
Kalau sudah berjalan beriringan seperti tadi, Adelio makin merasa kalau Leanna ini kecil sekali, tinggi nya saja benar-benar di bawah ketiak Adelio.., entah atau Leanna yang kependekan entah karena Adelio yang ketinggian
Tinggi mereka memang benar-benar jauh selisih..yang pria 187-188 cm-an yang wanita malah 155 cm..itu pun entah sampai entah tidak. Karena Leanna ini dengan keisya pun masih tinggi Keisya..
Selama perjalanan Adelio merasa hati nya di gelitik-gelitik karena kesenengan efek Leanna duduk di dalam mobil nya..
Selama ini Adelio belum pernah membawa wanita di dalam mobil nya.., Adelio hanya seringkali bersama Devid sahabat nya juga teman-teman nya, kadangkala James atau Nofa dan Zico..yah orang-orang itulah yang sering ada di mobil nya. bahkan orangtua dan kedua kakak perempuan nya pun tidak pernah..mereka juga sejak dulu masing-masing sibuk sendiri apalagi sekarang mereka sudah bekeluarga.
Jadi kesimpulan nya...Leanna adalah gadis pertama yang duduk di sini di bawa oleh Adelio..
Atau selanjut nya pun bagi Adelio kalau Leanna adalah sosok pertama dan yang terakhir duduk di dalam mobil nya ini
Sesampai di kafe yang di tuju, Leanna langsung turun seraya berterimakasih dengan datar
"terimakasih.." kata nya
Adelio hanya menatap nya lalu tersenyum dengan menawan seperti biasa nya.
Awal nya Leanna mengira Adelio akan langsung pulang tapi ia malah melihat pria ini ikut turun dan di menit berikut nya beberapa mobil sport merapat di parkiran kafe.
Terlihat beberapa pria muda yang keren turun dari sana. ada Devid di antara nya dan seperti biasa James sang asisten pribadi Adelio juga hadir bersama mereka..
Beberapa pria muda keren itu mendekat ke arah Adelio..
Sudah bisa di baca, pasti Adelio yang memanggil mereka kemari.
Leanna tak menghiraukan, ia segera masuk menuju pintu utama kafe dan segera masuk ke toilet untuk berganti pakaian yang di bawa nya, karena pakaian yang ia pakai sudah berkeringat di pakai kerja di rumahmakan seharian tadi.
Saat Leanna selesai dan keluar dari toilet, ia melihat Adelio,Devid dan beberapa teman nya itu sudah stay di beberapa nomor kursi, mereka juga sudah bersantai, ada yang duduk ngobrol ada juga yang bermain ponsel atau sekedar merekam video suasana di dalam kafe...
__ADS_1
Leanna berfikir apakah para putera kaya ini tak ada kerjaan? Selalu saja bermain-main..
Ya Leanna fikir itu lah keuntungan orang kaya, mereka dalam hal ini termasuk lingkaran manusia yang beruntung, sedikit kerja banyak main nya tapi uang berlimpah..sementara ia harus bekerja dan tak punya waktu main tapi ia masih terus kekurangan uang.
Leanna menyanyikan dua buah lagu di podium, saat lagu ketiga Adelio membisikkan sesuatu pada Devid..ia request lagu.
Adelio sangat menyukai sebuah lagu cinta favorit nya, ia ingin sekali lagu itu di nyanyikan dengan manis oleh gadis yang ia cintai, Leanna..
Leanna membaca request lagu..dan ternyata itu adalah lagu favorit nya juga ia tersenyum..ia tak tau itu adalah permintaan dari Adelio karena tal tertulis nama di sana.., ia hanya menyanyikan saja. Dalam hal ini mereka menyukai lagu cinta yang sama...
Adelio merasa hati nya melonjak saat bait demi bait lagu di nyanyikan..,
dalam beberapa menit berlalu saat Lagu favorit nya di lantunkan gadis tercinta..Adelio merasa di ruangan kafe ini hanya mereka berdua saja yang berdiri...tak ada oranglain. Hanya Adelio dan Leanna...
