
Arqan yang kaget sedikit merasa kesal. dia berniat mengerjai rachel dengan cara menakut nakutinya.
"hati-hati saat mengambil foto di malam hari rachel. bisa jadi ada makhluk halus yang ikut terfoto di belakangmu." arqan merendahkan suaranya.
namun rachel bukannya takut malah biasa saja. rachel mengungkapkan kalau dia sudah sering melihat hantu. rachel menceritakan momen-momen dia melihat penampakan hantu di desa.
saat bermain petak umpet di kebun sayur yang cukup. saat itu rachel mendengar suara temannya memanggilnya dari kejauhan. ketika rachel mendekat ke sumber suara dia tidak menemukan apapun hanya ada orangan sawah.
momen horror dimulai disini saat rachel celingak celinguk tiba-tiba saja kepala orang sawah itu jatuh. saat rachel mengambilnya dan ingin meletakkannya kembali orangan sawah itu tiba-tiba menghilang. rachel langsung melempar kepala itu dan berlari sejauh mungkin.
arqan merinding mendengarnya terlebih mereka sedang berada di luar ruangan. akhirnya rachel berhasil membujuk arqan kembali ke rumahnya untuk mendengarnya cerita seramnya.
untuk lebih memperseram suasana rachel mengganti lampu dengan lilin.
"ini menyeramkan rachel..!"
rachel menceritakan kisah penampakan yang kedua. diceritakan dahulu saat rachel baru lahir ke dunia, dia sempat diincar oleh sosok kuyang. kuyang itu pertama kali muncul di awal malam. dikatakan dia bersembunyi di atas cerobong dan berhasil ditangkap oleh warga beberapa jam setelah kemunculannya yang kedua.
"kuyang itu buruk rupa dengan organ-organ berbau busuk menggantung di tubuhnya. dia terbang dengan pelan sehingga orang-orang yang melihatnya akan kebingunan dan membeku di tempat mereka berdiri."
"kuyang tidak menyerang manusia. tapi hanya dengan melihatnya saja manusia bisa terkena serangan jantung."
rachel heran melihat arqan terundung mendengar ceritanya. rachel mengira arqan tertidur, namun saat rachel mendekati arqan, arqan langsung menunjukkan giginya.
"gyaa...!!!"
arqan sukses mengagetkan rachel dengan trik sepele itu.
"sebagai pencerita kau terlalu tegang rachel." rachel mendorong badan arqan. arqan tertawa puas.
rachel jadi kesal dan berniat menceritakan kisah yang lebih seram lagi.
"jangan tutup matamu kali ini..! karena kisah yang selanjutnya adalah kisah nyata tentang seorang pembunuh berantai."
"sebaiknya jangan," arqan menyela.
"karena aku menghafal semua kisah dan kasus mereka. mulai dari Qabil sampai sumanto. aku hafal kisah mereka semua."
rachel memikikrkan kisah lain yang tidak berhubungan dengan pembunuh.
"kalau begitu dengarkan yang ini. cerita horror dari teman smp ku." arqan diam diam merekam obrolan horror mereka. dia meletakkan hp nya dalam keadaan merekam di dalam saku.
rachel punya banyak kisah untuk diceritakan. arqan mendengarkan dengan tenang, sesekali dia melihat ke hp nya. arqan juga sempat merinding beberapa kali.
hingga jam menunjukkan setengah 12 malam. rachel sudah mulai mengantuk. arqan pun pulang setelah mendengarkan semua kisah horror rachel.
"aduh, lidahku sakit."
rachel minum susu sebelum tidur. karena katanya susu dapat membuat tidur seseorang lebih nyenyak.
