Nona Antagonis

Nona Antagonis
Aku?


__ADS_3

...***...


Fellin menarik napasnya dalam-dalam sembari berfikir jalan keluarnya.


"Oh iya! Papa! Gue kan punya papa yang koneksinya ga usah di tanya lagi! Gue tinggal laporin aja ke papa! Ntar papa bisa urus semuanya, dan pasti papa bakal ngamuk besar sama keluarga Andrawina. Itu salah sendiri, siapa suruh fitnah Fellin Skylira. Akhirnya, nemu jalan keluarnya, Papa emang yang paling bisa di andalkan."


Fellin bangkit dari kasurnya, dia berjalan cepat menemui papanya di ruang kerja.


Sementara itu Erlan di sebuah ruangan kosong sedang menyiksa Leyna dan Leon. Apapun yang Erlan lakukan, jawaban keduanya masih tetap tidak berubah. Mereka masih menjawab dengan nama Fellin beserta wajah yang meyakinkan.


Brakhhh!!!


"Jawab jujur, atau semua kuku kalian bakal gua potong!" Erlan menekan pijakan di tangan Leon semakin keras.


"Sumpah, yang nyuruh kita emang Fellin! Hari itu ada pelayan pribadi keluarga Skylira yang datang ke rumah keluarga gua! Kita di suruh jalanin rencana itu, kalau sampai kita berhasil, gua di janjiin anak perusahaan Skylira Grub yang ada di Swiss. Jadi gua sama keluarga setuju aja." Jawab Leon meyakinkan.


Pengawal pribadi keluarga Skylira?


"Apa dia pernah bilang kalo Fellin yang suruh?" Erlan bertanya penuh selidik.


"Eh... Engga sih, tapi kan, dia adalah pelayan keluarga Skylira. Dan tujuan rencananya adalah menghancurkan Sania dan menjauhkannya dari Azril. Jadi itu udah jelas perbuatan Fellin, siapa lagi yang di untungkan dalam hal itu kalau bukan Fellin.  Pas--"


Tukhh bukhhh


Erlan menghajar Leon bertubi-tubi.


"Fellin gak akan pernah lakuin hal sekeji itu. Dan dia bukan tipe gadis rendahan kayak gitu. Jadi buat kalian, ingat ini! Meskipun dia pengawal pribadi keluarga Skylira, tapi itu belum tentu Fellin yang menyuruhnya." Erlan menghela napasnya, dia membuka jaketnya, ia duduk untuk menenangkan amarahnya.


"Bawa mereka berdua kerumah sakit, semua biaya pengobatan akan di tanggung keluarga gua. Setelah sembuh, jebloskan mereka ke penjara." Titah Erlan yang langsung di angguki oleh anak buahnya.


Beberapa orang bawahan Erlan membawa Leyna dan Leon pergi, meninggalkan Erlan sendirian.


Iya itu bener memang pengawal keluarga Skylira. Dan yang jelas bukan Fellin dalangnya, jadi udah jelas ya? Pak Gerald Skylira? Gak heran sih, dia memang orang yang gak punya perasaan. Apalagi di dukung dengan kekuasaan kayak gitu, dia bisa lakuin apappun. Apalagi cuma ngerusak Sania, seorang pelayan kecil?

__ADS_1


Tapi, kenapa pak Gerald mendadak ikut campur? Apa dia udah tau soal sikap Azril ke Sania? Kalo gitu, Azril dan Sania ada dalam bahaya besar sih.


Erlan menyandarkan bahunya. Jujur saja, power yang ia miliki sekarang tak kan bisa meruntuhkan Gerald.


Bahkan kalo power keluarga gua dan Azril di gabungin, masih belum cukup buat ngalahin Pak Gerald. Keluarga Skylira sangat mengerikan.


...***...


...Tok tok tok...


Fellin berdiri di depan pintu ruang kerja papanya.


"Papa?" panggil Fellin lembut.


"Masuk sayang, papa di dalam, ga sibuk kok." Sahut papanya ramah.


Fellin mencoba untuk menguatkan hatinya saat sedang berhadapan dengan papanya.


Ingat Fell! Lo bukan anak kecil lagi! Jangan nangis oke?


