Nekophilia

Nekophilia
Bab 49 : Takkan ada lagi yang mendekat


__ADS_3

"sudah berakhir.. " (Nein)


"apanya yang sudah berakhir Nein? "


"teror makhluk halus ke kita sudah berakhir. Jangan panggil aku selama satu hari ini." pinta Nein.


"baiklah. Aku akan menjaga Rachel. "


Arwah Nein hilang dari bahu Arqan. Kucing kecil itu sangat lelah, dia tidur untuk memulihkan energinya.


Kembali ke Arqan dan Rachel. Rencananya setelah mengunjungi rumah adat ini mereka akan pulang ke rusun. Arqan berencana membuat barang yang bisa dipatenkan atau dijual. Agar dalam 2 tahun dia cukup mapan untuk meminang kekasihnya.


Rachel juga berpikir demikian. Dia berencana berhenti bekerja pada Arqan dan mencari pekerjaan lain. Tujuan agar keuangan calon suaminya itu tidak terus menerus terkuras.


Nein merasa sejuk saat memantau mereka berdua dari kejauhan. Cara mereka berinteraksi satu sama lain, tawa bahagia, dan hal manis lainnya seperti dongeng pengantar tidur semakin lama dia melihatnya.


Setiap kunjungan dibatasi hanya 5 orang. Suasana di dalam sangat sejuk sampai Rachel merasa berada di atas gunung ketika menelusuri rumah itu lebih dalam.


Secara garis besar itu hanyalah rumah adat biasa, yang menjual daya tarik magis. Tetapi karena para makhluk halus dimusnahkan secara tidak sengaja oleh Nein rumah itu jadi tidak menyeramkan lagi.


Karena atmosfer yang kurang horror itulah para pengunjung menjadi bosan dan menyudahi eksplorasi.


"mereka kenapa? " tanya Rachel.


"sepertinya orang orang kecewa dengan atmosfer rumah ini yang tidak semenyeramkan dulu lagi. Iya kan Nein? " Arqan menutup mulutnya saat keceplosan menyebut nama Nein.


"Nein?? "


"maaf, aku tadi melantur. "


Tiba tiba terdengar suara langkah kaki dan tangisan anak kecil di lantai atas.


"kau dengar itu? Sepertinya ada anak kecil yang tersesat. "


Arqan tidak yakin dengan pendapat Rachel. Jelas jelas si penjaga rumah bilang hanya boleh 5 orang setiap kunjungan.


Rachel tanpa rasa takut naik ke lantai atas, Arqan mencoba berpikir positif seperti Rachel.


Saat di tangga Rachel melihat anak kecil berbaring melingkar di tengah tangga.


"Rachel jangan! Biar aku saja. "


Arqan menarik Rachel ke belakangnya takut anak itu bukanlah manusia. Benar saja, saat anak itu berbalik tampaklah wajah yang hancur dan tidak karuan.


Rachel menjerit kencang, dia syok kemudian pingsan. Di pandangan Rachel makhluk itu sudah hilang tapi di mata Arqan dia masih berada di tempatnya.


Tanpa rasa takut Arqan pun bicara dengan sosok itu. "kau anak jin kan. Apa yang kau lakukan sendirian disini? "


"...ayahku terbakar... " Jawab anak jin itu.

__ADS_1


"terbakar oleh apa? "


"oleh api putih... "


Arqan tidak tahu apa yang dibicarakan anak jin itu. Arqan menyuruhnya untuk tetap tinggal di rumah itu karena tempat itu aman baginya.


Anak jin menggelengkan kepala.


"ayahku terbakar di tempat ini... "


"izinkan aku ikut denganmu... "


"maaf aku tidak bisa. Jangan ikuti aku. " Arqan menolaknya lalu menggendong Rachel keluar rumah.


"astagfirullah, apa yang terjadi mas? " tanya penjaga rumah sedikit panik.


"teman saya lihat penampakan lalu pingsan. Saya akan membawanya pulang. "


Karena Rachel pingsan kepulangan ditunda dahulu. Di rumah orang tuanya Arqan berbincang dengan ibunya perihal cara menjaga hati pasangan.


Ibu angkat Arqan bercerita... "kamu pasti belum pernah dengar cerita ini, dulu ibu dan ayahmu dijodohkan oleh orang tua kami. Kami diberi waktu 1 tahun untuk mengakrabkan diri. " ucapnya sambil mengangkat jari telunjuk.


"itu adalah masa paling tidak mengenakkan dalam hidup ibu. "


"kenapa bu? " tanya Arqan penasaran.


"dengarkan dulu. "


"ayahmu sangat baik di depan ibu. Dia humoris dan hangat. Tetapi ibu tidak mempercayainya begitu saja. Jadi ibu menyuruh tante kamu, si Khairun, untuk mematai matainya."


"tahu apa yang tante dapatkan? Ayahmu itu seorang pencandu narkob*."


Arqan ternganga mendengarnya.