"selamat malam nein."
di rumah, arqan bersiap untuk tidur. saat dia hendak memejamkan mata, terdengar suara gaduh dari kamar sebelah. tetangga yang tinggal di kamar itu adalah sepasang pengantin muda yang pindah kesana 2 bulan sebelum rachel datang.
ini adalah kali pertama arqan mendengar suara gaduh dari kamar itu. biasanya mereka selalu akur.
arqan tidak mau berprasangka buruk kepada tetangganya. bisa jadi mereka panik karena diserang koloni kecoa seperti marry waktu itu.
namun suara bentulan mulai terdengar. tidak hanya sekali tapi berulang kali. arqan mulai penasaran dengan apa yang terjadi di kamar itu. arqan menempelkan telinga ke dinding. mencoba menguping menembus kedalaman tembok.
arqan mendengar suara perempuan menangis di kamar sebelah. itu adalah suara sang istri. arqan mendengarkan dengan lebih jeli. namun suara gaduh itu sudah tidak terdengar.
arqan pun bisa melanjutkan tidur dengan tenang.
***
__ADS_1
keesokan harinya arqan terkejut mendengar suar bentulan sangat keras di dinding kamarnya. piala piala yang dia letakkan di atas meja berjatuhan.
arqan geram dengan tetangganya pasutri barunya.
"apa mereka sedang bertengkar. lalu apa yang membentur dinding tadi..?"
arqan menempelkan telinga di dinding. terdengar suara dia orang cekcok dan saling maki. pasangan suami istri itu masih baru dan usia mereka masih sangat muda. emosi yang tidak stabil membuat keduanya saling pukul. sang istri kalah dan dia dibenturkan ke dinding berkali kali oleh suaminya.
arqan mulai khawatir saat mendengar sang istri meminta ampun pada suaminya. sang istri lagi-lagi dibenturkan ke dinding. arqan segera menghubungi pak sekuriti untuk melaporkan tindak kdrt tersebut.
"maaf tetangga, ini urusanku juga. jangan sampai ada yang mati di rumah susun ini."
pak sekuriti datang memeriksa keadaan kamar sebelah. sang suami pun membukakan pintu. pak sekuriti memberitahu kalau para tetangga terganggu dengan pertengkaran mereka terutama saat mala hari.
namun si suami menyangkal telah bertengkar dengan istrinya. dia melarang pak sekuriti mengecek ke dalam. arqan sudah memperhitungkannya. dia menerbangkan drone yang suara baling baling nya paling sunyi. dia sudah bersekongkol dengan pak sekuriti. disaat pak sekuriti mengalihkan perhatian si suami arqan akan memotret rumah mereka dengan drone berkamera.
arqan tahu kapan tetangganya itu akan membukanya jendela dan gorden. saat drone nya menyorot ke arah jendela tidak terlihat apapun di ruang tamu.
arqan menerbangkan drone nya masuk ke dalam rumah. si suami belum menyadarinya. arqan menyorot ke arah dapur, lalu ke kamar. alangkah terkejutnya arqan melihat sang istri terikat di tempat tidur dalam keadaan badan penuh luka.
arqan men zoom setiap luka di tubuh si istri, lalu bergegas menarik kembali drone nya sebelum ketahuan.
arqan hampir ketahuan saat drone nya menabrak sisi jendela. untungnya si suami menderita rabun jauh sehingga dia tidak menyadari apa yang baru saja lewat di jendelanya.
"saya sudah dapat fotonya. keluar dari sana pak!" arqan sedikit mendramatisir.
"kalau bapak sudah mengerti, saya balik ya." pak sekuriti kembali ke pos nya.
arqan keluar lewat balkon lalu melompat ke balkon kamar rachel yang berada tepat di bawahnya.
rachel yang sedang menyiram bunga terkejut bukan main. hampir saja dia menjatuhkan gayung yang dia pegang.
"itu berbahaya..!!" rachel memarahi arqan.
"ada hal penting yang harus aku lakukan rachel." arqan menggunakan pintu depan rachel untuk keluar rumah. rachel bertanya kenapa arqan tidak lewat pintunya sendiri.
"benarkah. boleh aku melihatnya..?!"
"maaf, aku sedang buru-buru sekarang. kau tidak perlu datang hari ini."
lagi-lagi rachel diliburkan. karena penasaran rachel mengikuti arqan ke pos sekuriti. rachel juga membawa nein sebagai pendeteksi bahaya.
rachel menyerahkan rekaman kamera drone nya pada pak sekuriti. arqan meminta pak sekuriti untuk menindak tegas masalah ini.
