
Kalau setuju Arqan bisa mulai setelah lulus smk.
Arqan tersenyum. Tanggalnya bertepatan sekali dengan hari besar lainnya. Arqan membercandai Rachel dengan itu.
"bagaimana ya Rachel, apa kau mau pernikahan kita ditunda lagi? "
Rachel terdiam dirundung rasa kecewa. Menolak beasiswa institusi teknologi adalah hal bodoh bagi Rachel.
"tidak apa apa kalau kau mau melanjutkan pendidikanmu. Hanya 4 tahun kan? "
"pfftt.... Aku cuma bercanda Rachel. Mana mungkin aku menunda pernikahan kita, aku kan sudah berjanji."
Rachel mengusap dadanya, dia percaya pada Arqan, itu tadi sedikit lucu.
"kalau begitu aku pulang dulu ya. " Tahta malas jadi obat nyamuk mereka berdua. Alhasil Arqan dan Rachel pun pindah harus ke atap untuk menghindari situasi berduaan.
"kuharap Nein tidak datang. Belakangan ini aku jadi terlalu paranoid dengan kegelapan. " gumam Arqan dalam hati.
Semua paket yang dia terima berisi hadiah berupa perangkat lunak gadget dari instansi instansi yang ingin merekrut Arqan. Kalau di total harga ke semua barang itu, kemungkinan nilainya diatas 50 juta.
"sisa uangku dari penjualan emas hari itu sekitar 700 juta. Bagaimana denganmu Rachel? "
"aku masih punya 920 juta. Uang itu cukup untuk kita hidup bermalas malasan sampai meninggal. Ahh.. Tentu saja aku tidak berencana hidup seperti itu, hahahahaa... "
"kau sangat hemat ya. Padahal kau sering menggunakan go food."
"hmm kurasa kau benar. Belakangan ini aku selalu beli makanan lewat go food. Bagaimana kalau hari ini kau jadi juri masakanku? Anggap saja ini permainan. "
"tidak boleh! Tanganmu sedang sakit, inilah saatnya untuk menggunakan jasa go food. " seperti yang dikatakan Arqan tangan Rachel masih belum sembuh. Tapi Rachel yang kepala batu tidak peduli dan kekeh ingin memasak.
"ya sudah deh, tapi hati hati. "
__ADS_1
"kalau begitu aku akan jadi chef Juna. Juri masterchef indonesia ke 20. "
"aku akan jadi chef Renata. Bukan berarti aku nge ship mereka berdua... "
"Siap siap saja aku marahi kalau masakanmu tidak enak. "
"oke pak juri. "
Supaya tidak menjadi gunjingan tetangga Rachel tetap membuka pintunya dan Arqan menunggu di luar rumah. Sambil menunggu Arqan mencoba menipu Tahta yang hendak kembali untuk mengambil jaketnya.
[ besok akan ku antarkan ke kelasmu. ] tulis Arqan sebelum mengakhiri obrolan.
"sudah siap! "
Rachel membawa keluar masakannya. Arqan terkejut mendapati Rachel membuat berry pie. Ia kira Rachel ingin membuat masakan daerah seperti biasanya.
Apapun itu yang terpenting bisa mencicipi masakan kekasih.
"bagaimana? "
"enak seperti biasanya... "
Di bawah tante Miranda mengintip Rachel dan Arqan. Dia benci pada Rachel yang tetap bahagia walaupun mengkhianati kepercayaan. Lebih marah lagi kepada Arqan, si pembawa pengaruh buruk.
Miranda mengetahui apa yang tidak kita ketahui. Setelah Rachel meninggalkan keluarga, ibunya jatuh sakit dan sampai sekarang masih terbaring lemah di rumah sakit.
"dasar anak tidak tahu diri...!!! " hardik Miranda di depan pintu.
