
Seraya tubuh nya yang terus bergerak di atas tubuh Leanna..Adelio secara naluriah menurunkan wajah nya ke wajah Leanna yang sedang menangis..
Adelio secara lembut menekan bibir nya ke bibir Leanna.., saat bibir mereka menyatu Adelio dapat merasakan bibir Leanna yang bergetar karena terisak..ia tahu gadis ini pasti terluka sangat dalam karena kehormatan nya malam ini di renggut paksa. Adelio tidak munafik memang, ia sangat bahagia karena menjadi orang pertama yang mendapatkan kesucian Leanna, seorang gadis yang teramat sangat ia cintai dengan setulus hati.., tapi tetap saja saat melihat gadis tercinta nya ini menangis seperti ini Adelio juga merasakan hati nya hancur dan remuk redam.
tanpa terasa saat bibir mereka terus bertemu, Leanna yang terus diam tak bereaksi, dan Adelio yang terus menyesap dengan lembut seiring nafas cinta yang berpadu..Leanna tak sadar jika airmata Adelio juga ikut jatuh bercampur dengan airmata milik Leanna..
Saat semua nya selesai, Adelio terbaring di samping Leanna.., perasaan nya sendiri masih tak bisa ia fahami..bercampur aduk. Seperti rasa bahagia dan sedih mendalam yang di paksakan menyatu, seperti sedang kesulitan mengaduk air dan minyak agar tercampur jadi satu...
Leanna tak bergeming ia masih diam seperti patung dengan posisi berbaring terlentang seperti di awal..,hanya saja tubuh nya saat ini tetutup selimut tebal. tadi saat Adelio mencapai akhir permainan ia segera menutup tubuh wanita ter-kasih nya ini..
Sekitar pukul empat pagi, Leanna bangkit dari atas ranjang, Leanna memungut pakaian nya dengan gemetar.. Ia sama sekali tak menangis hanya tetap diam seribu bahasa.
Adelio merasa frustasi, mengapa gadis ini selalu tak sesuai harapan nya bahkan di situasi seperti saat ini pun Leanna tetap tak sesuai seperti yang Adelio harapkan. Harus nya kan jika sudah terjadi hal seperti ini Leanna tak harus diam dan setenang ini..!? Adelio berharap Leanna marah dan mengamuk pada nya, meminta pertanggung jawaban..bukan kah harus nya begitu..? tapi mengapa gadis ini hanya terus diam..???
padahal Adelio dapat merasakan kalau gadis ini sangat terpukul, tangan nya yang menggapai dan mengenakan pakaian terlihat gemetar tapi mengapa ia tetap bisa bersikap biasa saja? luar biasa..sudah di renggut kehormatan seperti ini pun harga diri seorang Leanna masih begitu sangat tinggi..
__ADS_1
Sebetul nya yang Leanna rasa adalah ia begitu terpukul, kecewa dan juga takut..
Ia sebetul nya memang ingin marah pada Adelio tapi apa guna nya? semua sudah terlambat, mau mengamuk bagaimana pun sekarang ia bukan lah lagi gadis yang suci seperti dulu.
Leanna juga sangat kecewa, sebetul nya akhir-akhir ini Leanna merasa kalau Adelio berbeda dari pria kaya lain nya yang sering memaksa, Adelio terlihat lebih bisa mengendalikan diri, me-ngetepikan perasaan nya tanpa memaksa Leanna untuk menerima. Adelio terlihat sepertu sosok pria kaya yang mau mengalah walau ia punya kuasa..yah,andai saja Adelio mau bersabar sebentar saja dan tak terhasut permainan yang di buat Cherry dan Siyahant ini, tapi ternyata malam ini Adelio malah melakukan hal yang jauh di luar nalar Leanna, Adelio dalam satu malam telah mengubah semua pandangan Leanna yang harus nya akhir-akhir ini sudah ke arah yang positif malah berbalik menjadi sangat-sangat negative..malah saat ini bagi Leanna ternyata Adelio begitu lebih jahat dan lebih kejam dari pria kaya lain nya yang pernah ia kenal...