"kekerasan dalam rumah tangga bisa berakibat fatal jika kedua pihak tidak segera berdamai. selain itu jika terjadi hal buruk nilai jual kamar itu pun pasti akan menurun atau malah tidak ada penyewa sama sekali."
kesimpulan itu arqan dapatkan dari kejadian nyata di jepang. tingginya angka bunuh diri disana menyebabkan banyak fasilitas dan bangunan menjadi kurang layak huni. karena masyarakat jepang percaya kalau rumah bekas orang bunuh diri atau pembunuhan menyimpan kutukan. keyakinan itu membuat harga properti menjadi jauh lebih murah.
pak sekuriti mengaku tidak bisa membantu karena tugasnya hanya menangkap maling dan menghentikan kejadian seperti tadi. kalau arqan ingin menindak lanjuti masalah pasutri itu disarankan untuk memberitahukannya langsung ke tuan tanah.
tuan tanah tinggal di kamar nomor 1 - 3. arqan segera mengetuk pintu tuan tanah.
"permisi, saya arqan."
nyonya tanah membukakan pintu. dia mempersilahkan arqan dan rachel masuk tapi tidak dengan nein. karena nyonya tanah alergi bulu kucing. rachel pun memutuskan menunggu arqan di taman tengah.
arqan langsung memberitahukan temuannya pada nyonya tanah. saat melihat barang bukti video, nyonya tanah langsung syok. beliau membalik meja dan melempar gelas ke cermin make-up yang terpasang di ruang tamu. tentu saja cermin itu pecah berkeping keping.
"Beraninya anak ini berbuat rusuh di perumahanku..!!!" suara nyonya tanah sangat nyaring.
"bapak....!!!! BAPAKK....!!!!!! "
arqan menutup telinga. tuan tanah keluar kamar lalu terkejut melihat seisi rumah jadi berantakan.
"kenapa semuanya jadi berantakan..???" tanya tuan tanah.
__ADS_1
"kita harus menyelamatkan reputasi properti kita..!!" nyonya tanah menyetel ulang rekaman video drone. tuan tanah tidak bisa berkata apa-apa melihat kondisi wanita di dalam video tersebut. langsung saja mereka berdua naik ke lantai 3 dan melabrak si pria kejam. sementara arqan menyelinap ke balkon rumah mereka.
tuan tanah mengetuk pintu. di dalam kamar sang suami sedang berhubungan intim dengan istrinya yang terluka. ketika mendengar ketukan yang kedua kalinya si pria menjadi sangat marah.
"siapa itu..?!" teriaknya.
"ini tuan tanah. saya dengar kamu menganiaya istri kamu. sebaiknya keluar sekarang atau kami dobrak pintunya."
teriakan nyonya tanah di dengar oleh tetangga lain yang tinggal di lantai 4. penasaran dengan apa yang sedang terjadi. pria penyewa di lantai 4 mengajak kawan-kawannya yang juga bertempat tinggal di rumah susun itu untuk menonton.
"cepat buka bayu..!!! " nama si pria adalah bayu.
bayu panik sekaligus bingung mengapa tindak kdrt nya bisa ketahuan. padahal dia selalu mengunci istrinya di dalam rumah dan menyita hp nya selama 2 minggu terakhir.
"saya tidak bisa. saya sedang mandi dan istri saya sedang sakit." bayu berdalih. namun barang bukti menepis semua alibinya.
nyonya tanah menendang pintu kamar. wanita tua itu sangat kuat. tendangannya setara dengan atlet silat. saat masuk kamar nyonya tanah terkejut melihat si istri dalam kondisi setengah telanjang. dan alat reproduksinya ditusuk dengan gagang sapu yang runcing.
sang pelaku tidak lain adalah sang suami. si pelaku melarikan diri lewat balkon. arqan mengikutinya dengan seluruh keberanian. saat jarak antara dia dan si pelaku menipis arqan mengeluarkan sebuah pistol berpeluru karet dan menunggu momen yang tepat untuk menembak.
saat si pelaku menginjakkan kaki di balkon arqan langsung menembak punggungnya berkali kali. si pelaku pun jatuh dan wajahnya membentur sisi balkon yang terbuat dari semen.