"ada apa sih bu? Ngumpet di depan pintu kaya maling aja. "
"jaga mulut kamu ya! Ibu lagi memantau Rachel. Sepupumu yang murtad. "
"ngapain sih ngurusin dia? Biarin aja dia murtad namanya juga cinta. Kekuatan cinta itu besar bu! "
"awas aja kalau kamu mengikuti jejak Rachel. Ibu bakalan matahin kaki kamu, ingat ibu juara jujitsu. "
Orang yang bicara dengan tante Miranda adalah putranya yang bernama Samuel. Dia tinggi, putih dan tampan karena mewarisi gen dari ayahnya yang berkewarganegaraan amerika.
Di dalam lubuk hatinya yang terdalam dia memiliki keinginan tidak wajar untuk meminang Rachel, sepupunya sendiri. Tante Miranda yang tahu akan hal itu pun menjauhkan Samuel dari Rachel dengan mengirimnya belajar ke luar negeri.
Ternyata hasrat menyimpang anaknya itu tidak hilang walaupun sudah memiliki pacar di Singapura sana.
"bu, karena sekarang Rachel bukan sepupuku lagi, berarti boleh dong.. aku dekatin dia. "
Tante Miranda mendapat ide yang bagus. Dia menyuruh Samuel untuk menyewa rumah sendiri tepat di samping rumah Rachel. Miranda mengancam pria itu yang tinggal di samping rumah Rachel sehingga dia mengosongkan rumahnya. Kemudian Samuel pindah kesana dengan alasan ingin belajar hidup mandiri.
__ADS_1
Tuan tanah pun oke oke saja. Samuel pindah ke samping rumah Rachel, dan berusaha menyapa 2 tetangga barunya.
"halo Rachel! Gimana kabarmu? "
Rachel sedang sibuk berkemas saat Samuel datang. Anehnya Rachel tidak sekadar berkemas saja tetapi juga membersihkan rumah seperti ingin pindah.
"apa yang sedang kau lakukan? "
"aku ingin pindah. Katakan pada ayah dan ibu, aku minta maaf. Aku akan meninggalkan rumah yang dibiayai dengan uang mereka. "
".....katakan juga terima kasih sudah melahirkan dan merawatku."
Samuel terdiam. Dia tidak menyangka Rachel benar benar meninggalkan keluarganya. Sore harinya Rachel berpamitan dengan tetangga tetangga baik juga berpamitan pada tuan nyonya tanah dan pada satpam.
Arqan juga berencana pindah, tapi 2 minggu lagi, sampai masa kontraknya bulannya berakhir.
Rachel pindah ke kontrakan baru yang jauh dari runah sebelumnya. Kebetulan kontrakan Rachel sangat dekat dengan rumah Lauroe. Pria yang menolong Rachel saat insiden foto vulgar, alias saat dia diserang oleh Aster di tangga.
Lauroe kaget saat Rachel tiba tiba muncul di depannya. Gadis itu adalah teman klien paling aneh yang pernah dia terima.
"kau gadis di rumah rusun itu kan. Kapan kau pindah ke samping rumahku? "
Lauroe tinggal dengan keluarganya di rumah milik sendiri. Lauroe memiliki seorang adik bernama Lena dan mereka berdua sekolah di SMK 7 HARAPAN.
"SMK 7 HARAPAN. Sekolah preman yang sangat terkenal di provinsi ini. Aku harus berhati hati saat keluar rumah." batin Rachel.
"anu, Lauroe.. Apa disini banyak anak anak nakal? Maksudku berandalan? "
Lauroe diam sesaat memikirkan jawaban.
"disini kampungnya jawara silat. Jadi tidak ada berandalan."
Rachel menghela nafas.
Melihat reaksi perempuan itu Lauroe menebak kalau dia adalah seorang penakut. Pertemuan pertama Lauroe dengannya pun menunjukkan seberapa lemah dirinya.
...
Cerita akan terus berlanjut dengan masuknya Lauroe sebagai tokoh pendukung baru.
Sebagai pengingat bagi pembaca setia saya, larakter Lauroe merupakan antagonis pertama yang dikalahkan MC Sistem di novel sebelah, dan merupakan salah satu karakter yang cukup banyak berperan di awal cerita novel itu.
...........................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
__ADS_1
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
...........................................................................