Setelah lagu di tutup Adelio masih terhipnotis dalam sepersekian detik..
Leanna sudah biasa menerima tips dari para pelanggan saat reques-an lagu di nyanyikan..tapi saat ia menerima tips dari Adelio yang di berikan melalui james, wajah Leanna seketika berubah...
uang tips itu terlalu besar jumlah nya, ini bahkan berkali lipat dari gaji bulanan nya di kafe..
Gumpalan uang itu di perkirakan bisa sepuluh juta..atau lebih.
Leanna merasa tak puas hati jika Adelio membayar nya seperti ini, ia bukan mata duitan..ia hanya akan mengambil yang menjadi seharus nya bayaran yang sudah ia kerjakan dan bayaran yang Adelio berikan ini justru jauh dari kata sepadan..ini terlalu kelewatan.
Leanna menyanyikan dua buah lagu setelah nya, ia tak tahan lagi ingin turun menemui Adelio..
Untung nya ada pengunjung yang ingin menyumbangkan suara jadi nya Leanna bisa turun sebentar.
Leanna langsung menghampiri Adelio di meja nya yang berada di sudut dengan lampu yang sedikit meredup..
__ADS_1
"terimakasih atas tips nya" kata Leanna tersenyum samar..., ia baru tahu kalau lagu tadi adalah request dari Adelio..
Adelio balas tersenyum, menatap gadis yang duduk di hadapan nya..
"tapi aku tidak bisa menerima nya..ini terlalu banyak..tidak cocok dengan yang aku lakukan" Leanna segera meletakkan gumpalan uang tebal itu di atas meja di hadapan Adelio
"kenapa tidak cocok, lagu yang kau nyanyikan sudah membuat aku puas, kenapa aku tak boleh membayar sesuatu yang membuat aku puas dan senang?" balas Adelio seraya menautkan alis nya
Leanna hanya diam..
Lalu jemari halus dan putih nya mengambil dua lembar uang dari gumpalan uang yang ia letakkan di atas meja tersebut
"aku hanya akan mengambil yang pantas aku dapatkan dari apa yang sudah aku lakukan" Leanna melipat dua lembar uang itu dan menyimpan nya ke saku lalu ia bangkit meninggalkan Adelio...
"terimakasih, Tuan Adelio..." kata Leanna..lalu brbalik dan kembali menuju podium.
Adelio hanya menatap tumpukan uang di atas meja dengan rasa sedikit kesal...kenapa gadis ini selalu tak sesuai harapan nya?
Harus nya senang dong di kasih uang sebanyak itu? iya kan? siapa yang tak suka uang? Bukan kah ia bekerja hingga harus jadi penari di club adalah juga demi uang???
Leanna memang bukan tak suka mendapat uang yang banyak, jika saja saat ia menerima nya tentu saja dalam beberapa waktu ia pasti bisa makan enak bersama ibu bahkan tak perlu berhemat dan menahan diri. tapi Leanna tetap lah Leanna, ia tetap akan merasa malu jika menerima upah yang tidak sesuai dari apa yang ia kerjakan....
Adelio sama sekali tak mempedulikan uang di atas meja, kalau tidak james yang membereskan dan mengambil nya kembali mungkin saja uang itu ia biarkan saja di atas meja.
Adelio sengaja tidak pulang, ia ingin menunggu Leanna hingga selesai dan mengantar nya namun seperti nya Leanna sudah pulang diam-diam lewat pintu belakang..
Adelio tau, ia mendapat laporan dari James, tapi Adelio hanya diam...ia membiarkan saja jika memang itu mau nya Leanna.
Entah kenapa ia selalu tak bisa memaksa Leanna lebih dari ini..padahal sebetul nya Adelio adalah tipe yang suka memaksa.
__ADS_1