OBSESS

OBSESS
OBSESS 44


__ADS_3

Tiga hari kemudian Cherry kembali ke tanah air, ia langsung bersantai di kamar nya..saat ia baru saja tertidur sekitar dua jam ia bangun dan turun ke dapur untuk mengambil minuman dingin.


Namun baru saja ia selesai menenggak minuman ia mendengar suara ribut di ruangan depan, dan salah satu pelayan rumah mereka tergesa-gesa dengan wajah pucat menghampiri nya


"non Cherry ada banyak pria berpakaian hitam yang mencari di depan" lapor pelayan dengan wajah panik


"siapa?" Cherry merasa tak ada janji


"mama mana?" tanya Cherry


"Nyonya sudah di depan, dan kesulitan menghentikan orang-orang. Penjaga rumah juga tidak berkutik, para pria berbaju hitam itu bertubuh besar dan tinggi" sang pelayan bergidik ngeri..


"apakah mama tidak mengusir para pengganggu itu, mau apa mereka mencari ku?" kata Cherry menggerutu dengan judes..


"Nyonya besar sudah menyuruh mereka pergi, tapi para pria bertampang seram itu bilang mereka tak akan pergi sebelum membawa nona turut serta" pelayan menjelaskan apa ada nya


"apa..?" respon Cherry marah


Cherry segera melangkah ke depan dengan emosi di ikuti sang pelayan di belakang nya


"siapa yang berani cari gara-gara pada ku" gumam Cherry geram


"membawa ku?cih, sebenar nya mereka siapa?" tambah Cherry dengan rona wajah merendahkan.


Saat Cherry muncul, para pria berpakaian hitam langsung menghampiri nya, mereka ada lima orang..


Cherry yang saat ini hanya mengenakan celana pendek, hotpant..dan kaos ketat rumahan langsung bersedekap dada tanpa ciut saat orang-orang itu menghampiri nya, Cherry tidak ada rasa takut sama sekali


"siapa kalian?" tanya nya dingin


"anda Nona Cherry silahkan ikut kami" kata pria yang paling depan


Cherry tertawa sinis..


"memang nya kalian siapa berani memerintah ku?" tanya Cherry dengan wajah mengejek


"kami di utus untuk membawa anda, jika anda menolak jangan salah kan kami kasar dan menyeret anda segera" jawab pria bertubuh besar tersebut..


Mama Cherry tampak kebingungan, mau apa orang-orang ini pada puteri nya..? mama Cherry mulai ngeri apa lagi kelihatan jelas sekali kalau Cherry sama sekali tak mengenal para pria berpakaian serba hitam ini.

__ADS_1


"Cherry..sayang, sebenar nya mereka siapa? dan mau apa?" mama Cherry makin takut dan waspada


"ya mana Cherry tau mereka siapa?" sahut Cherry jutek..


Karena para penjaga rumah yang nampak mundur menghadapi lima pria berbaju hitam ini, Cherry segera memanggil pengawal khusus yang berjaga di pos samping kediaman mereka.. Pengawal mereka yang ini juga tak jauh beda bertubuh tinggi besar dan berotot sama seperti ke lima pria berpakaian serba hitam tersebut.


Mereka pun saat datang langsung mulai maju ke arah para pria berpakaian serba hitam dan mulai akan terjadi rusuh..


"maaf kami datang kemari bukan untuk keributan, kami hanya di utus untuk membawa nona Cherry" sela salah satu pria berpakaian serba hitam..


"ya dan kami juga punya tugas untuk melindungi majikan kami" jawab salah satu pengawal khusus keluarga Bagaskara itu


Cherry menatap para pria berpakaian hitam dengan berang lalu berkata


"apa hak kalian membawa ku, aku tidak mau" bantah Cherry dengan wajah galak


"nona mohon kerja sama nya.." kata pria berpakaian hitam yang satu nya lagi..


mereka masih tetap bersikap sopan pada Cherry.


Saat para pengawal keluarga Bagaskara melihat salah satu atribut fasilitas yang di kenakan oleh salah satu pria berpakaian hitam di bagian pergelangan tangan mereka jelas kaget sekali, para pria berpakaian serba hitam ini bukan orang sembarangan...mereka orang khusus dari keluarga Sanders..


