
Brak brak brak
Nein merampas kebebasan Agrat dengan mengurungnya ke dalam sangkar besi terbang.
Tidak mudah melawan raja dedemit selevel provinsi macam Agrat. Untunglah Nein memiliki kekuatan hebat hasil berkelana selama ribuan tahun.
"lepaskan aku dukun sialan!! "
Kita tentunya tahu Arqan bukan dukun melainkan seorang kontraktor.
Arqan terbangun dalam keadaan linglung juga pegal di sekujur badan. Dilihatnya matahari telah terbit menandakan Nein bertarung dengan jin itu selama seperempat malam.
Arqan bangun di pelataran mushola.
Rachel dan Amir bertemu Arqan di tengah jalan. Amir bingung melihat kakaknya berjalan dari arah mushola tapi dengan pakaian yang kurang pantas dibawa sholat. Karenanya Amir tidak asal menyimpulkan.
"kakak pergi kemana pagi pagi begini? Untung ada kak Rachel yang menenangkan ibu saat marah. "
"ibu marah karena aku pergi tanpa izin...?? " Arqan membatin.
"aku pergi ke mushola tadi subuh. " Arqan berbohong demi kebaikannya sendiri.
Rachel tahu kalau Arqan sedang berbohong.
"lalu kalian mau pergi kemana? " Arqan menoleh ke Rachel.
"mau ke pasar, sebaiknya kau gantikan Amir membawakan barang. " ucap Rachel.
Amir tidak ingin pulang tapi dia paham kakaknya sedang mencari kesempatan berduaan dengan pacarnya jadi Amir pun pergi tanpa perlawanan.
"baiklah, pertama kita kesini untuk beli sayur, lalu kesana beli ikan, kesana, kesana, "
Rachel tahu denah pasar itu berkat peta yang dibuatkan ibunya Arqan. Idenya benar benar praktis.
Setelah berbelanja Arqan membonceng Rachel naik sepeda motornya. Kebetulan Rachel dan Amir membawa sepeda motor masing masing.
"kau harus men Service kendaraan mu Rachel. Kapan terakhir kali kau ganti oli? "
"4 bulan yang lalu. " (Rachel)
"kalau kau mau akan kubawa kendaraanmu ke bengkel."
"ayo aja aku mah... " (Rachel)
"sebelum kita pulang ayo pergi ke bekas rumah adat di kampungmu. "
Arqan tersentak mendengarnya, Rachel pasti mendengar keindahan interior rumah itu dari tetangga, dan tidak mendengar bagian buruknya. Rumah itu dihuni puluhan makhluk tak kasat mata. Bahkan pernah ada seorang ustad yang diganggu selusin pocong ketika melintasi tempat itu.
__ADS_1
"kau tahu rumah itu dari siapa? "
"dari akun tik tok seseorang. Katanya penunggu di rumah itu banyak sekali, makanya aku ingin membuktikan kebenarannya. "
"kau sudah tahu hantu di tempat itu banyak, tapi kenapa malah ingin pergi kesana? "
"katanya tempat itu ramai saat siang. Aku hanya ingin berkunjung dan mengambil foto." ungkap Rachel.
Arqan melamun, karena kecerobohan itu hampir saja mereka mengalami kecelakaan. Sebuah mini bus melaju dari arah sebaliknya, Arqan yang kala itu sedang melamun tiba tiba menyaksikan setirnya terbanting ke kanan dengan sendirinya.
"WAAA...!!!! "
Nein bertindak cepat dengan membanting setir mini bus ke kiri sebelum menabrak Arqan dan Rachel.
Kedua pemuda itu pun jatuh menghantam aspal.
Serangan makhluk gaib tidak berhenti sampai disitu. Arqan dan Rachel ditindih oleh makhluk halus sehingga mereka tidak bisa bangun. Lebih gilanya lagi semua kendaraan yang melaju tiba tiba banting setir ke arah Rachel dan Arqan.
Rachel berpasrah diri kepada yang maha kuasa melihat sebuah bus melaju ke arahnya.
"Rachel....!!!!! "
Nein menyelamatkan mereka berdua dengan teleportasi. Kekuatan siluman kucing itu meningkat semakin tinggi amarah di hatinya.
Arqan dapat melihat makhluk asap yang menyelamatkannya.
"pulanglah! Akan ku kejar bajingan itu!! " Perintah Nein.
