Nikah Tapi Musuh

Nikah Tapi Musuh
NTM : 3.6


__ADS_3

Kegelisahan itu masih terbayang-bayang dalam benakku hingga saat ini. Bukan, bukan hanya perkara tentang pernikahan yang tak pernah aku inginkan itu akan berlangsung kurang dari tiga hari lagi. Tetapi juga karena Fabian yang kenyataannya nggak sebahagia perkiraanku!


Hal itu terbukti saat kami fitting baju lusa lalu. Selain pakaiannya yang menjadi kebesaran, beberapa kali aku juga memergokinya terdiam dan melamun di saat pertemuan kami hari itu.


Saat makan siang bersama pun dia sampai diteriaki beberapa kali oleh Mami, Ibu, bahkan Mbak Citra yang bersuara keras sampai-sampai dia terperanjat kaget mendengarnya. Apalagi kalau bukan karena melamun!


Meski dia tetap mampu tersenyum pada yang lain. Namun tetap saja, senyum yang dia sunggingkan itu pun nggak lantas membuat wajah putus asanya memudar. Aku bisa tahu kalau memang benar dia sedang dilanda stress berat. Jelas!


Dan, pikirku hal itu dapat terjadi karena adanya pernikahan ini!


"Kita sama-sama nggak bisa bahagia. Bahkan dia sampai kurus kering begitu. Banyak melamun pula..." aku berdecih. Bicara pada diri sendiri di depan cermin rias kamarku. "Kalau pernikahan ini terus dilanjutin, bisa-bisa dia lagi yang kenapa-napa!"


Mendadak aku menjadi gusar. Meskipun Bian adalah musuhku yang juga membenciku, tetap saja aku nggak bisa abai kalau sampai sesuatu yang buruk terjadi padanya. Tentu, aku bukan manusia yang sejahat itu. Aku tetap bisa merasa kasihan dan berempati padanya di dalam benakku meski dimulut aku tak bisa berkata begitu.


"Kayaknya... dia yang lebih tersiksa dibandingkan aku..." suaraku lirih.


Aku menghela napas panjang. Nggak ingin terlalu meratap yang jelas tak ada gunanya, aku lantas bergerak sigap menuju tempat di mana aku menyimpan tabletku berada. Sejak semalam ponselku sudah disita oleh Mbak Citra, berlaku selama masa pingitan sampai hari H nanti membuatku agak kesulitan untuk berkomunikasi pada dunia luar yang padahal selama ini aku pun selalu dikurung untuk berada di rumah saja. Ugh, Mbak Citra memang yaa susah untuk dimengerti jalan pikirannya!

__ADS_1


Maka itu, aku cukup bersyukur memiliki tablet ini karena hanya alat ini yang bisa aku gunakan untuk mengatasi masalahku dalam keadaan genting seperti ini!


Lantas, kunyalakan tablet itu yang ternyata sudah cukup usang karena jarang digunakan. Mengandalkan sinyal WIFI dari rumah aku langsung membuka media sosial yang aku miliki. Mencari nama Fabian Samudra di sistem pencarian yang ada.


Begitu mengetikkan namanya, akun berserta foto nuansa hitamnya menyapaku di urutan pertama. Aku tersenyum miring. Jelas saja dia berada di urutan pertama, kolegaku nyaris sama dengannya. Karena dulu kami pernah satu sekolah!


Lalu, tanpa tedeng aling-aling aku lantas membuka akunnya. Melihat isi galeri yang ternyata memang tidak dikunci. Namun, betapa tekejutnya aku saat menemui tulisan itu.


Mengikuti.


Begitulah yang tertera di sana. Bukan lagi "ikuti akun" tetapi malah "mengikuti"??


Aku sungguh nggak bisa percaya dengan apa yang mata ini lihat. Bahkan aku sampai mengerjap beberapa kali dan juga membesarkan mata berkali-kali saking aku tak ingin sampai salah membacanya. Namun, tulisan itu tetap sama. Kenyataannya, aku memang sudah mengikuti akun Fabian Samudra yang entah sejak kapan!


"Kok bisa sih??" Aku bertanya tak terima. Bibirku tanpa sadar melengkung ke bawah.


Otakku tak lagi mengontrol untuk menuliskan pesan untuknya, melainkan untuk memastikan apakah aku juga ada di dalam deretan akun yang dia ikuti.

__ADS_1


Tanpa membuang waktu, aku lantas mengetikkan nama akunku di kotak pencari. Namun, baru saja aku menulis tiga huruf dari nama akunku tiba-tiba hal yang tak pernah terduga muncul dengan amat jelas di sana.


FOLOWING :


@reregita


Aku terdiam dan hanya menatap datar apa yang tertera di layar tablet ini untuk beberapa saat. Tanda tanya besar langsung menyergap otakku.


"Jadi kita udah saling follow?" Dahiku mengeryit dalam. "Kok bisa??!" Tanyaku nggak percaya.



_____________________


P.S :


Tulisan "NTM : X.X" artinya SUDAH REVISI

__ADS_1


sedangkan "BAB X.X" artinya BELUM REVISI


__ADS_2