"Papa~"


Fellin tidak bisa, matanya langsung berkaca-kaca. Ia memeluk papanya erat, sembari menuangkan air matanya itu.


"Ada apa? Siapa yang buat salah sama kamu? Ha? Bilang sama papa! Siapa yang berani-beraninya buat putri papa nangis?" Emosi Gerald sudah sampai ubun-ubun, dia pasti akan memghancurkan orang yang menjadi penyebab air mata putrinya turun.


"Leyna sama Leon pa! Mereka fitnah Fellin kalo Fellin udah suruh mereka sakitin seseorang. Pa~ Fellin di fitnah. Pokoknya papa harus kasih mereka pelajaran, dan buktiin kalo itu semua bukan ulah Fellin. Mereka fitnah Fellin dan rusak nama baik keluarga Skylira." Adu Fellin dengan suaranya yang masih sedikit serak.


"Oh gitu? Jadi keluarga Andrawina ya? Keluarga ga tau diri. Berani-beraninya dia fitnah anak papa. Udah, kamu tenang aja. Besok pagi mereka bakal bilang yang sebenarnya, dan itu bakal jadi bukti. Jadi kamu tenang aja oke?" Pak Gerald memeluk menenangkan putrinya. Fellin bisa merasakan kehangatan itu lagi, meskipun seluruh dunia memusuhinya, bagi Fellin itu tidak masalah. Karna masih ada papanya sebagai tempat berlindung yang paling nyaman.


"Fellin sayang banget sama papa, papa emang yang terbaik. Papa itu panutan Fellin."


Kurang ajar, jadi rencana itu gagal ya? Aku harus memikirkan lagi cara agar gadis kampung itu menjauh dari Azril. Karna Azril hanya akan menjadi milik Fellin, gak boleh yang lain. Karna hanya Azril yang Fellin cintai. Dan cuma Azril yang layak.

__ADS_1


...***...


Azril berdiri di balkon, dia menatap selembar foto berisikan Fellin dan Azril kecil yang sedang merayakan ulang tahun.


Kenapa Fell? Kenapa lu lakuin ini? Lu ga boleh begitu. Lu tetep harus jadi Fellin yang manjaa, kenapa setega itu. Balikin...., balikin Fellin polos guaaa.


Satu tetes air mata sudah keluar dari mata Azril. Air mata itu kering sendiri terbasuh oleh angin sepoi-sepoi.


Apa ini salah gua? Apa karna gua Fellin jadi jahat? Penderitaan Sania? Perubahan Fellin? Keregangan persahabatan kita, apa ini emang semuanya murni salah gua? Padahal gua cuma pengen lindungi Fellin.


Tring!


Tiba-tib sebuah pesan masuk di hp Azril.


Erlan:


Lu percaya Fellin lakuin itu? Lu percaya Fellin setega itu.


^^^Cinta buat gila Lan, cinta bisa jadiin manusia jahat dan berbuat nekat. Mungkin Fellin emang lakuin itu.^^^


Jadi pertanyaan gua satu, lu percaya Fellin atau ga?


Jawaban Leon dan Leyna lebih meyakinkan.


Fellin bukan satu-satunya orang yang bernama belakang Skylira. Pengawal pribadi keluarga Skylira? Siapa yang bisa ngatur orang itu sesukanya.


Azril tersentak halus. Dia mulai berfikir lagi.


Sial!! Artinya pak tua bangka itu! Harusnya gua udah tau kali ini perbuatan dia dan bukan Fellin! Emang bener, dia bahkan bisa melakukan hal seenaknya, apalagi cuma ngelakuin hal semenjijikan dan sehina ini bukan hal sulit buat orang kayak dia. Si tua bangka ituuu!!!


Tapi hati Azril lega. Dia sangat lega mengetahui bahwa Fellinnya tidak menjadi orang jahatt. Fellin masih menjadi gadis polos seperti sebelumnya.


Jadi ini ulah si tua itu ya? Ga tau diri. Kalo Si tua itu udah ambil tindakan, itu artinya dia tau gimana sikap gua ke Fellin. Dan mungkin yang bakal terus jadi korban adalah Sania.

__ADS_1


Azril memijit keningnya frustasi, mencoba mencari jalan keluar terbaik.


***


__ADS_2