Novel Pindah

Novel Pindah
Dosen Penganti


__ADS_3

Kini Stella dan ke empat sahabatnya sudah berada di kelas menunggu dosen mereka datang, tidak lama terdengar bunyi derap sepatu menuju ke arah kelas mereka.


'Tap tap tap..'


"Selamat pagi anak-anak." ucap seorang dosen wanita yang bernama Anggi.


"Pagi Buuuuu..." seru semuanya.


"Hari ini Ibu akan mengenalkan dosen baru kita kepada kalian, yang mengantikan Pak Damar untuk sementara waktu."


"Mari Pak silahkan masuk." lanjutnya.


Terdengar para mahasiswi saling berbisik, mereka tidak sabar ingin melihat dosen baru yang masih muda dan sangat tampan itu.


'Tap tap tap.'


Dari pintu nampak pria tampan itu berdiri dengan tersenyum, kemudian melanjutkan langkahnya masuk menghampiri Bu Anggi.


Bu Anggi tersenyum. "Semoga lancar Pak, saya permisi." ucap Bu Anggi dengan sopan.


Selepas keluarnya Bu Anggi dari sana, kelas kembali ricuh dengan suara mahasiswi yang bersahut-sahutan menggoda dosen baru itu, sementara Stella menatap kesal pada pria itu karena dari tadi pria itu tidak berhenti menatapnya.


"Baiklah, perkenalkan nama saya Albert, saya yang akan mengantikan dosen kalian untuk sementara waktu, saya harap kalian semua tidak membuat saya kesulitan, baiklah mari kita mulai belajar."


Pria itu ialah Albert, ia sengaja menjadi seorang dosen karena kampus merupakan tempat ter-aman untuk mendekati gadis itu.

__ADS_1


Ya Albert sudah tahu siapa Stella dan siapa Damien, ia harus merebut wanita dan kekuasaan yang di miliki musuh besar sang Daddy, tentu saja ini salah satu rencana Gent untuk menghancur leburkan Damien.


Flash back on


Selepas mengantarkan sang adik ke apartmennya, Albert mendapat pesan dari Gent yang menyuruhnya untuk segera ke markas, mobil sport itu pun kembali melesat membelah jalanan, tiba-tiba terlintas di benak Albert siapa itu Damien, mendengar namanya seperti sangat familiar di telinganya.


"Siapa pria itu, kenapa Arra bisa tergila-gila dengannya padahal usianya sangat jauh di atasku." gumam Albert sembari menyetir, sesekali pria itu mengetuk-ngetuk stir mobil sambil menginggat.


Tak lama mobil pun sampai, Albert segera turun dan memasuki markas.


"Dad.." Albert memeluk Gent dan duduk berhadapan dengan Daddynya, disana juga ada Dru.


"Om.." sapa Albert, sementara yang disapa hanya tersenyum.


"Apa itu Dad?"


"Lihatlah.." Derward menyerahkan beberapa foto pada putranya.


Di semua foto itu masing-masing sudah tersemat nama, hal itu membuat Albert mengernyit menatap sang Daddy dengan binggung.


"Mereka personil Rick Devil."


Albert mengangguk, ia melihat satu persatu foto itu sembari tersenyum smirk, hingga senyum itu pudar saat melihat foto terakhir.


"Bukankah dia Damien, pria yang di sukai Arra."batin Albert.

__ADS_1


"Namanya Damien, dialah pemimpin Rick Devil." ucap Derward membuat Albert tertegun.


Flash back off


Kelas pun usai, kini semua mahasiswa keluar dari kelas masing-masing.


"Stella.." sapa Albert, dia mensejajarkan langkahnya di samping Stella, saat pria itu tidak sengaja melihatnya berjalan sendiri.


Sementara gadis cantik itu nampak acuh membuat Albert semakin penasaran dengannya.


"Jaga sikap anda Pak, apa anda tidak lihat semua orang tengah menatap kita." ucap Stella tanpa menatap lawan bicaranya.


"Itu bukan masalah bagiku." kini keduanya berada di depan gerbang kampus, membuat Stella mau tidak mau menatap pria itu.


"Kenapa bpk berdiri disini? bukankah tadi anda membawah mobil." Stella menautkan kedua alisnya.


"Jangan memanggil Bpk kita sudah berada di luar gerbang." Albert bersisik dan sedikit mendekatkan tubuhnya pada Stella.


Stella memutar bola matanya malas dan sedikit menghindar, saat mulutnya ingin bicara kembali, sang bodyguard sudah berada di depannya.


"Mari Nona." ucapnya mempersilahkan Stella untuk memasuki mobil, bodyguard itu melirik sekilas ke arah Albert lalu berlari ke arah kemudi, sementara Stella langsung masuk mobil tanpa berpamitan pada dosennya.


"Aku pasti bisa mendapatkan mu." Albert tersenyum smirk lalu kembali masuk menuju ke arah parkiran.


Bagaimana reaksi Damien jika tahu saingan beratnya berusaha merebut sang kekasih? lanjut ya😁

__ADS_1


__ADS_2