Bahkan ayah kandung yang Leanna kenal selama ini seorang pria bejat tak bertanggungjawab masih lebih baik dari Adelio.. Ayah nya bahkan tak pernah merenggut kehormatan ibu nya secara paksa ketika itu, ayah dan ibu nya melakukan atas dasar cinta tanpa paksaan, ibu nya hanya tergoda janji manis ayah nya hingga terperangkap dalam kebohongan janji palsu yang semu...
tapi Adelio, ia sangat kejam..ia memaksa Leanna hingga merenggut kesucian Leanna dengan begini kejam nya.. Sangat kejam !!!
Sejarah ibu nya dengan pria kaya yang tak pernah ingin Leana ulangi dalam kehidupan nya malah sekarang ia menjalani cerita dengan pria kaya lebih parah dari sejarah ibu nya, ini bahkan lebih menyakitkan dan begitu tak bermoral..
"Leanna.." panggil Adelio lirih
tapi gadis yang di panggil nya ini sama sekali tak menyahut, hanya diam membisu...hanya deru Ac kamar yang terdengar..
__ADS_1
"Lea.." panggil Adelio lagi dengan lembut, tapi Leanna hanya tetap menyelesaikan berpakaian nya..mengancing satu demi satu kemeja Adelio di tubuh nya lalu kemudian membalut dengan outher milik nya yang sedikit kusut karena ulah Adelio beberapa jam yang lalu..
Adelio tak tahan Leanna mengabaikan nya begini, ia memeluk Leanna dari belakang..tubuh bidang Adelio yang masih setengah telan-jang itu memeluk Leanna erat, merengkuh nya hingga tenggelam..
Adelio berharap dengan pelukan ini, Leanna yang diam bisa meluahkan emosi yang di rasa nya, apakah gadis ini marah atau kah menangis ia siap menerima nya..ia siap jadi pelampiasan nya. tapi apa? tetap saja Leanna diam tak bergeming seperti di awal..Leanna tak peduli.
Adelio bingung...,Leanna melerai pelukan Adelio perlahan..pria ini hanya pasrah dengan apa yang Leanna lakukan pada nya, jadi saat Leanna melerai pelukan nya Adelio pun hanya diam dan ikut saja dengan perasaan yang campur aduk dan rasa bersalah yang tak terkira besar nya.
Saat Leanna melangkah keluar pintu kamar, Adelio hanya bisa menatap nya diam membisu, Adelio merasa kaki nya kesemutan..kebas tak bisa di gerakkan seperti ada yang menahan langkah nya untuk menyusul Leanna yang makin menjauh dari kamar nya..
Hanya suara anak tangga yang di turuni Leanna yang terdengar semakin samar dan menghilang
Saat Leanna keluar dari gerbang depan, security lumayan terkejut melihat gadis cantik dengan wajah pucat dan rambut panjang awut-awutan melewati mereka..tapi mereka tak berani ikut campur karena sudah biasa seorang gadis yang keluar dengan kondisi seperti itu dari rumah pria kaya, kalau bukan pacar nya ya bisa saja wanita bayaran.., memang sudah tradisi jadi bukan hal yang mengheran kan..
Leanna berjalan menyusuri gelap malam tanpa mempedulikan rasa takut apapun, bagi nya mungkin saat ini mati atau hidup pun apa guna diri nya jika bukan karena memikirkan sang ibu.
__ADS_1
Leanna terus melangkah dengan hati yang kecewa dan penuh luka, kesucian yang ia jaga selama bertahun-tahun kini harus terenggut dengan kejam.., di tambah rasa kecewa nya pada Adelio yang ternyata begitu kejam. Leanna pun tak tahu entah kenapa ia kecewa... Ia hanya awal nya berharap Adelio adalah sosok yang berbeda tapi ternyata Adelio tetap sama dengan pria kaya lain nya yang menganggap gadis miskin adalah pemuas naf5u dan mainan mereka semata...
tetap saja...Leanna tak mengerti mengapa ia se-kecewa ini pada Adelio...???