"maafkan aku Rachel, ayo kita ke rumah sakit. Tanganmu harus segera diobati. "
Rachel mengangguk.
**
Di rumah sakit.
Arqan tak tahu apa yang terjadi waktu itu, tiba-tiba saja setirnya bergerak sendiri, barang belanjaan mereka pun berhamburan di jalan.
Kemungkinan semua itu adalah ulah makhluk halus suruhan si raja Sarawak. Nein pergi kemana juga tidak tahu.
"uhhh... masalah dengan alam gaib ini membuatku stress. " gumam Arqan.
Ke sudut pandang Nein. Dia kembali untuk menemui Agrat di dalam kurungan. Awalnya Nein meninggalkan Agrat di atas dahan sebuah pohon karena yakin dia tidak akan bisa keluar.
Tapi walaupun sang raja terkurung anak buahnya akan tetap membalaskan dendam. Nein sangat marah melihat wajah puas Agrat. Tanpa ba bi bu Nein membakar pohon tempat Agrat dikurung.
Agrat pun menjerit kepanasan. Nein meningkatkan suhu apinya sampai sepanas supernova.
__ADS_1
Ya Nein mampu melakukan itu tanpa merusak area di alam manusia.
"makhluk apa kau ini?!! Singkirkan api ini....!!!!! Aaaaakkhhhhh..... !!!!!! "
Api supernova yang dibuat Nein sangat kecil seukuran atom, namun kekuatannya sudah cukup untuk memanggang alam gaib sejauh 5.000 kilometer.
Nein mampu mengeluarkan kekuatan sebesar itu dengan mengerahkan setengah energinya. Tanpa perlu istirahat, Nein pun kembali melanjutkan perburuannya mencari anak buah Agrat.
Di tempat lain yang sangat jauh para penganut ilmu hitam merasakan kehancuran besar tengah terjadi di alam gaib.
Nein sempat khawatir akan memancing kemarahan Nostradamus tapi ternyata orang itu tidak muncul.
Setelah kecelakaan itu Arqan dan Rachel memutuskan untuk tidak pulang ke rusun sampai tangan Rachel sembuh. Karena di rusun mereka tidak memiliki siapa siapa, sementara disini mereka memiliki orang tua yang perhatian.
Ini juga kesempatan bagi Rachel untuk lebih mendekatkan diri dengan calon mertua nya.
"2 tahun lagi, bersabarlah 2 tahun lagi. " gumam Arqan sambil lari pagi, sementara Rachel berlari di depannya.
"huff, hufft, larimu lambat sekali Arqan! " Rachel mempercepat larinya lalu berbaring untuk menggoda Arqan.
"namanya saja lari pagi, bukan lari maraton. " ucap Arqan dengan ketus.
Rachel pergi ke belakang Arqan lalu mendorongnya agar berlari lebih cepat.
"hati hati Rachel! Tanganmu masih sakit!! "
"aku benci rasa sakit, apalagi harus rebahan seharian, itu membuatku pusing dan kena mental. "
"tapi kau tetap harus istirahat. Lari seperti ini tidak akan mempercepat pengobatanmu. "
Arqan berbalik dan mendorong Rachel ke arah rumah.
"tidak mau! Aku maunya jalan jalan! " rengek Rachel.
Arqan pun mau tidak mau harus menuruti keinginan Rachel. Mereka berdua berangkat ke rumah adat berhantu dengan jalan kaki. Mereka berdua masih tidak berani mengendarai motor terutama Arqan yang setirnya diambil alih oleh makhluk halus.
Tentunya Arqan tidak membawa Rachel kesana tanpa penjagaan dari Nein. Setelah memanggang alam gaib perasaan menjadi lebih baik.
"lakukan saja yang kalian inginkan. Penjagaanku 24 jam hari ini. "
Mendengar Nein yang tidak seperti biasanya Arqan pun tidak bicara banyak dengannya.
[ Selamat datang di rumah Rambutan Berduri. Dihimbau kepada pengunjung untuk menjaga sikap dan tata krama, serta tidak membuang sampah sembarangan, dan tidak mengambil properti rumah adat. ]
...........................................................................
Dukung author dengan cara baca sampai habis. Like, favoritkan, dan komen.
__ADS_1
Boleh mengkritik asal menggunakan bahasa yang sopan. Jadilah pembaca yang bijak agar kita sama-sama merasa nyaman. 😁
...........................................................................