"memang sulit dipercaya. Bahkan ibu tidak percaya pada tantemu dan menuduhnya mengada ngada. Tapi setelah ibu melihatnya sendiri barulah ibu percaya. Ayahmu sangat buruk, dia mungkin pria terburuk yang pernah ibu kenal. "


"setelah itu ibu laporkan kelakuan buruknya ke orang tua ibu. Kamu pasti mengerti apa yang ibu harapkan saat itu. Tapi kakekmu malah menyuruh ibu merubah ayahmu. Kakekmu yakin ibu bisa mengubahnya menjadi pria yang lebih baik. Karena katanya ayahmu berjanji pada orang tuanya akan berubah jika menikah dengan wanita yang cocok dengannya. "


"sampai akhirnya kami menikah. Awalnya ayahmu canggung pada ibu, dan itu membuat ibu sangat terkejut. "


"lalu perlahan ibu mendekatinya dan memintanya memberitahukan harapannya terhadap pernikahan kami. Ibu menyerahkan diri pada ayahmu, ibu menerima apapun yang dia inginkan. Dan ayahmu berkata... Aku ingin berhenti jadi pecandu, bisakah kau memberiku kebahagiaan lain yang melebihi efek obat obatan? "


"karena kami sudah terlanjur menikah ibu pun mau tidak mau harus menurutinya. Selama 5 tahun ibu bekerja keras untuk merehabilitasi ayahmu. "


"...Ibu berhasil. Ibu tidak menyangka akan berhasil, ayahmu sembuh sepenuhnya lalu kami hidup dengan bahagia. "


Arqan tidak tahu ibunya punya cerita yang sangat mirip dengan kisah *******. Membayangkan ibunya berjuang selama 5 tahun demi menyembuhkan ayahnya yang kecanduan. Apakah maksud ibunya cara menjaga hubungan adalah dengan membuat ikatan seperti simbiosis mutualisme.


"jadi maksud ibu... Arqan harus membuat Rachel bergantung terus padaku? "

__ADS_1


Ibunya mengangguk.


Tak lama kemudian Rachel bangun. Arqan menertawakannya karena pingsan cukup lama.


"aku tidak pernah melihat penampakan sedekat itu, jadi wajar aku kaget! " Rachel membuang muka dari Arqan.


Arqan sangat khawatir saat Rachel pingsan tadi. Tangannya yang terluka belum sembuh. Sebenarnya Arqan dan Rachel masih mau disini, tetapi ada yang harus mereka urus sehingga mau tak mau harus pulang ke rumah susun.


Arqan pun menelepon tahta untuk membawa sepeda motor Rachel. Setelah berpamitan dan cipika cipiki Arqan pulang dengan membawa sekeranjang oleh oleh dari tetangga yang kenal baik dengannya.


"ingat kak! 2 tahun lagi!!! " teriak Amir adik Arqan.


Setibanya di rusun Rachel bertemu dengan tante Miranda. Rachel menyapa dengan ramah tantenya itu tapi malah dibalas dengan jawaban sinis.


"kita tidak punya hubungan lagi. Jadi jangan sapa saya! " ucapnya sedikit kasar.


Rachel pun bersumpah di dalam hatinya tidak akan memperdulikan tante Miranda lagi.


Rachel membuka kunci rumahnya lalu menemukan Nein di atas tempat tidurnya. Rasa rindunya menumpuk setelah 2 hari tidak bertemu.


Rachel menggoyangkan badan Nein. Terlihat kucing itu sudah tumbuh jadi lebih besar. Rachel sadar pertumbuhan kucing sedikit lebih lambat dari anak kucing pada umumnya. 


"badanmu lemas sekali Nein, apa kau sakit? "


Nein bangun dan melompat seperti kelinci, dia sangat senang bertemu Rachel lagi. Rachel pun memutuskan untuk memasak makanan sebelum mandi.


Sementara di sebelah Arqan dan Tahta mendapat kiriman paket dari kurir JNE. Paket itu dititipkan ke tetangga Arqan. Tertulis tanggal sampainya adalah 2 hari yang lalu. 


Tik tok tik tok bunyi di dalam paket.


Arqan membukanya dengan hati hati. Tak mungkin isinya bom, kata Tahta.


Saat prastik pembungkus dibuka Arqan kaget mendapati isinya adalah sebuah hp bermerek PDD.


PDD adalah cabang perusahaan pembuat teknologi khusus untuk militer Indonesia. Tapi Arqan tidak percaya begitu saja.


Di belakang hp itu terdapat sebuah kartu nama yang bertuliskan nama Arqan lengkap dengan yang diedit.


"hp dan kartu nama dari PDD. Tampaknya kau dapat tawaran bekerja disana. Tapi mereka tahu tentangmu dari mana? "


Tetangga yang tinggal di sebelah Rachel masuk permisi lalu menyerahkan paket lainnya yang datang pagi ini.


Lalu pak satpam datang dan menyerahkan 6 paket titipin kurir JNE. 


Arqan yang mendapat begitu banyak paket tentu merasa bingung. Saat dia membuka semuanya barulah dia sadar kalau profesor melakukan sesuatu yang membuat Arqan jadi sangat terkenal.


...........................................................................


Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.

__ADS_1


Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁


...........................................................................


__ADS_2