"jika sudah tau, maka mundur lah jika tak mau hal makin runyam.." kata pria berpakaian serba hitam


Para pengawal keluarga Sanders mulai mundur teratur, mana berani mereka menyinggung orang khusus dari keluarga Sanders


Mama Cherry begitu juga Cherry heran melihat gelagat para pengawal khusus mereka


"siapa yang menyuruh kalian?" tanya mama Cherry akhir nya pada para pria berpakaian serba hitam, tadi mama Cherry terlalu terkejut hingga lupa bertanya tentang hal sepenting ini


Sang pria berbaju hitam paling depan mengangguk sopan..dan menjawab..


"Tuan Adelio dari grup Sanders.." jawab nya


Mama cherry tercengang..ada urusan apa sampai Adelio ingin membawa hingga menyeret Cherry, ada hal yang menyinggung yang telah di perbuat Cherry kah


Jika mama Cherry percaya, namun Cherry malah sebalik nya, ia langsung terkekeh..


"hahaa..kalian sangat lucu, kalian mau menipu dengan membawa nama Adelio. Hubungan ku dengan Adelio sangat baik..tidak mungkin ia menjemput ku dengan tidak sopan begini. keluarga Bagaskara dan Keluarga Sanders adalah kerabat, tidak mungkin Adelio melakukan hal se-kasar ini..dasar kalian penipu busuk" ejek Cherry sengit.

__ADS_1


Mendengar ulasan Cherry barusan, mama Cherry pun langsung buru-buru tak percaya.., kenapa ia tadi terlalu cepat percaya kalau mereka ini orang-orang nya Adelio..?


Tapi para pria berbaju hitam tak mau berlama-lama dan bertele-tele lagi, dua orang langsung membekuk Cherry kiri dan kanan..


"lepaskan...brengsek kalian..!!" Cherry berontak


"hei..!?? hentikan kalian menyakiti puteri ku..!!!" teriak mama Cherry seraya melirik pada para pengawal khusus nya yang terlihat tak membantu, raut wanita paruh baya ini mengekspresikan mempertanyakan tentang keanehan ini.


salah satu pengawal nya mendekat dan bekata pelan..


"maaf nyonya, mereka memang orang keluarga Sanders" kata nya jujur


"apa?" mama Cherry hampir tak mempercayai pendengaran nya


Namun di saat yang bersamaan..sebuah mobil sport berhenti di pekarangan kediaman Bagaskara, Nofa pengawal Adelio ini turun dan berjalan dengan langkah lebar...


Saat ia sampai di depan Nyonya Bagaskara, pria muda bernama Nofa ini mengangguk dengan sopan..


"Nyonya, biarkan kami melaksanakan tugas kami tanpa halangan" kata Nofa


"maksud kalian apa? Ada masalah apa Cherry dengan Adelio?" Mama Cherry mulai panik, karena jika urusan nya dengan putera tunggal Adelio itu..ia bisa apa?


"saya akan tinggal di sini dan menjelaskan pada Nyonya, tapi biarkan orang-orang Sanders membawa Nona Cherry sebelum ketua kami marah karena kalian menghambat pekerjaan kami.." kata Nofa padat dan jelas..


Jika sudah Nofa si pengawal setia Adelio ini yang berbicara, Nyonya Bagaskara mama nya Cherry ini bisa apa lagi?


dalam hitungan detik saat Cherry mendengar perkataan Nofa, wajah nya langsung seketika memucat..ia tak sebodoh itu. Cherry langsung bisa menebak pastilah ini ada hubungan nya dengan ia yang berulang kali mencelakai Leanna. dan Adelio sudah mengetahui semua nya...


Kurang ajar orang-orang itu, sudah di bayar mahal-mahal tapi tak bisa tutup mulut..


Cherry benar-benar ketakutan ia mulai membayangkan apa yang akan terjadi pada nya setelah ini..


Cherry berteriak sekuat tenaga saat orang-orang berpakaian serba hitam itu menyeret nya paksa


"mama..tolongin Cherry ma..Cherry gak mau di bawa..mama..." teriak Chery meng-gila


Mama Cherry hanya bisa shock menyaksikan saat puteri nya di tarik dan ia tak bisa apa-apa, di mana sedari Cherry masih kecil sebesar apa pun salah Cherry tak akan ada yang bisa menyentuh dan menuntut puteri nya itu karena Nyonya Bagaskara ini selalu melindungi dan menyelesaikan nya dengan uang dan kekuasaan.


tapi sekarang jika urusan nya adalah dengan Adelio, ia bisa apa...? hanya bisa pasrah..

__ADS_1


Memang nya apa yang di lakukan Cherry hingga sampai menyinggung Adelio si pria kaisar itu..


__ADS_2