"jangan bergerak mas bayu...!!! aku punya lisensi senjata asli..!!" arqan berhasil membekuk si pelaku dengan mengancamnya menggunakan senjata api asli. jika peluru karet saja sudah menyakitkan apalagi peluru timah.
polisi datang setelah mendapat laporan. usut punya usut rachel lah yang melaporkan si pria ke polisi atas perintah nyonya tanah. kejadian kdrt itu pun dapat diselesaikan dengan jalan damai antara kedua keluarga korban.
***
arqan terus memikirkan kejadian tempo hari. rachel memintanya untuk berhenti memikirkannya karena arqan sudah cukup membantu si wanita dengan melaporkan suaminya ke tuan tanah.
menurut rachel, arqan tidak perlu ikut campur lebih jauh dalam urusan rumah tangga orang lain.
"selalu saja, pasutri usia muda bertengkar karena alasan konyol. aku dengar dari interogasi polisi. si bangsat bayu itu menyiksa istrinya dengan pisau hanya karena si istri menolak diajak berhubungan intim. apa jadinya negara ini kalau anak-anak mudanya menikah di usia muda dan saling bunuh hanya karena masalah sepele...???"
mendengar arqan mengutarakan kebenciannya pada pasangan yang menikah muda, rachel jadi ragu mereka akan menikah 3 tahun lagi. karena kalau dihitung 3 tahun lagi, umur arqan baru 20 dan rachel 22. menikah di usia seumur jagung mungkin bukanlah pilihan tepat bagi mereka.
tak lama kemudian terdengar suara musik dari arah taman. pas dilihat ternyata sedang diadakan senam pagi dengan tante miranda sebagai instrukturnya.
"kau tidak mau ikut senam..?" tanya arqan.
"tidak. aku kan asistenmu." jawab rachel.
"syukurlah tante miranda tidak memakai pakaian kentat lagi." ucap arqan. arqan mengingkan rachel tentang serangan penguntit beberapa minggu yang lalu.
menurut hasil analisis arqan, kedua satpam penguntit itu tertarik dengan tante miranda, karena kerap kali wanita itu memakai pakaian kentat saat tengah menjadi instruktur yoga.
"mengajak tetangga menyehatkan badan itu tidak salah. tapi memakai pakaian yang menunjukkan lekuk pantat sangatlah salah. lebih buruknya lagi tante miranda malah menjadikannya sebuah kebiasaan. aku tahu karena aku menghabiskan sebagian besar waktu di dalam rumah."
mendengar penuturan arqan rachel jadi penasaran dengan penampilan tante miranda.
"tapi kalau aku lihat tante miranda tidak memakai baju seperti itu," ucap rachel.
"mungkin beliau sudah tobat pasca kejadian itu. baguslah, aku jadi ingin ikut juga kalau pemandangan sudah membaik."
tiba-tiba rachel menarik tangan arqan. arqan tidak tahu kenapa gadis itu begitu posesif padahal mereka belum resmi menjadi pacar.
rachel membawa arqan menaiki tangga ke lantai empat, ke sudut sebelah kiri rumah susun. setelah itu rachel melepaskan tangan arqan dan menunjukkan gambaran rumah susun itu dari atas melalui pantauan satelit google maps. rachel menunjuk ke sebuah rumah yang berdiri tidak jauh dari bagian belakang rumah susun.
"kau tahu rumah siapa ini..?" (rachel)
rumah kecil yang tampak bobrok itu berdiri di atas lahan kosong yang ditumbuhi rerumputan pendek mirip seperti lapangan bola. rumah itu tidak bisa diakses karena terhalang rumah-rumah warga.
rachel penasaran dengan rumah itu karena nampak menyeramkan.
.......................................................................................
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, dan favoritkan novel ini biar author cepat naik level ke gold 😁 sekalian follow author juga ya.
.......................................................................................