Nekophilia

Nekophilia
Bab 31 : Gadis Hacker


__ADS_3

"bos, aku punya berita baik!" (rachel)


rachel masuk tanpa permisi ke rumah arqan. terlihat arqan dan dua temannya, tahta dan satu orang lagi tidak dikenal rachel, sedang membuat sesuatu.


"apa itu? sebenarnya aku juga punya berita baik untukmu. silahkan beritahu aku dulu. " (arqan)


"aku lulus audisi pencarian artis baru. sekarang aku memiliki kesempatan besar untuk tampil di layar kaca. "


arqan tercengang, tiba-tiba gadis introvert itu bilang akan tampil di tv. mulanya arqan mengira rachel hanya bercanda tapi setelah dia diperlihatkan kartu nama irina laurenz barulah arqan percaya.


rachel cerita dia bertemu produser short film itu saat di pantai kemarin.


"wahh itu sangat hebat rachel. aku akan mendukung dan membantumu dengn pengetahuan ku. tapi ingat, jangan berlebihan."


"oke bos."


rachel bergabung dengan ketiga orang itu. rachel berkenalan dengan si wanita berkacamata teman baru arqan.


"aku rukaiyah, murid pindahan dari jawa. " gadis itu tampak malu-malu bicara dengan rachel. melihat dia berani berkumpul dengan dua pria di tempat tertutup, pastilah dia bukan gadis pemalu. sebenarnya rukaiyah merasa minder melihat kecantikan rachel. sebenarnya dia juga bukan orang ekstrovert, sehingga perubahan sikapnya saat rachel datang tidak di notice oleh arqan dan tahta.


arqan memberitahu rachel kalau dia sedang mengerjakan mesin hack terbaru. tujuannya tidak lain untuk menemukan marry tanpa menginjakkan kaki ke amerika.


"kelihatannya membuat barang itu tidak sulit untukmu arqan. " rachel menyimpulkan begitu setelah melihat catatan barang yang dia perlukan.


"meretas sistem informasi suatu negara itu tidak sulit. yang dulu adalah menanggung konsekuensinya. kau bisa dipenjara." ucap rukaiyah, dia tiba-tiba saja bersemangat.


rupanya rukaiyah sudah mengatasi perasaan minornya. dia percaya diri selama ada sesuatu yang membuatnya berada di atas rachel.

__ADS_1


"kalau boleh cerita sedikit... aku berteman dengan arqan sejak pertama kali pindah kesini. aku kaget saat arqan menghampiriku dan mengajakku bergabung dengan sirkel nya. "


rachel menatap arqan, arqan mengangguk membenarkan ucapan rukaiyah.


"yang lebih membuatku terkejut adalah arqan tahu kalau aku adalah seorang hacker yang sering berkecimpung di deep web. " ucap rukaiyah dengan bangga.


"appaa...?!"


rachel kembali menatap arqan. arqan tersenyum malu, dia mengakui ke rachel dan tahta kalau dirinya suka menjelajahi deep web. kedalaman internet yang disebut orang-orang berbahaya karena banyaknya hacker.


rukaiyah adalah salah satu hacker itu. dia tidak pernah melakukan kejahatan dan melakukannya hanya karena gabut. dan arqan adalah penjelajah gabut yang mampu meretas balik akun sang peretas.


"aku tidak paham bagaimana kalian saling bertemu di deep web. dan bagaimana arqan tahu itu kau sementara kai tidak tahu itu arqan. yang jelas sebaiknya kalian tidak mengakses situs itu. tidak semua hacker disana baik. kau dengar aku arqan?! "


"iya, aku sudah jarang memainkannya semenjak ada rachel. aku tidak menyangka akan bertemu langsung dengan hacker deep web."


"mau meretas apa? "


arqan memilih cctv, lalu mencari tempat yang bagus untuk di hack. arqan meminta saran temannya, rachel menolak ikut karena tak ingin menguntit. tahta juga menolak dengan alasan sama. akhirnya arqan sendiri yang memilih.


dia pilih cctv bioskop, di ruangan yang sedang menayangkan film horror pengabdi setan 3.


"baiklah, akan ku mulai. "


meretas jarak jauh pun dimulai. sebenarnya konsepnya sederhana, rukaiyah mencari nama bioskop itu, lalu mencari informasi para pekerja disana. tidak butuh semua, dia hanya butuh satu orang pengguna media sosial, untuk kemudian menyalin emailnya dan meretas hp nya. setelah itu dia mendapatkan nomor-nomor pekerja lainnya. dia beruntung jika si pekerja menuliskan nama divisi rekannya, misal, andi resepsionis, bagas sekuriti dan lain-lain. tapi karena tidak ada terpaksa rukaiyah meretas hp mereka satu persatu.


"cepatlah, nanti filmnya habis. " ucap arqan dengan nada menjengkelkan sengaja ini menganggu konsentrasi rukaiyah.

__ADS_1


"sabar. meretas kamera cctv tidak semudah meretas ponsel. aku sedang mencari alat pemantau lain selain monitor. entah itu laptop atau ponsel yang terhubung dengan cctv."


ibaratnya rukaiyah sedang mencari jarum di tumpukan jerami. tidak akan mudah melakukannya bahkan mungkin perlu waktu berjam jam sampai berhari hari.


sambil menunggu rukaiyah arqan memasak makan siang bersama rachel. kesempatan itu digunakan rachel untuk memamerkan skill memotong wortelnya.


"jangan terlalu cepat memotongnya rachel, tanganmu bisa terluka. itu akan mengganggu penampilanmu nanti."


rachel menurut ke arqan. tak lama kemudian tahta datang membawakan bumbu rempah yang ditunggu arqan dan rachel.


waktu memasak mereka sangat seru diwarnai canda dan tawa, bahkan tahta sampai iri melihat mereka. Dalam hati dia berharap memiliki pacar. lalu terbesitlah ide untuk pdkt dengan rukaiyah.


tahta berusaha mendekati rukaiyah dengan menawarkan relaksasi. "apa kau tidak lelah? mau aku pijat di punggung? " tahta kasihan pada rukaiyah. dia duduk semakin menunduk selama melakukan pencarian.


"kalau kau tidak keberatan sih... silahkan saja. tapi pelan pelan ya,"


tahta sangat senang langkah pertamanya berjalan dengan baik. hanya karena itu dia langsung percaya diri kalau langkah selanjutnya juga akan berhasil.


"tak lama lagi aku akan bisa sepertimu tah. aku tidak akan jadi obat nyamuk lagi." gumam tahta dalam hati.


hp rachel yang ditaruh di meja dapur berbunyi, tapi karena dalam mode getar rachel pun tidak mendengarnya. sang produser pun kesal karena rachel tidak mengangkat teleponnya.


.................................................................................


Jangan lupa like, komen, dan favoritkan novel ini biar author cepat naik level ke gold ๐Ÿ˜ dah lama pengen crazy update tapi belum kesampaian ๐Ÿ˜‚


.................................................................................

__ADS_1


__ADS_2